Anda di halaman 1dari 12

A.

PENGKAJIAN
Kaji riwayat kesehatan khususnya b.d faktor pranatal
perinatal
Observasi adanya manifestasi klinis khususnya b.d
pencapaian perkembangan

1.

Perlambatan motorik kasar

2.

Tampilan motorik abnormal

3.

Perubahan tonus otot

4.

Abnormalitas reflek

5.

Kelemahan penyerta (penglihatan, pendengaran)

B.DIAGNOSA
KEPERAWATAN
1. Cidera fisik b.d ketidak mampuan fisik,
kerusakan neuromuskuler
2. Kerusakan komunikasi verbal b.d kecacatan fisik
3. Pola napas tidak efektif b.d paralisis
diafragmatik
4. Resiko ketidak seimbangan nutrisi kurang dari
kebutuhan tubuh b.d faktor biologis

C.INTERVEN
SI
Dx. 1
Tujuan : Setelah dilakukan tindakan
keperawatan selama 2x24 jam anak tidak
mengalami cidera, dengan kriteria hasil :

Anak bebas dari cidera


Keluarga memberikan lingkungan aman
bagi anak

Intervensi
1. Berikan lingkungan fisik

Rasional
1. Mencegah jatuh

yang aman
2. Pilih mainan yang sesuai

2. Mencegah cidera

dengan usia dan


keterbatasan fisik
3. Anjurkan anak untuk
istirahat yang cukup
4. Beri helm pelindung pada
anak yang cenderung
jatuh dan anjurkan untuk
menggunakannya

3. Keletihan dapat
meningkatkan resiko
cidera
4. Mencegah cidera
kepala

Dx. 2
Tujuan : Setelah dilakukan tindakan
keperawatan selama perawatan di rumah
sakit anak mampu berkomunikasi verbal,
dengan kriteria hasil :
Anak mampu mengkomunikasikan
kebutuhan pada perawat (komunikasi
yang diinginkan dengan cara
pencapaiannya).

Intervensi
1. Bicara pada anak
dengan perlahan
2. Gunakan artikel dan
gambar
3. Ajari dan gunakan
metode komunikasi
non verbal, misal
bahasa isyarat
4. Konsultasi pada ahli
terapi wicara

Rasional
1. Memberi waktu pada
anak untuk memahami
pembicaraan
2. Untuk menguatkan
bicara dan mendorong
pemahaman
3. Mempermudah anak
dalam berkomunikasi
4. Sebelum anak
mempelajari kebiasaan
komunikai yang buruk

Dx. 3
Tujuan : Setelah dilakukan tindakan keperawatan
selama 1x24 jam diharapkan pola napas anak
kembali efektif, dengan kriteria hasil :
Rr normal
Klien mudah untuk bernafas
Pengeluaran udara paksa tidak terjadi
Penggunaan otot tambahan tidak terjadi
Tidak terjadi dispnea
Kapasitas vital normal

Intervensi
1. Aturlah posisi anak semi
fowler/kepala agak tinggi
30
2. Berikan bantal atau
sokongan
3. Berikan oksigen sesuai
dg kebutuhan anak
4. Tingkatkan istirahat dan
tidur sesuai dg
kebutuhan klien

Rasional
1. Memungkinkan ekspansi
paru maksimal
2. Membantu agar jalan napas
tetap terbuka
3. Untuk memperlancar
pernapasan
4. Membantu dalam proses
penyembuhan
5. Mengevaluasi keadekuatan
ventilasi

Dx. 4
Tujuan : Setelah dilakukan tindakan
keperawatan selama 2x24 jam diharapkan
ketidak seimbangan nutrisi tidak terjadi,
dengan kriteria hasil :
o Terpenuhinya intake nutrisi
o Terpenuhinya energi
o Berat badan tidak mengalami penurunan

Intervensi
1. Monitor status nutrisi
pasien
2. Monitor pemasukan
nutrisi dan kalori
3. Sajikan makanan
selagi hangat
4. Motivasi anak untuk
makan sedikit tapi
sering

Rasional
1. Untuk mengetahui
status nutrisi
2. Untuk memenuhi
kebutuhan nutrisi
3. Meningkatkan nafsu
makan
4. Intake makanan
terpenuhi
5. Untuk memenuhi