Anda di halaman 1dari 42

GEDUNG BALAI LATIHAN KERJA INDUSTRI BANDA ACEH

NAMA

Rahmad Faisal, ST

LAHIR

Banda Aceh, 30 Maret 1981

JABATAN

Instruktur

UNIT KERJA

Balai Latihan Kerja Industri Banda Aceh

TEL. KANTOR

0651-42598

H.P.

081362669991

ALAMAT

Jl. Ksatria, Geuce Komplek. Banda Aceh

BALAI LATIHAN KERJA INDUSTRI BANDA ACEH

KONSEP
DAN
LANGKAH-LANGKAH PENERAPAN 5-S
DI BALAI LATIHAN KERJA INDSUTRI
BANDA ACEH
DISAMPAIKAN :
RAHMAD FAISAL, ST

I. PENDAHULUAN :
Sudah menjadi kebiasaan di setiap
lingkungan
kerja
bahwa
urusan
kebersihan selalu diserahkan kepada
petugas Cleaning service yang telah
ditunjuk disetiap unit kerja, mereka
bekerja setiap hari hanya sekedar
berusaha
untuk
membersihkan
permukaan-permukaan yang kelihatan
sedangkan yang tersembunyi sering
terabaikan.

Di lingkungan kerja sering dijumpai adanya barang


inventaris yang sudah rusak, kotor dan berdebu,
karena kebersihannya diserahkan kepada petugas
cleaning service.
Padahal umumnya mereka hanya membersihkan meja
dan kursi serta lantainya saja, belum lagi susunan
ruangan berupa arsip, peralatan kerja, meja, kursi,
lemari, ruang komputer belum tertata rapih, serta
barang yang tak berguna di lingkungan kerja kadangkadang masih banyak yang menumpuk sehingga
menimbulkan pemandangan di lingkungan kerja yang
sempit dan kumuh.

Oleh karena itu langkah nyata yang perlu dilakukan


adalah melaksanakan gerakan penataan lingkungan
kerja secara terus menerus agar kondisi lingkungan
kerja menjadi bersih, rapih, indah, sehat, aman,
nyaman dan menyenangkan pada setiap unit kerja.
Untuk merealisasikan hal tersebut diatas sebagai
salah satu upaya untuk meningkatkan produktivitas
kerja, adalah peningkatan gerakan kebersihan dan
keteraturan di tempat kerja melalui penerapan 5S
( sisih, susun, sasap, sosoh, suluh).

II. DASAR PELAKSANAAN :


Dasar pelaksanaan Penerapan 5S Tata
Graha Perkantoran :
1.

Surat Edaran Menteri Tenaga Kerja dan


Transmigrasi RI, No.SE 134/MEN/LATTAS/PTK
/III/2005, tanggal 20 Maret 2005.

2.

Surat Dirjen Binalattas No. B. 22/LATTAS/I/2006


tentang Penerapan 5S dilingkungan Disnakertras,
UPTP, UPTD Produktivitas, tanggal 23 Januari 2006.

III. TUJUAN :
1.

MENINGKATKAN DISIPLIN, MOTIVASI DAN PRODUKTIVITAS


KERJA UNTUK MENINGKATKAN PERBAIKAN STANDAR
PELAYANAN ;
2. MEMBANGUN KERJASAMA YANG BAIK MELALUI
PARTISIPASI AKTIF KEPADA SETIAP KARYAWAN;
3. MENGURANGI PEMBOROSAN (WASTE) YANG TERJADI DI
LINGKUNGAN KERJA;
4.

MENINGKATKAN EFISIENSI DAN EFEKTIFITAS PENGGUNAAN


PERALATAN, BAHAN DAN FASILITAS KERJA DI LINGKUNGAN
KERJA;

5.

MENINGKATKAN KESADARAN SEMUA KARYAWAN UNTUK


MEMELIHARA DAN MERASA IKUT MEMILIKI ASSET
ORGANISASI/LINGKUNGAN KERJA.

IV. SASARAN 5S
1.

TERCIPTANYA TEMPAT KERJA YANG : RAPIH,BERSIH, INDAH,


SEHAT, AMAN, NYAMAN DAN MENYENANGKAN;

2.

TERAWATNYA RUANGAN KERJA, LEMARI, MEJA KURSI RAK,


DOKUMEN, ARSIP, FASILITAS KERJA, PERALATAN KANTOR DAN
BANGUNAN KANTOR SELAMA PROSES KERJA BERLANGSUNG;

3.

TERWUJUDNYA DISIPLIN KERJA KARYAWAN YANG DIBUTUHKAN


UNTUK MENCAPAI STANDAR KERJA YANG LEBIH BAIK;

4.

TERJAGA KESEHATAN, KESELAMATAN DAN KESTABILAN


KERJA DAN MUTU HASIL KERJA SELAMA KEGIATAN KERJA
BERLANGSUNG;

5.

TERCAPAINYA PERBAIKAN MUTU KERJA DENGAN MENGURANGI


KEANEKA-RAGAMAN (MACAM-MACAM)) HASIL KERJA YANG
DIBUAT;

6.

TERBINANYA SUASANA KERJA YANG NYAMAN DAN


MENYENANGKAN, DISIPLIN DAN SALING MENGHARGAI ANTAR
SESAMA KARYAWAN.

Disiplin Penerapan 5S
Disiplin:
Diartikan : sebagai sikap mental manusia yang dengan sadar
dan kreatif (tanpa tekanan), mau menciptakan suatu kondisi diri
dan lingkungannya sesuai dengan Prinsip-prinsip Produktivitas.

Prinsip 5S:
Memberikan fondasi kepada peningkatan disiplin manusia secara
sistematis mulai dari yang mudah ketingkat yang lebih sulit, dari
yang sederhana ketingkat lebih kompleks, dari hal-hal yang kecil
ketingkat yang lebih besar (step by step), dilaksanakan &
diterapkan pada diri sendiri menuju kepada Prinsip
Produktivitas Meliputi: Kualitas, Efisiensi & Efektifitas .

Apa itu
5-S

5-S

ARTI 5S
MENURUT ISTILAH

NO

JEPANG / INGGRIS

DPN

LEM. MGT.

SEIRI / SORT

SISIH

RINGKAS

SEITON / REARANGE

SUSUN

RAPIH

SEISO / CLEAN

SASAP

RESIK

SEIKETSU / MAINTAIN

SOSOH

RAWAT

SHITSUKE / TRAIN OTHER

SULUH

RAJIN

A R T I 5-S :
5-S
1-S

2-S

3-S
4-S
5-S

INDONESIA
(JEPANG)
SISIH

MAKSUD/ARTI

(SEIRI)

SISIHKAN BARANG-BARANG YANG TIDAK DIPERLUKAN DI


TEMPAT KERJA DAN BUANG

SUSUN

SUSUN BARANG-BARANG YANG DIPERLUKAN SUPAYA


MUDAH DITEMUKAN OLEH SIAPA SAJA BILA DIPERLUKAN,
SEPERTI:

(SEITON)

SATU TEMPAT UNTUK BARANG SEJENIS


SEGALA SESUATU ADA PADA TEMPATNYA

S ASAP

BERSIHKAN TEMPAT KERJA ANDA DENGAN TERATUR,


SEHINGGA TIDAK TERDAPAT DEBU DAN KOTORAN DI LANTAI,
MEJA, LEMARI DAN PERALATAN.

S OSOH

PELIHARA TARAF PENATAAN RUMAH TANGGAAN YANG BAIK


DAN ORGANISASI TEMPAT KERJA SETIAP SAAT

SULUH

SULUH SEMUA ORANG UNTUK MEMATUHI DISIPLIN


PENGURUSAN RUMAH TANGGA YANG BAIK ATAS KESADARAN
SENDIRI

(SEISO)

(SEIKETSU)

( S HITSUKE )

PENTINGNYA PELAKSANAAN 5 S DAN


PERBAIKAN KERJA
5S

PERBAIKAN KERJA

MENGURANGI INVENTORI

PELAKSANAAN KERJA YANG EFISIEN

MENYISIHKAN BARANG YANG BERTUMPUK DI TEMPAT


KERJA

SEITON

MENGURANGI WAKTU PENCARIAN BARANG

SUSUN/RAPIH

MENINGKATKAN KEAMANAN

SEISO

MERPERTAHANKAN KONDISI PERALATAN KANTOR

SASAP/RESIK

MENJAGA KEBERSIHAN

SEIKETSU

MEMPERBAIKI KONDISI LINGKUNGAN KERJA

SOSOH/RAWAT

MEMPERBAIKI BUDAYA KERJA

MENGURANGI KETIDAK PEDULIAN/KESALAHAN

MENSEPAKATI KEPUTUSAN BERSAMA

MENAMBAH HUBUNGAN YANG HARMONIS

SEIRI
SISIH/RINGKAS

SHITSUKE
SULUH/RAJIN

TUJUAN
MENGURANGI
BIAYA

MEMPERBAIKI
KERJA

PERBAIKAN
KUALITAS

MENGURANGI
KECELAKAAN
KERJA
MENAMBAH
MORAL KERJA

P
UALITAS TINGGI
Q
OST DAPAT DITEKAN
C
ELIVERY TEPAT WAKTU
D
AFETY TERJAMIN
SORAL karyawan TINGGI
M
EKERJAAN LANCAR

TEMPAT
KERJA

1.
2.
3.
4.
5.
6.

BERSIH

TEMPAT KERJA YANG BERSIH, MENYEBABKAN OUTPUT (P)


MENJADI LANCAR;
TEMPAT KERJA YANG BERSIH, MENGHASILKAN MUTU/QUALITY
(Q) OUTPUT TINGGI/EFISIEN;
TEMPAT KERJA YANG BERSIH , MENURUNKAN BIAYA/COST (C) ;
TEMPAT KERJA YANG BERSIH, PENGIRIMAN (D) BARANG TEPAT
WAKTU.
TEMPAT KERJA YANG BERSIH ADALAH TEMPAT BEKERJA NYAMAN
DAN SEHAT/SAFETY (S);
TEMPAT KERJA YANG BERSIH, MENINGKATKAN MORAL/MORALE
KERJA TINGGI (M) .

DENGAN MENERAPKAN 5-S,


KEUNTUNGAN YANG AKAN DI PEROLEH
MELIPUTI :
NIHIL PEMBOROSAN (ZERO WASTE);
NIHIL KECELAKAAN KERJA (ZERO ENJURI);
NIHIL KERUSAKAN MESIN (ZERO BREAK- DOWN);
NIHIL CACAT (ZERO DEFECT);
NIHIL PENUNDAAN WAKTU (ZERO SET-UP TIME);
NIHIL KETERLAMBATAN PENGIRIMAN (ZERO LATEDELIVERY);
NIHIL KELUHAN PELANGGAN (ZERO CUSTOMER
CLAIM);
NIHIL KERUGIAN (ZERO DEFISIT).

PENTINGNYA 5-S
KONSEP 5-S MENJADI PENTING KARENA
MERUPAKAN DASAR DARI PENINGKATAN
PRODUKTIVITAS.
BILA INGIN MEMBANGUN BUDAYA YANG
BERSIH, RAPI DAN NYAMAN DI TEMPAT
KERJA DIPERLUKAN KOMITMEN,
PARTISIPASI DAN TINDAKAN BERSAMA
ANTARA PIMPINAN DAN KARYAWAN .
SECARA SKEMATIS PENTINGNYA 5-S DAPAT
TERLIHAT SEPERTI GAMBAR DI BAWAH INI:

VI. PELAKSANAAN:
TARGET DARI 5S MENINGKATKAN

Pelayanan Prima

Prima mempunyai nilai tinggi


Hakekat Pelayanan Prima :

Meningkatkan
- MENINGKATKAN MUTU DAN PRODUKTIVITAS
- EFISIENSI, EFEKTIFITAS SISTEM & TATA-LAKSANA
PELAYANAN KEPADA MASYARAKAT

VIII

LANGKAHLANGKAH

PENERAPAN
( IMPLEMENTASI )

5S

1
SISIH
(SEIRI)

LANGKAH-LANGKAH PENERAPAN 5-S


1. SISIH (SEIRI)
SISIH DIARTIKAN : SISIHKAN SEGALA BARANG YANG TIDAK
DIPERLUKAN DITEMPAT KERJA DAN BUANG.

MENGAPA HARUS DISISIHKAN ? :


INVENTARIS BARANG/PERALATAN/DOKUMEN/ARSIP
YANG TIDAK DIPERLUKAN MENIMBULKAN BIAYA
PENYIMPANAN.
BARANG/PERALATAN/DOKUMEN/ARSIP DLL YANG TIDAK
DIPERLUKAN JUGA :
- AKAN MEMAKAN BANYAK TEMPAT
- AKAN MEMPERPANJANG WAKTU PENYELESAIAN
PEKERJAAN.

MANFAAT SISIH :
1.

SETELAH SELESAI MELAKSANAKAN SISIH :


- TEMPAT KERJA KELIHATAN MULAI
LAPANG, KARENA YANG TINGGAL HANYA
BARANG/PERLENGKAPAN/INVENTARIS
KANTOR/DOKUMEN/ARSIP DLL. YANG DI
PERLUKAN SAJA.

2.

HAL INI MEMBERI KEMUDAHAN:


- PENATAAN KEMBALI LAY-OUT DARI
BARANG-BARANG DAN PERALATAN/
INVENTARIS KANTOR/ DOKUMEN/ ARSIP
DLL. YANG DIPERLUKAN DITEMPAT
KERJA.

LANGKAH PERTAMA PENERAPAN SISIH :


PERSIAPKAN LABEL SISIH DAN KRITERIA BARANG/
PERALATAN/ INVENTARIS KANTOR/ DOKUMEN / ARSIP DLL.
YANG TIDAK DIPERLUKAN.

A. PERSIAPAN LABEL SISIH (MERAH)

SIAPKAN LABEL SISIH DENGAN DIBERI WARNA MERAH


SEPERTI CONTOH PADA LAMPIRAN 4.

SIAPKAN LABEL CAMPURAN BERI WARNA MERAH DAN


KUNING.

INI DIMAKSUDKAN UNTUK UNTUK BARANG-BARANG


KECIL SEPERTI: PERLENGKAPAN ADM.KANTOR/
ARSIP/ALAT TULIS DLL. YANG TERCAMPUR DALAM SATU
KOTAK, SEHINGGA SEBELUM DISISIHKAN HARUS DIPISAHPISAHKAN TERLEBIH DAHULU, SEPERTI PADA LAMPIRAN
4.

2
SUSUN
(SEITON
)

2. SUSUN (SEITON)
SUSUN ARTINYA :
SUSUN SEMUA BARANG, PERALATAN, DOKUMEN, ARSIP,
INVENTARIS KANTOR DLL. YANG DIPERLUKAN SEHINGGA
DAPAT DILIHAT DENGAN MUDAH OLEH SIAPA SAJA.

MENYUSUN AGAR
TETAP RAPI DAN TERATUR
:
BARANG-BARANG YANG DIPERLUKAN DAPAT
DISUSUN MENURUT:
KEGUNAAN DAN/ATAU FUNGSINYA;
URUTAN BESAR ATAU KECILNYA;
WARNA DAN BENTUKNYA;

MENYUSUN BARANG BERTUJUAN


MENGHINDARI ATAU MENEKAN
TERJADINYA PEMBOROSAN (WASTE)
SEPERTI:
- PEMBOROSAN WAKTU KARENA MENCARI,
ATAU TRANSPORTASI YANG PANJANG,
- MENJAGA KEUTUHAN BENTUK DAN
MUTUNYA DAN MEMBUAT SUASANA
RUANGAN LEBIH HARMONIS.

BEBERAPA HAL YANG PERLU


DIPERHATIKAN ANTARA LAIN:
MUDAH DILIHAT, SEKALIPUN DARI JAUH;
MUDAH DIAMATI;
MUDAH DIPAHAMI;
MUDAH DIIKUTI;
DAPAT MENUNJUKKAN APAKAH SESUATU TELAH
DIKEMBALIKAN PADA TEMPATNYA SEMULA
SEKALIPUN HANYA DENGAN PENGLIHATAN HANYA
SEKILAS;
DAPAT MENUNJUKKAN KEADAAN SESUATU YANG
BERUBAH DARI KEADAAN YANG DI KEHENDAKI.
MEMUDAHKAN PEMELIHARAAN LINGKUNGAN YANG
BERSIH DAN TERATUR.

DARI URAIAN DI ATAS DAPAT DISIMPULKAN BAHWA

SUSUN
ADALAH DASAR DARI:
- PERUBAHAN SIKAP MENTAL karyawan;
- PLANT LAY- OUT DAN JIT (JUST IN TIME)
- QRS (QUICK RESPONS SYSTEM) DAN
- KESEIMBANGAN DALAM PROSES (LINE BALANCING)

3
SASAP
(SEISO)

3. SASAP (SEISO)
SASAP : ARTINYA BERSIHKAN TEMPAT KERJA
SAUDARA DENGAN SEKSAMA SECARA
TERATUR.
BARANG, PERALATAN, LEMARI, MEJA, KURSI, RAK, DOKUMEN,
ARSIP, LANTAI, DINDING, LANGIT-LANGIT, AC, KIPAS ANGIN,
KOMPUTER, MESIN KETIK, RUANG KERJA, YANG BERSIH
DAPAT MEMPROSES HASIL KERJA YANG BAIK DAN
BERKUALITAS .
KESALAHAN PENGERTIAN MENGENAI SASAP:
DIMANA HANYA DIARTIKAN : SEBAGAI MEMBERSIHKAN
SECARA UMUM, SEPERTI YANG DILAKUKAN SETIAP
HARI OLEH PETUGAS CLEANING SERVICE.

JADI TUJUAN AKHIR DARI SASAP ADALAH :


KONDISI TEMPAT KERJA, KONDISI ALAT DAN KONDISI MESIN
YANG SEMPURNA MELALUI PENCARIAN KERUSAKAN DAN
PERBAIKANNYA.
KERUSAKAN KECIL TIDAK MUNGKIN DAPAT DIPERIKSA DALAM
KEADAAN MESIN ATAU PERALATAN KOTOR.
JADI PERBERSIHAN SEBENARNYA HANYALAH MERUPAKAN
PROSES DARI PERBAIKAN.
DARI PENGERTIAN DI ATAS JELAS:
SASAP BUKAN SEPERTI KEBERSIHAN UMUM YANG BIASA DILAKUKAN
ORANG-ORANG, TETAPI SASAP DALAM HAL INI ADALAH
MEMBERSIHKAN SECARA SEKSAMA SEHINGGA KERUSAKANKERUSAKAN KECIL YANG TERSEMBUNYI DAPAT DITEMUKAN.

MESIN DAN PERALATAN YANG RETAK MISALNYA, SULIT DI


TEMUKAN APABILA DALAM KEADAAN MESIN KOTOR.

d.

SIAPKAN LABEL MERAH DAN KUNING SERTA


TAPEEX.

LABEL MERAH UNTUK MENANDAI BAGIAN PERALATAN


YANG DITEMUKAN RUSAK ATAU ABNORMAL DAN TAK
DAPAT DIPERBAIKI PADA HARI ITU JUGA, DISEBABKAN
KARENA BELUM ADA SPARE-PART ATAU KARENA
PENGERJAANNYA SULIT.

LABEL KUNING UNTUK MENANDAI BAGIAN DARI


PERALATAN YANG RUSAK ATAU ABNORMAL YANG
DITEMUKAN SEWAKTU SASAP DAN DAPAT SEGERA
DIPERBAIKI PADA HARI ITU JUGA.

TAPE-EX DIGUNAKAN UNTUK MENANDAI BAUT/SKRUP


YANG DITEMUKAN KENDOR /LONGGAR, SETELAH
DIKENCANGKAN DIBERI TANDA AGAR MUDAH
MELIHATNYA APABILA SEWAKTU-WAKTU DIKEMUDIAN
HARI KEMBALI KENDOR.

4
SOSOH
(SEIKETSU
)

4.SOSOH (SEIKETSU) :
SOSOH ARTINYA :
PERTAHANKAN DAN TINGKATAN 3S (SISIH, SUSUN, SASAP)
YANG TELAH DICAPAI, SERTA CEGAH KEMUNGKINAN
TERULANG KOTOR ATAU RUSAK ATAU TIDAK HIGIENIS
(PREVENTIVE).
ARTI KATA DARI SOSOH ADALAH BEKERJA DENGAN GIAT,
PENUH SEMANGAT DAN TERUS MENERUS.
TIDAK ADA ARTINYA KEGIATAN YANG DILAKUKAN SEKALI
KEMUDIAN BERHENTI.

CARA MELAKSANAKAN SOSOH


SOSOH BERMAKNA:
PELIHARA TARAF PENGURUSAN RUMAH TANGGA YANG BAIK DAN
ORGANISASI TEMPAT KERJA SETIAP SAAT.
Ada dua cara untuk mencapai keadaan tersebut :

Pertama,
Setiap kotor harus dibersihkan.

Kedua,
Tak ada yang mengotori jadi tetap bersih.
Yang dikehendaki dalam sosoh adalah cara yang kedua yaitu
mencegah kotornya kembali, jadi penekanannya adalah agar tidak
terulangnya kembali kotor (pencegahan).

5
SULUH
(SHITSUKE)

5. SULUH (SHITSUKE)

ARTINYA SULUH ORANG-ORANG UNTUK


BERDISIPLIN MENGIKUTI CARA DAN ATURAN
PENANGANAN RUMAH TANGGA YANG BAIK, BERSIH
DAN TERATUR ATAS KESADARAN SENDIRI.

UNTUK MENCAPAI HAL INI ADAKAN


PENYULUHAN.
JIKA ANDA BIASA MELAKSANAKAN SALAM
PADA PAGI HARI DAN SORE HARI SERTA CARA
ANDA BERPAKAIAN RAPI TIAP HARI, BERARTI
ANDA JUGA DAPA MELAKSANAKAN 5-S.

TINJAUAN UMUM SHITSUKE


S5
SHITSUKE
(SULUH,
DISIPLIN/
PEMBIASAA
N)

ARTI
MELAKU
KAN
SESUATU
YANG
BENAR
SEBAGAI
KEBIASAA
N

SASARAN
PARTISIPASI
PENUH DALAM
MENGEMBANGK
AN KEBIASAAN
YANG BAIK DAN
MENTAATI
PERATURAN
KOMUNIKASI
DAN UMPAN
BALIK SEBAGAI
RUTINITAS
SEHARI-HARI

AKTIVITAS
PEMBERIAN
KODE WARNA

PRINSIP

PEMBENTUKAN
KEBIASAAN
5S SATU MENIT DAN TEMPAT
KERJA YANG
MANTAP
KOMUNIKASI
DAN UMPAN
BALIK
TANGGUNG
JAWAB
INDIVIDUAL
MEMPRAKTEKKAN
KEBIASAAN
BAIK

CARA MELAKSANAKAN SULUH

SULUH BERMAKNA :
SULUH SEMUA ORANG MEMATUHI DISIPLIN
PENGURUSAN RUMAH TANGGA YANG BAIK
ATAS KESADARAN SENDIRI
MEMBUAT SEMUA ORANG MEMATUHI DISIPLIN
PENGURUSAN RUMAH TANGGA YANG BAIK
BERARTI MERUBAH SIKAP DAN POLA PIKIR.
MERUBAH SIKAP DAN POLA PIKIR, MERUPAKAN
TUJUAN AKHIR YANG DIKEHENDAKI.

CHANGE
FOR
BETTER
RAHMAD
FAISAL,
ST

Terima Kasih atas Perhatiannya

EVALUASI 5S
1. SEBUTKAN KEPANJANGAN DARI 5S ?
2. TUJUAN 5S ?
3. SEBUTKAN 5 SASARAN 5S ?