Anda di halaman 1dari 7

Kelompok:8

Disusunoleh:
SintiaIntanTamala

(1586206187)

YosiAfifah

(1586206428)
Kelas:3M

Ada beberapa pesan yang dapat di tangkap dari surat AlMaun,diantaranyaadalah:


Pertama,

orang yang menelantarkan kaum dhuafa


(mustadhafiin) tergolong kedalam orang yang mendustakan
agama.
Kedua, ibadah shalat memiliki dimensi sosial, dalam arti
tidakadafaedahshalatseseorangjikatidakdikerjakandimensi
sosialnya.
Ketiga, mengerjakan amal saleh tidak boleh dibarengi
dengansikapriya.
Keempat, orang yang tidak mau memberikan pertolongan
kepada orang lain, bersikap egois dan egosentris termasuk
kedalamorangyangmendustakanagama.

Sejak awal berdirinya Muhammadiyah menaruh perhatian besar terhadap kesejahteraan


masyarakat,khususnyamasyarakatkelasdhuafa.
Penyalurandanpembagianzakatfitrahdanmaalkepadafakirmiskindanasnafyanglain
Pendirianpantiasuhan,pantimiskin,pantijompo
PendirianBalaikesehatan,poliklinik,RumahsakitIbudanAnakdanRumahSakitUmum
Pendampinganterhadapmasyarakatkelasdhuafaagardapatmandiri

Untukmengelolaamal-amalusahatersebut,dibentukmajelisdanlembaga:
MajelisPelayananKesehatanmasyarakat
MajelisPelayananSosial
MajelisPemberdayaanMasyarakat
MajelisLingkunganHidup
LembagaPenanggulanganBencana

1.
2.
3.
4.

Bidang Pendidikan
Bidang Kesehatan
Bidang Kesejahteraan Sosial
Bidang Kaderisasi

Revitalisasi merupakan salah satu jenis atau


bentuk perubahan (transformasi) yang
mengandung proses penguatan, meliputi
peneguhan terhadap aspek-aspek yang selama
ini dimiliki (proses potensial) maupun dengan
melakukan pengembangan (proses aktual)
menuju pada keadaan yang lebih baik dan
lebih maju dari kondisi sebelumnya. Revitaliasi
sebagai proses perubahan yang direncanakan
meliputi tahapan-tahapan penataan,
pemantapan, peningkatan dan pengembangan
yang dilakukan secara berkesinambungan.

Langkah-langkah revitalisasi gerakan muhammadiyah yaitu melakukan penguatan seluruh aspek gerakan dan
menggerakkan segenap potensi Muhammadiyah dalam menjalankan amanat Muktamar dengan langkahlangkah sebagai berikut :
Memperluas peran Muhammadiyah dalam dinamika kehidupan masyarakat di daerah lokal, nasional, dan
global dengan menjalankan fungsi dakwah dan tajdid serta mengembangkan ukhuwah dan kerjasama dengan
semua pihak yang membawa pada pencerahan dan kemaslahatan hidup.
Meneguhkan dan mewujudkan kehidupan Islami sesuai dengan paham agama dalam Muhammadiyah yang
mengedepankan uswah hasanah dan menjadi rahmat bagi kehidupan.
Mengembangkan pemikiran Islam sesuai dengan prinsip Manhaj Tarjih dan ijtihad yang menjadi
acuan/pedoman Muhammadiyah.
Pengembangan infrastruktur dan perbaikan sistem pengelolaan organisasi yang mampu menjalankan fungsifungsi gerakan dan semakin mengarah pada pencapaian tujuan Muhammadiyah.
Mendinamisasi kepemimpinan Persyarikatan di semua tingkatan (Wilayah, Daerah, Cabang, dan Ranting).
Peningkatan kualitas dan memperluas jaringan amal usaha Muhammadiyah menuju tingkat kompetisi dan
kepentingan misi Persyarikatan yang tinggi, serta menjadikannya sebagai pelaksana usaha yang terikat dan
memiliki ketaatan pada kepemimpinan Persyarikatan.
Pengembangan model-model kegiatan/aksi yang lebih sensitif terhadap kepentingan-kepentingan
aktual/nyata umat, masyarakat, dan dunia kemanusiaan dengan pengelolaan yang lebih konsisten.
Menggerakkan seluruh potensi angkatan muda dan organisasi otonom Muhammadiyah sebagai basis kader
dan pimpinan Persyarikatan.
Meningkatkan bimbingan, arahan, dan panduan kepada seluruh tingkatan pimpinan dan warga
Muhammadiyah.
Menggerakkan kembali Ranting dan jamaah sebagai basis gerakan Muhammadiyah.

TERIMAKASIH ATAS PERHATIANNYA