Anda di halaman 1dari 21

KIMIA BAHAN MAKANAN

Dosen Pengampu : Dr. Nurhamidah, M.Si


Kelompok :
Amiliah (A1F014002)
Masra Higa Sucika (A1F014023)
Weny Shintia (A1F014035)
Elinge Haster (A1F014038)

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA


FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU
PENDIDIKAN
UNIVERSITAS BENGKULU
2016

Senyawa Benzoat
Pengawet yang banyak dijual di pasaran dan digunakan untuk
mengawetkan berbagai bahan pangan adalah benzoat, yang
umumnya terdapat dalam bentuk natrium benzoat atau kalium
benzoat.

Natrium Benzoat

Senyawa Benzoat
Benzoat yang umum digunakan adalah benzoat dalam bentuk garamnya,
karena lebih mudah larut dibanding asamnya. Dalam bahan pangan, garam
benzoat terurai menjadi bentuk efektif yaitu bentuk asam benzoat yang tidak
terdisosiasi. Bentuk ini mempunyai efek racun pada pemakaian berlebih
terhadap konsumen, sehingga pemberian bahan pengawet ini tidak
melebihi 0,1% dalam bahan makanan
Fungsi benzoat dalam bahan makanan yaitu untuk mengawetkan berbagai
produk pangan dan minuman seperti sari buah, minuman ringan, saos
tomat, saos sambal, selai, jeli, manisan, kecap serta makanan.

Natrium Benzoat
Natriumbenzoat merupakan garam atau ester dari asam benzoat
secara
komersial yang dibuat dengan sintesis kimia, yang mempunyai rumus
kimiaNaC6H5CO2; senyawa ini adalah pengawet makanan yang
digunakan secara luas.

Reaksi pembentukan Natrium Benzoat :


Garam benzoat dapat dihasilkan dengan
mereaksikan natrium hidroksida (NaOH)
bersama asam benzoat (C6H6CO2H).
Nama IUPAC pengawet ini adalah Natrium
benzoat. Nama lainnya adalah Soda
benzoat.

Sifat-sifat Natrium Benzoat

Kegunaan dan Dampak Negatif Natrium Benzoat


Kegunaan Natrium Benzoat
Natrium benzoat (C7H5O2Na) digunakan sebagai pengawet makanan atau minuman bersoda.
Dampak negatif Natrium Benzoat
a)Kandungan bahan pengawet yang ada pada softdrink umumnya tidak terlalu besar, akan tetapi
jika dikonsumsi secara terus-menerus tentu akan berakumulasi dan menimbulkan efek terhadap
kesehatan
b)Dampak lain adalah kanker, dikonsumsi secara berlebihan dapat timbul efek samping berupa
edema (bengkak) yang dapat terjadi karena retensi atau tertahannya cairan di dalam tubuh
c)Naiknya tekanan darah sebagai akibat bertambahnya volume plasma lantaran pengikatan air
oleh natrium.
d)Natrium benzoat bisa memicu terjadinya serangan asma.

JURNAL BERSUMBER DARI:

PENDAHULUAN
Latar Belakang

RUMUSAN MASALAH DAN TUJUAN

METODOLOGI
PENELITIAN

Alat

rosedur Penelitian

saus sambal diambil dari 4 rumah makan ayam


goreng cepat saji di Manado yaitu rumah makan A,
Preparasi
B, C dan D Selanjutnya sampel dianalisis di
Sampel
laboratorium.
Perlakuan Sampel
Analisis Kualitatif
Metode analisis kualitatif menurut AOAC (1990) yang dimodifikasi oleh
Rorong (1996).
Sampel
1.

Dimasukkan 20 g sampel dalam gelas kimia

2.

Ditambahkan larutan NaCl jenuh

3.

Ditambahkan NaOH 10% sampai larutan bersifat


alkalis,

4.

Distirer selama 5 menit dan dibiarkan samalaman

5.

Disaring dan diperoleh filtrat

6.

Ditambahkan 2 ml larutan HCl pekat pada filtrat


hingga bersifat asam

7.

Diekstraksi sebanyak 3 kali dengan kloroform


masing-masing 10 ml

8.

Ekstrak kloroform dipanaskan

9.

Residu yang diperoleh dilarutkan dalam aquades


dan dipanaskan selama 10 menit

10.

Didinginkan , ditambahkan beberapa tetes larutan


FeCl 3 %

11.

Diamati endapan yang terbentuk

Endapan berwarna salmon atau cincin merah

rva Standar dan Larutan Standar

Pembuatan larutan induk


Natrium benzoat
Dilarutkan 25 mg kedalam
kloroform pada labu takar 250 ml)

Larutan induk

Pembuatan larutan
standar

Larutan induk
1. Diambil 1; 2; 3; 4; 5 ml larutan induk natrium
benzoat 100 mg/L ke dalam labu takar 10mL
2. Diencerkan masing-masing diencerkan dengan
kloroform sampai tanda batas
3. Diperoleh konsentrasi larutan standar
10;20;30;40 dan 50 mg/L
Kurva standar A VS C

alidasi Metode Analisis Kualitatif


Pada panjang
Digunakan
pada
gelombang
konsentrasi
274nm
40mg/L
(dilakukan
larutan sebanyak
standar natrium
5kali pengulangan)
benzoat pada pengukuran absorbansi
Pada panjang
Digunakan
pada
gelombang
konsentrasi
274nm
40mg/L
(dilakukan
larutan sebanyak
standar natrium
5kali pengulangan)
benzoat pada pengukuran absorbansi

HASIL DAN
PEMBAHASAN

Analisis Kualitatif

Kurva standar

Validasi Uji Presisi

Validasi

Uji Akurasi

Analisis Kuantitatif
Konsentrasi (X) senyawa benzoat dalam sampel diperoleh
dengan cara mensubsitusikan nilai absorbansi larutan sampel
terhadap (y) pada persamaan y = 0,0095x 0,0398.

WASSALAMUALAIKUM, WR.WB
Terima Kasih Atas Perhatiannya