Anda di halaman 1dari 8

KAPITA SELEKTA KIMIA

KONVERSI MINYAK JELANTAH


MENJADI BIOGASOLIN DAN BIODIESEL
Assalamualaikum, wr.wb
AMILIAH A1F014002
Dosen Pembimbing: I Nyoman Chandra,
M.Sc
Dr. Nurhamidah, M.Si

Minyak Jelantah
Minyak goreng yang digunakan berulang kali atau minyak
limbah yang bisa berasal dari jenis-jenis minyak goreng
seperti halnya minyak jagung, minyak sayur, minyak samin
dan sebagainya.
Tanda awal kerusakan minyak goreng

Sifat Fisik dan Kimia Minyak Jelantah

Pengolahan Minyak Jelantah Menjadi


Biodiesel
Biodiesel merupakan senyawa ester berupa cairan bening tak
berwarna, terurai secara biologis (biodegradable), toksisitas rendah
dan tidak menimbulkan polusi udara yang besar bila bocor.
Secara umum proses transesterifikasi trigliserida dengan metanol
untuk menghasilkan metil ester (biodiesel) digambarkan sebagai
berikut:

Selain proses transesterifikasi, pembuatan biodiesel dari minyak jelantah


ini juga melewati beberapa tahap lain yang dijelaskan sebagai berikut:

Pengolahan Minyak Jelantah


Menjadi Biogasolin dan
Biodiesel
Biogasolin adalah bensin yang diproduksi dari biomassa. Seperti
bensin yang diproduksi secara tradisional , berisi antara 6
( heksana ) dan 12 ( dodekana ) atom karbon per molekul dan
dapat digunakan dalam mesin pembakaran internal.
Proses penguraian ada tiga metode:

1. Thermal Cracking
2. Catalytic Cracking
3. Hydrocracking

Mekanisme Reaksi Hydrocracking

Katalis
Hydrocracking