Anda di halaman 1dari 9

SWAMEDIKASI

ALERGI
Kelompok 4 :
1. Dyah Ayu C M3415015
2. Erza Putri A M3515016
3. Sahnaz Rizki A

M3515046

4. Sawitri Avica P

M3515047

5. Septi Ayu S M3515048


6. Shofi Fadhlur R

M3515049

ALERGI
Alergi adalah kepekaan tubuh terhadap zat zat allergen
(pemicu alergi), yang reaksinya berbeda beda bagi
setiap individu. Banyak hal yang dapat menimbulkan
reaksi alergi dari tubuh.
Diantaranya adalah karena makanan, bahan penambah
rasa serta pengawet dalam makanan, bahan kimia,
bahan yang melekat pada tubuh, stress psikologis
sampai udara dingin di lingkungan sekitar dapat
menimbulkan gejala alergi.

GEJALA ALERGI
Gejala yang ditimbulkan setelah bahan tersebut
memasuki tubuh antara lain bengkak dan gatal
pada bibir atau mukosa mulut, pilek, bersin,
pusing, mual, muntah, reaksi kecemasan, sesak
nafas (asma) yang berat sampai pada reaksi kulit
alergi menyeluruh yang sangat berat.

ANTI ALERGI / ANTIHISTAMIN


Antihistamin adalah zat yang mampu mencegah
pelepasan atau kerja histamin. Istilah antihistamin dapat
digunakan untuk menjelaskan antagonis histamin yang
mana pun.
Antihistamin ini biasanya digunakan untuk mengobati
reaksi alergi, yang disebabkan oleh tanggapan
berlebihan tubuh terhadap alergen (penyebab alergi),
seperti serbuk sari tanaman. Reaksi alergi ini
menunjukkan penglepasan histamin dalam jumlah
signifikan di tubuh.

PENGOBATAN
1. Bawang Putih dan Madu
Bawang putih ditambah madu. Bumbu
dapur ini dapat dipakai buat menghilangkan
hidung
nan
tersumbat
sebab
alergi.
Sementara madu, dipercaya punya kegunaan
mengatasi
berbagai
bentuk
alergi.
Penyajiannya, hancurkan satu siung bawang
putih dan campurkan dengan dua sendok
madu pada segelas kecil air panas. Minum
rutin dua kali sehari hingga hidung kembali
lega. Kedua bahan ini juga mampu
meningkatkan kerja sistem imun.

2. Teh Hijau
Teh hijau jenis teh yang tidak
melalui proses fermentasi ini
punya kegunaan sebagai obat anti
alergi.
Dalam
penyajiannya,
seduh
teh
bersama
daun
pepermint. Kedua bahan ini selain
mengurangi gejala alergi, juga
tidak
berefek
kantuk
dan
melegakan hidung.

3. Daun Mahkotadewa
Daun
mahkota
dewa
mengandung polifenol yang
berkhasiat
sebagai
anti
histamin atau antialergi. Cara
Membuat : Giling sampai halus
Tempelkan pada bagian yang
sakit,lalu balut Ganti 2-3 kali
sehari.

4. Jintan Hitam
Jintan hitam selain digunakan sebagai bumbu dapur terutama
masakan kari juga digunakan sebagai anti alergi karena mampu
meningkatkan sel - sel imun.
Dalam penelitian Nirmal Chakravaty MD membuktikan kristal
nigellone memberikan efek supressive, kristal inilah yang
menghambat sebuah zat yang memmicu pelepasan histamin.
Histamin ini yang dilepaskan tubuh yang berakibat pada reaksi
alergi, contohnya asma. Senyawa minyak pada jintan vitam bersifat
volatil (mudah menguap). Pemberian minyak ini sangat baik untuk
penderita asma.
Cara pengolahannya yaitu seduh 15 gram (1 sendok makan)
jintan hitam dengan air mendidih dan didiamlan 10 menit, minum
selagi hangat.

5. Cabai Rawit
Cabai Rawit mengandung zat capsaicin berperan
sebagai anti inflamasi anti alergi, anti jamur dan anti
iritasi. selain itu juga mengandung beberapa vitamin
seperti vitamin A, B6 C dan betakaroten.
6. Daun Kelor
Daun kelor dapat dijadikan obat anti alergi dengan
cara menyiapkan 30 gram daun kelor, i siung bawang
merah, 5 gram lada, 5 gram pulosari. kemudian
direbus dengan 3 gelas air hingga mendidih dan
menyusut hingga tersisa 2 gelas, kemudian disaring
dan diminum airnya dua kali sehari pagi daan sore
maasing - masing satu gelas