Anda di halaman 1dari 17

Tuli Mendadak

Pembimbing:
dr. Yan Edwin Bunde, Sp.THT-KL, MH.Kes
Disusun oleh:
Felicia Kusuma (1215058)
Bagian KSM Ilmu Kesehatan THT-KL
RS Immanuel FK UK Maranatha
Bandung
2016

Anamnesis
Identitas?
Keluhan tidak bisa mendengar total?parsial?
Perlahan atau tiba-tiba?
Sejak kapan?
Hilang timbul atau terus menerus?
Salah satu atau kedua telinga?
Pencetus?
Sebelumnya ada rasa penuh pada telinga?

Anamnesis
Telinga berdengung?
Pusing berputar?
Gangguan keseimbangan?
Trauma?
Konsumsi obat tertentu?
Penurunan berat badan?
RPD: leukemia? campak? Gondongan? DM? HT? Penyakit telinga sebelumnya?
Alergi obat?
Merokok?

Pemeriksaan fisik
Keadaan umum, kesadaran, kesan sakit, tandatanda vital
Kepala : bentuk dan ukuran
Mata : conjunctiva, sklera, R. Cahaya, pupil

inspeksi? Palpasi? Otoskopi?MAE, serumen,


sekret, membran timpani ?Tes bisik? Tes penala?
Rinne? Webber? Schawabach?

Telinga :

Hidung : mukosa, septum nasi, concha, sekret, epistaksis


Faring : Dinding posterior, tonsil ?

Pemeriksaan fisik
Thoraks (pulmo):
inspeksi bentuk dan pergerakan
palpasi bentuk dan pergerakan, taktil fremitus
perkusi
auskultasi VBS, suara nafas tambahan

Cor :
Inspeksi ictus cordis
Palpasi ictus cordis
Perkusi batas batas jantung
Auskultasi bunyi jantung S1, S2, murmur

Abdomen
Inspeksi abdomen
Palpasi - soepel
Perkusi -tympani
Auskultasi bising usus

Ekstremitas : akral, CRT, petechiae

Diagnosis
Diagnosis banding
Idiopathic Sudden Sensorineural Hearing Loss (SSNHL)
Meniere disease
Multiple sclerosis
Sarcoidosis
Pschycogenic disorder pseudohypacusis
Diagnosis kerja
Idiopathic Sudden Sensorineural Hearing Loss (SSNHL)

Pemeriksaan penunjang
Audiometri nada murni
Tes SISI (Short increment sensitivity index) rekrutmen
+
Rekrutmen peningkatan sensitifitas pendengaran, koklea
dapat membedakan bunyi 1 dB dari ambang dengar (normal
5dB)

Tes tone decay refleks kelelahan -, bukan tuli


retrokoklea
Audiometri tutur
Audiometri impedans
ABR (Auditory Brainstem Response)
MRI kepala dengan kontrast Gadolinium gold standard
tuli retrocochlear

Audiogram
Audiogram AC dan BC turun > 25 dB ( minimal 3
frekuensi berdekatan), air bone gap <1 dB

Pemeriksaan penunjang
CT Scan kepala malformasi tulang temporal, acoustic
neuroma
Arteriografi thrombosis
Pemeriksaan laboratorium
Infeksi virus
Infeksi bakteri
Hiperlipidemia
Glukosa
Faal hemostasis
Penyakit autoimun

Penatalaksanaan
Bed rest total selama 2 minggu
Kortikosteroid dosis tinggi tapering doses
Prednison 4x10 mg tapering off tiap 3 hari

Vasodilator
Neurotonik neurobion 3x1 tab
Antioksidan vit c 500 mg 1x1 tab, vit e 1x1 tab
Oksigen 4x15 menit (2L/menit)
Diet rendah garam dan rendah kolestrol
Hyperbaric oxygen therapy
Terapi kausal jika diketahui !

Hyperbaric oxygent therapy

Evaluasi fungsi pendengaran


Setiap minggu selama 1 bulan
Sangat baik perbaikan > 30dB pada 5 frekuensi
Sembuh perbaikan < 30dB pada frekuensi 250 Hz,
500 Hz, 1000 Hz, 2000 Hz dan < 25 dB pd frekuensi
4000 Hz
Baik perbaikan 10-30 dB pada 5 frekuensi
Tidak ada perbaikan kurang dari 10 dB pada 5
frekuensi

Komunikasi
Edukasi kepada pasien untuk melakukan pemeriksaan
lebih lanjut untuk mengetahui penyebab dari penyakit
yang dideritanya dapat melakukan penatalaksanaan
yang sesuai
Edukasi kepada keluarga pasien untuk mensupport
secara psikis agar pasien tidak mengalami depresi

Prognosis
1.
2.
3.
4.

KECEPATAN PEMBERIAN OBAT


RESPON 2 MINGGU PENGOBATAN PERTAMA
DERAJAT TULI SARAF
ADANYA FAKTOR PREDISPOSISI

1/3 pasien pendengarannya dapat sembuh mendekati


normal
1/3 pasien pendengarannya mengalami perbaikan
1/3 pasien mengalami tuli seumur hidupnya

TULI MENDADAK
PENURUNAN PENDENGARAN SENSORINEURAL
30DB ATAU LEBIH, PALING SEDIKIT 3 FREKUENSI
BERTURUT-TURUT DAN BERLANGSUNG KURANG
DARI 3 HARI.
Biasanya hanya pada 1 telinga
4000 kasus baru/ tahun di USA
EMERGENCY ENT !

Etiologi
Infeksi virus ( mumps, herpes zoster, rubella,
CMV, campak, influensa B, mononukleosis)
Kerusakan organon corti, membran tektoria,
selubung myelin saraf acustik.
Iskemia koklea
Spasme, trombosis,
perdarahan A. Auditiva
interna

TERIMA KASIH