Anda di halaman 1dari 20

LAPORAN KASUS

RHINITIS ALERGI
Pembimbing:
dr. Hj. Andriana S, Sp.THT-KL, M.Si.Med

Anizatun Nuskiyati
01.211.6327

IDENTITAS PASIEN
Nama

: Nn. M
Umur
: 18
Jenis Kelamin : Perempuan
Agama
: Islam
Alamat
: Bangetayu, Semarang
Pekerjaan
: Buruh pabrik

Keluhan Utama
Hidung pilek

Riwayat Penyakit Sekarang


Pasien datang ke poli THT dengan keluhan pilek pada

kedua lubang hidung 1 minggu ini. Sebelum pilek, hidung


terasa gatal, bersin-bersin kemudian keluar ingus encer,
bening, dan banyak serta hidung tersumbat bergantian
kanan dan kiri. Pilek dirasakan semakin memberat saat
bangun tidur pagi hari, saat membersihkan kamar dan
terkena debu, serta saat os kelelahan, hal ini
mengganggu aktifitas pasien. Keluhan hidung tersumbat
dirasakan berkurang saat os merubah posisi tidurnya.
Keluhan os sudah dirasakan 3 tahun ini dan sering
kambuh-kambuhan. Os sebelumnya belum pernah
berobat ke dokter.

Cont...
Os tidak mengeluh mimisan, hidung berbau, fungsi

penghindu berkurang, sakit/ kemeng pada pipi dan dahi,


nyeri telinga, telinga gemerebek, keluar cairan dari
telinga, nyeri telan, dan tidak demam.
Os tidak ada riwayat kemasukan benda asing pada
hidung, tidak ada riwayat stress emosional, tidak ada pilek
jika ada asap/ rokok/ bau yang menyengat, dan tidak ada
riwayat pemakaian obat semprot/ tetes hidung dalam
jangka waktu lama.

Riwayat Penyakit Dahulu


Riwayat penyakit serupa

: keluhan dirasakan berulang

sejak 3 tahun
Riwayat alergi
: debu, suhu dingin
Riwayat hipertensi, DM : disangkal
Riwayat operasi
: disangkal

Riwayat Penyakit Keluarga


Riwayat penyakit serupa

: disangkal
Riwayat alergi
: disangkal
Riwayat penyakit sistemik: disangkal

Riwayat Sosial Ekonomi


Pasien merupakan buruh pabrik meuble, biaya

pengobatan ditanggung oleh BPJS. Kesan ekonomi


cukup.

PEMERIKSAAN FISIK
Status Generalis
Kondisi Umum

: baik
Kesadaran
: komposmentis
Status Gizi
: baik
Status Lokalis THT
Kepala dan Leher
Kepala : mesocephal
Wajah : simetris
Leher : pembesaran kelenjar limfe (-)

Pemeriksaan Telinga
Bagian Auricula

Auricula

Pre auricular

Dextra

Sinistra

Bentuk normal,

Bentuk normal

nyeri tarik (-)

nyeri tarik (-)

nyeri tragus (-)

nyeri tragus (-)

Bengkak (-)

Bengkak (-)

nyeri tekan (-)

nyeri tekan (-)

fistula (-)

fistula (-)

Bengkak (-)

Bengkak (-)

Nyeri tekan (-)

Nyeri tekan (-)

Bengkak (-)

Bengkak (-),

Nyeri tekan (-)

Nyeri tekan (-)

Serumen (-)

Serumen (-)

Eritem (-)

Eritem (-)

Sekret (-)

Sekret (-)

Corpus alienum (-)

Corpus alienum (-)

Intak, mengkilat

Intak, mengkilat

Cone of light (+)

Cone of light (+)

Retro auricular

Mastoid

CAE

Membran timpani

Pemeriksaan Hidung
Bagian Hidung Luar

Bentuk

Dextra

Sinistra

Normal

Normal

Inflamasi atau tumor

Nyeri tekan sinus

Deformitas

Rhinoskopi anterior
Sekret

Mukosa

seromukous

seromukous

Hiperemis (-)

Hiperemis (-)

Edema (+)

Edema (+)

Pucat (+)

Pucat (+)

Benda asing

Perdarahan

Hipertrofi (-)

Hipertrofi (-)

Hiperemis (-)

Hiperemis (-)

Hipertrofi (+)

Hipertrofi (+)

Hiperemis (-)

Hiperemis (-)

Konka nasi media

Konka nasi inferior.

Septum

Deviasi (-)

Pemeriksaan Tenggorokan
Rhinoskopi Posterior

Tidak dilakukan

Lidah

Ulkus (-) Stomatitis (-)

Mukosa

Hiperemis (-)

Uvula

Deviasi (-), hiperemis (-)

Palatum mole

Edem (-), hiperemis (-), fluktuasi (-)

Tonsil

Edem (-), hiperemis (-), fluktuasi (-)

Dextra

Sinistra

T1

T1

Tidak rata

Tidak rata

Warna

Hiperemis (-)

Hiperemis (-)

Kripte

Melebar (-)

Melebar (-)

(-)

(-)

Ukuran
Permukaan

Detritus
Faring

Mukosa hiperemis (-), dinding tidak rata, granular (-)

Peritonsil

Edem (-), fluktuasi (-), eritema (-)

Ringkasan
Anamnesis
Rhinorrhea 7 hari
Trias alergi (+) itching, sneezing, rhinorrhea, obstruksi

intermiten cavum nasi


Residifitas 3 tahun
Hiposmia (-)
Foeter ex nasi (-)
Pemeriksaan Fisik
Sekret seromukous dextra et sinistra
Mukosa livid, edem
Pembesaran pada konka inferior dextra et sinistra

Pemeriksaan Penunjang
Pemeriksaan direk

: endoskopi
Usulan Test Pemeriksaan :
Darah Lengkap (terutama hitung eosinofil)
Tes Alergi (tes cukit kulit)
Pemeriksaan IgE spesifik

Diagnosis
DD:
Rhinitis Alergi
DD :
Rhinitis Vasomotor
Rhinitis Virus
Rhinitis Medikamentosa
Diagnosis: Rhinitis Alergi

Terapi
Avoidance : Hindari kontak alergen
Medikamentosa :
Antihistamin
Dekongestan
Antiinflamasi
Tremenza 2x1
Nasonex nasal spray 1x2
Imunoterapi : Hiposensitisasi alergi (desensitisasi alergi)
Operatif bila perlu, jika terjadi komplikasi yang ireversibel

Non Medikamentosa
Menggunakan masker
Olah raga dan makanan bergizi

Komplikasi
Polip:
Polip nasi
Polip sinus paranasal :
Soliter (antrum Koana polip)
Multipel (sinus ethmoid)
Sinus Paranasal:
Sinusitis maxillaris
Sinusitis etmoidalis
Sinusitis frontalis
Pansinusitis
Otitis media:
Otitis Media dengan Efusi (OME)

Prognosis
Qou ad vitam
Qou ad sanam
Quo ad functionam

: ad bonam
: ad bonam
: ad bonam

TERIMA KASIH