Anda di halaman 1dari 16

Perubahan Sosial

dan Dampaknya
Dani Ramdani, S.Sos
Musik. Diana Ross When You Tell Me That You Love Me

Pemandu
Materi

Tidak ada
masyarakat yang
statis, atau
berhenti berubah,
setiap masyarakat
pasti mengalami
perubahan.
Perubahan yang
terjadi dalam
suatu masyarakat
disebut perubahan
sosial.

Pengertian
Perubahan
Sosial

Pendapat para ahli


tentang perubahan
sosial
Selo Soemardjan,
perubahan
sosial adalah segala perubahan
pada lembaga-lembaga
kemasyarakatan di dalam suatu
masyarakat yang memengaruhi
sistem sosialnya, termasuk di
dalamnya nilai-nilai, sikap, dan
pola-pola perilaku di antara
kelompok-kelompok dalam
masyarakat.

Kingsley Davis, perubahan sosial


adalah perubahan yang terjadi
dalam struktur masyarakat.
William F. Ogburn, perubahan
sosial mencakup unsur-unsur
kebudayaan, baik material
maupun nonmaterial.

Teori Evolusi

Teori-Teori
Perubahan
Sosial

Menggambarkan pola
pertumbuhan dan
perkembangan masyarakat
serta kebudayaannya seperti
organisme. Berkembang
secara perlahan-lahan, mulai
dari tahapan yang
penting/sederhana, menuju
tahapan yang paling sempurna
(terspesialisasi). Prosesnya
melalui bentuk berikut.
Secara Linier
Secara multilinier
Secara siklus

Teori Fungsional

Teori Konflik

Menyatakan bahwa
setiap unsur masyarakat
memiliki fungsi yang
saling terkait dengan
unsur masyarakat
lainnya. perubahan pada
satu unsur akan
mengakibatkan
terjadinya perubahan
pada unsur lainnya
(faktual:efek domino).

Dinamika dalam
sebuah masyarakat
yang mengakibatkan
timbulnya berbagai
benturan
kepentingan. Dalam
proses yang
berlangsung secara
positif akan terjadi
perubahan sosial.

Bentuk-Bentuk
Perubahan Sosial
Perubahan sosial
yang berlangsung
cepat dan
lambat.
Perubahan yang
pengaruhnya
kecil dan besar.
Perubahan yang
dikehendaki dan
tidak
dikehendaki.

Faktor-Faktor
yang
Memengaruhi
Perubahan Sosial
Faktor Geografis
Faktor
Kependudukan
Faktor Teknologi
dan Industri
Faktor
Kepemimpinan
dan Ideologi
Politik

Faktor Intern

Faktor
Pendorong
Terjadinya
Perubahan
Sosial

Bertambah atau
berkurangnya jumlah
penduduk
Penemuan unsur-unsur
budaya baru (inovasi)
Terjadinya konflik
dalam masyarakat

Faktor Ekstern

Perubahan situasi
geografis akibat
bencana alam
Adanya invansi dari
negara lain
Adanya kontak atau
pengaruh budaya
asing

Faktor
Penghambat
Terjadinya
Perubahan Sosial
Faktor alam
Faktor
kemiskinan
Faktor budaya
tradisional

Proses Perubahan Sosial


Mereka yang sulit menerima perubahan umumnya berasal dari generasi
tua, seperti pemimpin adat atau orang-orang yang hidupnya relatif sudah
mapan. Sementara itu, mereka yang mudah menerima perubahan
umumnya berasal dari generasi muda. Dinamika sosial mereka lebih
terbuka, dan memiliki kecenderungan berinovasi dengan hal-hal yang
baru.
Unsur-unsur sosial yang sulit berubah adalah unsur-unsur sosial yang
fungsinya sudah lama tersebar luas dalam pola kehidupan masyarakat,
seperti sistem keagamaan, sistem kekerabatan, pola makan dan
makanan pokok. Unsur-unsur sosial yang mudah berubah adalah unsurunsur sosial yang fungsinya sudah tidak sesuai dengan perkembangan
zaman, seperti sarana dan prasarana, teknologi, dan pendidikan.

Difusi
Merupakan proses penyebaran
unsur-unsur sosial budaya dari
seorang individu kepada
individu lain dalam suatu
masyarakat (intra society
diffusion), atau antara suatu
masyarakat dengan
masyarakat lainnya (inter
society diffusion). Terdiri dari
perembesan damai
(penetration pasifique),
perembesan paksa melalui
kekerasan (penetration
violente), simbiotik yang terdiri
dari simbiotik mutualistik,
simbiotik parasistik.

Akulturasi

Proses sosial budaya


yang timbul apabila
suatu kelompok
masyarakat yang
memiliki kebudayaan
tertentu dihadapkan
dengan unsur-unsur
sosial budaya luar,
saling berbaur
sedemikian rupa
tanpa menghilangkan
ciri-ciri yang khas dari
masing-masing
kebudayaan yang
bersangkutan.

Asimilasi

Akomodasi

Proses sosial budaya


yang terbentuk dari dua
kelompok masyarakat
yang berbeda latar
belakang
kebudayaannya. Mereka
saling berinteraksi
sedemikian rupa dalam
waktu yang relatif lama,
sehingga menghasilkan
kebudayaan baru yang
berbeda dengan
kebudayaan asalnya.

Proses peredaan
ketegangan dalam
penyelesaian suatu
konflik atau
perselisihan.
Akomodasi adalah
suatu keadaan tenang
di mana pihak-pihak
yang berkonflik
mengadakan upayaupaya penyesuaian
dan peredaan
ketegangan.

Dampak
Perubahan Sosial
bagi Kehidupan
Masyarakat
Dampak positif
sering juga
disebut sebagai
perubahan yang
progress.
Sementara itu
yang bersifat
negatif bisa juga
disebut perubahan
regress.

Dampak
positif
Perbaikan di
bidang
pendidikan
Perubahan di
bidang
teknologi
Perubahan di
bidang
industrialisasi

Dampak negatif
Kondisi
disintegratif
Kerusuhankerusuhan
daerah

Sumber Pustaka
Mulyadi, Yad dkk. 2014. Sosiologi SMA Kelas XII. Yudhistira.
Jakarta
Copyright. Sosiologi SMAN 1 Cibeber