Anda di halaman 1dari 17

Pegadaian Syariah dan Karakteristiknya

Kelompok I
Kelas A
KETUA :
ARIZA HASNA

11010112140379

(082225357305 & hasnaariza@gmail.com)

ANGGOTA:
RIFKI KHRISNA M.

11010112140388

FAJAR IKHWAN N.1


RAHMAWATI
NAUVAL ARBI W.

(082227171884 & rifki.krisna01@gmail.com)

1010112140437

11010112140461
11010112140513

(iwangvoli@yahoo.com)

(087875006693 & maw_rahmawati@yahoo.com)


(081228047048 & nauvalwibowo@gmail.com)

FAKULTAS HUKUM
UNIVERSITAS DIPONEGORO
2015

Pengertian Gadai Syariah


Dalam istilah bahasa Arab, gadai diistilahkan dengan rahn
Secara etimologis, arti rahn adalah tetap dan lama
dapat disimpulkan bahwa rahn merupakan suatu akad utang
piutang dengan menjadikan barang yang mempunyai nilai
harta menurut pandangan syara sebagai jaminan, hingga
orang yang bersangkutan boleh mengambil utang. (rifki)

Pengertian Pegadaian
Syariah
Pegadaian syariah adalah
pegadaian yang dalam
menjalankan operasionalnya
berpegang kepada prinsipprinsip syariah.(rifki)

Syarat Gadai Syariah


Rahin dan Muntahin
Sighat (ijab-kabul)
Marhun bih (utang)
Marhun (barang yang digadaikan) (rifki)

rahmawati
HAK DAN KEWAJIBAN
PENERIMA DAN PEMBERI
GADAI SYARIAH

Hak Penerima Gadai (Murtahin)


rahmawati

a) Apabila rahin tidak dapat memenuhi kewajibannya pada


saat jatuh tempo, murtahin berhak untuk menjual
marhun

b) Untuk menjaga keselamatan marhun, pemegang gadai


berhak mendapatkan penggantian biaya yang
dikeluarkan

c) Pemegang gadai berhak menahan barang gadai dari


rahin, selama pinjaman belum dilunasin

Hak Pemberi Gadai (Rahin)


rahmawati
a) Setelah pelunasan pinjaman, rahin berhak atas barang gadai yang
diserahkan kepada murtahin

b) Apabila terjadi kerusakan atau hilangnya barang gadai akibat


kelalaian murtahin, rahin menuntut ganti rugi atas marhun

c) Setelah dikurangi biaya pinjaman dan biaya-biaya lainnya, rahin


berhak menerima sisa hasil penjualan marhun

d) Apabila diketahui terdapat penyalahgunaan marhun oleh


murtahin, maka rahin berhak untuk meminta marhunnya kembali

Kewajiban Penerima Gadai


(Murtahin)
fajar

a) Apabila terjadi sesuatu (hilang ataupun carat) terhadap


marhun akibat dari kelalaian, maka marhun harus
bertanggung jawab

b) Tidak boleh menggunakan marhun untuk kepentingan


pribadi

c) Sebelum diadakan pelelengan marhun, harus ada


pumberitahuan kepada rahin

Kewajiban Pemberi Gadai (Rahin)


fajar
a) Melunasi pinjaman yang telah diterima serta biaya-biaya
yang ada dalam Kurun waktu yang telah ditentukan

b) Apabila dalam jangka waktu yang telah ditentukan rahin


tidak dapat melunasi pinjamannya, maka harus
merelakan penjualan atas marhun pemiliknya

Aspek-Aspek Pendirian
Pegadaian Syariah
fajar
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Aspek Legalitas
Aspek Permodalan
Aspek Sumber Daya Manusia
Aspek Kelembagaan
Aspek Sistem dan Prosedur
Aspek Pengawasan

icha

OPERASIONALISASI
PEGADAIAN SYARIAH

Jenis barang yang digadaikan


Perhiasan
Alat alat rumah tangga
Kendaraan, dan benda bergerak lainnya.
icha

Biaya-biaya
a) Biaya administrasi pinjaman
b) Jasa simpanan
c) Ketentuan Barang
icha

Sistem cicilan atau perpanjangan


icha
Cicilan
4 bulan

Perpanjangan
4 bulan

Marhun
tdk bisa
diambil

Perbedaan Pegadaian Syariah dengan Pegadaian


Konvensional
nouval
Pegadaian syariah
Pegadaian konvensional
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.

Biaya administrasi berdasarkan barang


Jasa simpanan berdasarkan simpanan
Tidak ada istilah bunga
1 hari dihitung 5 hari
Bila pinjaman tidak dilunasi, barang jaminan akan dijual
kepada masyarakat
Uang pinjaman 90 % dari taksiran
Jasa simpanan dihitung dengan konstanta x taksiran
Maksimal jangka waktu 3 bulan
Kelebihan uang hasil dari penjualan barang tidak diambil oleh
nasabah, diserahkan kepada lembaga ZIS

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.

Biaya administrasi berupa prosentase yang didasarkan pada


golongan barang
Sewa modal berdasarkan uang pinjaman
Ada istilah bunga
1 hari dihitung 15 hari
Bila pinjaman tidak dilunasi, barang jaminan dilelang kepada
masyarakat
Uang pinjaman untuk golongan a 92% sedangkan untuk
golongan bcd 88-86%
Sewa modal dihitung dengan prosentase X uang pinjaman
Maksimal jangka waktu 4 bulan
Kelebihan uang hasil lelang tidak diambil oleh nasabah, tetapi
menjadi milik pegadaian

Persamaan Pegadaian Syariah


dengan Pegadaian Konvensional
nouval

Hak gadai atas pinjaman uang


Adanya jaminan sebagai jaminan hutang
Tidak boleh mengambil manfaat barang uang digadaikan
Biaya barang yang digadaikan ditanggung oleh para
pemberi gadai

Apabila batas waktu pinjaman uang habis,barang yang


digadaikan boleh dijual atau dilelang

TERIMA KASIH ATAS PERHATIANNYA