Anda di halaman 1dari 24

UNSUR TRANSISI

Sifat fisik dan sifat kimia unsur transisi

Sifat fisik
Logam-logam unsur transisi bersifat
keras, tahan panas, elektropositif, dan
merupkan penghantar panas dan listrik
yang baik.

Oxtoby jilid 2

Sifat kimia

1.kereaktifan
Dari data potensial elektroda, unsur-unsur transisi
periode keempat memiliki harga potensial elektroda
negatif kecuali Cu (E = + 0,34 volt). Ini menunjukkan
logam-logam tersebut dapat larut dalam asam kecuali
tembaga.
Kebanyakan logam transisi dapat bereaksi dengan
unsur-unsur nonlogam, misalnya oksigen, dan halogen.
2Fe(s) + 3O2(g)2Fe2O3(s)
Skandium dapat bereaksi dengan air menghasilkan gas
hidrogen.
2Se(s) + 6H2O(l)3H2(g) + 2Sc(OH)3(aq)

2. Pembentukan Ion Kompleks


Semua unsur transisi dapat membentuk ion kompleks, yaitu suatu struktur
dimana kation logam dikelilingi oleh dua atau lebih anion atau molekul
netral yang disebut ligan. Antara ion pusat dengan ligan terjadi ikatan
kovalen koordinasi, dimana ligan berfungsi sebagai basa Lewis (penyedia
pasangan elektron).
Contoh :

[Cu(H2O)4]2+

[Fe(CN)6]4

[Cr(NH3)4.Cl2]+

Senyawa unsur transisi umumnya berwarna. Hal ini disebabkan


perpindahan elektron yang terjadi pada pengisian subkulit d
dengan pengabsorbsi sinar tampak. Senyawa Sc dan Zn tidak
berwarna.

Ekstraksi dan unsur kegunaan transisi


Ekstraksi Scandium
Pada umumnya di ekstraksi dengan cara
dihidrolisis [Sc(H2O)6]3+(aq) menghasilkan
larutan asam, pembentukan glatin
hidroksida, Sc(OH)3 yang bersifat
amfoter, pembentukan larutan alkali
seperti [Sc(H2O)2(OH)4], pembentukan
senyawa fluoro Na3ScF6 (asam dengan
kriolit, Na3AlF6), kemudian Sc2O3 dapat
dilarutkan dan Sc dipisahkan dengan
elektrolisis.

Kegunaan scandium
Skandium biasanya digunakan sebagai
komponen dalam lampu-lampu
berintensitas tinggi
Logam murni skandium

Ekstraksi titanium
Ekstraksi TiCl4 biasanya berdasarkan reaksi antara
rutil (TiO2 ) dengan karbon dan Cl2 (g)

TiO2(s) + 2C(s) + 2Cl(g)

TiCl4(l) + 2CO(g)

TiCl4 akan terhidrolisis jika dikenakan uap lembab.


TiCl4(s) + 2H2O(l)

TiO2 (s) + 4HCl(aq)

Keguanaan
titanium digunakan dalam mesin turbin dan zat
kimia industri, pesawat terbang serta peralatan
kelautan

Ekstraksi Vanadium
Ferovanadium dihasilkan dengan
mereduksi F2O5 dengan silika dan
penambahan besi.
2V2 O5 + 5 Si(+Fe)
4V (+Fe) + 5 SiO2

SiO2(s)

ferovanadium
+ CaO(s)
CaSiO3(l)

Kegunaan
Vanadium digunakan untuk pembuatan
baja

Ekstraksi krom

Biji krom yang utama ialah kromit


Fe(CrO2), dimana dari biji baja ini
campuran Fe dan Cl disebut ferokrom
dihasilkan dengan cara reduksi
FeCrO2 + 4C
Fe + 2Cr + 4CO(g)
sumber senyawa krom terbesar bukanlah
logam murni tetapi logam kromat alkali,
dapat dihasilkan dari bijih kromit dengan
reaksi :

4Fe(CrO2)2 + 8 Na2 CO3 + 7O2(g)

2Fe2O3 + 8 Na2 CrO4 +8CO2

Dikromat murni dapat dikristalkan dari larutan


kromat yang diasamkan.
2Na2CrO4(aq)+ H2SO4(aq)
Na2CrO7(aq)+Na2 SO4(aq) +
H2O

Reduksi dikromat dengan karbon menghasilkan


Cr2O3

K2Cr2O7 + 2C

Kromium murno dapat diperoleh dari reaksi termit


dengan aluminium:
Cr2O3+ 2Al(s) Al 2O3(s) + 2Cr(l)

Cr2O3 + K2CO3 + CO(g)

Kegunaan Krom
1.

2.

Kromium dapat dipoles untuk


membentuk permukaan yang sangat
mengkilap dan sering berlapis dengan
logam lain untuk membentuk penutup
pelindung dan menarik.
Paduan kromium dan baja yang lain
digunakan untuk membuat pelat baja,
brankas, bantalan bola dan alat
pemotong.

Mangan
Ektraksi mangan
Feromangan diproduksi dengan mereduksi
campuran besi dan oksida mangan dengan
karbon. Biji mangan yang utama adalah pirolusit,
MnO2.
MnO2 + Fe2O3 + 4C

Mn + 2Fe + 5CO(g)

Sumber utama mangan adalah MnO2. jika MnO2


Dipanakan dengan penambahan alkali dan zat
pengoksidasi, garam manganat terbentuk.
3MnO2 + 6KOH + KCLO3
3K2MnO4 + KCl + 3H2O

K2 MnO4 diekstraksi dari bahan campuran


dalam air dan dapat dioksidasi menjadi
KMnO4 (misalnya dengan Cl2 sebagai zat
pengoksidasi). Alternative lain jika
MnO42- (aq) diasamkan akan dihasilkan
MnO4.

Kegunaan Mangan
1.

Mangan biasa digunakan untuk


meningkatkan kekerasan baja

Triad besi, kobal, dan nikel


Ekstraksi Besi
Besi diekstraksi dari biji besi yang
mengandung senyawa besi seperti
hematit (Fe2O3), limonit (2Fe2O3.3H2O),
magnetit (Fe3O4), dan siderit (FeCo3).
Proses ekstraksi dilakukan dalam tungku
yang disebut tanur tiup dengan
menggunakan metode reduksi.

Kegunaan
Besi
1.

tembaga

Ekstraksi
Tembaga dekstraksi dengan
pemanggangan dan peleburan oksidatif
atau dengan pencucian bantuan
mikroba, yang diikuti elektor deposisi
dari larutan sulfat

Kegunaan
1.

2.

Tembaga banyak dipakai pada


peralatan listrik karena tahan korosi
Tembaga digunakan sebagai logam
mata uang dan peralatan masak.

Ekstraksi nikel

Nikel basanya dimurnikan dengan


elektrodeposisi namun beberapa nikel
yang tinggi kemurnian tetap dibuat
dengan proses karbonil.

Ekstraksi kobal

Pada umumnya kobal dikstrksi dengan


cara pemanggangan pada biji smaltid
(CoAs2) dan kobaltid (CoAsS).

Pemanggangan :
CoAs(s)
Co2O3 (s) + As2O3S

Co2O3(S)

2CoCl3(aq) + 3H2O(l)

Zat-zat lain seperti Bi2O3


diendapkan dengan gas H2s.

dan

PbO

Bi2O3(s) + 3H2S(g)

Bi2S3 (aq) + 3H2O

PbO(l) + H2S(g)

Kmudian penambahan kobal CO3(s) dengan


pemanasan akan diendapkan As dan Fe
senbgai karbonat dengan penyaringan akan
diperoleh CoCl3. Tabahan za pencuci
mengubah CoCl3 menjadi Co2O39(s).

Selanjutnya CoCO3 dereduksi dengan gas


hydrogen menurut reaksi : Co2O3(s)+H2(g)
2CoS + 3H2O(g)

PbS(s) + H2O

(l)

(l)

4. Teknik sintesis titanium

Pembuatan TiCl4 umumnya berdasarkan


reaksi antara rutil (TiO2 ) dengan atom
karbon (C) dan diklorin (Cl2 ).
TiO 2 (s) + 2C

(s)

+ 2Cl2(g)

TiCl4(g) + 2 CO(g)

TiCl4 + 4ROH +4 R NH2 Ti(OR)4 + 4R


NH3Cl