Anda di halaman 1dari 11

Teknik sintesis senyawa

unsur transisi

1. Senyawa titanium
Pembuatan TiCl4 umumnya
berdasarkan reaksi antara rutil (TiO2 )
dengan atom karbon (C) dan diklorin
(Cl2 ).
TiO 2 (s) + 2C
+ 2 CO(g)

(s)

+ 2Cl2(g)

TiCl4(g)

Senyawa vanadium
VCl4 diperoleh dengan mereaksikan
logam vanadium dengan gas klor
(Cl2), pada kondisi penyimpanan
dapat kehilangan Cl.
Vanadium Oksida (V2O5) diperoleh
melalui penambahan H2SO4 encer
dalam larutan amonium vanadat.

Lanjutan
Vanadat dibuat dengan melarutkan
vanadium pentoksida pada larutan
NaOH
V2O5 + NaOH
VO43- + Na+
VOF3 , dibuat dengan mereaksikan
antara V2O5 dengan F2 pada
temperatur tertentu.

Senyawa Kromium
Anhidrat halida Cr2+ diperoleh melalui
reaksi HCl, HBr, atau I2 kepada logam pada
600 - 700 oC, atau melalui reduksi dengan
H2 pada 500 - 600 oC.
Cr2O3 dapat dibuat dengan membakar
logam kromium dalam oksigen,
dekomposisi termal dari Cr(IV) oksida.
CrO3 dibuat dengan jalan mereaksikan
antara larutan asam dengan Na/K
dikromat.

Senyawa Mangan
Mangan (II) oksida dibuat dari
pemanggangan senyawa karbonat dalam
hidrogen atau nitrogen atau dapat juga
dibuat dari pemanasan MnCl 2 pada 600 oC.
Mangan (II) sulfida diperoleh melalui
pengendapan dengan larutan sulfida
basa.
Garam mangan (II) dapat dibentuk
dengan hampir semua anion.

Senyawa Besi
Besi hidroksida dibuat dengan
menambahkan larutan hidroksida
kedalam larutan besi (II).
Besi(II)oksida diperoleh melalui proses
dekomposisi termal besi(II) oksalat
pada kondisi vakum.
Besi (III) oksida [FeO(OH)] dapat dibuat
dengan cara hidrolisis larutan besi (III)
klorida pada temperatur tertentu.

Lanjutan..
Fe2O3 dibuat dengan memanaskan Besi (III) oksida
pada temperatur 200 oC.
Fe3O4 dibuat dengan memanaskan Fe 2O3 pada
temperatur 1400 oC.
Halida dari besi (III) dapat dibuat dengan mereaksikan
antara unsur halogen dengan logam besi.
FeI dan FeBr dibuat dengan mereaksikan langsung
antar unsur-unsurnya.
FeF2 dan FeCl2 direaksikan dengan HF dan HCl untuk
memperoleh trihalida yang selanjutnya direduksi
dengan hidrogen melalui proses pemanasan.

Senyawa kobalt
Kobalt (II) oksida dibuat melalui
pemanasan logam, kobalt karbonat, atau
nitrat pada suhu 1100 oC.
Halida anhidrat CoX2 dapat dibuat
dengan dehidrasi dari hidrat halida dan
untuk CoF2 dibuat dengan mereaksikan
antara HF dengan CoCl2.
Kobalt sulfida (CoS) dibentuk dari larutan
Co2+ yang direaksikan dengan H2S.

Senyawa Nikel

Senyawa Tembaga
Garam terusi (CuSO4.5H2O) dapat
dibuat dengan tehnik kristalisasi
menggunakan H2SO4 pekat dan HNO3
pekat, dimana garam tembaga sulfat
(CuSO4) tersebut berwarna biru tua.