Anda di halaman 1dari 19

FOUCAULT

POWER/KNOWLEDGE
PENGETAHUAN DAN KEKUASAAN
SECARA BERSAMA HADIR DALAM
KONSTRUKSIKONSTRUKSIDISCOURSE

NORMALISASI
PENORMALAN DUNIA SEBAGAI YANG
NORMAL DAN YANG TIDAK NORMAL
SEPERTI KONSEP US DAN THEM
ADA PROSES INKLUSI DAN
EKSKLUSI

DOCILE BODY TUBUH YANG PATUH


PATUH PADA APA?
PADA PENORMALISASIAN, PADA
ATURAN-ATURAN DAN KAIDAH-KAIDAH
KAIDAH TERSEBUT DIBUAT OLEH
MANUSIA

PANOPTICON: KONSEP SEPERTI


MENARA PENJARA
USAHA-USAHA MENGAWASI
MANUSIA ATAU SESEORANG AGAR
SESUAI DENGAN KAIDAH
KONSEP-KONSEP INI DAPAT
DIPAKAI DALAM KAJIAN SASTRA

KONSEP-KONSEP
PEMIKIRAN
PIERRE BOURDIEU
Wening Udasmoro

PRAKTIK SOSIAL
INTERAKSI STRUKTUR, DISPOSISI
(KECENDERUNGAN), DAN TINDAKAN
YANG SALING MEMPENGARUHI
MERUPAKAN IMPROVISASI YANG
KEMUDIAN DISTRUKTURKAN OLEH
ORIENTASI BUDAYA, SEJARAH
PERORANGAN, DAN KEMAMPUAN
INTERAKSI SOSIAL
KARYA SASTRA

STRUKTUR YANG MENSTRUKTURKAN


DAN STRUKTUR YANG
DISTRUKTURKAN
JADI DIMENSI PRAKTIK SOSIAL
BERSIFAT DIALEKTIS DARI ASPEK
INTERNALISASI DAN EKSTERNALISASI

DIMENSI INTERNALISASI DAN


EKSTERNALISASI
Dimensi internalisasi: Sesuatu yang
dialami dan diamati dari luar diri pelaku
(agents)
Dimensi eksternalisasi: Pengungkapan diri
keluar terhadap apa yang telah menjadi
bagian diri (internal) agent.
Praktik sosial seseorang atau kelompok
ini merupakan interaksi antara Habitus
dan arena

HABITUS
Habitus bukanlan sebuah takdir. Sebagai
produk sejarah, ia adalah sistem
kecenderungan terbuka yang selalu
mengalami pengalaman-pengalaman baru
dan selalu terpengaruh oleh pengalamanpengalaman tersebut. Habitus bersifat
durable (bertahan lama) tetapi tetap dapat
berubah.

SEGALA SESUATU TIDAK PERNAH


BERSIFAT MAPAN DAN TERUS
MENERUS DIHADAPKAN PADA SUATU
HAL YANG BARU YANG
MEMUNGKINKANNYA BERUBAH.
HABITUS ADALAH KOMBINASI ANTARA
YANG PERSONAL DAN YANG SOSIAL
KARYA SASTRA SELALU
BERKEMBANG DINAMIS

CONTOH:
KARYA SASTRA PRANCIS SAMPAI PADA
AWAL ABAD 20 MENGALAMI
PERKEMBANGAN ALIRAN
SALAH SATU YG ALIRAN PALING
FUNDAMENTAL: NOUVEAU ROMAN
JIKA SEBELUMNYA NILAI ESTETIS
MEMILIKI ATURAN-ATURAN HAL ITU
DITIADAKAN PADA MASA NOUVEAU
ROMAN

ARENA
Hubungan-hubungan antara posisi-posisi
dimana kekuasan bermain di dalamnya.
Merupakan sesuatu yang dinamis dimana di
dalamnya ada potensi-potensi kekuasaan.
Merupakan tempat perjuangan untuk
mendapatkan posisi-posisi tertentu.
DALAM SASTRA: PERJUANGAN TOKOHTOKOH (GENDER, KELAS SOSIAL DSB)

RUANG SOSIAL
Konsep ini memandang dunia sebagai
suatu topologi (ruang). Ruang ini terdiri
dari banyak arena yang memiliki
keteraitan satu sama lain.
Hirarki di dalam ruang sosial tergantung
besarnya modal (diferensiasi modal)
Semakin besar modal dikuasai, semakin
penting kedudukan yag didapat pelaku.

Ruang sosial individu dihubungkan


dengan arena-arena yang di dalamnya
orang berjuang untuk memperbesar
modal.
Dalam upaya memperbesar modal ada
upaya-upaya berbentuk pertarungan,
perebutan, terdapat pula koalisi (kelompok
politik dsb)

MODAL
Atribut signifikan seseorang / kelompok
yang tidak hanya bersifat material
(ekonomi) tetapi juga bersifat simbolis
seperti status, otoritas, prestise (modal
simbolis) dan modal budaya
(pengetahuan atau selera yang bernilai
budaya dan pola-pola konsumsi). Modal
budaya misalnya: barang, seni,
pendidikan, bentuk-bentuk bahasa.

KONVERTIBILITAS MODAL
Tipe-tipe modal dapat dipertukarkan.
Dari ekonomi ke simbolis
Dari simbolis ke ekonomis
Dari budaya ke ekonomis dsb

PERSAINGAN DAN STRATEGI


Para pelaku menggunakan arena untuk
bersaing untuk tujuan mengubah distribusi
modal yang dimiliki.
Yang berada di posisi dominan berusaha
mempertahankan status quo dan sebaliknya
Persaingan diibaratkan dengan permainan
(misal dalam olah raga)
Untuk memenangkan dibutuhkan modal dan
strategi

STRATEGI
Strategi investasi biologis (strategi kesuburan
dan pembatasan)
Strategi suksesif untuk menjamin pengalihan
(transmisi) harta warisan antar generasi dan
pemborosan
Strategi edukatif
Strategi investasi ekonomi
Strategi investasi simbolis (eningkatkan modal
pengakuan, legitimasi, kehormatan dsb)