Anda di halaman 1dari 21

PENGARUH TOTAL ASSETS TURNOVER, GROSS PROFIT

MARGIN, NET PROFIT MARGIN DAN PERTUMBUHAN


LABA TERHADAP STRUKTUR KEUANGAN MANUFAKTUR
YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA
Outline
Analisis Statistik Deskriptife
Uji Deskriptife
Uji Normalitas
Analisis Korelasi
Uji Korelasi
Analisis Regresi
Uji Regresi
Disusun Oleh
114040327 Yani Setiani
114040329 Lilis Kholisoh
114040331 Sri Sulistyowati
114040333 Muchamad Faisal

ANALISIS STATISTIK
DESKRIPTIF
Statistik deskriptif memberikan
gambaran atau deskripsi suatu data
yang dilihat dari nilai rata
rata(mean), standar deviasi, variance,
maximum dan
minimum(Ghozali,2011)

Langkah dalam menggunakan menu


descriptive

S i a p k a n d a t a s e s u a i n a m a va r ia b e l - va r ia b e l d ib u t u h k a n p a d a
wo rk s h e et S P S S

K l i k a n a ly z e

K l i k d e s c r i pt i ve st a t i s i c s

P i l i h d e s c r i pt i ve

Lanjutan

B l o k n a m a va r i a b e l ya n g a k a n d id e s k r i p s i k a n
K l i k t a n d a p a d a s e h i n g ga n a m a va r i a b e l m a s uk ke d a l a m ko l o k
va r i a b l e s

K l i k o pt i o n
K l i k n i l a i - n i l a i d e s k r i p s i s e s u a i d e n ga n ke b u t u h a n a n a l i s is ,
s e p e r t i m e a n , s u m , st a n d a r d ev i a s i , va r ia nc e , r a n ge , m i ni m u m
atau maksimum

Lanjutan

klik continue
klik OK

Hasil uji descriptive

Uji normalitas data


Uji normalitas pada suatu data sangat diperlukan
dalam penggunaan analisis parametrik.
Untuk menentukan kenormalan suatu data
Langkah-langkah yang harus dilakukan adalah
sebagai berikut :

Klik analyze

Klik descriptive statistics

Pilih explore

Lanjutan

Isikan variabel yang akan diujikan kenormalannya pada kotak dependent list, untuk
kotak display pilih both

Lanjutan

Klik plot, pada kotak dialog explore ceklis paa pilihan normality plots with test

Klik continue

Klik OK

Output hasil SPSS yang dihasilkan ( uji normality)

Pembahasan:
Dari tabel diatas diperoleh sig. pada uji Kolmigiriv-Smirnov
untuk masing-masing variabel sebesar TAT = 0,739,GPM =
0,880,NPM= 0,790 dan PL=0,954. Kriteria yang digunakan
yaitu apabila nilai sig > 0,05 (level of significant) maka dapat
disimpulkan bahwa sampel berasal dari populasi yang
berdistribusi normal.

ANALISIS KORELASI
Korelasi merupakan angka yang menunjukkan
arah dan kuatnya hubungan antara dua variabel
atau lebih. Arah dinyatakan dalam bentuk
hubungan positif atau negatif, sedangkan kuatnya
hubungan dinyatakan dengan besarnya koefisien
korelasi (r). Besarnya koefisien korelasi adalah -1
sampai dengan 1.

Contoh:
a. Judul Hubungan Total Assets Turnover dengan Pertumbuhan
Laba
b. Gambar Paradigma Penelitian

TAT

PL

c. Hipotesis
Ho : Tidak terdapat hubungan antara Total Assets Turnover dengan
Pertumbuhan Laba
H1. : Terdapat hubungan antara Total Assets Turnover dengan
Pertumbuhan Laba

Langkah-langkah uji korelasi


dengan SPSS sebagai berikut :

K l i k A n a ly z e

Klik Correlate

P i l i h B i va r i a t

Lanjutan

Klik nama variabel yang akan diuji


Klik tanda panah sehingga nama variabel masuk ke
dalam kolom variabel

Pilih salah satu jenis korelasi pada cor relation coefi cien

Klik OK

Dari output SPSS diperoleh hasil


Sebagai berikut :

Berdasarkan tabel di atas, maka interpretasi korelasinya adalah sebagai


berikut :
Koefisien korelasi Total Assets Turnover dengan Pertumbuhan Laba sebesar
0,243,artinya Total Assets Turnover berkorelasi negatif dengan
Pertumbuhan laba dengan tingkat hubungan yang sangat rendah. Apabila
hasil penelitian hendak digeneralisasikan untuk seluruh populasi, maka
dilakukan uji hipotesis dengan cara membandingkan r-hitung dengan rtabel. Dengan menggunakan level of significant () 0,05 diperoleh hasil rhitung 0,243 < r-tabel 0,361,atau bisa juga disimpulkan dari nilai p value
pada kolom sig. 0,153 > 0,05 level of significant () artinya Ho diterima
maka dapat disimpulkan tidak terdapat hubungan antara Total Assets
Turnover dengan Pertumbuhan Laba.

Analisis regresi digunakan untuk mengetahui bagaimana


variabel dependen dapat diprediksi melalui variabel
independen/prediktor. Tujuan untuk
meningkatkan/menurunkan variabel dependen dapat
dilakukan dengan cara meningkatkan/menurunkan variabel
independen.

Analisis Regresi

Contoh :
a. Judul : Pengaruh Total Assets Turnover Pertumbuhan Laba
b. Gambar Paradigma Penelitian

X = Total Assets Turnover


Y = Pertumbuhan Laba
c. Hipotesis
Ho : Tidak terdapat pengaruh Total Assets Turnover
terhadap Pertumbuhan Laba
H1 : Terdapat pengaruh Total Assets Turnover
terhadap Pertumbuhan Laba

Analisis Persamaan Regresi Linear Sederhana


Dari hasil output SPSS diperleh hasil sebagai berikut :

Persamaan regresi dari tabel diatas adalah Y = 13,649 + 0,546X

Y = Pertumbuhan Laba; X = Total Assets Turnover (TAT)


Interpretsi dari persamaan regresi linear diatas sebagai berikut :
Berdasarkan persamaan diatas, jika X = 0 maka nilai Y sebesar 13,649
Artinya jika Pertumbuhan Laba tidak dipengaruhi oleh variabel Total
Assets Turnover, maka nilai Pertumbuhan Laba sebesar 13,649.
Berdasarkan persamaan diatas, jika Total Asset Turnover meningkat
satu kali satuan, maka Pertumbihan laba akan meningkat sebesar 0,5

Uji hipotesis

Dari tabel coefficient diperoleh nilai t-hitung sebesar 1,463


kemudian dibandingkan dengan t-tabel dk = n-1. Bisa juga
membandingkan p value pada sig dengan level of significant
(), hasilnya t-hitung 1,463 < t-tabel 2,045 atau sig 0,153 >
0,05, artinya Ho diterima dan sehingga dapat disimpulkan
bahwa Total Assets Turnover tidak berpengaruh terhadap
Pertumbuhan Laba

TERIMA KASIH