Anda di halaman 1dari 10

Produksi Bersih

Kelompok 3:
Antung N. R.
H1E112204
Fatur Rahman H1E112205
Aulia Rahma
H1E113007
Tanty Puspa Sari
H1E113011
Dosen Pembimbing:
Nova Annisa, S.Si., M.S.

Maka Kuliah Teknologi Bersih


Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Lambung Mangkurat
Banjarbaru 2016

Produksi Bersih
Kegiatan manusia menghasilkan:
Produk dan jasa
Industri
Rumah tangga
Pasar

Menghasilkan limbah
yang dapat mencemari
lingkungan

Perkebunan, dll

Definisi Produksi Bersih: Suatu strategi pengelolaan lingkungan yang bersifat preventif dan terpad
u yang diterapkan secara terus-menerus pada proses produksi, produk dan jasa dengan tujuan unt
uk meningkatkan eko-efesiensi dan mengurangi / menghilangkan limbah atau bahan pencemar dari
sumbernya yang beresiko terhadap manusia dan lingkungan (UNEP, 1999).

Konsep Produksi Bersih

Pendekatan kapasitas daya


dukung

Kendala: Perlu perbaikan


kondisi lingkungan dengan
biaya yang mahal

Produksi
Bersih
End of Pipe Treatment

Kendala: limbah tetap terbentuk,


hanya mengubah bentuk limbah,
meningkatkan biaya produksi

Prinsip Produksi Bersih


Pola pendekatan produksi bersih melalui beberapa strategi (KLH, 2003) yaitu:
5R (Re-think, Reduce, Reuse, Recycle and Recovery).

Perubahan pola
pikir dalam
produksi dan
konsumsi mulai
dari proses
hingga produk
yang dihasilkan.

Re-think

Reduce
Upaya untuk
menurunkan/
mengurangi
timbulan
limbah dari
sumbernya.

Memungkinkan
penggunaan
limbah untuk
dimanfatkan
kembali pada
proses
produksi.

Reuse

Recycle
Upaya mendaur
ulang limbah
untuk
dimanfaatkan
kembali melalui
proses fisika,
kimia dan biologi.

Upaya
memanfaatkan
limbah dengan
perolehan kembali
komponenkomponen yang
bermanfaat dengan
proses kimia, fisika,
biologi.

Recovery

Perangkat Produksi Bersih


Good House
Keeping

Pengelolaan B3

Substitusi Bahan
Baku

Perbaikan Prosedur
Operasi

Modifikasi Proses
dan Peralatan

Penggantian
Teknologi

Modifikasi dan
Reformasi Produk

Teknik Produksi Bersih

Penerapan Produksi Bersih pada Industri


5 Langkah Penerapan Produksi Bersih pada Industri:
Perencanaan
dan Organisasi

Monitoring dan
Evaluasi

Implementasi

Kajian dan
Identifikasi

Analisis
Kelayakan

Kendala Penerapan Produksi Bersih


Kendala Biaya dan Teknis

Keperluan biaya tambahan peralatan.


Tingginya modal/ investasi.
Penghematan proses produksi bersih yang belum nyata realisasinya.
Sistem yang baru dengan kemungkinan yang tidak sesuai harapan atau malah menimbulkan gangguan.
Kemungkinan kurangnya tempat untuk tambahan fasilitas produksi.

Kendala Sumber Daya Manusia

Kurangnya komitmen manajemen puncak.


Adanya keengganan untuk berubah menjadi lebih baik secara individu maupun organisasi.
Lemahnya komunikasi internal.
Pelaksanaan organisasi yang kaku.
Kurangnya dokumentasi dan penyebaran informasi.
Kurangnya pelatihan kepada sumberdaya manusia mengenai produksi bersih.

Contoh Penerapan Teknologi Produksi Ber


sih pada Industri Tapioka
Tabel Penerapan PB Industri Tapioka
Strategi
Good Housekeeping

Aktivitas

Modifikasi Teknologi

On site recovery

Pengendapan air untuk proses


produksi.
Pencucian bak 3 hari sekali.
Perawatan silinder pemarut.
Penggunaan jam dinding di pabrik
(tepat waktu dalam pengendapan).
Penggunaan alat untuk menampung
butiran pati yang tercecer.
Penggunaan mesin pemarut, mesin
penghancur, dan tapir.
Penggunaan mesin diesel yang
sama untuk pompa air dan mesin
pemarut sekaligus.
Penggunaan bak bilas untuk proses
pencucian.
Pemanfaatan kulit untuk pupuk atau
pakan ternak.
Penjualan onggok.
Penjualan tapioka kasar kotor.