Anda di halaman 1dari 17

Perubahan dalam Hubungan antara

Tepi Servikal Mahkota dan Margin


Gingiva pada Gigi Tiruan Cekat
(Dinova, MV. Doseva)

Disajikan oleh :
Sylvania Nareswari
Ardita Dyna Permata
Intan Desi
Pembimbing:
drg. H.DeddyFirman, MS
drg Vita Mulya

PENDAHULUAN

PENDAHULUAN

PENDAHULUAN

Insersi
GTC

Kondisi
periodont
al

Peradangan
,
pembentuka
n poket,
serta
pembesaran
gingiva
berlebih

Tujuan

Menilai perubahan
hubungan tepi servikal
mahkota dan margin
gingiva pada pasien
dengan GTC.

BAHAN DAN METODE


Subjek Penelitian
54 pasien : 31wanita & 23 pria
Usia : 32-72 (usia pertengahan 52 tahun)
Konstruksi gigi tiruan cekat: mahkota dan
jembatan logam, logam-keramik, akrilik, dan
PFM dengan pemakaian 2-25 tahun (durasi
penggunaan pertengahan: 14 tahun)

BAHAN DAN METODE


Mahkota gigi : 97 6 akrilik, 9 emas, 23
logam-keramik, 59 base alloy crown.
Jembatan: 24 1 full metal base alloy, 2
logam penuh-emas, 14 PFM (1 emas dan 13
base alloy), 7 logam keramik
Retainer : 72
Pontik : 36

BAHAN DAN METODE


Pemeriksaan:
1. Hygiene index (HI-%permukaan yang bebas dari plak)
2. Perdarahan gingiva (PBI)
Score 0 no bleeding;
Score 1 A single discreet bleeding point;
Score 2 Several isolated bleeding points or a single line of blood
appears;
Score 3 The interdental triangle fills with blood shortly after probing;
Score 4 Profuse bleeding occurs after probing; blood flows
immediately into the marginal
sulcus.

3. Jarak tepi servikal


mahkota dengan margin
gingiva
4. Kedalaman poket saat
probing
5. Tingkat perlekatan
klinis
6. Gingival overgrowth
7. Kegoyangan gigi.

Hasil
Total mahkota & retainer 169
25 subgingiva, 39 margin gingiva, 105
supragingiva

13% permukaan gigi bebas plak


PBI = 2,07 (peradangan sedang)
Restorasi dengan tepi pada gingiva ->
Sedikit peradangan gingiva

Hasil
Tepi di supragingiva Tanda klinis minor peradangan
Tepi mahkota di subgingiva Rata-rata PBI lebih tinggi
Mahkota dan gigi tiruan cekat insidensi peradangan
lanjut dari gingiva yang berkontak pada restorasi
Terutama jika GTC mempunyai tepi mahkota pada
intracervicular, adaptasi marginal yang buruk , dan
permukaan yang kasar.

Diskusi
Tepi mahkota di subgingiva, mahkota, permukaan kasar
servikal tempat akumulasi plak peradangan gingiva
dan memperdalam poket periodontal.
Estetik tepi mahkota di margin gingiva atau pada
batas subgingiva yang dapat ditoleransi 0,5 mm.

Diskusi
Rekonstruksi mahkota dan jembatan dapat
dijaga kebersihan interproksimal dengan sikat
interdental.
Pemeliharaan kebersihan rongga terjadinya
peradangan, resesi, dan pembesaran gingiva
berlebih

Kesimpulan
Konstruksi prostodontik tidak boleh mengiritasi
jaringan periodontal, tulang alveolar, dan gingiva
Faktor utama: adaptasi yang tepat, pembebasan
maksimal daerah interdental, kontur mahkota
yang tepat, pemolesan yang baik, motivasi dan
instruksi untuk menjaga kebersihan mulut
pasien.

TERIMAKASIH