Anda di halaman 1dari 21

TEKNIK-TEKNIK DALAM

PRAKTEK PEKERJAAN SOSIAL


DENGAN INDIVIDU DAN
KELUARGA

Small Talk
- Teknik ini digunakan oleh pekerja sosial pada
saat kontak permulaan dengan klien.
- Tujuan utama small talk adalah terciptanya
suatu suasana yang dapat memberikan
kemudahan bagi keduanya untuk melakukan
pembicaraan sehingga hubungan selanjutnya
dalam proses intervensi akan berjalan sesuai
dengan yang diharapkan.
- Biasanya small talk dimulai oleh pekerja sosial
untuk membuka agar klien dapat berbicara.

ELEMEN-ELEMEN DI DALAM RAPPORT :


Interviewer mampu bersikap bersahabat atau hangat serta
memberikan perhatian penuh terhadap klien
Ruangan interview harus menyenangkan dan privacy
Interviewer tidak terburu-buru dalam melakukan wawancara
Interviewer dapat menerima semua gagasan dan sikap yang
ditunjukkan klien
Interviewer dapat menerima klien sebagai teman yang
memiliki derajat yang sama selama wawancara berlangsung

7 PRINSIP MEMBENTUK RELASI ATAU RAPPORT DENGAN


KLIEN (FELIX P. BIESTEK):
Individualization ; untuk menjawab kebutuhan klien akan perlakuan
sebagai individu yang unik
Purposeful expression of feelings ; untuk menjawab kebutuhan
klien untuk mengekspresikan perasaan
Controlled emotional involvement ; untuk menjawab kebutuhan
klien untuk mendapatkan respons yang simpatetik terhadap masalahnya
Acceptance ; untuk menjawab kebutuhan klien akan pengakuan
sebagai manusia yang berguna, mempunyai martabat dan harga diri
Nonjudgemental attitude ; untuk menjawab kebutuhan klien untuk
tidak dihakimi dan tidak dituduh sehubungan dengan kegagalan atau
kesulitan yang dialaminya
Client self-determination ; untuk menjawab kebutuhan klien akan
kebebasan untuk memilih cara-cara dan mengambil keputusan
mengenai kehidupannya sendiri.
Confidentiality ; untuk menjawab kebutuhan klien agar kerahasiaan
mengenai dirinya dijaga sebaik-baiknya

Ventilation
Teknik ini digunakan oleh pekerja sosial untuk membawa
ke permukaan perasaan-perasaan dan sikap-sikap yang
mengurangi keberfungsian klien.
Pekerja sosial dituntut untuk dapat menyediakan
kemudahan bagi klien dalam mengungkapkan emosinya
secara terbuka.
Tujuan ventilation adalah untuk menjernihkan emosi
yang tertekan karena dapat menjadi penghalang bagi
gerakan positif klien.
Dengan membantu klien menyatakan perasaanperasaannya, maka pekerja sosial akan lebih siap
melaksanakan tindakan pemecahan masalah serta dapat
memusatkan perhatiannya pada perubahan pada diri
klien.

Activities and Programs


- Teknik ini dapat digunakan untuk memenuhi
kebutuhan-kebutuhan dan mengatasi kesulitan yang
dihadapi klien melalui suatu sarana tertentu.
- Klien diberi kesempatan untuk mengungkapkan
perasaan-perasaan tentang kesulitannya dan
membawa keluar atau mengatasi secara langsung
kebutuhan dan masalah tersebut pada tingkat non
verbal atau situasi permainan.
- Musik, tarian, permainan, drama, kerajinan tangan,
merupakan media untuk menggambarkan kebutuhan
dan kesulitan yang dihadapi klien. Pekerja sosial harus
mengembangkan pengetahuan dan keterampilan yang
dapat membantu memilih media terbaik untuk
menyesuaikan kebutuhan-kebutuhan dan situasisituasi klien.

Penyuluhan
- Penyuluhan merupakan teknik yang bertujuan untuk
meningkatkan kesadaran individu dan keluarga
terhadap suatu masalah dan bagaimana cara
mengatasinya.
- Sasaran penyuluhan adalah peningkatan
kemampuan kognitif dengan memberikan informasiinformasi yang dibutuhkan.
- Bagian-bagian penting dari setiap perubahan yang
terjadi dalam keberfungsian sosial orang diakibatkan
oleh perubahan-perubahan kognitif. Perubahan
kognitif sering diikuti dengan perubahan-perubahan
sikap dan perilaku. Oleh karena itu, untuk mengubah
perilaku dapat dilakukan dengan mengubah
kognitifnya.

Mediasi
Mediasi adalah suatu teknik untuk
menghubungkan individu dan keluarga
dengan sistem sumber.
Setiap pemecahan masalah memerlukan
sistem sumber. Sistem sumber kadangkadang tidak responsif terhadap masalah
dan kebutuhan pemerlu pelayanan.
Oleh karena itu, mediasi diperlukan untuk
menghubungkan individu dan keluarga
dengan sumberdaya-sumberdaya yang
terdapat di lingkungan.

ADVICE
GIVING
Tujuan untuk meningkatkan kemampuan klien
untuk memecahkan masalah dengan
memberikan informasi dan pedoman yang
diperlukan
Merujuk kepada pernyataan-pernyataan
pekerja sosial yang mengarahkan apa yang
sebaiknya dilakukan oleh klien
Klien secara bebas akan menilai setiap
informasi dan akan menggunakannya sesuai
dengan kebutuhannya
Pekerja sosial jangan memberikan saran ketika
klien tidak meminta

Panduan dalam memberikan


advice giving
Sebelum memberikan saran. Fikirkan dalam diri
anda ketika seseorang memberikan saran kepada
anda
Sesuai untuk kegiatan yang sifatnya memberikan
rujukan, menghubungkan, atau advokasi
Pertimbangkan isu-isu pertanggung jawaban
hukum jika anda menyarankan kepada klien dan
kemudian klien akan mengalami satu kerugian
personal atau kerugian finansial sebagai akibat
dari rekomendasi anda. Misalnya: apakah
sebaiknya saya bercerai? Menurut anda
sebaiknya saya berhenti bekerja dan mencari
pekerjaan lain? Baguskan jika saya menghentikan
obat yang saya makan?

Waspada terhadap bahaya pemberian saran kepada klien manipulasi,


yaitu meminta tanggung jawab anda ketika saran anda tidak berhasil
( saya lakukan apa yang anda katakan tetapi tidak berhasil. Ini adalah
kesalahan anda).
Waspada juga kepada bahaya ketergantungan klien yang menimbulkan
tanggungjawab pengambilan keputusan
Jangan menawarkan saran sampai anda menilai bahwa klien benar-benar
membutuhkan pendapat anda. Tes klien anda dengan menanyakan:
apakah anda telah meminta saran kepada orang lain? Bolehkah saya
menceritakan apa yang orang lain akan lakukan dalam situasi ini?
Sampaikan saran dengan mengatakan: ini yang menurut saya harus
dikerjakan, atau ini yang orang lain telah dilakukan. Jauhkan
tanggungjawab untuk memutuskan apa yang harus dilakukan klien.
Jelaskan alasan saran yang anda berikan. Jangan memberikan saran
diluar kemampuan dan kesanggupan.
Pertimbangkan pemberian saran kepada significant other klien
Memberikan informasi secara logis, teratur dan bertahap serta menilai
pemahaman klien terhadap saran yang diberikan
Buat catatan terhadap saran anda

ENCOURAGEMENT, REASSURANCE &


UNIVERSALIZATION
Tujuan meningkatkan kapasitas klien dalam
memecahkan masalah dengan memberikan
pernyataan-pernyataan dorongan, semangat dan
dukungan.
Ketiga teknik ini digunakan untuk membantu klien
menghadapi masa depan dengan tetap melihat
hambatan dan ketidakpastian masa lalunya
Sesuai untuk klien remaja dan dewasa yang
kehilangan kepercayaan diri atau takut mengambil
tindakan dalam proses perubahan

ENCOURAGEMENT
Adalah memberikan dorongan atau membantu orang lain
untuk mengatasi ketakutan
Berupa pernyataan2 yang mengungkapkan keyakinan bahwa
klien mampu mengatasi hambatan
Berikan kata-kata yang tepat sesuai dengan situasi yang
dihadapi klien.
Misalnya: Saya memahami anda mengalami kehancuran
karena penyakit kanker ini dan anda tidak mau menceritakan
kepada anak-anak anda. Namun, mereka sedang menunggu
apa yang dokter katakan kepada anda. Saat ini anda
menghadapi masa-masa sulit sebagai seorang ibu. Ceritakan
kepada mereka dengan cara anda menunjukkan kecintaan
kepada mereka. Saatnya anda harus kuat dihadapan anakanak anda. Itu akan sulit tetapi anda tahu bahwa ini harus
dilakukan dan anda dapat melakukannya

REASSURANC
E
Digunakan ketika klien bimbang atau tidak
yakin dengan keputusan dan tindakannya
ketika pada kenyataannya hal itu realistis
dan masuk akal.
Gunakan kata-kata, Saya yakin segalanya
akan baik, anda dapat melakukan apapun
yang anda fikirkan, selama sebulan ini
anda sudah mengerjakan tiga pekerjaan
dengan baik. Jadi meskipun anda takut, saya
yakin anda dapat mengatasi tugas baru ini.

UNIVERSALIZAT
ION

Adalah bentuk reassurance yang terdiri


dari penjelasan pernyataan kepada klien
bahwa pandangan, perasaan dan
perilakunya sama dengan orang-orang lain
yang menghadapi masalah yang sama.
Misalnya : Banyak keluarga yang
menempatkan orang tua mereka dalam
rumah perawatan dan mereka
menggambarkan perasaan yang sama
sebagaimana yang anda rasakan. Ini
untuk mengatasi penilaian klien yang
dirasakan aneh dan tidak biasa.

CONFRONTATION
Upaya-upaya yang baik dan hormat
untuk membantu klien mengakui bahwa
dia sedang melakukan distorsi, penipuan,
penolakan yang mengganggu dirinya
untuk melakukan perubahan yang
diinginkan.
Memahami perilaku yang membahayakan
diri dan orang lain dan melakukan
tindakan untuk merubah perilaku tersebut

Klien:
Saya seharusnya menjadi lebih dekat dengan Jason anak saya. Ibunya,
mantan istri saya, mengatakan bahwa Jason merasa saya tidak
peduli lagi kepadanya. Itu menyedihkan saya, tetapi saya tidak
punya banyak waktu. Saya punya istri dan saya sibuk bekerja.
Pekerja Sosial:
Apa yang anda maksud dengan kata menjadi lebih dekat?
Klien:
Ya anda tahu, saya harus banyak menghabiskan waktu dengan Jason,
bermain bersama dan kegiatannya bersama lainnya.
Pekerja sosial:
Anda mengatakan hal sama sebagaimana yang anda katakan beberapa
minggu yang lalu. Anda katakan bahwa anda harus lebih dekat
dengan Jason, tetapi jelas anda tidak melakukan apa yang anda
pikirkan anda sebaiknya lakukan. Anda mengatakan satu hal tapi
mengerjakan hal lain. Saya tahu anda punya keluarga baru dan anda
punya tanggung jawab tinggi terhadap pekerjaan. Tapi saya tidak
dapat membantu, tetapi saya merasakan bahwa anda telah
memutuskan untuk menyerahkan peranan sebagai ayah dan
memberikan tanggungjawab penuh Jason kepada ibunya. Sejujurnya,
apa pendapat anda terhadap apa yang saya katakan?

Panduan melakukan
Confrontation
Jangan lakukan ketika anda sedang marah
Jangan lakukan apabila anda tidak dapat atau tidak
bermaksud untuk menjadi lebih terlibat secara
mendalam
Konfrontasi yang dilakukan terhadap seseorang
yang tidak disukai klien tidak akan berdampak
apapun
Pasangkan pesan konfrontasi dengan pengamatan
positif tentang klien
Pastikan pesan anda secara deskriptif dan tidak
memberikan penilaian
Selalu menampilkan pengamatan dan data terkait
dengan pesan anda. Berikan gambaran terkait
dengan observasi dan inferensi.

ROLE
REVERSAL
Yaitu peran pembalikan
Tujuan untuk membantu klien memahami
perasaan dan titikpandangan orang lain
(significant other)
Ketika seseorang memahami pandangan orang
lain, relasi mereka juga akan mulai berubah
Dalam teknik ini, seseorang diminta untuk
melakukan peran orang lain dalam rangka
memahami orang lain secara lebih baik
Peran yang dilakukan misalnya. Suami isteri,
orang tua anak yang terlibat dalam satu konflik.

Logical Discussion
Teknik ini digunakan untuk memberikan
kemampuan berpikir dan bernalar, untuk
memahami dan menilai fakta dari suatu masalah,
Melihat kemungkinan alternative pemecahannya
dan untuk mengantisipasi serta melihat
konsekuensi-konsekuensi dalam mengevaluasi
hasilnya.
Menggunakan matrik pemecahan masalah
(alternatif, cost, benefit)
Menggunakan worksheet pengambilan
keputusan. Fokus kepada perhatian klien
terhadap pertanyaan penting, faktor-faktor dan
konsekuensi-konsekuensi yang dipertimbangkan
dalam mengambil keputusan.

Manipulation
Group Dynamic exercise, group games
Andragogy
Conflict
Role Rehearsal
Support
Reward and Punishment
Consciuosness Raising

Anda mungkin juga menyukai