Anda di halaman 1dari 42

Laporan Jaga jumat, 16

september 2016
Herkuliana puspita sari
sumindah

Jumlah pasien = 6 orang


Pasien trauma = 4 orang
Pasien non trauma =2 orang

Kasus 1 (Trauma)
Identitas
Nama : Tn. A
Umur : 26 Tahun

Keluhan Utama : nyeri dan


bengkak pada kaki kiri

RPS : 1 jam SMRS, os mengalami KLL. Os


ditabrak oleh pengendara sepeda motor dari
arah kiri dengan kecepatan kira-kira 50
km/jam ketika hendak menyeberang jalan.
OS jatuh terpental ke arah kanan dengan
posisi jatuh menyamping. OS mengatakan
kaki kirinya terasa nyeri, susah untuk
digerakan, dan bengkak. Tidak ada keluhan
mual muntah bahkan pingsan. Setelah
kejadian pasien langsung dibawa ke RS.

RPD : Primary survey :


Air way : tidak sumbatan jalan napas
Breathing : napas spontan, simetris > 18
x/menit
Circulation : nadi kuat angkat CTR < 2 detik
Disability : OS kesulitan menggerakan tungkai
kiri karena nyeri
Exposure : -

PF ( secondary survey)

Ked. Umum : tampak sakit sedang


Kesadaran CM
TD : 110/80 mm Hg
HR : 76 x/menit
RR : 18 x / menit

Kepala : normocephli
Mata : CA -/- SI -/Hidung : tak tampak kelainan
Telinga : tak tampak kelainan
Leher : tak tampak kelainan
Thoraks : inspeksi : dbn
Palpasi : dbn
Perkusi : dbn
Auskultasi : dbn

Abdomen :
Inspeksi : dbn
Palpasi : dbn
Perkusi : dbn
Auskultasi : bising usus + normal

Ekstremitas
Atas :
- kanan : dbn
- Kiri
: dbn
Bawah :
- kanan : dbn
- kiri
:
tampak
adanya
pembengkakkan
pada regio
kruris distal,tidak tampak
adanya luka ataupun perdarahan

Status lokalis
Look : tampak adanya pembengkakkan
pada regio kruris distal,tidak
tampak
adanya luka ataupun
perdarahan
Feel : suhu normotermi, teraba
pulsasi A. Dorsalis pedis dan A.
Tibialis poterior pada kaki kiri
Move : ROM terbatas karena nyeri

Pemeriksaan penunjang :
Foto rontgen pedis sinistra posisi AP lateral
: tampak diskontinuitas komplit pada os
tibia dan os fibula regio pedis sinistra
Kesan : sesuai gambaran multifraktur
tertutup komplit os tibia dan os fibula
regio pedis sinistra.
WD : Multifraktur tertutup komplit os tibia
dan os fibula regio pedis sinistra.

Tatalaksana :
1. Bidai 2 sendi
2. ATS
3. Asam mefenamat 3x500 mg
4. Konsul bedah ortopedi
5. Rencana rawat Inap

KASUS II

Identitas pasien
Nama : Tn AE
Umur : 68 Thn
Keluhan utama : BAK berdarah sejak
1 hari yang lalu.

RPS : 1 hari SMRS OS mengatakan


BAK berdarah merah segar dan
berpasir. BAK terasa lebih sering dari
biasanya, terasa puas saat BAK dan
pancarannya kuat. OS merasakan
nyeri saat BAK, nyeri kadang
menjalar sampai ke bagian pinggang
dan hilang timbul. Tidak ada Demam,
mual,muntah.

RD : HT (+)
Pasien mengatakan sudah
mengalami hal ini selama 10 tahun
dan pengobatan yang dilakukan
adalah tradisional.

PF
Ked. Umum : tampak sakit sedang
Kesadaran : CM
TD : 130/80 mm Hg
HR : 90 x/ menit
RR : 20 x / menit
T : 36,0

Kepala : normocephli
Mata : CA -/- SI -/Hidung : tak tampak kelainan
Telinga : tak tampak kelainan
Leher : tak tampak kelainan
Thoraks : inspeksi : dbn
Palpasi : dbn
Perkusi : dbn
Auskultasi : dbn

Abdomen :
Inspeksi : dbn
Palpasi : dbn
Perkusi : dbn
Auskultasi : bising usus + normal

Status urologi :
Nyeri ketuk CVA -/Regio Suprapubik : buli-buli kosong
Regio genital eksterna : tidak tampak
adanya kelainan.

Hematuria et causa suspec tumor


buli- buli

Pemeriksaan laboratorium
Hematologi
Hemoglobin : 11.5 g/dl
Leukosit : 8.93
Ht : 33.7
Trombosit : 191

Kimia klinik :
Ureum : 37,5 mg/dl
Kreatinin : 1,35 mg/dl
GDS : 145 mg/dl
Urinalisa :
Protein 3 +
Darah samar 3 +

Radiologi
1. Foto polos abdomen
2. Foto IVP ( Intra vena pielografi)
3. USG

Penatalaksanaan
1. IVFD assering
2. Inj tramadol i ampul
3. Inj ambacim 1 gram
4. Konsul ke bedah urologi

Kasus III

Identitas pasien
Nama : TN EG
Umur : 21 Thn
Keluhan utama : nyeri perut kanan

RPS : 1 hari SMRS OS mengatakan


BAK perut sebelah kanannya terasa
nyeri. Nyerinya hilang timbul terasa
seperti diremas-remas. Nyeri muncul
tanpa sebab dan terasa memberat
bila terjadi perubahan posisi. Kadang
nyeri terasa menjalar sampai ke
seluruh pinggang belakang. Tidak
ada gangguan BAK dan BAB, tidak
ada mual ataupun muntah

PF
Ked. Umum : tampak sakit sedang
Kesadaran : CM
TD : 110/70 mm Hg
HR : 90 x/ menit
RR : 20 x / menit
T : 37,0

Kepala : normocephli
Mata : CA -/- SI -/Hidung : tak tampak kelainan
Telinga : tak tampak kelainan
Leher : tak tampak kelainan
Thoraks : inspeksi : dbn
Palpasi : dbn
Perkusi : dbn
Auskultasi : dbn

Abdomen :
Inspeksi : datar
Palpasi : nyeri tekan pada daerah
Supra pubik
Perkusi : nyeri ketuk pada daerah
supra pubik
Auskultasi : bising usus + normal

Status urologi :
Nyeri ketuk CVA -/Regio Suprapubik : buli-buli kosong
Regio genital eksterna : tidak tampak
adanya kelainan.

suspect kolik renal

Pemeriksaan laboratorium
Hematologi
Hemoglobin : 13.1 g/dl
Leukosit : 11.81
Ht : 40.7
Trombosit : 395

Urinalisa :
Protein 1+
Darah samar 2 +

Radiologi
1. Foto polos abdomen
2. Foto IVP ( Intra vena pielografi)
3. USG

Penatalaksanaan
1. IVFD assering
2. Inj tramadol i ampul
3. Inj ambacim 1 gram
4. Konsul ke bedah urologi