Anda di halaman 1dari 12

GANGGUAN

SIRKULASI
dr. Aditiya Pramudya Wardono, M.M.R.
Puskesmas Jenggot Kota Pekalongan
Rumah Bersalin Siti Aisyiyah Kota Pekalongan
Prodi Farmasi STIKES Muhammadiyah Pekajangan

1.KONGESTI (HIPEREMIA)
Hiperemia adalah suatu keadaan dimana
terdapat darah secara berlebihan didalam
pembuluhdarah atau keadaan yang disertai
meningkatnya volume darah dalam pembuluh
darah yangmelebar.
Pada dasarnya terdapat dua mekanisme
dimana hiperemi dapat timbul :
1. Kenaikan jumlah darah yang mengalir ke
daerah
2. Penurunan jumlah darah yang mengalir dari
daerah

Berdasarkan jenisnya hyperemia dibagi :1.

1. Hiperemi Aktif : terjadi oleh karena aliran darah ke


dalam daerah bertambah atau lebihbanyak darah
mengalir ke dalam daerah itu dari biasanya. Hal ini
terjadi karena adanyadilatasi arteriol atau kapiler yang
bekerja sebagai katup yang mengatur aliran ke
dalammikrosirkulasi lokal, akibat terangsangnya syaraf
vasodilator atau kelumpuhanvasokonstriktornya. Contoh
. hyperemia pada radang akut, warna merah pada
wajah, yangtimbul akibat respon terhadap stimulus
neurogenik.

2. Hiperemia pasif :Disini tidak menyangkut


kenaikan jumlah darah yang mengalir ke
suatudaerah, tetapi lebih merupakan gangguan
aliran darah dari daerah itu. Hal ini terjadi karena
jumlah darah vena atau aliran darah vena
berkurang atau terjadi
gangguanpengosongandarah vena.Contoh. Pada
pemasangan torniket, penekanan aliran vena oleh
tumor, atau obstrukssipada lumen karena
thrombosis.

Hiperemia pasif dibagi berdasarkan


perlangsungannya :
Hiperemia pasif akut : berlangsung relatif dalam
waktu singkat dan tidak adapengaruh dari
jaringan yang terkena
Hiperemia pasif kronik : perlangsungannya lama
dan daapat terjadi perubahan-perubahan yang
permanen pada jaringan (hipoksia, atrofi,
nekrosis).

EDEMA/OEDEM
Edema adalah penimbunan cairan (Eksudat atau
Transudat) secara berlebihan di dalam sel,diantara
sel-sel dan didalam rongga-rongga tubuh.
Efusi : jika penimbunan cairan dalam rongga (efusi
perikardium, efusi pleura)
Asites : jika penimbunan cairan dalam rongga
peritoneum
Anasarka : penimbunan cairan umum yang massif

Etiologi dan Patogenesis


Timbulnya edema dapat diterangkan dengan
mempertimbangkan berbagai gaya yang normalmengatur
pertukaran cairan melalui dinding pembuluh. Faktor-faktor
lokal dan sistemik yang berperanan :
1.Kenaikan Tekanan hidrostatik dalam mikrosirkulasi
memaksa cairan masuk ke dalamruang interstitial tubuh.
2.Kenaikan Permeabilitas dinding pembuluh memungkinkan
molekul-molekulbesar(protein) lolos dari pembuluh dan
secara osmotic cairan akan menyertainya.
3.Obstruksi/ penyumbatan dari saluran limfe menyebabkan
jalan keluar cairan hilang yangmenyebabkan penimbunan
cairan (limfedema)
4.Penurunan konsentrasi protein (Hipoproteinemia), mis :
Sindrom Nefrotik dan penyakithati lanjut

3.PERDARAHAN
(HEMORHAGI)
Perdarahan adalah keluarnya darah dari system
kardiovaskuler, disertai penimbunan dalam
jaringan atau ruang tubuh atau disertai keluarnya
darah dari tubuh.perdarahan dapat terjadipada
kapiler, vena, arteri atau jantung.

Istilah-istilah dalam perdarahan mempunyai nama


sesuai lokasi perdarahan :
Hematoma (penimbunan darah pada jaringan,
sering menonjol seperti suatu tumor)
Hemoperikardium (perdarahan dalam ruang jantung)
Hemototoraks (perdarahan dalam ruang pleura)
Hemoperitoneum
Hematosalping (perdarahan dalam tuba fallopi)
Hemarthros (perdarahan dalam rongga sendi)

Tempat terjadinya perdarahan1.


Kulit, dapat berupa:
Petekie (bercak perdarahan/kecil pada permukaan kulit/mukosa/organ)yang
terjadisecara spontan, biasanya pada kapiler
Ekimosis (bercak perdarahan yang lebih besar dari petekie)
Purpura (bercak perdarahan yang tersebar luas, besarnya antara petekie dan
ekimosis)2.
Mukosa3.
Serosa4.
Selaput rongga sendi

Etiologi Perdarahan
Penyebab perdarahan yang paling sering dijumpai adalah1.
hilangnya integritas dinding pembuluh darah, yang memungkinkan darah keluar2.
Kerusakan pembuluh darah.
Trauma4.
Kelainan mekanisme hemostasis (trombositopenia)
Defisiensi dari faktor-faktor pembekuan darah (penyakit hati, hemofilia)6.
Toksin, dapat berupa zat kimia, racun ular, infeksi

Etiologi Perdarahan
Penyebab perdarahan yang paling sering dijumpai adalah1.
hilangnya integritas dinding pembuluh darah, yang memungkinkan darah keluar2.
Kerusakan pembuluh darah.
Trauma4.
Kelainan mekanisme hemostasis (trombositopenia)
Defisiensi dari faktor-faktor pembekuan darah (penyakit hati, hemofilia)6.
Toksin, dapat berupa zat kimia, racun ular, infeksi