Anda di halaman 1dari 26

SEJARAH

PERJUANGAN
BANGSA INDONESIA

SEJARAH PERJUANGAN
BANGSA INDONESIA
MULAI JAMAN
KERAJAAN SAMPAI
SETELAH PROKLAMASI

1. SEJARAH JAMAN KERAJAAN DI


INDONESIA

1. Masa Kerajaan Sriwijaya


Pada abad ke VII, berdirilah
kerajaan Sriwijaya di bawah
kekuasaan
Syailendra
di
Sumatra.
Kekuasaan Sriwijaya menguasai
Selat Sunda, kemudian Selat
Malaka.

Cita-cita kesejahteraan bersama dalam


suatu negara telah tercermin pada
kerajaan Sriwijaya.
Unsur-unsur yang terdapat di dalam
Pancasila, yaitu ketuhanan, kemanusiaan,
persatuan, tata pemerintahan atas dasar
musyawarah dan keadilan sosial telah
terdapat sebagai asas-asas yang menjiwai
bangsa Indonesia.

2. Masa Kerajaan
Majapahit

Sebelum kerajaan Majapahit


berdiri telah muncul kerajaankerajaan di Jawa Tengah dan
Jawa Timur secara silih berganti,
yaitu Kerajaan Kalingga (abad
ke-VII), Sanjaya (abad ke-VIII).

Pada
abad
ke-XIII,
berdiri
kerajaan Singasari di Kediri,
Jawa
Timur,
yang
ada
hubungannya dengan berdirinya
kerajaan Majapahit (1293).
Zaman
keemasan Majapahit
terjadi pada pemerintahan Raja
Hayam Wuruk dengan Mahapatih
Gajah Mada.

Sejarah Jaman
Penjajahan
1. Perjuangan Sebelum Abad ke-XX
Pada
permulaan
abad
ke-XIX
penjajah Belanda mengubah sistem
kolonialismenya
yang semula
berbentuk
perseroan
dagang
partikelir yang bernama VOC berganti
dengan badan pemerintahan resmi,
yaitu pemerintahan Hindia Belanda.

Dalam
usaha
memperkuat
kolonialismenya,
Belanda
menghadapi perlawanan bangsa
Indonesia
yang
dipimpin
oleh
Patimura (1817), Imam Bonjol di
Minangkabau
(1822-1837),
Diponogoro di Mataram (1825-1830),
Badaruddin di Palembang (1817),
Pangeran Antasari di Kalimantan
(1860)

Jelantik di Bali (1850), Anak


Agung Made di Lombok (1895),
Teuku Umar, Teuku Cik Di Tiro
dan Cut NyaDin di Aceh (18731904),
SiSingamangaraja
di
Batak (1900).

2.
Kebangkitan
Nasional 1908
Pada permulaan abad keXX
bangsa
Indonesia
mengubah
cara-caranya
dalam
melakukan
perlawanan
terhadap
penjajahan Belanda.

Kegagalan perlawanan secara


fisik yang tidak adanya koordinasi
pada masa lalu mendorong
pemimpin-pemimpin
Indonesia
pada abad ke-XX itu untuk
mengubah bentuk perlawanan
yang lain.

Bentuk perlawanan itu adalah


dengan
membangkitkan
kesadaran bangsa Indonesia
akan
pentingnya
bernegara.
Usaha-usaha yang dilakukan
adalah
mendirikan
berbagai
macam organisasi yang bergerak
dalam bidang pendidikan dan
sosial.

3. Sumpah Pemuda
1928
Pada tanggal 28 Oktober 1928
terjadinya penonjolan peristiwa
sejarah
perjuangan
bangsa
Indonesia mencapai cita-citanya.
Pemuda-pemuda Indonesia yang
dipelopori oleh Muh. Yamin,
Kuncoro Purbopranoto, dan lainlain.

4. Perjuangan Bangsa Indonesia


pada Masa Penjajahan Jepang

Pada tanggal 7 Desember 1941


meletuslah
Perang
Pasifik,
dengan dibomnya Pearl Harbour
oleh Jepang.
Dalam waktu singkat Jepang
dapat menduduki daerah-daerah
jajahan Sekutu di daerah Pasifik.

Pada tanggal 8 Maret 1942


Jepang masuk ke Indonesia
menghalau penjajah Belanda,
pada saat itu Jepang mengetahui
keinginan bangsa Indonesia yaitu
kemerdekaan bangsa dan tanah
air Indonesia.

Sejarah Menjelang dan


Sesudah Proklamasi
1. Proses Perumusan Pancasila
dan UUD 1945
Sebagai tindak lanjut dari janji
Jepang, maka tanggal 1 Maret 1945
Jepang
mengumumkan
akan
dibentuk Badan Penyelidik Usahausaha
Persiapan
Kemerdekaan
Indonesia (Badan Penyelidik).

Dengan adanya badan penyelidik ini


bagi bangsa Indonesia telah dapat
secara
legal
mempersiapkan
kemerdekaannya, untuk merumuskan
syarat-syarat yang harus dipenuhi
sebagai negara merdeka. Oleh
karena itu, peristiwa ini dapat
dijadikan sebagai tonggak sejarah
perjuangan bangsa indonesia dalam
mencapai cita-citanya.

Pada tanggal 29 Mei 1945 badan


Penyelidik
mengadakan
sidangnya
yang
pertama.
Beberapa tokoh berbicara dalam
sidang tersebut.

1)
2)
3)
4)
5)

A. Mr. Muhamad Yamin (29 Mei 1945)


Pidatonya berisikan lima asas dasar
untuk negara Indonesia merdeka, yaitu
sebagai berikut.
Peri kebangsaan
Peri kemanusiaan
Peri ketuhanan
Peri kerakyatan
Kesejahteraan rakyat

Setelah
berpidato
beliau
menyampaikan
usul
tertulis
mengenai
Rancangan
UUD
Republik Indonesia. Tercantum
lima asas dasar negara yang
berbunyi sebagai berikut.

1)
2)
3)
4)

5)

Ketuhanan Yang Maha Esa


Kebangsaan persatuan Indonesia
Rasa kemanusiaan yang adil dan
beradab
Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat
kebijaksanaan dalam permusyawaratan
perwakilan
Keadilan sosial bagi seluruh rakyat
Indonesia.

1)
2)
3)
4)
5)

B. Ir. Soekarno (1 Juni 1945)


Dalam pidatonya diusulkan lima hal untuk
menjadi dasar-dasar negara merdeka,
dengan rumusan sebagai berikut.
Kebangsaan indonesia
Internasionalisme (peri kemanusiaan)
Mufakat (demokrasi)
Kesejahteraan sosial
Ketuhanan yang Berkebudayaan

Parlementer dirasakan tidak sesuai lagi


dengan nilai-nilai Pancasila.
Negara Republik Indonesia pernah
merubah bentuk negara dari negara
kesatuan menjadi negara serikat. Ris
kembali lagi ke UUD 1945.

1.
2.
3.

Sebagai titik puncak perjuangan


bangsa indonesia
Sebagai sumber lahirnya RI
Merupakan norma pertama dari tata
hukum indonesia

Bangsa, tanah air, bahasa.