Anda di halaman 1dari 23

ANALISIS KONSEP

DESAIN
KARYA ARSITEKTUR
KENZO TANGE

BY BAYU ANDRIANSYAH SYARIF (E1B1 15 046)


JURUSAN S-1 TEKNIK ARSITEKTUR

Bangunan kompleks ini juga merupakan


Yoyogi National Gymnasiumfor
the 1964
Olympics,
bangunan
yangSummer
sangat besar
yangTokyo
dibangun
pada tahun 1961-1964, dimana di dalamnya
terdapat dua unit utama, yaitu National
Gymnasium dan kolam renang yang tertutup
untuk Olimpiade di Tokyo. Keduanya
menggunakan sistem struktur advance. Pada
bangunan ini menggunakan sistem tenda
dengan kabel-kabel baja penahan gaya tarik,
tetapi bentuknya masing-masing berbeda.

Arsitektur Tokyo National Gymnasium


memiliki konsep dramatik, yang
merupakan demonstrasi kekuatan dan
kreatifitas Tange dalam memadukan
kekuatan, keindahan bentuk, fungsi
ekonomis, fungsi ruang, dan sistem
Berpegang pada
struktur.
menara ini, penutup
gedung yang
strukturnya terdiri
dari kabel-kabel
baja, seperti jalan
menebar
membentuk denah

Denah ,tampak dan potongan

St. Mary's Cathedral (Tokyo Cathedral)(Roman Catholic), Tokyo

Pada tahun 1961, Tange merancang


Katedral Santa Maria di Tokyo dan selesai
dibangun pada tahun 1964. Gereja ini
mempunyai arsitektur yang tidak
convencional seperti lazimnya pada
gedung pada umumnya maupun gereja
pada khususnya, namun terbentuk oleh
sistem advence structure.

Dalam bangunan Katedral


Santa Maria, sistem struktur
ruang, yang pada prinsipnya
seperti tenda dimana dinding,
atap, menyatu, semua bagian
permukaan atap-dinding
tersebut menahan dan
menyalurkan gaya yang sama.
(konsep metafora)

Denah ,tampak dan potongan

Hiroshima Peace Memorial Museum, Hiroshima


Hiroshima Peace Center adalah
monumen untuk memperingati
jatuhnya bom atom di Hiroshima,
yang didirikan pada tempat
dimana bom atom jatuh dalam
kawasan yang cukup luas dan
terbuka karena keaadaannya tetap
dipertahankan seperti semula,
yaitu ada beberapa runtuhan
gedung.
Penerapan konsep desain
Kenzo Tange yang di pengaruhi
oleh konsep cubism, seperti
yang di atas adalah juga
merupakan konsep dari
arsitektur tradisional Jepang.
(konsep Analogi)

Shizuoka Press and Broadcasting


Center, Ginza District, Tokyo, Japan,
built in 1967
"Metabolisme adalah nama grup, di
mana masing-masing anggota
mengusulkan desain lebih lanjut
dari dunia kita datang melalui
desain beton dan ilustrasi. Kami
menganggap masyarakat manusia
sebagai suatu proses penting sebuah pembangunan
berkelanjutan dari atom ke nebula.
Alasan mengapa kita
menggunakan suatu kata biologi,
metabolisme, adalah bahwa kita
percaya desain dan teknologi harus
menjadi denotasi dari masyarakat
manusia. Kami tidak akan
menerima metabolisme sebagai
proses alami, tetapi cobalah untuk
mendorong pengembangan
metabolik aktif masyarakat kita
melalui proposal kami. "

DENAH, TAMPAK, POTONGAN

Prefectural Office, Kagawa, Takamatsu


Ciri seni arsitektur Jepang yang
terlihat lebih menonjol dari
modernisasi Barat dalam bangunan
Prefectural Office, Kagawa, Takamatsu
(1955-1958) adalah bangunan
bertingkat yang dirancangan oleh
Kenzo Tange, terutama dalam
penonjolan elemen kontruksi hingga
menjadi elemen dekorasi yang
berfungsi untuk memperindah
bangunan. Hal yang menjadi prinsip
dalam arsitektur Jepang tersebut,
yang terungkap dalam balok dan
kolom beton diperlakukan dan
exposed seperti dari kayu, yang
diungkapkan dalam desain arsitektur
Prefectural Office.

Nichinan Cultural Center

"Volume miring saling merasuk satu sama lain, menciptakan komposisi resmi yang
unik di kelasnya. Auditorium naik diagonal, adalah modul utama yang, dengan variasi
tertentu, sisa bangunan didasarkan. Bersama-sama, ruang eksterior dan interior
membuat keseluruhan arsitektur terpisahkan. daerah yang ditujukan untuk
pertemuan-pertemuan besar didahului oleh ruang depan dan ruang lainnya yang
dapat digunakan untuk berbagai tujuan. Interior dan eksterior permukaan sama-sama
dari beton. bentuk-bentuk yang sedikit melengkung bukaan, poros ventilasi
memproyeksikan dan talang semua melayani untuk memperkuat permainan
volumetrics dan karakter geometris kompleks. "

DENAH , TAMPAK , POTONGAN

Tokyo city hall


Pada tahun 1952 Tange merancang
Metropolitan Government Offices, di Tokyo. Ini
merupakan proyek Kenzo Tange yang ketiga.
Dalam bangunannya tersebut masih banyak
terlihat antara lain adanya kolong (yang mirip
seperti pada bangunan rumah tradisional
Jepang, yaitu rumah yang memiliki sebuah
kolong), atap datar, wajah bangunan yang
bebas dari pandangan kolom dan balok,
bangunan horizontal tipis tembus oleh angin
dan cahaya matahari dengan jendela pada
seluruh permukaan bangunan.

Semua itu
ungkapan arsitektur
modern cubism
yang dipadukan
dengan konsep
kesederhanaan dari
arsitektur
tradisional Jepang,
yaitu
kesederhanaan baik
unit, tata unit, dan
penonjolan elemen
bangunan.

Sogetsu Art Center


"Sebagian besar utama dari Sogestsu
dinaikkan di atas sangat tersembunyi,
pintu masuk lantai mengkilap yang
terletak di antara halaman depan dan
taman reat patung. Memasuki dari
halaman depan, pengunjung naik
delapan langkah yang menjalankan
panjang penuh bangunan. Langkahlangkah ini, mirip dengan stylobate
Yunani, membantu untuk melepaskan
foyer terbuka dari jalan yang sibuk.
Dilihat dari jalan, Sogetsu menyajikan
fasad hampir tahan, rusak hanya oleh
deretan enam celah berkerudung kecil di
tingkat lantai dua. dengan tenggelam
auditorium membangun sebagian ke
dalam tanah, Tange telah menggunakan
atap sebagai lantai foyer pintu masuk