Anda di halaman 1dari 12

Dematitis Atopik

Definisi
Peradangan

kulit kronis dan residif +

gatal.
Bayi dan anak-anak
Peningkatan kadar IgE dalam serum
dan riwayat atopi pada keluarga
Kelainan kulit berupa papul gatal,
yang mengalami ekskoriasi dan
likenifikasi
distribusinya di lipatan (fleksural)

Epidemiologi
Anak >> dewasa
Laki-laki : perempuan 1:1,3
Lebih dari anak dari seorang ibu yg
Atopi mengalami DA pada masa 3
bln pertama.

Etiopatogenesis
Faktor genetik,lingkungan, sawar
kulit,farmakologik dan imunologik.
Konsep dasar terjadinya DA melalui
reaksi imunologik yg diperantarai
oleh sel-sel dari sumsum tulang.
Kadar IgE dan eosinofil dalam darah
perifer umumnya meningkat.
80% anak dengan DA mengalami
asma bronkial atau rhinitis alergik.

Faktor pemicu
Anak : makanan seperti telur, susu,
gandum,kedele, kacang tanah
Mudah terinfeksi bakteri, virus dan
jamur karena imunitas seluler
menurun. 90% lesi kulit penderita
ditemukan S.aureus, orang normal
hanya 5%

Gambaran klinis
Kulit kering, pucat/redup, kadar lipid di
kutepidermis berkurang, jari tangan
dingin.
Gejala utama : pruritus hilang timbul
dan umumnya lebih hebat pada
malam hari.

Fase pada DA

Plak lebih
Lesi
mulai
papular-eritomatosa
kering,
di muka
lebih
(dahi,pipi)
banyak
dan berskuama
berupa
papul,likenifikasi
eritema, papulovesikel
dan sedikit skuama
halus,
Plak likenifikasi yg gatal

Dermatitis Atopik selalu disertai


rasa gatal!!!

Pemeriksaan tambahan
Imunohistopatologik
Akut : spongiosis, eksositosis limfosit
T, dermis edema dan bersebukan sel
radang terutama limfosit T.
Kronis : hiperkeratosis dan akantosis

Diagnosis
Kriteria minor

Kriteria mayor
- Pruritus
-Dermatitis di muka
atau ekstensor pd bayi
dan anak
-Dermatitis di fleksura
pada dewasa
-Dermatitis kronis atau
residif
-Riwayat atopi pada
penderita
atau
keluarganya.

-Xerosis
-Infeksi kulit (s.aureus & virus herpes simpleks)
- dermatitis nonspesifik pd tangan atau kaki
-Iktiosis/hiperliniar palmaris/keratosis pilaris
-Pitiriasis alba
-Dermatitis di papila mamae
-White dermographism dan delayed blanch
response
-Keilitis
-Lipatan infraorbital Dennie-Morgan
- konjungtivitis berulang
-Keratokonus
-Katarak subkapsular anterior
-Orbita menjadi gelap
-Muka pucat atau eritem
-Gatal bila berkeringat
-Intoleransi terhadap wol atau pelarut lemak
-Aksentuasi perifolikular
-Hipersensitif terhadap makanan
-Perjalanan penyakit dipengaruhi oleh
fr.lingkungan dan atau emosi
-Tes kulit alergi tipe dadakan positif
-Kadar IgE di dalam serum meningkat
-Awitan pada usia dini.

Differential diagnosis
Dermatitis

seboroik
Dermatitis kontak
Dermatitis numularis
Skabies
Iktiosis
Psoriasis
dll

Terapi
Topikal
Emolien (hidrofilik urea
10%)
Kortikosteroid
Bayi hidrokortison 1-2,5%
Anak & dewasa
triamcinolone
(muka:hodrokortison)
Imunomodulator topikal
Takrolimus (2-15thn 0,03%;
>15thn 0,03 dan 0,1%)
Pimekrolimus
Preparat Ter
Antihistamin

Sistemik
Kortikosteroid : untuk
mengendalikan
eksaserbasi akut
Antihistamin :
mengurangi rasa gatal
Anti-infeksi
Interferon
Siklosporin 5 mg/kgBB

Terapi sinar
(fototerapi) :
kombinasi UVA &
UVB

Prognosis
Buruk jika kedua orangtua menderita
dermatitis topik