Anda di halaman 1dari 16

Laporan Kasus 3

Pembimbing: dr. Rachmat Mulyana Memet, Sp. Rad


Disusun oleh: Muhammad Reyyan Alfaj 2011730090

Jenis foto: Foto polos


Manus dextra
Identitas:
Ny.SM/
41
tahun
Marker: R terdapat pada
foto

Syarat foto:
Perbedaan
tulang
dengan jaringan lunak
jelas
Struktur tulang antara
cortex dan medula jelas
Jaraknya simetris
Foto tulang masuk 2
sendi
Foto Layak Baca

Aligment: trabekulasi
tulang tulang carpalia
dan metakarpalia baik
Densitas tulang baik
Tampak adanya osteolitik
Tak tampak osteofit
Celah sendi tak tampak
menyempit
Soft tissue: ada sedikit
pembengkakan jaringan
digiti II

Kesan: Osteomielitis
phalang distal digiti II
dan III
Saran: CT-scan

DEFINISI
Osteomielitis
adalah
suatu
proses
inflamasi akut ataupun kronis dari tulang dan
struktur-struktur disekitarnya akibat infeksi
dari kuman-kuman piogenik.

Penyebab osteomielitis pada anak-anak adalah kuman


Staphylococcus aureus (89-90%), Streptococcus (4-7%),
Haemophilus influenza (2-4%), Salmonella typhii dan Eschericia
coli (1-2%).
Osteomielitis
paling
sering
disebabkanoleh
bakteripiogeniktertentu
dan
mikobakteri.
Penyebab
osteomielitis pyogenik adalah kuman Staphylococcus aureus
(89-90%), Escherichiacoli, Pseudomonas,dan Klebsiella. Pada
periodeneonatal,
Haemophilus
influenzaedankelompok
Bstreptokokusseringkali bersifat patogen.

PATOFISIOLOGI
Masuk ke dalam mielum,
menyebar ke seluruh
tulang

Fokus infeksi mula-mula


terjadi di metafisis, dari
fokus ini kuman
menyebar

Menembus lapisan
korteks, timbul abses
subperiosteal, mencari
jalan keluar melalui lokus
minoris, meluas ke
subkutan, dan terjadi
fistel ke permukaan kulit

Ke arah sendi sehingga


terjadi artritis septik

1. Stage 1: Melibatkan medular tulang


dan biasanya disebabkan oleh satu
organisme.
2. Stage 2: Melibatkan permukaan
tulang dan bisa terjadi dengan ulkus
jaringan lunak dalam.
3. Stage 3: Infeksi lokal tulang dan
jaringan lunak yang meluas yang
sering merupakan hasil dari infeksi
multimikrobial
intramedular
atau
fraktur terbuka.
4. Stage 4: Menunjukkan keterlibatan
tulang dan lapisan jaringan lunak
yang multipel.

TANDA DAN GEJALA KLINIS


Osteomielitis
hematogen

Osteomielitis
Sekunder/kronis

Demam tinggi
Menggigil
Letargi, anoreksia
Tanda-tanda inflamasi
Pergerakan sendi yang terbatas

Demam
Nyeri tekan
Tanda-tanda peradangan
Cairan yang keluar dari luka/sinus
Sekuestrum yang menonjol keluar
kulit
Riwayat fraktur terbuka atau
osteomielitis

PEMERIKSAAN
PENUNJANG
Pemeriksaan darah lengkap:
Leukositosis
C-reaktif protein tinggi
Peningkatan LED
Kultur :
Darahhasil kultur,positif pada sekitar 50% pasien
denganosteomielitishematogen.
Kultur tulang daribiopsiatau aspirasimemiliki
hasil diagnostiksekitar77%pada semuastudi.

PEMERIKSAAN
PENUNJANG
Foto polos
Kelainan tulang pada foto
rontgen dapat dideteksi
pada hari ke 10-14 hari
setelah infeksi, sebelumnya
terjadi pembengkakan

Ultrasound
Mendeteksi osteomyelitis
akut, perubahan 1-2 hari.
Tujuan: untuk mendeteksi
cairan, abses dan periostitis

CT Scan
Menggambarkan keadaan
tulang dan jaringan lunak,
kalsifikasi abnormal, baik
untuk lokasi : vertebrae,
pelvis, maupun sternum

MRI
Lebih cepat mendeteksi
dan menentukan daerah
yang akan dioperasi
Sensitif : 90-100%

Foto polos menunjukkan


adanya
osteomielitis
pada
metacarpal
2
(panah).
Peningkatan
periosteal,
cortical
disruption
dan
keterlibatan medular (+).

Abses radiolusen tunggal atau multipel bisa ditemukan pada


stadium sub akut atau kronik osteomielitis.
Abses Brodie ditemukan pada anak anak, biasanya muncul
di metafisis. Ciri khas pada osteomielitis kronik adalah
nekrosis tulang yang terbentuk rata rata dalam 10 hari. 9,10
a

Progres dari osteomielitis subakut yang tidak diterapi (Abses Brodie)


pada anak anak (a) ketika pertama kali diperiksa; (b) 5 bulan
kemudian; dan (c) 5 tahun kemudian.

OSTEOMIELITIS KRONIS
Osteomielitis kronis umumnya merupakan lanjutan dari
osteomielitis akut yang tidak terdiagnosis atau tidak diobati
dengan baik. Osteomielitis kronis juga dapat terjadi setelah
fraktur terbuka atau setelah tindakan operasi pada tulang.

OSTEOMIELITIS KRONIS

Infeksi tulang

terjadinya
sekuestrum
(menghambat
terjadinya resolusi
dan penyembuhan
spontan)

Sekuestrum
diselimuti oleh
involucrum yang
tidak dapat
keluar/dibersihkan
dari tulang

terjadi destruksi dan


sklerosis tulang

Osteomielitis lanjut
pada seluruh tibia
dan fibula kanan.
Ditandai
dengan
adanya
gambaran
sekuestrum
(panah).

Proyeksi
AP
wrist
terlihat gambaran lesi
osteolitik dan sclerosis
extensive
dibagian
distal metafisis pada
radius

Terima Kasih