Anda di halaman 1dari 112

METABOLISME LIPID PADA

TUMBUHAN

METABOLISME LIPID
TUMBUHAN
Triasilgliserol pada tumbuhan tidak sebagai
cadangan energi
Namun sebagai simpanan karbon dalam biji
Digunakan sebagai minyak tumbuhan
Dalam gliserolipid polar, gliserol berikatan
ester dengan 2 asam lemak dan pada C3
berikatan dengan OH, sebagai gugus hidrofil,
merupakan komponen utama membran sel

Kelenturan membran sel tergantung pada asam


lemak jenuh yang terdapat pada lipid membran
Pada beberapa tanaman selama pertumbuhan
pada suhu rendah, lebih banyak asam lemak
tak jenuh dalam membran untuk konponsasi
penurunan fluiditas membran karena suhu
rendah
Tembakau tahan suhu rendah karena telah
diperkaya dengan meningkatkan proporsi asam
lemak tak jenuh dalam lipid membran dengan
cara rekayasa genetik

Sterol menurunkan fluiditas mebran


dan kemungkinan juga berperan
dalam adaptasi membran terhadap
temperatur
Penurunan asam lemak tak jenuh
dalam lipid membran tilakoid dapat
dicapai dengan cara rekayasa
genetik, menyebabkan tanaman
tembakau lebih tahan atau toleran
terhadap panas

Lipid membran mengandung gugus hidrofil


yang bervariasi :
Fosfolipid mengandung residu
fosfat yang terester pada C2
seperti etanolamin, kholin, serin,
gliserol atau inositol. Senyawasenyawa ini terdapat dalam
membran bakteri, hewan, dan
tumbuhan
Khusus pada membran
tumbuhan dan sianobakter ada
tambahan fosfolipid, galaktolipid
monogalaktosilgliserol (MGDG)
dan digalaktosildiasilgliserol
(DGDG), sulfolipid
sulfoquinovosildiasilgliserol (SL)

Perbedaan besar dalam komposisi lipid


membran pada tumbuhan

Kloroplas mengandung galaktolipid yang


merupakan unsur pokok membran tilakoid dan
juga terjadi dalam membran envelop
Membran mitokondria dan plasma membran
tidak mengandung galaktolipid tetapi
mempunyai unsur pokok fosfolipid
Kardiolipin merupakan unsur pokok pada
membran dalam mitokondria sel hewan dan
tumbuhan
Sel tanaman hijau 70%-80% lipid
membrannya adalah membran tilakoid

Tanaman merupakan bagian terbesar


dari bioefer, sehingga galatolipid
MGDG dan DGDG merupakan lipid
membran yang paling berlimpah di
dunia
Tanaman tumbuhan tebatas pada
habitat/tempat tumbuh dengan
kandungan fosfat dalam tanah,
kemungkinan menguntungkan bagi
tanaman selama berevolusi menjadi

Spingolipid

Spingolipid adalah komponen penting


dari plasma
Terjadi dalam plasma dan membran
retikuloendoplasma
Mengandung basa spingo, suatu
rantai hidrokarbon yang
mengandung ikatan ganda, satu
gugus amino pada posisi 2 dan dua
sampai tiga gugus OH pada posisi
1,3, dan 4
Basa spingo dihubungkan dengan
satu amida berikatan dengan satu

.. Spingolipid
Contoh Ceramida, dengan basa spingonin

Dalam glukosilspingolipid, gugus OH terminal berikatan


pada satu residu glukosa
Dalam fosfospingolipid diesterifikasi dengan fosfat atau
kholin fosfat
Spingolipid dikenal mempunyai fungsi signaling penting
pada hewan dan yeast
Penelitian pada fungsi spingolipid dalam tanaman masih
pada tahap awal
Hasil terbaru menunjukkan bahwa spingonin-1-fosfat
bekerja dalam melindungi sel sebagai suatu Ca++
mobilizing messenger, yang dilepas pada kerja asam
absisat (ABA)
Metabolisme spingolipid tanaman juga berperan sebagai
signal dalam program kematian sel

Triasil gliserol sebagai


bahan simpanan
Terutama dalam biji tetapi juga dalam beberapa
buah olive atau alpukat
Tujuan triasilgliserol dalam buah untuk menarik
hewan untuk memakan buah ini dalam rangka
penyebaran biji
Fungsi triasilgliserol dalam biji sebagai simpanan
karbon untuk suplai kebutuhan karbon pada proses
biosintesis selama perkecambahan biji
Triasilgliserol mempunyai keuntungan lebih dari
karbohidrat yaitu sebagai bahan simpanan, karena
rasio berat / karbon yang dikandung jenuh lebih
rendah.

. Triasil gliserol sebagai bahan simpanan

Dalam kalkulasi : dalam pati residu glukosa


mengandung 6 atom karbon yang mempunyai
massa molekul 162 Da
Dalam kenyataannya nilai ini lebih tinggi, karena
pati mengandung molekul air akibat dihidrasi
Satu triasilgliserol dengan 3 residu palmitat
mengandung 51 atom karbon dan mempunyai
massa molekul 807 Da
Massa dari satu atom karbon berjumlah hanya 16
Da, karena triasilgliserol tidak dihidrasi seperti pati
Simpanan karbon dalam biji sebagai lemak
membutuhkan berat kurang dari bila disimpan
sebagai pati, berat yang rendah menguntungkan

Triasilgliserol disimpan dalam oil bodies /


oleosomes
Mengandung tetesan minyak yang dikelilingi oleh satu
lapis lipid (lipid monolayer)
Protein secara bersama dikenal dengan istilah oleosin
yang berikatan dengan satu lapis dari oil bodies dan
mengkatalis pergerakan asam lemak dari simpanan
triasilgliserol selama perkecambahan
oleosin hanya terdapat dalam oil bodies dalam
endosperm dan jaringan embrionik dari biji
Oil bodies dalam pericarp buah olive atau alpukat
tidak digunakan sebagai simpanan trisilgliserol, tetapi
hanya untuk memikat hewan, tetapi tidak mengandung
oleosin dan diameternya 10-12 m, jauh lebih besar
dari oil bodies dalam jaringan simpanan (0.5-2 m)

Triasilgliserol disimpan dalam oil bodies / oleosomes

Sintesis triasilgliserol terjadi di dalam


membran RE
Bila oil badies dikeluarkan dari RE,
dikelilingi oleh lapis fosfolipid
Diasumsikan triasilgliserol yang baru
dibuat terkumpul diantara lipid dua
lapis dari membran RE, sampai
ukuran penuh dari oil bodies tercapai

Sintesis asam lemak de novo terjadi


dalam plastida
Karbon difiksasi dengan cara asimilasi CO2
di dalam kloroplas, tidak hanya untuk
prazat pembuatan karbohidrat dan asam
amino, tetapi juga untuk sintesis asam
lemak dan metabolit sekunder
Produksi karbohidrat dan asam amino oleh
sel mesofil merupakan tujuan utama untuk
disalurkan ke bagian lain dari tanaman
Sintesis asam lemak terjadi hanya untuk
keperluan sel tersebut, kecuali dalam biji
dan buah

Tanaman tidak mampu mengangkut asam


lemak dalam jarak jauh
Karena asam lemak sebagai komponen lipid
membran dalam setiap sel, maka tiap sel
harus memiliki enzim untuk sintesis asam
lemak untuk membentuk lipid membran
Dalam tanaman sintesis de novo asam
lemak selalu terjadi dalam plastida dalam
kloroplas sel hijau dan leucoplas chronoplas
sel yang tidak hijau

Walaupun dalam sel tanaman enzim untuk


sintesis asam lemak juga ditemukan dalam
membran RE, enzim-enzim ini berperan
hanya dalam modifikasi asam lemak yang
telah disintesis lebih dulu dalam plastida
Modifikasi ini termasuk pemanjangan rantai
asam lemak, dikatalisoleh elongase dan
pengantar untuk pembentukan ikatan
rangkap oleh desaturase

Asetil KoA merupakan prazat untuk sintesis


asam lemak

Seperti dalam mitokodria, plastida


mengandung piruvat dehidrogenase
yang mengoksidase piruvat menjadi
asetil KoA, disertai dengan reduksi
NAD
Dalam kloroplas, fotosintesis
memyediakan tetapi masih belum
jelas bagaimana asetil KoA
kebutuhan NADPH untuk sintesis
asam lemak dehidrogenase sering
rendah
Kloroplas mengandung aktifitas sel

Pembentukan asetil KoA

.......... Asetil KoA merupakan prazat untuk sintesis asam


lemak

Bila kloroplas diberi aseta berlabel


radioaktif, senyawa radioaktif sangat
cepat membentuk asam lemah
Pada banyak tanaman, asetat sering
merupakan prazat utama untuk
membentuk asetil KoA dalam
kloroplas dan leocoplas
Asalnya asetat masih belum jelas,
dapat dibuat dalam mitokodria
dengan hidrolisis asetil KoA, turunan

Dalam leokoplas, equivalen reduktif dibutuhkan


untuk sintesis asam lemha yang disediakan oleh
oksidasi dari glukosa-6-fosfat
Selanjutnya ditranspor melalui suatu glukosa
phosphate translocator ke plastida
Oksidasi dari glukosa-6-fosfat melalui jalur
oksidasi pentosa fosfat, menyediakan NADPH
yang dibutuhkan untuk sintesis asam lemak
Sintesis asam lemak dimulai dengan karboksilasi
asetil KoA menjadi malonil KoA oleh asetil
karboksilase, dengan energi ATP

Sintesis
pati

Reaksi berikutnya KoA berubah untuk protein


pembawa asil (acyl carrier protein = ACP)
ACP mengandung satu residu serin dengan
residu pantethein berikatan melalui satu
gugus fosfat. Residu pantethein juga suatu
unsur pokok dari KoA, ACP dapat dikenal
sebagai KoA, yang berikatan kovalen dengan
suatu protein
Enzim -ketoasil-ACP sintase III mengkatalis
kondensasi asetil KoA dengan malonil-ACP

Pelepasan CO2 membuat reaksi ini tidak dapat


balik
Asetoasetat dibentuk tetap berikatan sebagai
satu tioester ke ACP dan direduksi oleh NADPH
menjadi -D-hidroasil ACP. Produknya lemak
yang telah diperpanjang oleh 2 atom karbon
Asetil KoA karboksilase adalah enzim pertama
dari sintesis asam lemak
Dalam karboksilasi asetil KoA, biotin bekerja
sebagai satu pembawa untuk CO 2 teraktivasi

Biotin secara kovalen berikatan dengan gugus karboksilnya ke


gugus -amino dari satu residu lisin dari biotin carboksil
protein pembawa dan mengandung satu gugus NH yang
membentuk satu karbonat dengan HCO 3 Reaksi ini dipicu oleh hidrolisis ATP

KAPA (7-Keto-8-Aminopelargonic Acid)


DAPA (7,8-Diaminopelargonic Acid)

HLCS (Holocarboxylase Synthetase

Karboksilasi asetil koA memerlukan 2 tahap :


Biotin dikarboksilasi menggunakan ATP oleh biotin
karboksilase
Biokarbonat ditransfer ke asetil koA oleh karboksil
transferase

Ketiga enzim-enzim : biotin karboksil career


protein, biotin karboksilase dan karboksil
transferase membentuk satu kompleks multienzim
Biotin berikatan pada carrier protein dengan rantai
hidrokarbon panjang yang fleksibel, bergantian
dengan karboksilase dan karboksil tranferase
dalam kompleks multienzim

Kompleks multienzim asetil KoA karboksilase


dalam stroma mengandung beberapa subunit,
mirip asetil KoA karboksilase dalam sianobakter
dan bakteri lain, dan dihubungkan sebagai
bentuk prokariotik dari asetil KoA karboksilase
Asetil KoA karboksilase juga terdapat di luar
plastida, mungkin dalam sitosol
Malonil KoA dibentuk di luar plastida yang
digunakan untuk pembentukan rantai panjang
asam lemak dan sebagai prazat untuk
pembentukan flavonoid

Asetil KoA karboksilase ekstraplastida, berlawanan


dengan tipe prokariotik, mengandung satu protein
besar multifungsi dalam biotin karboksil carrier, biotin
karboksilase dan karboksil transferase terletak pada
tempat yang berbeda dari rantai polipeptida yang
sama
Protein multifungsi juga terjadi dalam satu bentuk
yang sangat mirip dalam sitosol yeast dan hewan,
berhubungan dengan bentuk eukariotik
Bentuk eukariotik sama seperti bentuk prokariotik asil
KoA karboksilase dikode dalam inti sel. Kemungkinan
hanya satu protein dari enzim prokariotik yang dikode
dalam genom plastida

Pada rumput-rumputan (gramineae), termasuk


beberapa spesies biji-bijian, tidak ada bentuk
prokariotik . Dalam tanaman ini multifungsi eukariotik
asetil KoA karboksilase terletak dalam sitosol seperti
dalam kloroplas
Eukariotik asetil koA karboksilase dihambat oleh
beberapa turunan asam arilfenoksipropionat, contoh :
diclofop methyl

Eukariotik asetil KoA karboksilase dalam gramineae


terlibat dalam sintesis asam lemak de novo pada
plastida. Hambatan ini menyebabkan gangguan
biosintesis lipid yang berat pada kelompok
tanamana ini
Diclofop metril (nama dagang : Hoe-Grass, Aventis)
dan bahan-bahan yang sama digunakan sebagai
herbisida selektif untuk menanggulangi rumput liar
Asetil koA karboksilase, enzim pertama dalam
sintesis asam lemak sebagai enzim pengatur
penting dan reaksinya dikaitkan sebagai satu tahap
laju pembatas dalam sintesis asam lemak

Dalam kloroplas, enzim sangat aktif hanya selama


iluminasi dan dihambat selama keadaan gelap
Dalam jalu ini sintesis asam lemak diproses terutama
selama sian hari, bila fotosintesis menyediakan
NADPH yang diperlukan
Mekanisme regulasi cahaya adalah mirip dengan
aktifasi cahaya dari enzim enzim pada siklus Calvin
Asetil koA karboksilase diaktifasi dengan reduksi oleh
tioredoksin dan aktifasi diperkuat dengan
menngkatkan pH dan konsentrasi Mg++ dalam stroma

Tahap selanjutnya dari sintesis asam lemak juga


di katalis oleh sekelompok enzim
Ketoasil-ACP terbentuk oleh kondensasi asetilKoA dari malonil ACP terbentuk oleh kondensasi
asetil KoA dan malonil ACP yang direduksi oleh
NADPH menjadi -D-hidroasil-asil-ACP dan
setelah pelepasan H2O maka ikatan rangkap
karbon dari enoil ACP direduksi lagi.
Rangkaian reaksi ini mirip dengan kebalikan
pembentukan oksaloasetat dari suksinat dalam
siklus sitrat

Sintesis asam lemak dikatalisis oleh


kelompok enzim kompleks
Peran dari enzim tersebut dapat dilihat
pada gambar berikut yang
menunjukkan suatu skema dari
berbagai reaksi yang saling
berhubungan
ACP mengandung residu asil yang
terikat sebagai tioester dipusat dari
kompleks ini
Jadi, residu asil teringat pada rantai
yang fleksibel agar dipindahkan dari
enzim ke enzim lain selama siklus

Peran enzim dalam sintesis asam lemak

Asam lemak mengalami


pemanjangan rantai melalui
pemindahan dari ACP ke ACP lain
untuk kemudian berkondensasi
dengan malonil ACP
Enzim -ketoasil-ACP sintetase I
yang mengkatalis reaksi tersebut
sehingga terbentuk asam lemak
dengan panjang rantai sampai C16
Untuk pemanjangan sampai C-18
dikatalisis oleh -ketoasil-asil
sintetase II

Elongasi dan desaturasi


asam lemak dalam
platida

Pada hewan dan hanya mengandung


satu atau dua protein multifungsi
dalam membentuk suatu kompleks
yaitu : eukariotik asam lemak sintase
Sedangkan kompleks sintetase asam
lemak yang ada dalam plastik
tersusun dari beberapa protein mirip
dengan yang ada pola bakteri dan di
sebut kompleks prokariotik sintesase
asam lemak

IKATAN RANGKAP PERTAMA DALAM ASAM LEMAK YANG BARU


TERBENTUK MELALUI ENZIM DESATURASE YANG LARUT

Stearoil-ACP (18:0) dibentuk dalam stroma plastid mengalami


desaturasi menjadi oleoyl-ACP (18:1)

Reaksi suatu mono-oksigenase, satu atom O dari molekul O 2 direduksi


menjadi air dan yang lainnya digabungkan ke rantai hidrokarbon dari
asam lemak sebagai gugus hidroksil
Suatu ikatan rangkap C dan C terbentuk setelah terjadi pelepasan H 2O
(ini analog dengan reaksi Hidroasil ACP, seperti gambar reaksi asam
lemak) dengan komfigurasi cis, berbeda dengan sintesis asam lemak

Reaksi sintesis
asam lemak

Mono oksigenasi membentuk 2


elektron melalui NADPH dengan
mereduksi ferredoksin
Mono oksigenasi banyak
ditemukan pada bakteri,
tanaman dan hewan
Umumnya O2 diaktifasi oleh
suatu sitokrom khusus yaitu
sitokrom P450
Namun dalam enzim stearoil-ACP
desaturase, molekul O2 bereaksi
dengan suatu di-iron-oxo-cluster
(Gambar di samping)

Kompleks Fe-sulfur sebagai pembawa


redok, atom Fe diikatkan ke protein
melalui residu sistein
Sedangkan dalam di-iron-oxo-cluster dari
enzim desaturase dua atom fe diikatkan
pada enzim melalui gugus karboksil dari
glutamat dan aspartat
Stearoyl-ACP desaturase merupakan
protein yang soluble, berada dalam
kloroplas dan plastid lainnya
Enzim ini sedemikian aktif sehingga dalam

Desaturase soluble ini hanya mampu


memasukkan satu ikatan rangkap
karbon ke dalam asam lemak
Penambahan ikatan rangkap
selanjutkannya dikatalis oleh
desaturase lain, yaitu protein integral
membran ER dan bereaksi hanya
dengan asam lemak yang merupakan
unsur pokok dari desaturase asil lipid
Untuk alasan ini maka disebut
desaturase asil lipid
Desaturase ikatan membran ini juga
membutuhkan O dan ferodoksin

Sama seperti pada desaturasi ACP,


tetapi mempunyai perbedaan rantai
transport elektron seperti gambar di
bawah :

Kebutuhan ekuivalen reduksi ditransfer dari NADPH


melalui FAD yang mengandung NADPH-sitokrom b5reduktase ke cyt b5 dan dari yang sebelumnya ke
desaturase yang sebenarnya, yang mengandung
dua atom Fe yang mungkin berikatan dengan residu
histidin dari protein
Asil lipid desaturase tergolong dalam enzim besar
Anggota dari golongan katalis ini menambah gugus
OH (hidroksilase), gugus epoksi (epoksinase),
konyugasi ikatan rangkap (konjugase) dan ikatan
rangkap 3 karbon (asetilenase) ke dalam asam
lemak dari asil lipid

Tidak diketahui apakah keluarnya melalui


difusi non spesifik atau dengan transport
khusus, asam lemak bebas ini segera
ditangkap di luar membran luar dan
dikonversi menjadi asil koA yang dikatalis
oleh asil KoA sintase dengan energi dari ATP
Tioestease dalam plastida terutama
menghidrolisis 16:0 dan 18:1 asil ACP dan
sedikit 18:0 asil ACP
Plastida terutama menyediakan ester KoA
dengan residu asil 18:1 dan 16:0 (juga
sejumlah kecil 18:0) untuk metabolisme
lipid diluar plastida

Gliserol 3 fosfat adalah bahan awal utk


sintesis gliserolipid.

Gliserolfosfat dibentuk melalui reduksi


dihidroaseton fosfat dgn pereduksi
NADPH
Dihidroksiasetonfosfat reduktase
berada di stroma plastid dan sitosol.
Dalam biosintesis lipid di plastid residu
asil langsung dipindahkan dari asilACP ke gliserol 3 fosfat.
Pada tahap awal asilasi,residu asil
yang diesterifikasi ke posisi 1 yang

Posisi C-2 selalu diesterifikasi dengan residu asil 16:0.


Proses biosintesis gliserolipid ini juga ditemukan pada
sianobakteri maka jalur biosintesis pada plastid juga
disebut jalur prokaryotic.
Proses sintesis gliserolipid dalam membran
endoplasmic reticulum menggunakan reidu asil yang
berasal dari asil KoA.
Gugus hidroksil pd C-1 diesterifikasi dengan residu asil
18:1-.16:0- atau 18:0 sedangkan pd C-2 selalu dengan
residu asil 18:n yang didenaturasi.
Maka jalur sintesis gliserolipid dalam membran
endoplasmic reticulum disebut jalur eukaryotic.

Penyambungan gugus kepala polar ke


diasilgliserol umumnya berlangsung
melalui aktifasi gugus kepala namun
pada beberapa kasus melalui suatu
aktifasi diasilgliserol.
Kolin dan etanolamin diaktifasi dengan
fosforilasi melalui enzim kinase yang
spesifik dan kemudian diubah melalui
sitidil transferase melalui reaksi CTP
menjadi CDP-kolin dan CDP-

Pembentukan CDPkolin

Gugus kepala galaktosa diaktifasi menjadi UDP-galaktosa


UDP galaktosa dibentuk dari glukosa-1-fosfat dan UTP melalui
UDPglukosapirofosforilase dan UDP-glukosa epimerase

Untuk sintesis
digalaktosildiasilgliserol(DGDG) dari
monogalaktosildiasilgliserol(MGDG)
maka satu residu galaktosa
dipindahkan lagi dari UDP galaktosa.
Juga sulfokuinovose diaktifasi sebagai
suatu turunan UDP
Akseptor untuk gugus kepala yang
diaktifasi adalah diasilgliserol yg
dibentuk dari asam fosfatidat melalui

Membran endoplasmic reticulum merupakan


tempat pemanjangan dan desaturasi asam
lemak.
Seperti yg tampak pd gambar 15.17,platid
memproduksi residu asil 16:0-,18:1-,dan sedikit
18:0-.
Namun beberapa lipid yg disimpan mengandung
asam lemak dengan rantai yg lebih
panjang,termasuk juga lilin(wax) yg merupakan
ester asm lemak rantai panjang (C20-C24) dengan
rantai asil alkohol yang panjang(C24-C32).
Pemanjangan asam lemak yang lebih dari C18
dikatalisis oleh enzim elongase yg berada dalam
membran endoplasmic retikulum

Proses pemanjangannya sama seperti sintesis


asam lemak hanya berbeda dalam enzim yang
dipakai dan residu asil dan residu malonil diaktifasi
menjadi asil KoA tioester.
Membran endoplasmic retiklum juga merupakan
tempat desaturasi gugus asil. Pada proses
desaturasi gugus asil digabungkan ke dalam
fosfolipid diantaranya adalah fosfatidilkolin.
Enzim desaturase terikat pd membran
endoplasmic reticulum akan mengubah oleat
(18:1) menjadi linoleat (18:2) dan kemudian
menjadi linolenat(18:3).

Desaturasi gugus asil digabungkan kedalam


fosfolipid

Residu asik 18:2- atau 18:3- pd C2 dari gliserol


dapat ditukar untuk residu asil 18:1 yang
selanjutnya mengalami desaturasi.
Proses desaturasi dalam plastid dan endoplasmic
reticulum memungkinkan sel memiliki tempat
penyimpanan asil KoA utk memenuhi berbagai
keperluan sitosol.
Residu asil 16:0-,18:0- dan 18:1 disuplai dari
plastid sedangkan residu asil yg rantainya lebih
panjang dan sangat tidak jenuh disuplai dari
membran endoplasmic reticulum.

BEBERAPA LIPID MEMBRAN PLASTID DIBENTUK


MELALUI JALUR EUKARYOTIK
Sintesis gliserolipid untuk membran plastid
terjadi dalam membran envelop plastid .
Selain melalui jalur prokaryotic,sintesis
glikolipid juga dapat melalui jalur
eukaryotic.
Enzim desaturase dari endoplasmic retiklum
dapat menghasilkan asam lemak tak jenuh
ganda untuk lipid membran plastid.

. BEBERAPA LIPID MEMBRAN PLASTID DIBENTUK MELALUI JALUR EUKARYOTIK

Bahan awal untuk sintesis ini contohnya adalah


fosfatidilkolin dgn asm lemak tak jenuh ganda yang
telah dibentuk di dalam membran endoplasmic
reticulum
Fosfatidilkolin ini ditransfer kemembran envelop
plastid dan dihidrolisis menjadi diasilgliserol
Umumnya diasilgliserol diperoleh dari suatu gugus
kepala yang terdiri dari satu atau dua residu
galaktosa
Selanjutnya residu asil dapat didesaturasi menjadi
18:3 oleh enzim desaturase yang ada dalam
membran envelop.

Bagian dari lipid


Membran tilakoid

. BEBERAPA LIPID MEMBRAN PLASTID DIBENTUK MELALUI JALUR EUKARYOTIK

Beberapa enzim desaturase dalam envelop plastid dpt


mendesaturasi ikatan lipid 18:1 dan 16:0 dari residu asil.
Dari pembandingan residu asil yg ada pada C2 (dalam jalur
prokaryotic 16:0 dan pada jalur eukaryotic 18:n)
menunjukkan bahwa sebagian besar galaktolipid tak jenuh
ganda yg ada dalam plastid dibentuk melalui suatu siklus
ulang melalui jalur eukaryotic
Lipid membran yang ada dalam membran envelop mungkin
dipindahkan melalui suatu protein khusus ke membran
tilakoid

Asil ACP dibentuk sebagai produk asam lemak yang


dibuat dalam plastida untuk dua tujuan fungsi
penting:

Berekasi sebagai donor asil untuk


sintesis lipid medmbran plastida.
Enzim-enzim untuk sintesis
gliserolipid merupakan bagian yang
terletak pada membran dalam dan
luar, dan dalam biosintesis lipid
terdapat satu pembagian pekerjaan
diantara kedua membran ini
Untuk biosintesis di luar plastida, asil
ACP dihidrolisis oleh asil ACP

Asil ACP tioester melepaskan asam lemak 16 : 0 dan


18 : 1

15.5.TRIASILGLISEROL DIBENTUK DLM


MEMBRAN ENDOPLASMIK RETIKULUM.
Kandungan lipid dalam biji yg sudah matang dpt
mencapai 45% dr berat kering,namun pd beberapa
kasus(seperti ricinus) dpt sampai 85%.
Bahan awal utk sintesis triaslgliserol adalah gliserol 3 fosfat.
Paling sedikit ada 4 jalur utk proses sintesis ini,
Asam fosfatidat dibentuk dgn asilasi gugus hidroksil pd C1 dan C2
dari gliserol dan setelah hidrolisis residu fosfat,posisi C3 juga
mengalami asilasi. Karena dipakai jalur eukaryotic maka posisi -2
paling sering diesterifikasi dengan residu asil C18
fosfatidilkolin lah yg pertama dibentuk dan gugus asilnya di
desaturasi. Residu kolinfosfatnya kemudian dipecah dengan
memindahkan ke CMP dan diasilgliserolnya di esterifikasi dengan
residu asil ke-3 Jalur ini bekerja dalam sintesis triasilgliserol yang
sangat tak jenuh.

Sintesis Triasil Gliserol dalam Membran ER

LEMAK TUMBUHAN TIDAK HANYA UTK NUTRISI


NAMUN JUGA SEBAGAI BAHAN MENTAH UTK
INDUSTRI
Kira-kira 20% asupan kalori pada mnusia didapat dari lemak
tumbuhan.
Lemak tumbuhan mengandung asam lemak takjenuh lebih
banyak daripada lemak hewani.
Metabolisme pada manusia memerlukan asam lemak tak
jenuh yang mengandung 2 atau lebih ikatan rangkap karbon
Namun tak mampu untuk memasukkan ikatan rangkap pada
C12 dan C15 sehingga asam linoleat dan asam linolenat diet
manusia
Kurang lebih 2% dari produksi minyak tumbuhan
duniadigunakan untuk keperluan industri.
Bahkan asam lemak metilester yang disintesa dari biji lobak
pada beberapa Negara dipakai sebagai bahan bakar mobil
(biodiesel).

Tabel di atas menunjukkan bahwa komposisi asam lemak


dari berbagai minyak tumbuhan sangat bervariasi.
Triasilgliserol dari beberapa tumbuhan mengandung
asam lemak yang langka dalam jumlah besar untuk
dipakai keperluan industri .
Minyak dari biji sawit mengandung asam laurat brantai
pendek dalam jumlah besaryg dipakai sebagai bahan
mentah untuk produksi deterjen dan kosmetik. Asam
linolenat dari biji rami (Eropa) dipakai utk produksi cat.
Asam ricinoleat yang mengandung gugus hidroksil pada
C12 merupakan bahan minyak kastor yg dipakai dalam
industri sebagai bahan pelumas dan bahan pelindungan
permukaan (surface protection).

15.6.SELAMA GERMINASI BIJI LIPID YG TERSIMPAN DIPAKAI


UTK PRODUKSI KARBOHIDRAT DALAM GLIOKSOM

Pada awal germinasi,protein yg tersimpan dipecah menjadi asam


amino utk membuat enzim yg diperlukan utk memobilisasi lemak
yg tersimpan.
Enzim enzim ini meliputi lipase yg mengkatalisis hidrolisa
triasilgliserol menjadi gliserol dan asam lemak.
Lipase terikat pd oleosin dari lemak badan.
GLiserol yg terbentuk melalui hidrolisis triasilgliserol akan
difosforilasi menjadi gliserol 3 fosfat yang kemudian dapat masuk
ke jalur glukoneogenesis
Asam lemak hasil hidrolisis akan diaktifasi menjadi KoA-tioester
lalu dipecah menjadi asetil KoA melalui beta oksidasi.
Proses ini berlangsung dalam peroksisom khusus yg disebut
gliolsom.

Walaupun secara prinsip betaoksidasi adalah


kebalikan dari sintesis lemak tetapi ada beberapa
perbedaannya yaitu :
1. Dalam dehidrogenasi Asil KoA,hidrogen dipindahkan
melalui suatu oksidase FAD dependent untuk
membentuk H2O.Terdapat suatu enzim katalase yang
secara permanen menghilangkan H 2O2 yang toksik
dengan mengubahnya menjadi H 2O dan oksigen.
2. Beta hidroksiasil KoA terbentuk sewaktu hidrasi enoil
KoA,berlawanan dengan D-enantiomernya selama
proses sintesis.
3. Hidrogen dipindahkan ke NAD dalam tahap kedua
dehidrogenasi. Secara normal sistem NAD di dalam sel
dioksidasi sehingga arah reaksinya adalah oksidasi
hidroksiasilKoA. Belum diketahui reaksi mana yang
menggunakan NADH yang terbentuk di peroksisom

4. Dalam suatu reaksi yang irreversibel


KoASH-mediated thiolisis memecah
beta ketoasilKoA sehingga terbentuk
satu molekul asetil-KoA dan satu asilKoA
yang diperpendek 2 atom karbon.
5. Selama pemecahan asam lemak tak
jenuh,zat antara yang terbentuk tidak
dapat dimetabolisir oleh reaksi beta
oksidasi

SIKLUS GLIOKSILAT MEMUNGKINKAN TUMBUHAN


MENSINTESAHEKSOSA DARI ASETILKOA

Berbeda dengan hewan yg mampu


mensintesis glukosa dari asetilKoA
maka tanaman mampu melakukan
glukoneogenesis dari lipidkarena
memiliki enzim enzim dlm siklus
glioksilat
Sama seperti betaoksidasi siklus ini
terjadi dalam glioksom. Dua reaksi
pertama dr siklus ini identik dengan
siklus sitrat

Mobilisasi Lipid Simpanan untuk


Sintesis Heksosa Selama
Perkecambahan

AsetilKoAberkodensasi dgn
oksaloasetat melalui enzim
sitrat sintase sehingga
terbentuk sitrat yang
kemudian dlm sitosol diubah
menjadi isositrat oleh enzim
akonitase reaksi selanjutnya
pada isositrat adalah
merupakan kekhususan dari
siklus glioksilat yaitu isositrat
dipecah oleh enzim isositrat
lyase menjadi suksinat dan
Reaksi Kunci Reaksi
Glioksilat
glioksilat

Enzim khas kedua dari siklus glioksilat


adalah malat sintase yang
mengkatalisis kondensasi glioksilat
dengan asetilKoA untuk membentuk
malat.
Hidrolisis KoA tioester membuat reaksi
bersifat irreversible.
Seperti yang terjadi disiklus
sitrat,malat dioksidasi oleh
malatdehidrogenase menjadi

Dalam hal ini satu molekul suksinat


dihasilkan dari 2 molekul asetilKoA.
Suksinat dipindahkan ke mitokondria
dan diubah menjadi oksaloasetat
melalui reaksi sebagian dari siklus
sitrat.
Oksaloasetat dipindahkan dari
mitokondria dan didalam sitosol
diubah menjadi fosfoenolpiruvat oleh
enzim fosfoenolpiruvat karboksilase
Fosfoenolpiruvat adalah bahan dasar
untuk sintesis heksosa melalui jalur
glukoneogenesis serta proses

REAKSI REAKSI DENGAN BAHAN TOKSIK


BERLANGSUNG DLM PEROKSISOM
Ada penjelasan sederhana mengapa betaoksidasi
dan sebagian siklus glioksilat terjadi didlm
peroksisom.
Seperti pad afotorespirasi dimana peroksisom
terlibat bahan toksik H2O2 dan glioksilat juga
terbentuk sebagai bahan antara dalam konversi
asam lemak menjadi suksinat.
Pemisahan ruang dalam peroksisom mencegah
bahan toksik ini untuk masuk ke sitosol
Betaoksidasi juga berperan dlm peroksisom daun
utk memproses daur ulang asam lemak yang sudah
tak diperlukan lagi atau yang sudah mulai rusak.

Proses daur ulang ini berperan dalam


proses penuaan (senescence)dimana
karbohidrat disintesis dari produk
pemecahan lipid membran pada
daun yang menua untuk ditransfer
ke sistem melalui phloem
Selama penuaan dapat teramati
adanya suatu perbedaan dari
peroksisom daun menjadi
glioksisom(atau disebut


15.7 LIPOKSIGENASE TERLIBAT DLM SINTESIS
OKSILIPIN SEBAGAI BAHAN PERTAHANAN DAN
SINYAL.

Oksilipin yang berasal dari oksigenasi


asam lemak tak jenuh memiliki
kemampuan sebagai bahan sinyal
pada hewan dan tumbuhan.
Pada hewan oksilipin meliputi
prostaglandin,leukotrien dan
tromboksan yang berperan dlm
pengaturan proses faali tubuh.
Demikian juga pada tumbuhan
oksilipin meliputi sejumlah besar

Pada tumbuhan senyawa oksilipin berperan dalam sistem


pertahanan,juga sebagai fungisida,bakterisida,dan
insektisida.atau sebagai sinyal volatil untuk menarik
predator,insek atau serangga herbivor,penyembuhan
luka,mengatur pertumbuhan vegetatif serta merangsang
penuaan.
Pada tumbuhan oksilipin disintesa melalui enzim
lipoksigenase yg tergolong enzim dioksigenase yang
bekerja menggabungkan ke2 atom oksigen ke dalam
molekul asam lemak.
Lipoksigenase termasuk family enzim yang mengkatalisis
dioksigenasi asam lemak tak jenuh komplek seperti asam
linoleat dan linolenatyg mengandung cis,cis-1,4-pentadiene

Lipoksigenase enzim yang mengkatalisis


dioksigenasi asam lemak tak jenuh komplek

Pada ujung akhir dari struktur ini disisipkkan gugus


hidrogenperoksids melalui reaksi dengan oksigen dan
ikatan rangkap didekatnya digeser oleh satu Csearah
dengan ikatan rangkap lainnya sehingga terbentuk
konfigurasi trans.
Enzim hidroperoksids lyase mengkatalisis pemecahan
hidroperoksilinolenat menjadi 12-okso acid dan 3-cishexenal .
Kemudian makin banyak hexenal yang dibentuk
dengan menggeser ikatan rangkap serta reaksi reduksi
sehingga terbentuk hexenol
Secara singkat hidroperoksilinoleat menghasilkan
hexenal dan kemudian direduksi menjadi hexanol.

Hexanal ,hexenais,hexanol,dan hexenol adalah


senyawa aromatik yang volatil yang mencirikan bau
dan rasa dari buah dan sayuran.
Aneka aroma meliputi rasa manis,pedas,dan rasa
seperti rumput.
Telah banyak dilakukan usaha melalui rekayasa
genetik untuk meningkatkan rasa tomat dengan
meningkatkan kandungan hexenolnya.
Kualitas minyak oliv tergantung pd kandungan
hexenal dan hexenol.
Hexenal bertanggungjawab pada aroma teh hitam
(blacktea).

The hijau diproses menjadi teh hitam


dengan pemanasan sehingga
hexenalnya berkondensasi menjadi
senyawa aromatik yg memberikan
rasa khas teh hitam.
Hexenal dan hexenol banyak
diproduksi oleh industri sebagai
bahan aromatik utk industri makanan
maupun industri parfum.
Bau yg khas dari rumput yg dipotong

Hal ini menunjukkan bahwa aktifitas


lipoksigenase dan hidroperoksida
lyase meningkat akibat terjadinya
luka irisan dan ini merupakan suatu
mekanisme pertahanannya.
Bila suatu daun dirusak oleh larva
pemakan (feeding larvae) maka akan
keluar senyawa volatil segera akan
menarik herbivora musuh alaminya.
Sebagai contoh : setelah pemanenan
jagung atau kapas maka serangga
parasit akan tertarik dan
menyuntikkan telornya ke dalam

2-trans-hexenal adalah suatu bakterisida


kuat,fungisida serta sebagai insektisida juga.
Tetapi hexenal juga berinteraksi dengan faktor
transkripsi dalam reaksi pertahanan.
Asam12-Oxo-dodec-10-enic ,yg terbentuk dari
hasil pemecahan asamhidroperoksilinolenat dgn
penggeseran satu ikatan rangkap memiliki sifat
hormone luka maka disebut traumatin.
Traumatin ini memicu pembelahan sel dari sel
disekitarnya sehingga terbentuk callus-callus
(calli) yg menutupi luka tsb.

Hidroperoksi-alfa-linolenat oleh divinylether sintase diubah


menjadi divinylether yg bersifat fungisida dalam jumlah
besar pd kentang yg teriinfeksi jamur Phytopthera infestan.
Allen oksda sintase dan siklase mengkatalisis siklissasi 13hidroperoksi-alfa-linolenat
Pemendekan rantai hidrokarbonoleh beta oksidasi
menghasilkan asam jasmonat.
Tumbuhan memiliki banyak senyawa turunan asam jasmonat
diantaranya sulfatated dan metilester yg kesemuanya
digolongkan sebagai jasmonat yg memiliki fungsi hormonal.
Jasmonat mengatur ekspresi ratusan gen. Jasmonat
berperan dlm ketahanan tumbuhan terhadap insek dan
penyakit,pembentukan bunga,buah serta biji dan memulai
proses penuaan.

Baru baru in ternyata diketahui lipoksigenase juga terlibat dlm


mobilisasi simpanan lipid dari bnda benda minyak (oil bodies).
Selapis lipid membungkus oil bodies yg juga berisi protein lain serta
lipoksigenase.
Lipoksigenase ini mengkatalisis pemasukkan gugus peroksida kedlm
berbagai asam lemak tak jenuh asalkan mengandung triasilgliserol
Hanya setelah peroksidasi ini barulah triasilgliseronya dihidrolisa
oleh lipase yg juga dikandung dlm oil bodies.Asam lemak peroksi yg
dilepas akan direduksi menjadi asam lemak hidroksi dan selanjutnya
dlm glioksom mengalami beta 0ksidasi menjadi asetil-KoA
Jalur mobilisasi lemak ini berlangsung parallel dengan jalur klasik
mobilisasi triasilgliserol yg dimulai oleh enzim lipase seperti yg telah
dibahas sebelumnya. Asetil KoA yg dihasilkan merupakan substrat
utk glukoneogenesis melalui siklus glioksilat

Reaksi siklisasi asam hidroperoksil linolenat di


kloroplas

Degradasi Triasilgliserol dengan asam


tak
jenuh sebagai simpanan dalam oil
bodies

Sintesis lipid pada organel


sel tumbuhan

% distribusi lipid dan % total berat kering


daun pada Arabidopsis

Jenis-jenis asil-ACP tioesterase pada tanaman

Jalur sintesis glikolipid pada


eukariot

Jalur sintesis glikolipid pada


prokariot

Komposisi glikolipid pada berbagai jenis sel


tanaman

Jalur sintesis wax

Komposisi lipid pada berbagai


membran organel

PEROKSISOM
Tanaman memiliki peroksisom yang
penting untuk perkecambahan,
penuaan daun, pematangan buah,
respon terhadap stres biotik dan
abiotik, fotomorfogenesis,
fotorespirasi, kepekaan sel terhadap
oksigen dan nitrogen reaktif
Peroksisom tanaman mengandung
enzim-enzim yang berperan dalam
jalur pentosa fosfat, oksidasi asam

Peroksisom tanaman yang tidak


berdiferensiasi terutama
mengandung katalase dan urikase
Glioksisom kaya dengan enzim
oksidasi asam lemak dan siklus
glioksilat

A. Sintesis Lipid
Lipid dibuat dari asetil CoA
Dibuat di 2 tempat, yaitu
Dalam kloroplas sebagai intermediet glikolisis
Dalam sitoplasma, dari hasil katabolis reaksi TCA
Sitrat + CoA-SH + ATP asetil CoA + ATP + Pi + As.
Oksalat

Dimulai dari pembentukan as. Lemak dari asetil CoA


menjadi malonil CoA dengan penambahan CO 2,
dengan kofaktor suatu protein kompleks dalam
membran tilakoid di kloroplas tanaman hijau dan biji
Asetil CoA dan malonil CoA kemudian ditransfer ke
ACP dan melepaskan CoA

Sintesis Lipid

Terjadi kondensasi sehingga CO2 & ACP dilepas,


pada tahap ini terjadi reduksi, dehidrasi, dan
reduksi lagi. Kedua reduksi elektronya tersedia dari
NADH + H+, hasilnya butiril-ACP
Butiril-ACP bereaksi dengan malonil & ACP dan
keseluruhan reaksi terjadi 2X. Sebagai hasil asam
lemak bertambah 2 gugus CH2.
Selanjutnya malonil ACP dapat berikatan lagi dan
asam lemak bertambah dua CH2, sehingga jumlah
atom karbon selalu genap. Sintesis ini akan
berhenti setelah mencapai C16 yang merupakan
produk akhir dalam sintesis asam lemak

Sintesis Lipid

Fatty acid synthetase merupakan enzim yang terlibat


dalam reaksi terbuat, sebagai multi enzim kompleks
yang memiliki beberapa sisi aktif
Banyak asam lemak mempunyai ikatan rangkap
(tidak jenuh). Dibuat dari as. Lemak jenuh kelebihan
H ditransfer ke NAD. Pembentukan ikatan rangkap
terjadi secara stereospesifik. Sebagian besar reaksi
dalam ikatan cis, tetapi ada enzim yang dapat
mengubah trans
Ditemukan jalur lain pada organisme yang berbeda
yang menggunakan intermediet lain atau asam lemak
tidak jenuh pendek.

Sintesis Lipid

Dodekatrienat + C12 dengan 3 ikatan


rangkap, dapat diperpanjang dengan 3
unit asetil dan ditransfer menjadi as.
linolenat (18:3). Jalur ini terjadi di dalam
mitokodria dan di sitosol namun juga
dapat terjadi di kloroplas.
Perbedaan jumlah 18:3 dan 16:3
ditemukan dalam glikolisis pada tanaman
tertentu. Dapat dibedakan antara tanaman
18:3 dan 16:3. Rasio 16:3/18:3 bervariasi
tergantung spesifik tanaman

Sintesis Lipid

Pada tanaman hijau asam lemak selalu


dibuat dalam plastida, fosfolipid dibuat
dalam ER dan dalam keadaan tertentu
juga dibuat dalam mitokondria
Lipid dibuat dari asam lemak dengan
mentransfer as. Lemak ke gliserin.
Selama reaksi ACP dipecah dan
terbentuk ikatan ester baru.
Lipid yang berikatan dengan senyawa
lain :
Glikolipid yang banyak terdapat dalam
kloroplas

B. Katabolisme Lipid
Degradasi lipid menjadi asetil CoA melalui
reaksi -oksidasi, terjadi dalam matriks
mitokodria
Jika asetil CoA yang terbentuk berlebih
maka akan diubah menjadi sitrat yang
dapat menghambat reaksi degradasi dan
mengaktifkan reaksi sintesis lipid
Di dalam daun dan biji, selain reaksi oksidasi juga terjadi reaksi alfa oksidasi
yang melepas 1 molekul CO2 sehingga
asam lemak berkurang 1 karbon