Anda di halaman 1dari 6

Lanjutan (Pendahuluan)

D A S A R -D A S A R
P EN G ELO LA A N LIM B A H

Berbagai jenis limbah buangan tidak memenuhi standar baku mutu

merupakan sumber pencemaran dan perusakan lingkungan yang


utama (Non-B3 dan B3).
B3 (Bahan beracun
dan berbahaya)

Non-B3

Untuk menghindari keruskan lingk maka dilaksanakan pembangunan

berkelanjutan yang berwawasan lingkungan hidup berdasar pada


kebijakan nasional yg terpadu dan menyeluruh dg memperhitungkan
generasi masa kini dan masa depan.

TUNGKU
Pengolahan
limbah
Salah satu komponen penting agar pelaksanaan pembangunan sesuai

hal tsb diberlakukannya peraturan perundang-undangan LH sbg


landasan pelaksanaan operasional di lapangan.

Pengelolaan lingkungan hidup m enurutUndang-undang


Pem erintah D aerah
Menurut UU No.22 tahun 1999, bahwa pemerintah daerah

berwenang mengelola sumber daya nasional yg tersedia di


wilayahnya dan bertanggung jawab dlm memelihara kelestariannya.
Kantor MKLH dan Bapedal mengintreprestasi kewenangan tsb.
Kewenangan tsb:
1. Kewenangan Pusat
2. Kewenangan Propinsi
3. Kewenangan Kabupaten/Kota
Misi, Strategi, Program dan Prinsif-prinsif dalam
Pengelolaan Limbah
1. Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (Limbah B3)
2. Misi Pengelolaan Limbah
3. Strategi Pengelolaan Limbah B3
4. Program Pengelolaan Limbah B3
5. Prinsif-prinsif Pengelolaan Limbah B3

Peraturan-peraturan dalam Pengelolaan Lim bah


B3
Latar Belakang diperlukannya limbah B3:
Kesadaran dan pengetahuan ttg pengelolaan limbah B3, Dampak
penting yg diakibatkan oleh limbah B3 thd lingkungan dan manusia sgt
besar, agar prinsif pengelolaan limbah B3 berjalan dg baik dan
terkoordinasi.
Peraturan Perundang-undangan tentang Pengelolaan limbah B3
Ketentuan-ketentuan dalam Peraturan Perundang-undangan Limbah B3
Kewajiban bagi Penghasil Limbah B3
Kewajiban bagi Pengumpul Limbah B3
Kewajiban bagi Pengolah Limbah B3
Kewajiban bagi Pengangkut Limbah B3
Ketentuan Peralihan
Hal-hal yang dilarang: Pembuangan limbah B3 langsung ke lingkungan,
impor limbah B3, ekspor limbah B3 kecuali mendapat persetujuan
tertulis dari pemerintah negara penerima dan Pemerintah Indonesia
(BAPEDAL)
Sanksi: Pidana, Administratif, atau Pemulihan Lingkungan

Jaw ablah Pertanyaan Berikut inidengan


benar dan tepat !
1.Jelaskan perbedaan jenis limbah Non-B3 dan
Limbah B3!
2. Jelaskan intreprestasi kantor MKLH dan Bapedal
terhadap 3(tiga) kewenangan sesuai dengan UU
No.22 thn 1999 ttg Pemerintah Daerah !
3. Jelaskan misi, strategi, prinsif-prinsif dalam
pengelolaan limbah!
4. Apakah lingkungan laut perlu pula dijaga akan
kelestariannya dan sampai kapan lingkungan
tersebut mengalami kontaminasi dengan limbah
B3 ?
5. Mengapa perlu dilakukan sanksi terhadap pelaku
perusakan lingkungan?

Wassalamualaikum
Wr.Wb