Anda di halaman 1dari 21

Penyelidikan Limbah

Pabrik Gula Madukismo


Kelompok 5
Astian Artiningsih 15312241002
Imroah Marifatul A 15312241008
Tantri Yulandari 15312241017
Firlana Rizkia 15312241032

Latar Belakang
Seiring berjalannya waktu industri indusrtri baik industri rumahan maupun
pabrik semakin banyak di Indonesia. Kini sangat mudah ditemukan sebuah
industri meskipun letaknya dekat dengan pemukiman padat penduduk. Pabrik
Gula Madukismo adalah salah satu pabrik gula dan pabrik alkohol atau spirtus
di Daerah Istimewa Yogyakarta yang mengemban tugas untuk mengsukseskan
program pengadaan pangan Nasional, khususnya gula pasir. Sebagai
Perusahaan padat karya banyak menampung tenaga kerja dari Propinsi Daerah
Istimewa Yogyakarta. Dalam perkembangannya Pabrik Gula Madukismo
memiliki dampak positif dan negatif terhadap masyarakat sekitar. Sebagai
contoh dampak positifnya yaitu dapat memberikan lapangan kerja yag baik
langsung dalam pabrik maupun luar pabrik sehingga mampu menekan jumlah
pengangguran. Sedangkan sebagai contoh dampak negatifnya yaitu
menghasilkan limbah yang berasal dari proses pencucian dan pemasakan zat
zat kimia dalam pengolahannya.
Berdasarkan hal tersebut, penulisan makalah yang berjudul Penyelidikan
limbah Pabrik Gula Madukismo Yogyakarta untuk membahas mengenai
limbah yang dihasilkan dari proses pembuatan gula di Pabrik Gula Madukismo
Yogyakarta.

A.RUMUSAN MASALAH
1. Bagaimana keadaan air sungai yang berada di sekitar
pembuangan limbah Pabrik Gula Madukismo?
2. Apa dampak dari pembuangan limbah cair bagi masyarakat
sekitar?
3. Bagaimana pengaruhnya antara sumber air bersih dengan hasil
limbah buangan tersebut?

B. TUJUAN
1. Menyelidiki keadaan air sungai yang berada di sekitar
pembuangan limbah Pabrik Gula Madukismo.
2. Menganalisis dampak dari pembuangan limbah cair bagi
masyarakat sekitar.
3. Menyelidiki pengaruhnya antara sumber air bersih dengan hasil
limbah buangan tersebut.

Pengamatan Observasi pada hari


Kamis, 21 April 2016 pukul 10.00 WIB
Di Sekitar Pabrik Gula Madukismo, PT
Madu Baru dan Instansi pengolahan Air
Limbah (IPAL) Sewon, Bantul

Sampel Air Terdekat


Berwarna keruh, hitam dan banyak
sampah
Air dangkal
Tidak ada ikan ataupun hewan lain
yang hidup
Daun-daun tumbuhan didekatnya
berwarna kuning
Berjarak 500 meter dari pusat
pembuangan limbah

Kedalaman air pada


selokan di depan PG
Madukismo sekitar 30 cm
Nampak, lapisan paling
atas adalah air kotor 10
cm, lalu lumpur kasar 5
cmdan yang paling
bawah adalah endapan
lumpur halus dengan
kedalaman 15 cm

Sampel Air Sedang


Air berwarna bening
Daun daun disekitarnya berwarna
hijau
Tidak ada hewan air yang hidup
Lokasi pengamatan berada didekat
sawah
Pembuangan limbah mengalir
langsung ke sawah
Berjarak 1 Km dari pusat
pembuangan limbah

Sampel Air Jauh


Air berwarna bening
Pengambilan sampel air ada didekat sawah
Arah pembuanagn limbah sejalan dengan
sungai kecil sebagai irigasi sawah
Limbah yang dibuang sepanjang jarak air
dekat, sedang maupun jauh adalah limbah
air tebu
Berjarak 4 Km dari pusat pembuangan
limbah

Hasil Pengukuran Sampel


Sampel

PH

Suhu ( C)

Sampel Dekat (500


meter)

7,15

31

Sampel Sedang (1 KM) 6,9

30,9

Sampel Terjauh ( 4
KM)

30,8

5,22

Pembuangan Limbah Kimia


Untuk pembuanangan limbah
alkohol, spiritus dan limbah kimia,
dibuang langsung ke kali Bedog
menggunakan gorong-gorong
dibawah tanah
Salurannya langsung dan tidak
melewati sungai-sungai kecil

Instansi Pengolahan Air


Limbah
Air yang diolah adalah air limbah
yang disalurkan melalui saluran air
bawah tanah
Pengolahan air hanya untuk irigasi
bukan untuk PAM

Proses Pengolahan Instalasi Pengelolaan Air


Limbah Sewon Bantul
Proses pengolahan limbah mula-mula disalurkan melalui
sambungan rumah dan pipa lateral menuju IPAL, lalu air
limbah masuk ke lubang kontrol, air limbah diangkat dengan
pompa tipe ulir pada rumah pompa dan mengalir pada bak
pengendap pasir.
Pasir dan kerikil halus yang termuat dalam air limbah
diendapkan, bahan polusi organis dalam air limbah
didegradasi atau diurai secara aerobik dan anaerobik.
Usai proses ini dihasilkan dua material yakni lumpur yang
terkumpul di dasar kolam disedot dengan alat penyedot dan
dipindahkan ke bak pengering lumpur dengan vakum truck
kemudian lumpur keringnya dimanfaatkan untuk pupuk
tanaman dan limbah cairnya masuk ke tempat penjernihan
dan penguraian coliform, usai itu limbah cairnya dibuang ke
sungai di antaranya Sungai Bedog.
Hasil olahan di Balai IPAL di buang ke sungai Bedog standar
dengan air golongan B yang diperuntukkakn untuk irigasi

Rumah Pompa (termasuk pipa lateral)

Kolam Akurasi (Pematangan)

Truk yang mengangkut sampah koagulan yang sudah


dipisahkan dari airnya

Pipa Ulir yang mengolah air menjadi air bersih

Kesimpulan
1.

Keadaan air sungai yang berada di sekitar pembuangan limbah


Pabrik Gula Madukismo yaitu pada kondisi dekat yaitu air
berwarna keruh, kotor, berbau dan tidak ada organisme yang
hidup. Pada jarak sedang air terlihat jernih namun tidak ada
organisme yang hidup. Dan pada kondisi jauh, air nampak jernih
namun berbau.

2.

Dampak dari pembuangan limbah cair bagi masyarakat sekitar.

3.

a.

Menyuburkan tanah pertanian

b.

Menimbulkan bau yang tidak sedap

c.

Di sekitar aliran pembuangan limbah tidak ada organisme


yang hidup

Pengaruh antara sumber air bersih dengan hasil limbah


buangan tersebut yaitu limbah ini membuat air persawahan
yang semula jernih menjadi berwarna coklat saat musim giling
tiba. Namun saat bukan musim giling, limbah ini sudah tidak

TERIMA KASIH YA