Anda di halaman 1dari 9

G U I L L A I N B AR R E

S YN D R O ME
DESYANI AVICIENA AP
MELVINA AFIKA

Preceptor : dr. Satryo Waspodo SpKFR

SMF REHABILITASI MEDIK


FK UNISBA RS MUHAMMADIYAH
BANDUNG

GUILLAIN BARRE
SYNDROME
Penyakit akibat rusaknya selubung
myelin di perifer akibat proses
autoimun sehingga terjadi
kelemahan asending disertai
diskinesia, hiporefleksi dan parastesi.

ETIOLOGI

GAMBARAN KLINIS
KELUMPUHAN MOTORIK
Jenis LMN, bersifat akut progresif mengenai kedua
tungkai atau keempat anggota gerak (goves and
stocking, kelumpuhan mulai dr kaki lalu naik keatas)

SENSORIK eksteroseptif (minimal)


REFLEKS hiporefleks
Hipotoni
Parese CN VII bilateral
Didahului demam (infeksi atau penyakit kronis)
OTONOM terganggu

PEMERIKSAAN PENUNJANG
EMNG kecepatan hantaran syaraf
menurun
CSF disosiasi sitoalbumin
Ab glyclipid
Ab GMI

TERAPI
FARMAKOLOGIS
Ig IV dosis tinggi (0,4gr/kgBB) 5 hari
FFP
Kortikosteroid : Dexamethason IV 810mg

PENANGANAN TERHADAP
GANGGUAN FUNGSI NAPAS,
OTONOM, PERAWATAN NUTRISI
REHABILITASI MEDIK

REHABILITASI MEDIK GBS


TUJUAN :
Menjaga sistem muskuloskeletal pasien
dalam keadaan yang optimal, mencegah
overwork, dan memacu proses
pemulihan dan mendapatkan fungsi
maksimal pada saat terjadinya proses
reinervasi.

REHABILITASI MEDIK GBS


FASE AKUT :
Breathing exercise
Positioning
Hindari posisi hip dan knee fleksi dalam
waktu lama
Ubah posisi setiap 2 jam
Sokong anggota gerak atas yg lemah
dengan bantal untuk mencegah streching
bahu atau jaringan otot

Passive exercise (ROM)


Active exercise

TERIMA
KASIH