Anda di halaman 1dari 23

BIOLOGI TANAH

MIKORIZA

PENYUSUN
RAMDAN NURDIANA
INNES ALPIONIKA
YUMNA TAUFIQO R

140410130004
140410130005
140410130073

Definisi
Mikoriza berasal dari
bahasa Yunani yang
secara harfiah berarti
fungi akar (mykos =
miko= fungi dan rhiza =
akar ) atau fungi tanah
karena hifa dan sporanya
selalu berada di tanah
terutama di areal rhizosfer
tanaman

Penggolongan Mikoriza
EKTOMIKORIZ
A

ENDOMIKORIZ
A

EKTOENDOMIK
ORIZA

1. Ektomikoriza
Jenis ektomikoriza
mempunyai sifat antara lain
:
1. akar yang terkena infeksi
membesar, bercabang
2. rambut-rambut akar tidak
ada
3. hifa menjorok ke luar dan
berfungsi sebagai alat
yang efektif dalam
menyerap unsur hara dan
air.

2. Endomikoriza
tipe endomikoriza yaitu
memiliki jaringan hifa
yang masuk kedalam
sel korteks akar dan
membentuk
struktur
yang khas berbentuk
oval
yang
disebut
vesikular dan sistim
percabangan hifa yang
disebut arbuskul

Fungi Mikoriza Arbuskular (FMA) tergolong ke


dalam tipe endomikoriza dan mampu membentuk
organ-organ khusus yaitu :
1. Vesikular
Vesikular merupakan struktur fungi yang berasal
dari pembengkakan hifa internal
2. Arbuskular
Arbuskular merupakan hifa yang bercabang
halus yang dibentuk oleh percabangan dikotomi
yang berulang-ulang sehingga menyerupai
pohon di dalam sel inang.

3. spora
Spora terbentuk pada ujung hifa eksternal. Spora
ini dapat dibentuk secara tunggal, berkelompok
atau di dalam sporokarp tergantung pada jenis
funginya.

3. Ektendomikoriza
ektendomikoriza
merupakan
bentuk
antara
(intermediet)
kedua mikoriza yang
lain. Ciri-cirinya antara
lain adanya selubung
akar yang tipis berupa
jaringan Hartiq.

Hifa dapat menginfeksi


dinding sel korteks dan
juga sel-sel korteknya.
Penyebarannya
terbatas dalam tanahtanah hutan sehingga
pengetahuan tentang
mikoriza tipe ini sangat
terbatas

Pembentukan Koloni Mikoriza


Pembentuka
n Spora

Tergantung pada kondisi edafik tanah


Suhu, kadar air, pH, bahan organik

Infeksi sel
korteks Akar

Hifa yang tumbuh melakukan penetrasi ke


dalam akar atau melalui celah antar sel
epidermis
terbentuk arbuskul, vesikel intraseluler,
hifa internal diantara sel-sel korteks

Perkembang
an hifa
tanpa
merusak sel

Penetrasi
hifa
dan
perkembangnnya
biasanya terjadi pada bagian yang masih
mengalami proses diferensiasi dan proses
pertumbuhan

Sumber :
davidmoore.org.uk

Fungsi Ekologi Mikoriza


meningkatkan area permukaan akuisisi hara
tanah oleh tanaman,
meningkatkan toleransi terhadap kontaminasi
logam, kekeringan, serta patogen akar,
memberikan akses bagi tanaman untuk dapat
memanfaatkan hara yang tidak tersedia menjadi
tersedia bagi tanaman
adanya peningkatan absorpsi hara, sehingga
waktu yang diperlukan untuk mencapai akar
lebih cepat,
meningkatkan
toleransi
terhadap
erosi,
pemadatan, keasaman, salinitas,
memperbaiki agregasi partikel tanah.
(Varna, A. 2008)

Contoh Penelitian tentang


Mikoriza

Pengaruh Jenis Mikoriza dan Media Tanam


Terhadap Pertumbuhan Citrus sp. dan
Penyerapan Unsur Hara
Ibrahim Ortas, dan m Omar Ustuner
2014

Latar Belakang

Upaya
Peningkatan
Produktivitas
Tanaman
Penambahan Inokulum
Mikoriza

Penambahan Zat
Kimia
Penurunan
Kualitas Tanah

Upaya Penaikan
Kualitas Tanah
Penurunan
Produktivitas
Tanaman

Metode
Penelitian
Penggunaan modifikasi media dengan rancangan
penelitian. Media yang digunakan yaitu :
1- GM-A: andesit tuff + gambut (1: 1, v / v).
2- GM-B: andesit tuff + kompos (1: 1, v / v).
3- GM-C: andesit tuff + gambut + kompos (2: 1: 1, v
/ v / v).
4- GM-D: andesit tuff + gambut + tanah (dari
wilayah Balcal) (2: 1: 1, v / v / v).

Hasil dan
Pembahasan

Beberapa spesies mikoriza seperti G. mosseae


(Nicolson dan Gerdemann) Rothamsted mengisolasi,
UK; G. etunicatum (Becker andGerdemann) NutriLink mengisolasi; AMERIKA SERIKAT; G. clarium
(Nicolson andSchenk) Nutri-Link mengisolasi, USA;
G.
caledonium
(Nicolson
andGerdermann)
Rothamsted mengisolasi, UK; G. intraradices (Smith
andSchenck) dan G. margarita (Becker dan Hall)
USA; G. macrocarpum (Tulasne dan Tulasne), USA;
G. fascciculatum (Walker dan Koske) USA; Dr.
Kindom
sebagai
inokulum
komersial
(yang
obtainedfrom Jepang), koktail (campuran lima pagi
spesies) dan mikoriza indigenous (diisolasi dari C
ukurova wilayah, Turki) yang digunakan. tanaman

Hasil penelitian menunjukkan bahwa mikoriza


arbuskular yang diinokulasikan meningkatkan
pertumbuhan Citrus sp. (Ortas dan Ustuner, 2014),
hal tersebut di buktikan melalui sebuha penelitian
yang mengasosiasikan media pertumbuhan dengan
beberapa jenis mikoriza.
Selain itu, menurut Wu dan Zou (2010), asosiasi
mikoriza arbuskular secara signifikan meningkatkan
tinggi tanaman, diameter, jumlah daun per batang
tanaman, jumlah dan biomassa akar, panjang total
akar, luas permukaan dan volume total akar

Kesimpulan
Tanaman mikoriza-diinokulasi mencapai P dan Zn
lebih tinggi dibandingkan dengan bibit nondiinokulasi. Pada penelitian ini, bibit G. mosseaediinokulasi memiliki kandungan P tinggi di GM-A,
GM-C dan GM-D, tetapi juga G. etunicatum dan G.
macrocarpum, masing-masing di GM-C dan GM-D.

Daftar Pustaka
Azcon, C , dkk. 2009. Mychorhizas Functional Processes and Ecological Impact. Springer
Verlag. Heidelberg Berlin
Brundrett, M., N. Bougher, B. Dell, T. Grave and N. Malajezuk. 1996. Working with
Mycorrihiza in Forestry and Agriculture. Australian Centre for International Agricultural
Research (ACIAR), Carbera.
Ortas, Ibrahim dan Omar Ustuner. 2014. Determination of different growth media and
variousmycorrhizae species on citrus growth and nutrient uptake. Scientia Horticuluture
166(2014) 84-90.
Rai, Mahendra , dkk. 2011. Diversity and Biotechnologyof Ectomycorrhizae. Springer
Verlag. Heidelberg Berlin
Smith, S.E. and D.J. Read. 1997. Vesicular arbuscular mycorrhizas: Growth and carbon
economy of VA mycorrhizal plants. In Mycorrhizal Symbiosis. 2nd ed. New York, Acad. Press.
Tanaka, Y., Yano, K.. 2005. Nitrogen delivery to maize via mycorrhizal hyphaedepends on
the form of N supplied. Plant Cell and Environment 28, 12471254.
Varna, A. 2008. Mycorrhiza, State of the Art, Genetics and Molecular Biology, Eco-Function,
Biotechnology, Eco-Physiology, Structure and Systematics. Springer.Berlin
Wu, Q.S., Zou, Y.N. 2010. Beneficial roles of arbuscular mycorrhizas in citrus seedlings at
temperature stress. Scientia Horticulturae 125, 289293.
Wu, Q.S., Zou, Y.N., Wang, G.Y. 2011. Arbuscular mycorrhizal fungi and acclima-tization of
micropropagated citrus. Communications in Soil Science and PlantAnalysis 42, 18251832.