Anda di halaman 1dari 20

Desain Reaktor Fluid-Fluid

Ada dua jenis contactor:


-Tower
-Tangki
Kedua contactor tersebut mempunyai perbedaan:
-Luas G/L ratio volume
-Luas interfacial
-Kg dan kl
-Gaya pendorong konsentrasi

Desain Reaktor Fluid-Fluid


Sifat-sifat umum sistem dipengaruhi oleh:
- Kelarutan gas
- Konsentrasi reakatan gas
Faktor yang berpengaruh dalam memilih
sebuah contactor:
1. Pola kontak
Tower ------ plug G/plug L
Buble tanks ------- plug G/mixed L
Agitated tanks ------- mixed G/mixed L

Desain Reaktor Fluid-Fluid


2. kg dan kl, Untuk liquid masuk dalam gas
kg tinggi, kl rendah. Untuk buble gas
dalam liquid kg rendah kl tinggi.
3. Laju alir, Packed beds bekerja dengan baik pada
laju alir sekitar Fl/Fg = 10 pada 1 bar. Contactor
lain yang lebih flexibel bekerja dengan baik dalam
batas Fl/Fg.
4. Jika tahanan dalam gas atau dalam liquid film.
Butuh luas interfacial yang besar contactor yang
diaduk dan colomns. Jika L film mendominasi
hindari contactor spray, jika G film mendominasi
hindari dari contactor buble.

Desain Reaktor Fluid-Fluid


5. Jika tahanan dalam main body terhadap L
perbesar fl = Vl/Vr hindari towers
gunakan tanks contactor.
6. Kelarutan. Untuk gas yang sangat larut akan
mempunyai konstanta Henry H yang kecil
(sebagai contoh amonia) film gas yang
mengontrol, hindari contactor gelembung. Untuk
gas yang kelarutannya kecil dalam liquid, nilai
H tinggi ( sebagai contoh O2, N2 ) liquid film
yang mengontrol, hindari spray tower

Desain Reaktor Fluid-Fluid


7. Reaksi rendah tahanan dari liquid film
maka,
- Untuk Absorpsi dan kelarutan gas
tinggi , reaksi kimia tidak menolong.
- Untuk Absorpsi dan kelarutan gas
rendah, reaksi kimia menolong dan
mempercepat laju.

Plug flow G/Plug flow L, aliran tidak


searah dalam tower

FgdYA = FldXA = (-rA ) dVr

Fg dPA

Fl CT dC A
''

r
A ) a k Ag a ( PA PAi ) k Al a (C Ai PA )
2
PA Cl C A
Vr

Fg
a

YA 2

YA1

dY A Fl

"
a
rA

X A2

dX A
X rA"
A1

PA 2
Fg' dPA
dPA
Fg

2
k a( PA )( PA PAi )
PA1 k Ag a ( PA ) ( PA PAi )
PA1 Ag
PA 2

CA2

dC A
Fl CT

2
C A1 k Al a (CT C A ) (C Ai C A )

CA2

C A1

Fg' dPA
Al

a(CT C A )(C Ai C A )

Untuk sistem dilute CA << CT dan PA << ,


maka Fg = Fg dan Fl = Fl dalam situasi ini
deferinsial material balance menjadi :

Fg
Fl
------ dPA = ---- dCA = -rA dVr

CT

Fl

PA2 PA1 = ---------- ( CA2 CA1 )


Fg CT

Persamaan laju menjadi


rA'''' ( rA" )a

1
1
k Ag a

HA

k Al a

( PA PA* )

= KAg a ( PA PA* ) = KAl a ( CA* - CA )


Fg

PA 2

Fl
dPA
Vr hAcs

""

PA1 rA CT
Fg

CA2

dC A
C rA""
A1

PA 2

A2
Fl
dPA
dC A
Vr

K Ag a PA1 PA PA* CT K Al a CA1 C A* C A

1
1 HA

K Ag k Ag k Al

PA* H A C A

1
1
1

K Al H A k Ag k Al

C A* PA / H A

Perpindahan Massa plus reaksi lambat.


A(g

l ) + bB( l )

Produk ( l ).

asumsi bahwa laju cukup cepat maka tidak ada A yang bereaksi masuk ke main
body liquid
Plug flow G/plug flow L --- transfer massa + Reaksi dalam tower tidak searah

Low PA
1---------------

High CB

dVr
dVr

2---------------

High PA

Low CB

( A yg hilang oleh gas ) = 1/b ( B yg hilang oleh liquid ) = ( Penghilangan A oleh reaksi )
I
II
II
Fl dXB
Fg dYA = ------------- = (-rA) dV
b
Untuk sistem dilute. Pu = dan CU = CT Penyederhanaan persamaan diatas adalah :
Fg
Fl
------ dPA = ------ dCB =( -rA) a dVr

bCT

Vr Fg

YA 2

Y A1

Vr Fg

YA 2

Y A1

dYA
( rA" ) a

dY A
( rA" ) a

dengan

Fg (YA2 YA1)=Fl/b (XB1 XB2)

Untuk sistem dilute


Fg

PB 2

dPA
Vr
PA1 (rA" )a

Fl

bCT

CB1

dC B
C (rA" )a
B2

dengan Fg/ (PA2 PA1) = Fl/bCT (CB1 CB2)

Untuk menyelesaikan Vr
Ambil beberapa nilai PA , biasanya PA1, PA2 dan satu nilai intermedit , dan untuk setiap
PA temukan hubungan CB
Evaluasi laju untuk setiap titik dari

rA""

HA
HA
k a k aE kC f
Al
B l
Ag

PA

Integrasi persamaan secara grafik


1/-rA a

Area = Vr/Fg

PA,out

PA,in

Mixed flow G/Mixed flow L--- mass transfer + reaksi dalam tangki contactor teraduk.
Ketika komposisi dalam vessel dimana mana sama membuat suatu perhitungan tentang
vessel secara keseluruhan, sehingga
(A yg hilang oleh gas ) = 1/b ( B yg hilang oleh liquid) = (kehilangan A oleh reaksi )
G

PAout
L

L
CBin

CBout
G

Whole vessel is well


Mixed and at exit
Conditions

PAin

( A hilang oleh gas ) = ( kehilangan A oleh reaksi


) .... atau ... Fg dYA = (-rA)L at exit conditions
dVr

Fg

PAout

dVr

Fl

Fl

CBinCBout

All liquid is at CBout

Fg

PAin

Example 24.1 tower for straight absorption


Kadar suatu kotoran (impurity) yang tak
diinginkan A didalam udara akan diturunkan dari
0,1% (100 Pa )menjadi 0,2% (20 Pa )dengan
cara penyerapan menggunakan air murni.
Tentukan tinggi menara yang dibutuhkan bila
menara beroperasi secara tak searah.
Data
kAga = 0.32 mol/hr.m3.Pa
kAl a = 0.1/hr
HA = PAi/CAi = 12.5 Pa.m3/mol
Fg/Acs = 1 x 105 mol/hr.m2
Fl/Acs = 7 x 105 mol/hr.m2
CT = 56000 mol/m3


PA1 = 20 Pa

PA2 = 100 Pa

CA1 = 0

CA2 = ?

( Fl / Acs )
PA3 PA1
(C A3 C A1 )
( Fg / Acs )CT
(7 x10 5 )(1x10 5 )
PA3 20
(C A3 0)
5
(1x10 )(56000)

CA3 = 0.08 PA3 1.6


Konsentrasi A dalam liquid yg meninggalkan tower
CA2 = 0.08 (100) 1.6 = 6.4 mol/ltr
Tinggi tower
100
(
F
/
A
)
Vr
dPA
g
cs
h

Acs ( K Ag a) 20 PA PA*

Evaluasi bentuk
1
( K Ag a)

HA
1 12.5

3.125 125 128.125


(k Ag a) (k Al a) 0.32 0.1
1

G tahanan film = 3.125/128.125 = 0.024, or 24 %


L tahanan film = 125/128.125 = 0.976, or 97.6 %
Dan
(KAga) = 1/128.125 = 0.0078 mol/hr.m3.Pa
Selanjutnya evaluasi PA PA* = PA - HACA = PA 1.25 ( 0.08 PA 1.6 )
PA = 20 Pa

(1x10 5 mol / hr.m 2 )


h
(10 5 Pa)(0.0078mol / hr.m 3 .Pa)

100

20

dPA
512.5m
20

Example 24.2 Tower untuk konsentrasi tinggi dari reaktan liquid.


Seperti contoh soal 24.2 hanya absorben diganti dengan air yang
mengandung reaktan B dengan konsentrasi CB1 = 800 mole/m3.
Data :
Reaksi : A(g) + B(1) Produk
terjadi dalam fasa liquid dan sangat cepat. Anggap koefisien diffusi A
dan B dalam air adalah sama ( KAl = kBl = kl ).
PA1 = 20 Pa

PA1 = 20 Pa

CB1 = 800 mol/m3

CB1 = 800 mol/m3

Penyelesaian:
Strategi dalam menyelesaikan problem ini adalah
sebagai berikut:
Step 1. Nyatakan material balance dan temukan CB2
dalam aliran keluar
Step 2. Temukan yg mana dari beberapa`bentuk
persamaan laju yg harus digunakan.
Step 3. Tentukan tinggi tower
( Fl / Acs )
PA3 PA1
(C B1 C B 3 )
( Fg / Acs )bCT
(7 x10 5 )(1x10 5 )
PA3 20
(800 C A3 )
5
(1x10 )(1)(56000)

PA3 = 10020 12.5 CB3


Pada bottom tower, PA3 = PA2, maka
CB2 = 1/12.5 (10020 100) = 793.6 mol/m3
Step 2. dari persamaan laju yg digunakan, cek top dan bottom
tower
PA3 = 10020 12.5 CB3
Pada bottom tower, PA3 = PA2, maka
CB2 = 1/12.5 (10020 100) = 793.6 mol/m3
Step 2. dari persamaan laju yg digunakan, cek top
dan bottom tower
100
( Fg / Acs ) PA 2 dPA
dPA
10 5
h
5
""

10 20 0.32 PA
PA1 ( rA )

= 1/0.32 ln 100/20 = 5.03 m