Anda di halaman 1dari 31

Memilih Untuk Berdemokrasi

Sebagai suatu sistem, demokrasi telah


dijadikan alternatif dalam berbagai
tatanan
aktivitas
bermasyarakat,
berbangsa dan bernegara pada hampir
sebagian besar negara di dunia.
Mengapa Indonesia memilih demokrasi sebagai sistem
pemerintahannya ?

Indonesia merupakan negara yang selain plural dalam suku


dan agama, juga beragam dalam hal tingkat pendidikan dan
strata sosial serta ekonomi
Demokrasi, dengan pemilunya memberikan hak yang setara
untuk memilih wakilnya dalam kursi pemerintahan yang
akan menjalankan sistem

KONSEP DASAR DEMOKRASI


Demokrasi
mengizinkan
warga negara berpartisipasi,
baik secara langsung atau
melalui perwakilan dalam
perumusan, pengembangan,
dan pembuatan hukum.

Demokrasi mencakup kondisi


sosial, ekonomi, dan budaya
yang memungkinkan adanya
praktik kebebasan politik
secara bebas dan setara.

Demokrasi Menurut Para Ahli


By
m
o
r
F
r
o
F
Demokrasi the government from the people, by the people,
and for the people, yaitu pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat,
dan untuk rakyat
Abraham Lincoln Presiden Amerika Serikat ke-16 (Periode 18611865)

Hornby, et., al. 1962

Jenis-jenis Demokrasi
>>>>> dilihat dari cara penyaluran aspirasi rakyat <<<<<

Demokrasi ini tidak dapat


dilaksanakan
di
dalam
masyarakat yang komplek dan
negara yang besar

Demokrasi yang didasarkan pada


prinsip sedikit orang yang dipilih untuk
mewakili sekelompok orang yang lebih
banyak, kebalikan dari demokrasi
langsung

>>>>>>>>> dilihat dari dasar yang dijadikan prioritas atau titik perhatian <<<<<<<<<<
Demokrasi material (negara-negara komunis) adalah
demokrasi yang dititik beratkan pada upaya-upaya
menghilangkan perbedaan dalam bidang ekonomi,
sedangkan persamaan bidang politik kurang diperhatikan
bahkan kadang-kadang dihilangkan.

Demokrasi Formal adalah demokrasi


yang memberikan kekuatan hukum
yang sama dalam bidang politik tanpa
adanya
pertimbangan
perbedaan
ekonomi

demokrasi yang menggabungkan kedua


jenis demokrasi sebelumnya. Dalam
demokrasi ini, menyamakan tiap hak dan
derajat dari setiap individu atau rakyat
demi terciptanya kesejahteraan rakyat.

>>>>>> dilihat dari prinsip ideology <<<<<<<


Demokrasi Rakyat
Demokrasi rakyat (proletar) adalah sistem demokrasi yang tidak mengenal kelas sosial dalam
kehidupan. Tidak ada pengakuan hak milik pribadi tanpa ada paksaan atau penindasan tetapi
untuk mencapai masyarakat yang dicita-citakan tersebut dilakukan dengan cara kekerasan atau
paksa atau dengan kata lain negara adalah alat untuk mencapai cita-cita kepentingan kolektif.
Demokrasi rakyat merupakan demokrasi yang berdasarkan paham marxisme atau komunisme.

Demokrasi Konstitusional
Demokrasi konstitusional adalah demokrasi yang dilandaskan kebebasan setiap orang atau
manusia sebagai makhluk sosial. Hobbe, Lockdan Rousseaue mengemukakan pemikirannya
tentang negara demokrasi bahwa negara terbentuk disebabkan oleh benturan kepentingan hidup
orang yang hidup bermasyarakat.

>>>>> dilihat dari kewenangan dan hubungan antara alat kelengkapan Negara <<<<<<
Demokrasi Sistem Parlementer
Sistem parlementer adalah sebuah sistem pemerintahan di mana parlemen memiliki peranan penting dalam pemerintahan. Indonesia
pernah menerapkan demokrasi parlementer yaitu pada tahun 1945-1959. Dalam sistem demokrasi parlementer, Indonesia memiliki
kepala negara dan kepala pemerintahan sendiri. Selama periode ini konstitusi yang digunakan adalah Konstitusi RIS dan UUDS 1950.
Banyak kelebihan yang dirasakan ketika Indonesia menerapkan sistem demokrasi parlementer antara lain:
1)Parlemen menjalankan peran yang sangat baik
2)Akuntabilitas pemengang jabatan tinggi
3)Partai plitik diberi kebebasan dan peluang untuk berkembang
4)Hak dasar setiap individu tidak dikurangi
5)Pemilihan umum dilaksanakan dengan prinsip demokrasi (Pemilu 1955)
6)Daerah diberikan otonomi dalam mengembangkan daerahnya sesuai dengan asas desentralisasi
Demokrasi Sistem Presidensial
Sistem presidensial (presidensiil), atau disebut juga dengan sistem kongresional, merupakan system pemerintahan negara
republik di mana kekuasan eksekutif dipilih melalui pemilu dan terpisah dengan kekuasan legislatif.

PEMERINTAH DEMOKRASI

PILAR-PILAR DEMOKRASI

Ahmad Sanusi

Demokrasi berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa


Demokrasi dengan rule of law
Esensinya adalah seluruh sistem serta perilaku
dalam menyelenggarakan kenegaraan RI
haruslah taat asas, konsisten, atau sesuai
dengan nilai-nilai dan kaidah-kaidah dasar
Ketuhanan Yang Maha Esa.

Demokrasi dengan kecerdasan


Demokrasi harus dirancang dan dilaksanakan
oleh segenap rakyat dengan pengertianpengertiannya yang jelas, dimana rakyat
sendiri turut terlibat langsung merumuskan
substansinya,
mengujicobakan
desainnya,
menilai dan menguji keabsahannya.

Demokrasi yang berkedaulatan rakyat

Demokrasi menurut UUD 1945 ialah


demokrasi yang berkedaulatan rakyat
Kedaulatan itu kemudian dilaksanakan
menurut undang-undang dasar.

Esensi lainnya adalah bahwa seluruh warga


negara memiliki kedudukan yang sama di
hadapan hukum, memiliki akses yang sama
kepada layanan hukum.
Sebaliknya,
seluruh
warga
negara
berkewajiban mentaati semua peraturah
Demokrasi
hukum. dengan pembagian kekuasaan negara
Demokrasi
dikuatkan
dengan
pembagian
kekuasaan negara dan diserahkan kepada
badan-badan negara yang bertanggung jawab
menurut undang-undang dasar.

Demokrasi dengan hak asasi manusia

Demokrasi dengan kemakmuran

Demokrasi menurut UUD 1945 mengakui


hak asasi manusia yang tujuannya bukan
saja menghormati hak-hak asasi, melainkan
untuk meningkatkan martabat dan derajat
manusia seutuhnya.
Demokrasi dengan peradilan yang merdeka

Demokrasi
ditujukan
untuk
membangun negara kesejahteraan
(welfare state) oleh dan untuk
sebesar-besarnya rakyat Indonesia

Lembaga
peradilan
merupakan
pelaksana kekuasaan kehakiman yang
merdeka (independent).
Di muka pengadilan, semua pihak
mempunyai hak dan kedudukan yang
sama
Demokrasi dengan otonomi daerah

Keadilan
sosial merujuk pada
keadilan peraturan dan tatanan
kemasyarakatan
yang
tidak
diskriminatif untuk memperoleh
kesempatan atau peluang hidup,
tempat
tinggal,
pendidikan,
pekerjaan,
politik,
administrasi
pemerintahan, layanan birokrasi,
bisnis, dan lain-lain.

NKRI dibagi atas daerah-daerah provinsi


dan daerah provinsi itu dibagi atas
kabupaten dan kota yang masing-masing
mempunyai pemerintahan daerah (Pasal 18
UUD 1945).

Demokrasi yang berkeadilan sosial

DEMOKRATISASI
Demokratisasi adalah proses
diimplementasikannya sistem
pemerintahan demokrasi dalam suatu
negara, dimana negara itu
sebelumnya bersistem politik nondemokrasi
(Zamroni, 2011, p. 95)

Penerapan

kaidah-kaidah
atau
prinsip-prinsip
demokrasi pada setiap kegiatan politik kenegaraan untuk
terbentuknya kehidupan politik yang bercirikan demokrasi.

Proses menegakkan

nilai-nilai demokrasi sehingga


sistem politik demokratis dapat terbentuk secara bertahap.

Proses Demokratisasi

Huntingthon (2001)

Karakteristik Demokratisasi

Nilai-nilai Demokrasi
1. Penyelesaian pertikaian-pertikaian secara damai dan sukarela
2. Menjamin terjadinya perubahan secara damai dalam suatu
masyarakat yang selalu berubah

3.
4.
5.
6.
7.
8.

Pergantian penguasa dengan teratur


Penggunaan paksaan sesedikit mungkin
Pengakuan dan penghormatan terhadap nilai keanekaragaman
Menegakkan keadilan
Memajukan ilmu pengetahuan
Pengakuan dan penghormatan terhadap kebebasan
(Henry B. Mayo)

LANDASAN
PENGEMBANGA
N DEMOKRASI

1. Pertumbuhan ekonomi
yang memadai

2. Pluralisme, dan
3. Pola hubungan negara dan
masyarakat
(Asykuri Ibn Chamin, 2003).

KRITERIA NEGARA DEMOKRASI


(International Conference of Jurists, Bangkok,1965)

1. Perlindungan secara konstitusional atas hak-hak warga


negara

2. Badan kehakiman atau peradilan yang bebas dan tidak


memihak

3.
4.
5.
6.

Pemilihan umum yang bebas


Kebebasan untuk menyampaikan pendapat
Kebebasan untuk berorganisasi
Pendidikan kewarganegaraan

DEMOKRASI INDONESIA?

Demokrasi
Liberal

Demokrasi
Terpimpin

Demokrasi
Pancasila
(Orba)

Demokrasi
Reformasi

Kedaulatan
Rakyat

DPR (Parlemen) Secara normatif


konstitusional :
rakyat,
tetap
secara
prakteknya
Presiden

Majelis
Rakyat
Permusyaratan
Rakyat (MPR),
kemudian
dibagikan

Pembagian
kekuasanaan

DPR, Presiden Presiden


sebagai Kepala
Negara

Presiden

Kekuasaan
Presiden
semaikin
berkurang

Mekanisme
Pengambialan
Keputusan

Voting dengan Musyawarah


suara
mufakat
terbanyak

Musyawarahvoting

Voting

Unsur-unsur Tegaknya Demokrasi Di Indonesia

Negara hukum (rechtsstaat


atau the rule of law) memiliki
pengertian bahwa negara
memberikan
perlindungan
hukum bagi warga negara
melalui
perlembagaan
peradilan yang bebas dan
tidak
memihak
serta
penjaminan
Hak
Asasi
Manusia (HAM).

Infrastruktur Politik dianggap sebagai


salah satu unsur yang signifikan
terhadap
tegaknya
demokrasi.
Infrastruktur politik terdiri dari partai
politik (political party), kelompok
gerakan (movement group) dan
kelompok penekan atau kelompok
kepentingan
(pressure/interest
group). Partai politik merupakan
struktur kelembagaan politik yang
anggota-anggotanya
mempunyai
orientasi, nilai-nilai dan cita-cita yang
sama yaitu memperoleh kekuasaan
politik dan merebut kedudukan politik
dalam
mewujudkan
kebijakankebijakannya.

Masyarakat madani (Civil


Society) dicirikan dengan
masyarakat
terbuka,
masyarakat yang bebas dari
pengaruh kekuasaan dan
tekanan negara, masyarakat
yang kritis dan berpartisipasi
aktif
serta
masyarakat
egaliter.

Pers yang bebas dan bertanggung jawab


merupakan konsep yang didambakan dalam
pertumbuhan pers di Indonesia . Pers yang
bebas dan merdeka di sini bukan bebas
yang sebebas-bebasnya. Bebas dan
merdeka dapat diartikan terbebas dari segala
tekanan, paksaan atau penindasan dari pihak
manapun termasuk pemerintah negara atau
pihak-pihak tertentu.

Negara Hukum bersandar pada


keyakinan bahwa kekuasaan negara
harus dijalankan atas dasar hukum
yang adil dan baik.
Ada dua unsur dalam negara hukm,
yaitu
pertama: hubungan antara yang
memerintah dan yang diperintah tidak
berdasarkan kekuasaan melainkan
berdasarkan suatu norma objektif,
yang juga mengikat pihak yang
memerintah,
kedua: norma objektif itu harus
memenuhi syarat bahwa tidak hanya
secara
formal,
melainkan
dapat
dipertahankan berhadapan dengan
ide hukum.
Hukum menjadi landasan tindakan
setiap negara. Ada empat alasan
mengapa negara menyelenggarakan
dan
menjalankan
tugasnya
berdasarkan hukum :
1)Demi kepastian hukum
2)Tuntutan perlakuan yang sama
3)Legitimasi Demokrasi

Negara
hukum
berarti
alat-alat
negara
mempergunakan
kekuasaannya
hanya
sejauh
berdasarkan hukum yang berlaku dan dengan cara
yang ditentukan dalam hukum itu. dalam negara
hukum, tujuan suatu perkara adalah agar dijatuhi
putusan sesuai dengan kebenaran. tujuan suatu
perkara adalah untuk memastikan kebenaran, maka
semua pihak berhak atas pembelaan atau bantuan
hukum.
Unsur-unsur negara hukum
Hak asasi manusia dihargai sesuai dengan harkat dan
martabatnya sebagai manusia.
adanya pemisahan atau pembagian kekuasaan untuk
menjamin hak-hak itu.
pemerintahan dijalankan berdasarkan peraturan perundangundangan.
adanya peradilan administrasi dalam perselisihan antara
rakyat dengan pemerintahannya.

Ciri-ciri negara hukum


kekuasaan dijalankan sesuai dengan hukum positif yang
berlaku.
kegiatan negara berada dibawah kontrol kekuasaan
kehakiman yang efektif.
berdasarkan sebuah undang-undang yang menjamin
ham.
menuntut pembagian kekuasaan.

Masyarakat madani
Menurut kamus besar bahasa indonesia,
masyarakat madani adalah masyarakat
yang menjunjung tinggi norma, nilainilai, dan hukum yang ditopang oleh
penguasaan teknologi yang beradab,
iman dan ilmu.

CIRI-CIRI MASYARAKAT MADANI


MASYARAKAT
MADANI
MEMILIKI
SEBAGAI BERIKUT :

Masyarakat madani adalah sebuah tatanan


masyarakat sipil (civil society) yang mandiri dan
demokratis, masyarakat madani lahir dari proses
penyemaian demokrasi. masyarakat madani (civil
society) dicirikan dengan masyarakat terbuka,
masyarakat yang bebas dari pengaruh kekuasaan
dan tekanan negara, masyarakat yang kritis dan
berpartisipasi aktif serta masyarakat egaliter.
masyarakat madani merupakan elemen yang
sangat signifikan dalam membangun demokrasi.
salah satu syarat penting bagi demokrasi adalah
terciptanya partisipasi masyarakat dalam prosesproses pengambilan keputusan yang dilakukan oleh
negara atau pemerintah.

CIRI-CIRI

a. Free public sphere (ruang publik yang bebas)


b. Demokratisasi
c. Toleransi
d. Pluralisme
e. Keadilan social (Social justice)
f. Partisipasi social
g. Supremasi hukum

INFRASTRUKTUR POLITIK
Infrastruktur politik atau organisasi sosial politik merupakan kompleksitas dari hal-hal yang bersangkut paut dengan pengelompokan
warga negara atau anggota masyarakat ke dalam berbagai macam golongan yang biasanya disebut kekuatan sosial politik dalam masyarakat.
infrastruktur politik terdiri dari komponen-komponen berikut, yaitu:
Lebih
dikenal
dengan
sebutan
organisasi
masyarakat yaitu sekumpulan Aorang yang
terhimpun
dalam
satu
wadah
seperti,
muhammadiyah, nahdhatul ulama, dan al irsyad.

Kelompok
penekan
merupakan
sekelompok manusia yang berbentuk
lembaga
kemasyarakatan
dengan
aktivitas atau kegiatannya memberikan
tekanan kepada pihak penguasa agar
keinginannya dapat diakomodasi oleh
pemegang kekuasaan.

Organisasi yang bersifat nasional dan dibentuk oleh


sekelompok warga negara Indonesia secara sukarela
atas dasar kesamaan kehendak dan cita-cita untuk
memperjuangkan dan membela kepentingan politik
anggota, masyarakat, bangsa dan negara, serta
memelihara keutuhan Negara Kesatuan Republik
Indonesia berdasarkan Pancasila dan UndangUndang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun
1945.

Sumber : Dikdik Baihaqi Arif dan Dirjen


Dikti