Anda di halaman 1dari 12

SUKU BANYAK

A. Aspek-aspek Suku Mengenai Suku banyak

1. Pengertian dan Komponen-Komponen Sukubanyak


Bentuk seperti persamaan linear dan persamaan kuadrat
merupakan bentuk dari persmaan suku banyak berderajat
satu dan berderajat dua. Perhatiakn bentuk-bentuk aljabar ini:
a.
b. 55
c.
Bentuk aljabar di atas dinamakan suku banyak atau polinom
dalam variabel yang termuat dalam suku banyak. Bentukbentuk suku banyak di atas (a, b, dan c) berturut-turut
merupakan suku banyak berderajat 3, 4, dan 5.

Definsi
Bentuk umum suku banyak dalam variabel yang berderajat n adalah

Suku banyak tersebut disusun berdasarkan urutan pangkat menurun


dengan:
= koefesien-koefesien suku banyak yang merupakan konstanta real dan
=suku tetap yang merupakan konstanta real
= derajat suku banyak, berupa bilangan cacah
2. Operasi Aljabar Suku Banyak
Operasi aljabar pada suku banyak berupa penjumlahan, pengurangan,
perkalian dan pembagian memiliki sifat dan aturan yang sama seperti
operasi aljabar pada bilangan real.
Contoh:
Diketahui dan
Tentukan:
a.serta derajatnya
b. serta derajatnya
c. serta derajatnya
Jawab:

3. Kesamaan Suku Banyak


Definisi
Misalkan diberikan suku banyak dengan

(ditulis jika berlaku:


,,
Contoh:
Carilah nilai dan dari kesamaan
Jawab:

B. Nilai Suku banyak

1. Menentukan Nilai Suku Banyak dengan Substitusi


Dengan cara ini, nilai suku banyak untuk , ditulis , ditentukan dengan
melakukan substitusi nilai ke dalam variabel-variabel pada suku banyak
tersebut.
Contoh:
Tentukan nilai suku banyak untuk dan
Jawab:
2. Menentukan Nilai Suku Banyak Menggunakan Skema (Bagan)
Dengan cara skema, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah
mengurutkan penulisan suku banyak dari kiri ke kanan mulai pangkat
tertinggi.
Contoh:
Hitunglah untuk 5 dengan cara skema.
Jawab:

C. Pembagian Suku Banyak


Definisi
Perhatikan pernyataan berikut.

Pernyataan di atas merupakan pembagian sukubanyak dengan


= Sukubanyak yang dibagi ; = Pembagi ; = Hasil bagi dan = Sisa
pembagian
Catatan :
Jika berderajat , berderajat , dan maka berderajat , sedangkan
berderajat maksimum
Berikut terdapat bermacam cara :
1. Pembagian Bersusun
2. Pembagian Sintetik (Skematik/Cara Horner)
a. Pembagian sukubanyak oleh ( x k )
b. Pembagian sukubanyak oleh
c. Pembagian sukubanyak oleh dengan

1. Pembagian Bersusun

Tentukan
Hasil dan sisa pembagian oleh
Jawab :

2. Pembagian Sintetik (Skematik/Cara Horner)

a. Pembagian sukubanyak oleh ( x k )


Tentukan hasil dan sisa pembagian oleh menggunakan cara Horner.
Jawab :

b. Pembagian sukubanyak oleh


Pembagian sukubanyak oleh merupakan perluasan dari pembagian sukubanyak oleh
. Bentuk umum pembagian sukubanyak oleh dengan hasil dan sisanya adalah:
Bentuk umum pembagian sukubanyak oleh dengan hasil dan sisanya adalah
Dimisalkan , maka diperoleh

Berdasarkan uraian di atas dapat diperoleh hal-hal berikut :


1. Sukubanyak dibagi menghasilkan , dengan adalah hasil bagi oleh .
2. Sisa pembagian oleh sama dengan sisa pembagian oleh .
Contoh Soal
Tentukan hasil dan sisa pembagian dari oleh
Jawab :

c. Pembagian sukubanyak oleh dengan


Pembagian sukubanyak oleh dengan cara Horner dapat dilakukan jika
bentuk dapat difaktorkan. Bentuk umum pembagian ini adalah :
Dengan dan berturut-turut adalah hasil dan sisa pembagian. Misalnya
dapat difaktorkan menjadi sehingga , maka :
Contoh :
Tentukan hasil pembagian oleh
Jawab :

D. Teorema sisa
1. Pembagian oleh
Teorema
Jika sukubanyak berderajat n dibagi dengan , maka sisanya
Contoh Soal
Tentukan nilai agar sisa pembagian oleh bernilai 10.
Jawab :

2. Pembagian oleh (
Teorema
Jika sukubanyak berderajat n dibagi dengan maka sisanya
Contoh :
Tentukan sisanya jika dibagi .
Jawab :

3. Pembagian oleh
Pembagian sukubanyak oleh denga hasil baginya dan sisanya ,
dapat ditulis :
Karena pembagi berderajat dua maka

setinggi-tingginya

berderajat satu. Misalnya sehingga pembaginya dapat dituliskan


sebagai berikut.
Contoh :
Jika sukubanyak dibagi sisanya 3, sedangkan jika dibagi sisanya
6, tentukan sisanya jika dibagi
Jawab :