Anda di halaman 1dari 23

Metode Numerik

BAB 1
Pengertian Galat
Syaiful Anam

Applied Mathematical Modeling and


Computation Laboratory
Mathematics Department
Brawijaya University

Analisis Galat

Definisi .

Contoh

p
Definisi Bilangan
dikatakan
mengaproksimasi p dengan d significant
digit jika d adalah bilangan positif terbesar
yang memenuhi
1 d

~
| p p | 10

| p|
2

Contoh

Sumber Galat

Model matematika untuk suatu fenomena


alam
Galat bawaan dari data masukan
( parameter masukan )
Metode penyelesaian
Adanya pembulatan didalam melakukan
operasi-operasi aritmatika atau operasi
operasi jenis lain pada bilangan-bilangan
yang terkait.

Selain sumber-sumber tersebut, kesalahan


numerik juga dapat disebabkan oleh
kekurang cermatan manusia (human error),
penggunaan alat ukur dan penggunaan
mesin hitung/kalkulator/komputer.

Galat dalam komputasi numerik dapat


dikelompokkan menjadi tiga macam, yaitu
sbb:
Galat
bawaan ( inherent error ), yaitu galat yang

dapat disebabkan oleh kesalahan hasil pengukuran,


kesalahan data awal, dan sejenisnya.
Galat pemotongan ( Truncation error ), yaitu galat
yang berkaitan dengan metode numerik yang
dipakai. Galat ini dapat terjadi karena adanya
pemotongan deret tak berhingga yang menyangkut
perhitungan nilai suatu fungsi atau nilai desimal,
dan karena penghentian proses perhitungn.
Galat pembulatan ( Rounding off error ), yaitu
galat yang berkaitan dengan penggunaan sejumlah
terbatas angka signifikan.

Galat Pembulatan ( Rounding Off Error )

Pembulatan bilangan sering dilakukan


didalam proses komputasi. Pembulatan
artinya mengurangi cacah digit pada suatu
nilai hampiran dengan cara membuang
beberapa digit terakhir. Cara melakukan
pembulatan suatu nilai hampiran
menggunakan aturan sebagai berikut:
Jika digit pertama yang dibuang kurang dari 5,

digit didepannya tidak berubah.


Jika digit pertama yang dibuang lebih atau sama
dengan 5, digit didepannya ditambah 1 nilainya.

Galat Pemotongan ( Truncation Error )

Pengertian galat pemotongan biasanya


merujuk pada galat yang disebabkan oleh
penggantian ekspresi matematika yang
rumit dengan rumus yang lebih sederhana.
Istilah ini berawal dari kebiasaan mengganti
suatu fungsi rumit dengan deret Taylor
terpotong ( hanya diambil berhingga suku ).

Contoh

Contoh

Pemangkasan dan
Pembulatan

Perambatan Galat
. Misal p, q adalah nilai yang sebenarnya

q q~ q
p~
p p

Deret Taylor

Pada umumnya fungsi-fungsi yang bentuknya


kompleks dapat disederhanakan menjadi fungsi
hampiran dalam bentuk fungsi polinom yang lebih
sederhana. Pada umumnya fungsi polinom mudah
dipahami kelakuannya.
Apabila kita melakukan pekerjaan hitungan
dengan menggunakan fungsi yang sesungguhnya,
maka akan kita dapatkan hasil solusi eksak
(solusi sejati). Tetapi bila kita melakukan pekerjaan
hitungan dengan menggunakan fungsi hampiran,
maka akan kita dapatkan hasil solusi hampiran
(solusi pendekatan).

Contoh

(0,9) 2
(0,9) 3
f (1) 1 Sin(1) 0,009983 0,9 0,199334
1,980025
0,399001
2!
3!
(0,9) 4
(0,9) 5
3,970033
0,598667 .... 0,837230
4!
5!

Deret Maclurin

Latihan Soal

2. Deretkan cos(x) kedalam deret Mac Laurin,


kemudian buatlah algoritma untuk
menghitung deret tsb sampai galatnya
kurang dari 0.001. Buatlah flowchart atau
algoritma untuk menghitung deret tersebut!.

3. Diberikan ekspansi polinom taylor


1
2
3
4
1 h h h O(h )
1 h
dan
2

h h
6
cos(h) 1
O(h )
2! 4!
Tentukan orde dari aproximasi dari jumlahan
dan perkalian dua polinom tersebut