Anda di halaman 1dari 8

Pedikulosis

korporis

definisi
Penyakit kulit menular akibat
infestasi pedikulus (tuma), sejenis
kutu(Pediculus humanuscorporis.)
yang hidup dari darah manusia, pada
rambut kepala & kemaluan atau
baju, memberi keluhan gatal akibat
gigitannya

Epidemiologi
Kosmopolit tidak dipengaruhi musim
Insiden: kebersihan kurang (org dan
lingk), sos ekonomi rendah
Penularan
- Kontak langsung
- Melalui alat-alat ex: topi, sisir, tempat tidur, dll

Penyakit ini lebih menyerang anak-anak


dan cepat meluas di lingkungan yang
padat seperti asrama dan panti asuha

Etiologi
Penyakit pedikulosis disebabkan oleh parasit Pediculus
yang biasa kita kenal dengan kutu (Pediculus
humanuscorporis).
Kutu hampir tak dapat dilihat, merupakan serangga tak
bersayap yang mudah menular dari orang ke orang
melalui kontak badan dan karena pemakaian bersama
baju atau barang lainnya.
Pediculus humanus var corporis mempunyai jenis
kelamin, yakni jantan dan betina, yang betina berukuran
panjang 1,2-4,2 mm dan lebar kira-kira setengah
panjangnya, sedangkan yang jantan lebih kecil. Siklus
hidup dan warna kutu ini sama dengan yang ditremukan
pada kepala.

Klasifikasi

Pediculus capitis

Pediculus corporis

Pediculus pubis

Ada 3 jenis kutu yang menyerang manusia, yaitu :


Pedikulosis Kapitis
Pedikulosis kapitis merupakan infestasi kutu kepala atau tuma yang disebut Peduculus
humanus capitis pada kulit kepala. Tuma betina akan meletakkan telur-telurnya (nits)
di dekat kulit kepala.Telur ini akan melekat erat pada batang rambut dengan suatu
substansi yang liat. Telur akan menetas menjadi tuma muda dalam waktu sekitar 10
hari dan mencapai maturasinya dalam tempo 2 minggu
2. Pedikulosis Korporis
Pedikulosis Korporis merupakan infestasi kutu pediculus humanus corporis pada
badan. Keadaan ini menghinggapi orang yang jarang mandi atau yang hidup dalam
lingkungan yang rapat serta tidak pernah mengganti bajunya.
Pedikulosis Pubis
Pedikolisis pubis, yang merupakan infestasi oleh phthirus pubis( crab louser; kutu
kemaluan ) sangat sering dijumpai. Infestasi parasit ini umumnya terjadi di daerah
genital dan terutama ditularkan lewat hubungan seks.

Patofisiologi
Siklus hidup kutu ( telur,
larva,nimfa,dewasa) hidup selama
16 hari betina menghasilkan telur 50150 butir hidup dengan memakan
darah manusia saat menghisap
darah air liurnya menyebabkan
gatal kutu ini menempelkan
telurnya di permukaan kulit dan
rambut menyuntikan getah
pencernaan extraknya ke dalam kulit

Sumber
Arief, M, Suproharta, Wahyu J.K.
Wlewik S. 2000.Kapita Selekta
Kedokteran, ED : 3 jilid : 1. Jakarta :
Media Aesculapius FKUI
Djuanda, Adhi. 1993. Ilmu Penyakit
Kulit dan Kelamin. Edisi 3. Jakarta:
Fakultas Kedokteran Universitas
Indonesia