Anda di halaman 1dari 22

PENGARUH EKSTRIM

DINGIN BAGI HEWAN


EKTOTERM
Anis Surya W. (BI / 7288)
Desti Nur R. (BI/7486)
Leily Fitria (BI/7491)
Agnes Deta W. (BI/7494)
Fitri Utami (BI/7521)
Yonathan Arief K. (BI/7523)

Wilayah ekstrim dingin


temperatur lingkungan di bawah titik
beku air (-0oC)
kutub utara (artik) dan kutub selatan
(antartika), subartik, dan temperate

Artik
Terendah 43C sampai
26C pada musim dingin
dan 0C pada musim
panas
Vegetasi semak kerdil
& herba (hanya pada
musim panas), likens,
dan lumut
Organisme
invertebrata, beruang
kutub, paus beluga, dan
singa laut

Antartika
daerah terdingin di bumi
Termperatur terendah
mencapai -80 C sampai
-90 C pada musim
dingin, dan temperatur
tertinggi berkisar antara 5
C sampai 15 C pada
musim panas
likens, bryophyta, algae,
dan fungi
Invertebrata, penguin,
ikan paus biru, dan anjing
laut.

Subartik

Temperate

di belahan bumi bagian


utara (50o - 70o LU)
Amerika & Eurasia Utara
Musim panas singkat
25oC pada siang hari,
10oC pada sore-malam.
The freeze free period is
of course short, being
only three months long.

Mempunyai 4 musim :
spring, summer, autumn,
winter
23o 66,5o LU/LS
Maritime temperate
iklim dipengaruhi laun
suhu rtelatif stabil
Continental temperate
musim panas yang lebih
panas, musim dingin
lebih dingin

Hewan Ektotherm
Panas tubuh berasal dari lingkungan
Invertebrata, ikan, reptil dan amphibi
Thermoregulasi :
Kimia (rendah)
Fisik

Pertukaran panas dengan lingkungan:


1. Konveksi:
2. Konduksi :
3. Radiasi

Stress Dingin

laju metabolisme akan turun difusi O2


dan CO2 melalui es sangat lambat

Protoplasma sel akan membeku


beberapa derajad di bawah nol
Pembekuan yang perlahan dapat
mengakibatkan terbentuknya kristal es

Pendinginan yang lambat


lebih merugikan organisme
Pendinginan yang lambat menyebabkan
terbentuknya kristal es di dalam sel dan
mengganggu organisasisel
Metabolisme menjadi sangat rendah dan
konsumsi oksigen sangat rendah karena
difusi O2 dan CO2 melalui es sangat
lambat.
Enzim menjadi inaktif.

Adaptasi Ektotherm terhadap


Ekstrim Dingin
1. Migrasi untuk menghindari suhu rendah.
Misalnya pada Megaptera novaeangliae
(humpback whale), Delphinapterus
leucas (paus beluga), dan Monodoon
monoceros (narwhal)
2. Bersembunyi (hibernasi) di dalam liang
yang jauh dari permukaan
3. Strategi anti beku (antifreeze strategy)
mekanisme untuk menurunkan titik beku
cairan tubuh.

Strategi anti beku


(antifreeze strategy)
Supercooling

mekanisme penurunan titik beku 5-10 oC.


memproduksi solute khusus yaitu gula (glukosa,
fruktosa,dll) dan gula-alkohol (gliserol, manitol, sorbitol,
dll).
Kenaikan tekanan osmotik pada cairan tubuh
menurunkan titik beku melindungi organisme dari
kebekuan.
Anti Freeze Protein (AFP)
teradsorbsi ke dalam kristal es menutup
permukaan es yang dapat berinteraksi dengan air.

AFP
Rantai samping alanin
(nonpolar) berikatan dgn
kristal
es, sedangkan
cystein
(polar)
akan
berikatan dengan air
Bila air tidak dapat
berinteraksi dengan es
maka ukuran kristal es
tidak akan bertambah
besar, dan cairan sel tidak
akan membeku.

Hewan yang Beradaptasi


Terhadap Ekstrim Dingin
1.Ikan permukaan
Suhu air pada musim
dingin di bwh titik
beku cairan tubuh
Supercooling tidak
efektif

AFP

Trematomus borchgrevinki

2. Ikan di laut dalam


Temperatur tubuh
-1,73 oC
Cth : Somniosus microchepalus
Ada protein TMAO
Titik beku cairan tubuh 0,8 oC

Supercooling

3. Frozen Frog Hibernasi


Di lubang yang dalam
Tidak punya toleransi ekstrim dingin
Salamander, kodok, dan katak akuatik

Salamandra salamandra

Di lubang dekat permukaan


terkena imbas suhu dingin AFP
Rana sylvatica, Hyla crucifer, dan Hyla
versicolor

Rana sylvatica

Hyla crucifer

4. Antarctic Krill (Crustacea)


AFP
Ukurannya berkisar antara 1 14
cm.
Euphausia superba

5. Eupsilia
Meningkatkan temperatur thorax
sampai 30 oC meskipun temp
lingkungan 0 oC
Mempunyai lapisan rambut yang tebal
Punya sistem aliran pertukaran panas
yang berkembang baik untuk menjaga
temp thoraks

6. Freeze Tolerant Insect


supercooling
Spesies

Stadium

Titik
Cryoprotect
supercoolin
an
g (oC)

Cryptocercus Dewasa

-6

Ribitol

Gynaephora Larva

-7

Gliserol

Dendroides

- 10

Gliserol,
Sorbitol

Pterostichus Dewasa

- 10

Gliserol

Eurosta

- 10

Gliserol,
Sorbitol

Larva

Larva

7. Freeze Susceptible Insect


supercooling
Spesies

Stadium

Titik
Cryoprotect
supercooli
an
ng (oC)

Dendrocthon Larva
us

- 34

Gliserol

Pieris

Pupa

- 26

Sorbitol

Sarcophaga

Pupa

- 23

Gliserol

Megachile

Pupa

- 42

Gliserol

Camponotus

Dewasa

- 28

Gliserol

Malacosoma

Telur

- 41

Gliserol

Gynaephora
Cryptocercus

Pterostichus

Camponotus

8. Ular
Menggulung seperti bola untuk
mengurangi kehilangan panas
Cth :Pseudechis porphyriacus
Notechis scutatus

TERIMA KASIH