Anda di halaman 1dari 25

KIMIA DASAR

PROGRAM STUDI FARMASI


UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
SEMESTER 1

STRUKTUR DAN IKATAN KIMIA

Bilangan Kuantum
Orbital Atom
Hibridasi Orbital Atom
Teori Orbital Molekul
Ikatan Ionik
Ikatan Kovalen
Ikatan Kovalen Koordinasi

Teori Orbital Molekul


Keelektronegatifan
Kepolaran
Ikatan antar Molekul
Ikatan Hidrogen
Kekuatan Ikatan
Assosiasi Molekul

1.Bilangan Kuantum
Menggambarkan distribusi elektron dalam
atom hidrogen dan atom lain.
Keadaan energi yang dapat dihuni dalam suatu
atom hidrogen dan atom lain,yang diperankan
oleh tiga bilangan kuantum

A.Bilangan kuantum utama (n)


-

Menyatakan tingkatan energi utama


Bernilai bilangan bulat n=1,2,3,dst
-->menyatakan dalam tingkatan energi utama
mana elektron itu berada
Makin besar harga n, makin besar ukuran
orbital
Menentukan energi orbital yang dihuni elektron
tersebut.
Berhubungan dgn jarak rata-rata elektron dari
inti dalam orbital ttnt
>n> :Semakin besar jarak rata2 dr inti maka
semakin besar orbitalnya.

B. Bilangan Kuantum kedua Momentum


Sudut ()
-

Menyatakan pada subtingkatan energi macam apa


elektron itu berada dan menentukan bentuk orbital dalam
suatu subtingkatan.
Nilai tergantung pada harga n, dan nilai tersebut
berjangka antara 0 sampai n-1
Ditandai dg huruf s, p, d, f,
Jika n=1 hanya dapat mempunyai harga 0 artinya
hanya hanya ada satu tipe orbital yakitu orbital 1s, untuk
tingkatan utama pertama.
n=2 = 0,1
ada 2 tipe orbital (2s dan 2p)
n=3 = 0,1,2
ada 3 tipe orbital (3s, 3p, 3d)
n=4 = 0,1,2,3
ada 4 tipe orbital (4s, 4p, 4d
dan 4f)

Tingkatan energi utama ke 1,2, 3, 4. selalu terdapat


orbital s dan p, kecuali n=1, d dan f baru dijumpai pada
tingkatan ke 4 dan ke 5.

nama orbital

C. Bilangan Kuatum ketiga Magnetik (m )


-

Menyatakan orbital khusus mana yang dihuni oleh elektron itu dalam
subtingkatan energi
Menggambarkan orientasi (sikap) orbital dalam ruang
Dalam semua tingkatan energi utama, kecuali dalam tingkatan yang
pertama, terdapat lebih dari satu subtingkatan energi
Banyaknya orbital dalam suatu jenis subtingkatan, sama dengan harga

m yang mungkin untuk subtingkatan itu.


Nilai m tergantung nilai m= 2 +1

Bilangan kuantum m mempunyai harga bilangan bulat, mulai


dari + ke - , termasuk 0
Untuk subtingkatan s, =0, m
Untuk subtingkatan p, =1, m

= 0 (1 tipe orbital)
= -1,0,+1 (3 tipe orbital)

Untuk subtingkatan d, =2, m = -2,-1,0,+1,+2 (5 tipe orbital)


Untuk subtingkatan f, =3, m = -3,-2,-1,0,+1,+2,+3 (7 tipe

orbital)

D. Bilangan Kuantum keempat Spin Elektron (Ms)


-

Menguraikan dua cara dalam mana suatu elektron dapat


diluruskan dalam suatu medan magnit, paralel atau
melawan medan magnit.
Percobaan spektrum pancar atom hidrogen dan natrium
Garis dlm spektrum dpt dipecah dg memberikan
medan magnet.
Elektron = magnet

2 kemungkinan gerakan spin elektron +1/2 (searah

jarum jam); -1/2 (berlawanan jarum jam)

Ringkasan bilangan kuantum untuk empat tingkatan energi


utama yang pertama.
Tingkatan utama Subtingkatan
(n)
( )0 (n-1)

Orbital
(m ) + -

Spin elektron
unt.tiap harga
m dan m s

0 (1S)

+1/2, - 1/2

0 (2S)

+1/2, - 1/2

1 (2P)

+1,0,-1

+1/2, - 1/2

0 (3S)

+1/2, - 1/2

1 (3P)

+1,0,-1

+1/2, - 1/2

2 (3d)

+2,+1,0,-1,-2

+1/2, - 1/2

0 (4s)

+1/2, - 1/2

1(4p)

+1,0,-1

+1/2, - 1/2

3 (4d)

+2,+1,0,-1,-2

+1/2, - 1/2

4 (4f)

+3,+2,+1,0,-1,-2,-3

+1/2, - 1/2

Pembagian elektron untuk subtingkatan-subtingkatan dari


empat tingkatan energi utama yang pertama.
Tingkatan energi utama (n)

Banyaknya subtingkatan (n)


(0n-1)

Banyaknya orbital (n 2)

16

Jenis subtingkatan

S p

Banyaknya orbital per sub tingkatan

1 3

Jumlah maksimum elektron


per subtingkatan

2 6

6 10

6 10 14

Jumlah maksimum elektron


per tingkatan utama (2n 2)

18

32

Hubungan Antara Bil. Kuantum dg


Orbital Atom
n

jumlah

lambang

orbital

orbital

1s

2s

-1,0,1

2p

3s

-1,0,1

3p

3d

-2,-1,0,1,2

Prinsip Larangan Pauli


Menyatakan tidak ada elektron2 dlm atom yang
mempunyai keempat bil. Kuantum yang sama.
n , , m , sama maka elektron tersebut mempunyai
arah spin yg berbeda.
Bgmn menggambarkan 2 elektron atom He dlm orbital
s?

Atom He
a.

b.

(1,0,0,+1/2)
(1,0,0,+1/2)

C.

(1,0,0,-1/2)
(1,0,0,-1/2)

(1,0,0,+1/2)
(1,0,0,-1/2)
benar

Contoh Soal
1.

Berapa jumlah maksimum elektron yang mungkin


terdapat pada tingkat utama dimana n = 3 ?
Penyelesaian :
n=3 ; maka = 0,1,2; jumlah orbital untuk tiap adalah

Jumlah Orbital

..

Contoh Soal

Total jumlah orbital 9, tiap orbital memuat 2 elektron = 9 x


2 = 18
Jadi jumlah maksimum elektron pada n=3 adalah 18
2. Brp jumlah maksimum elektron yg mungkin terdapat
pada tk. Utama dimana n = 4 ?

2. ORBITAL ATOM
Cara elektron tersebar diantara orbital dari suatu atom,
disebut konfigurasi elektron atom tersebut.
Salah satu metode yang banyak digunakan,
menggambarkan anak panah keatas dan kebawah
Aturan umum penempatan elektron pada orbital atom
- Setiap kulit atau tingkat utama dengan bilangan
kuantum n, mengandung n subkulit.
- Setiap subkulit dengan bilangan kuantum mengandung
2 +1 orbital.
- Tiap orbital dapat ditempati oleh maksimum 2
elektron.
- Untuk menentukan jumlah elektron maksimum dalam
atom dengan bilangan kuantum utama n adalah
dengan menggunakan rumus 2n2.

Penataan elektron menurut aturan Hund dan azas eksklusi Pauli

Tingkatan utama

Subtingkatan

H
He
Li
Be
B
C
N
O
F
Ne
Na
Mg

3
p

Ringkasan

1s1
1s2
1s2
1s2
1s2
1s2
1s2
1s2
1s2
1s2
1s2
1s2

2s1
2s2
2s2 2p1
2s2 2p2
2s2 2p3
2s2 2p4
2s2 2p5
2s2 2p6
2s2 2p6 3s1
2s2 2p2 3s2

3.HIBRIDISASI ORBITAL ATOM & ORBITAL MOLEKUL

Orbital Hibrida adalah orbital atom yang


diperoleh ketika 2 atau lebih orbital yang tidak
setara pada atom yang sama bergabung untuk
bersiap-siap membentuk ikatan kovalen.
Hibridisasi adalah istilah yang digunakan untuk
pencampuran orbital-orbital yang berlainan
dalam suatu atom untuk membentuk orbitalorbital yang setara, dan orbital yang terbentuk
disebut orbital hibrida.

a.

Hibridisasi dalam molekul dengan ikatan tunggal.


Contoh pada molekul : BeCl2, BCl3, dan CH4.

1.

Hibridisasi sp (orbital hibrida sp) dari BeCl2


Tahap pertama, konfigurasi elektron atom Be 1s2, 2s2.
Tahap kedua orbital sp dari molekul Be
x y z
x y z
y z
2p

2p

2p
sp

2s
(Keadaan dasar)

2s
(kead. Eksitasi)
-----
tahap 1

(kead. Hibridasi) (kead. Senyawa BeCl 2)


------
tahap 2

------
tahap 3

2. Hibridisasi sp2 (orbital hibrida sp2) dari BCl3


Tahap pertama, konfigurasi elektron atom B 1s2, 2s2, 2px1
Tahap kedua orbital sp dari molekul Be

2p
2s

2p
2s

2p

sp2

(keadaan dasar)
(kead. Eksitasi) (kead. Hibridasi)
-----
------
------
tahap 1
tahap 2
tahap 3

(kead.Senyawa BCl 3)

3. Hibridisasi sp3 (orbital hibrida sp3) dari CH4,


Tahap pertama, konfigurasi elektron atom C1s2,2s2, 2px1,2py1
Tahap kedua orbital sp dari molekul C

2p

2s

2p

2s

sp3

(keadaan dasar)
(kead. Eksitasi) (kead. Hibridasi) (kead.Senyawa CH 4)
-----
------
------
tahap 1
tahap 2
tahap 3
Bagaimana hibridisasi sp3 pada molekul SiF4, CCl4, NH3, H2O

b.

Hibridisasi dalam molekul ikatan ganda


Contoh pada molekul :C2H4 (etilena), C2H2 (asetilena)
C2H4 :

Tahap pertama, konfigurasi elektron atom C1s2,2s2,


2px1,2py1
Tahap kedua orbital sp dari molekul C
x y z
x y z
z
2p
2p
2p

2p

sp2
2s

sp2

2s

(keadaan dasar)
(kead. Eksitasi)
-----
------
tahap 1
tahap 2

(kead. Hibridasi) + (Senyawa CH 4)


tahap 3

tahap 3

C2H4

C2H2 :

Tahap pertama, konfigurasi elektron atom C1s2,2s2,


2px1,2py1

Tahap kedua orbital sp dari molekul C


x y z
x y z
z y
2p
2p
2p

2p

sp2
2s

sp2

2s

(keadaan dasar)
(kead. Eksitasi)
-----
------
tahap 1
tahap 2

(kead. Hibridasi) + (Senyawa CH 4)

tahap 3

tahap 3

C2H2

c. Hibridisasi yang melibatkan orbital d


Contoh: PCl5 dan SiF6
3d

3d

3d

3p

3p

sp3d

3s

3s

P(keadaan dasar)----- P (kead.eksitasi) --------- >

P(keadaan hibridisasi)
tahap 3

PCl5 (keadaan senyawa)