Anda di halaman 1dari 16

4 TERLALU dan 3

TERLAMBAT

Sasaran 2009
Menurunnya
prevalensi gizi-kurang
pada anak balita dari
25,8% menjadi 20%.

TARGET MDGS
2015

1. Menanggulangi kemiskinan &


kelaparan
2. Memenuhi pendidikan dasar untuk
semua
3. Mendorong kesetaraan jender &

Menurunnya AKB dari


35 menjadi 26 per
1000 KH
Menurunnya AKI dari
307 menjadi 226 per
100.000 kh

pemberdayaan perempuan
4. Menurunkan Angka kematian
Balita 2/3nya
antara
1990-Ibu
5. Menurunkan
Angka
Kematian
2015
3/4nya antara 1990-2015
6. Memerangi HIV/ AIDS, malaria &
penyakit menular lain
7. Menjamin kelestarian lingkungan
hidup
8. Mengembangkan
kemitraan
global untuk pembangunan

8 Target M D G s
5A. Menurunkan MMR

tahun 1990-2015
5B. Mencapai akses

untuk kesehatan
Reproduksi

Penurunan MMR Di Indonesia


1992: 425/100.000
2007: 228/100.000
RJMPN 2014: 118
MDG 2015: 102
Acceleration initiatives!
Global: MDG 5 slow progress

Only China and Vietnam have been


on track
Separating MDG 5A and 5B
(introduced 2007)

Penyebab Kematian Ibu?

1. Penyebab Langsung

kematian ibu merupakan aspek medis


yang harus ditangani oleh tenaga medis
atau tenaga kesehatan. Kasus- kasus
tersebut antara lain pendarahan,
eklampsia, partus lama, komplikasi
aborsi dan infeksi (Kementerian
Kesehatan RI, 2009)

2. Penyebab Tidak Langsung:

aspek Non medis yang merupakan


penyebab yang mendasar antara lain
status perempuan dalam keluarga,
keberadaan anak, sosial budaya,
pendidikan, sosial ekonomi, dan
geografis daerah.

Risiko kematian ibu & anak terjadi paling banyak pada


periode kelahiran
INDONESIA ADALAH SALAH SATU DARI 68 NEGARA
YANG MEMILIKI KEMATIAN IBU DAN NEONATAL YANG BURUK

LAHIR MATI
KEMATIAN BBL

KEMATIAN IBU
KEMATIAN ANAK

BESARAN MASALAH KEMATIAN IBU


(Kehamilan, Persalinan dan Nifas)
Sumber SDKI 2002-2003

Indikator

Jumlah Kematian

AKI
307/100.000KH

Per tahun
18300

Per hari
50

Per jam
2

Penyebab langsung
kematian:

Penyebab tdk langsung: Faktor risiko


3 terlambat
4 terlalu

1.
2.

1.Terlambat mengenal tanda


bahaya dan mengambil
keputusan
2.Terlambat mencapai
fasilitas kesehatan
3.Terlambat mendapatkan
pertolongan di fasilitas
kesehatan

3.
4.
5.
6.

Perdarahan 28%
Keracunan Kehamilan
24%
Infeksi 11 %
Komplikasi nifas 8%
Persalinan macet/lama
5%
Keguguran 5%

Penyebab tidak langsung lainnya


Status gizi;anemia gizi besi (penyebab perdarahan,BBLR): 40%
Kurang Energi Kronik/KEK (Lingkaran lengan kiri/Lila ki < 23.5 cm)

1.Terlalu muda melahirkan


(<20 th), 0.3%
2.Terlalu sering melahirkan
(>3 anak) 37%
3.Terlalu rapat jarak
melahirkan (< 2th) 9.4%
4.Terlalu tua untuk
melahirkan (>35 th) 13.9%

Prinsip Pengelolaan Program KIA


Bertujuan
untuk
memantapkan
&
meningkatkan jangkauan serta mutu
pelayanan KIA secara efektif & efisien.
Pemantapan pelayanan KIA diutamakan
pada kegiatan pokok:
Peningkatan pelayanan antenatal
Peningkatan pertolongan persalinan
Peningkatan deteksi dini risiko tinggi/
komplikasi,
Peningkatan penanganan komplikasi
Peningkatan pelayanan neonatal & ibu
nifas

Pelayanan Antenatal
P elayan an an ten atal selen g kap n ya m en caku p

an am n esis, p em eriksaan f i
sik, p x
lab oratoriu m atas in d ikasi, in terven si,
im p lem en tasi d an evalu asi.
P en erap an op erasion al:
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Tim b an g b ad an & u ku r tin g g i b ad an


U ku r tekan an d arah
U ku r tin g g i fu n d u s u teri
P em b erian im u n isasi Tetan u s Toksoid len g kap
P em b erian Tab let tam b ah d arah m in im al 90 tab let
selam a keh am ilan
Tes lab oratoriu m (ru tin & kh u su s)
Tem u w icara /K on selin g

Pertolongan Persalinan
Ten ag a
keseh atan
yan g
b erh ak
m en olon g p ersalin an : d okter u m u m ,
d okter ob sg yn , b id an , p eraw at.
P rin sip p en olon g p ersalin an yan g
b aik, p rin sip n ya:
S terilitas/ p en ceg ah an in feksi.
M etod e
p ertolon g an
p ersalin an
sesu ai stan d ar p elayan an .
M eru ju k kasu s yan g m em erlu kan
tin g kat p elayan an leb ih tin g g i.

Deteksi Dini Ibu Hamil Berisiko


Faktor resiko ibu hamil:
Primigravida 20 tahun/ 35 tahun
Anak 4
Jarak persalinan terakhir & kehamilan
sekarang kurang dari 2 th
Tinggi badan 145 cm
BB 38 kg / Lila 23,5 cm
Kelainan bentuk tubuh, ex: kelainan tl
belakang / panggul

Lanjutan
Riwayat hipertensi
Sedang / pernah menderita

penyakit kronis
Riwayat kehamilan buruk
Riwayat persalinan beresiko
Riwayat nifas beresiko
Riwayat keluarga menderita DM,
hipertensi, cacat kongenital

Penanganan komplikasi
Pelayanan

Obstetri, meliputi:
Pencegahan & penanganan
perdarahan
Pencegahan & penanganan
preeklamsi& eklamsi
Pencegahan & penanganan infeksi
Penanganan partus lama / macet
Pencegahan & penanganan abortus

Pelayanan KB berkualitas
Pelayanan KB berkualitas pelayanan

KB sesuai standar dgn menghormati hak


individu
shg
diharapkan
mampu
meningkatkan
derajat
kesehatan
&
menurunkan tingkat fertilitas (kesuburan).
Pelayanan KB bertujuan untuk menunda,
menjarangkan dengan metode kontrasepsi.

TERIM AKASIH