Anda di halaman 1dari 19

Perbedaan Gejala Psikotik

pada Penyakit Organik dan


Fungsional
Iline michaela
03011138

Pendahuluan

Gejala psikotik pada pasien


dengan penyakit organik
sering kali terjadi secara
tiba-tiba dan kerap
menimbulkan kebingungan
dalam mengambil diagnosis

Ini sering kali dilupakan


dalam pengambilan
diagnosa pada pasien
dengan penyakit organik

Ciri psikotik menjadi salah


satu penilaian selain
pemeriksaan fisik,
laboratorium, dan foto
radiologi

Definisi

Suatu gangguan jiwa dengan


kehilangan rasa kenyataan
(sense of reality). Hal ini
diketahui dengan terganggunya
pada hidup perasaan (afek dan
emosi), proses berpikir,
psikomotorik, dan kemauan,
sedemikian rupa sehingga
semua ini tidak sesuai dengan
kenyataan lagi.

Psikosa ditandai oleh


perilaku agresif
impuls-impuls serta
waham dan
halusinasi.

Psikosis sindrom organik

Psikosis
fungsiona
l

Sindrom otak organik


(SOO) ialah gangguan jiwa
yang psikotik atau
nonpsikotik yang
disebabkan oleh gangguan
fungsi jaringan otak

Jenis
Psikosi
s

Psikosis Vs Delirium
Pada dasarnya harus
dibedakan terlebih dahulu
gejala psikosis dengan
delirium

Delirium lebih menunjukan


pada sindroma otak organik
Psikosis lebih menjurus pada
yang secara keseluruhan
gangguan realita karena
menyebabkan gangguan
terdapatnya halusinasi, delusi
kognitif, dengan disorientasi,
atau pemikiran yang
gangguan memori, dan
kacau.Psikosis dapat
gangguan kesadaran.
disebabkan oleh penyakit
Penyakit-penyakit yang
organik dimana
menyebabkan delirium sering
penyebabknya dapat
mengancam hidup, dan
diketahui.
delirium harus disadari
menjadi kedaruratan medis

Gejala Psikosis pada penyakit


organik
Pada gejala psikotik awal, perlu
dilihat keseluruhan sistem dan
Gejala psikosis pada kelainan organik penilaian fisik yang meliputi evaluasi
menjadi tingkat pertama diagnosa
neurologikal. Ditambah dengan
banding dari penegakkan diagnosa
pemeriksaan lab, antara lain :
pasien skizofrenia yang harus
pemeriksaan darah lengkap,
disingkirkan untuk menindak lanjuti
elektorlit, serum kreatinin, blood
pengobatan pasien.
urea nitrogen (BUN), tes fungsi tiroid,
tes penyakit kelamin, urinalisis, dan
pemeriksaan toksik.

Kriteria diagnosis psikosis dengan terdapat


gangguan medis lain oleh DSM IV :

Terdapat kode berbasis gejala


predominan :
Dengan waham : jika gambaran
wahamnya menonjol
Dengan halusinasi : jika gambaran
halusinasinya menonjol

Cat. pengkodean : tuliskan nama


kondisi medis umum. Pada axis I mis.
Gangguan Psikotik ok Neoplasma paru
dengan waham, juga tliskan kondisi
medis umumnya pada axis III

Kriteria diagnosis psikosis akibat dari pemakaian


obat atau bahan yang mencetuskan psikosis oleh
DSM IV

Sedangkan diagnosis kriteria pada


gangguan psikosis non organik

Gangguan psikosis yang tidak memenuhi kriteria schizophrenia atau


untuk jenis jenis psikosis dari gangguan mood (afek), dan
gangguan psikosis yang tidak memenuhi kriteria simtomatis untuk
gangguan delusi yang persisten yang dapat ditandakan di sini

Persepsi

Halusinasi Lanjutan

Isi dan proses pikir

Gangguan isi dan proses pikir terjadi pada 47 pasien


organik. Hasil penilaian PSE yang menggunakan
Andersons scale terdapat 2 pasien dengan flight of
ideas yang juga mendapat tekanan, 14 nya terdapat
disorientasi fantasi yang terlihat ilogikal, 6 pasien
memiliki percakapan tangensial dengan irrelevant
manners. Dibandingkan dengan pasien non-organik,
pasien organik lebih menunjukan kemiskinan isi pikir,
lambat, ilogikal, dan tangensial.

Gangguan emosi

Tidak terdapat hasil yang


signifikan pada keduanya,
namun pasien psikotik organik
lebih menunjukan adanya gejala
hipomanik atau labil

Penanganan

Pasien

IGD

Live Threating Symptom

YA

TIDAK

Stabilisasi kondisi

assesment

assesment

Gejala

Apakah
ada
perubahan
kesadaran?
Apakah
ada
perubahan
pemusatan, pertahanan, dan
pengalihan perhatian ?
Apakah ada fluktuasi gejala ?

Konsul Konsulen Psikiatri

YA

Gangguan Mental Organik

Perilaku yang tidak terkendali. Gaduh


gelisah
Usaha bunuh diri, ide bunuh diri
Panik, kecemasan dengan keluhan somatic
berlebih
Perilaku/perasaan
siap
menyerang/membunuh (agitatif)
Bicara kacau, eksplosif (marah, maki,
teriak)
Kebingungan
Bertindak diluar kendali/ impulsive
Curiga/ sikap bermusuhan berlebihan

TIDAK

Anda mungkin juga menyukai