Anda di halaman 1dari 9

ANEMIA PADA KEHAMILAN

Sering dijumpai Anemia defisiensi zat besi


Potential danger to mother and child
Perlu perhatian khusus
Angka Kejadian (WHO) : 20 % - 89 %
Patokan Hb : 11 gr %

Kebutuhan Zat Besi Wanita Hamil


Adanya haid pd wanita dengan darah yg keluar
50 80 cc tiap bulan, kehilangan zat besi 30
40 mg.
Wanita hamil butuh tambahan zat besi untuk :
- Meningkatkan jml sel darah merah
- Membentuk sel darah merah janin & plasenta

Gambaran kebutuhan zat besi wanita


hamil :
Meningkatkan sel darah Ibu 500 mg Fe
Terdapat dlm plasenta
300 mg Fe
Untuk darah janin
100 mg Fe
Jumlah

900 mg Fe

Diagnosis Anemia pd Kehamilan :


Anamnesa : Cepat lelah, sering pusing, mata
berkunang kunang.
Patokan

Hb

11 gr %
9 10 gr %
7 8 gr %
< 7 gr %

Normal
Anemia ringan
Anemia sedang
Anemia berat

Pemeriksaan Hb minimal 2 kali yaitu trimester


I dan III

Empat Jenis Anemia :


1. Anemia defisiensi besi
2. Anemia Megaloblastik (Kekurangan
Vit B12)
3. Anemia Hemolitik (pemecahan sel-sel
darah lebih cepat dari pembentukan)
4. Anemia Hipoplastik (gangguan
pembentukan sel-sel darah)

Pengaruh anemia pada kehamilan dan


janin :
1. Bahaya selama kehamilan
- Dapat terjadi abortus
- Persalinan prematur
- Hambatan tumbuh kembang janin dlm rahim
- Mudah terjadi infeksi
- Ancaman Decompensatio Cordis (Hb < 6 gr %)
- Molahidatidosa
- Hiperemesis Gravidarum
- Perdarahan ante partum
- Ketuban pecah dini

2. Bahaya saat persalinan


- Gangguan HIS Kekuatan mengejan
- Kala I berlangsung lama
- Kala II berlangsung lama
- Kala Uri dpt diikuti dg retensio
plasenta & perdarahan post partum krn
Atoni Uteri
- Kala IV : Atoni Uteri

3. Pada Kala Nifas


- Terjadi Sun Involusi Uteri
- Memudahkan Infeksi Puerperium
- Pengeluaran ASI berkurang
- Terjadi Decompensatio Cordis
- Mudah terjadi Infeksi Mamae

4. Bahaya terhadap janin


- Abortus
- Kematian Intra Uterin
- Prematuritas
- BBLR
- Kelahiran dg anemia
- Cacat bawaan
- Bayi mudah terkena infeksi
- Intelegencia rendah