Anda di halaman 1dari 26

SINTESIS DAN

KARAKTERISASI GARAM
DAPUR & TAWAS
DENGAN METODE
KRISTALISASI DAN
PENGUAPAN

>> 0
>> 1 Anorganik
>> 2
>> 3
>>3 4Kimia-VA
>>
Praktikum
Kimia
Kelompok

PRAKTIKUM KIMIA ANORGANIK


KELOMPOK 3
KIMIA-VA
Cecep Suparman
1147040016
Desi Dwi Wulandari
1147040019
Dewi Siti Aisah
1147040021
Dini Meila Andriani
1147040023
Fakhira Mutaqqia Billah 1147040025
Gilman Ali Reza
1147040031
Hildan Aulia Rachmansyah 1147040034
Latifatunabilah
1147040037
Linda Amalia Rahmah
1147040038
Tisa Roaitul jannah
1137040071

>> 0
>> 1 Anorganik
>> 2
>> 3
>>3 4Kimia-VA
>>
Praktikum
Kimia
Kelompok

PETA KONSEP

>> 0
>> 1 Anorganik
>> 2
>> 3
>>3 4Kimia-VA
>>
Praktikum
Kimia
Kelompok

TUJUAN
DAFTAR
PUSTAKA

PENDAHULUAN

TEORI
DASAR

KESIMPULAN

METODE

PEMBAHASAN

HASIL
PENGAMATAN

>> 0
>> 1 Anorganik
>> 2
>> 3
>>3 4Kimia-VA
>>
Praktikum
Kimia
Kelompok

TUJUAN

>> 0
>> 1 Anorganik
>> 2
>> 3
>>3 4Kimia-VA
>>
Praktikum
Kimia
Kelompok

Mengidentifikasi sintesis garam dapur NaCl


Mengidentifikasi sintesis KAl(SO4)2.12H2O
Menentukan % rendemen dan menghitung % hilangnya NaCl
Menentukan % rendemen KAl(SO4).12H2O & % hilangnya
KAl(SO4).12H2O
Menentukan konsentrasi HCl

>> 0
>> 1 Anorganik
>> 2
>> 3
>>3 4Kimia-VA
>>
Praktikum
Kimia
Kelompok

PENDAHULUAN

>> 0
>> 1 Anorganik
>> 2
>> 3
>>3 4Kimia-VA
>>
Praktikum
Kimia
Kelompok

Garam rangkap adalah garam yang dalam kisi kristalnya


mengandung dua kation yang berbeda dengan proporsi tertentu.
Garam rangkap biasanya lebih mudah membentuk kristal besar
dibandingkan dengan garam-garam tunggal penyusunnya. Salah
satunya adalah (KAl(SO4)2.12H2O).
Garam ini yang dikenal dengan patas alum atau tawas, Alum
mempunyai kegunaan yang sama dengan garam pembentuknya.
Salah satu kegunaan penting dari patas alum adalah sebagai zat
pewarna. Alum atau tawas (KAl(SO4)2) dapat dibuat dengan
mereaksikan senyawa aluminium sulfat (Al2(SO4)3) dengan kalium
sulfat (K2SO4). Reaksi yang terjadi sebagai berikut :
K2SO4 +Al2(SO4)3 2KAl(SO4)2
>> 0
>> 1 Anorganik
>> 2
>> 3
>>3 4Kimia-VA
>>
Praktikum
Kimia
Kelompok

Natrium klorida atau yang dikenal sebagai garam dapur adalah senyawa
yang memiliki rumus molekul NaCl. Senyawa ini merupakan suatu garam
tunggal yang paling berpengaruh terhadap salinitas air laut dan cairan
ekstraseluler pada berbagai banyak organisme multiseluler. Senyawa ini juga
berperan sebagai bahan utama dari bahan garam dapur yang digunakan
sebagai penyedap rasa dan pengawet makanan.
Garam tunggal biasanya akan membentuk kristal-kristal yang kecil
dibandingkan dengan garam-garam rangkap. Salah satu metode dalam
pembuatan garam tunggal NaCl ini yaitu dengan mereaksikan soda kue
dengan asam klorida yang diproses lebih lanjut dengan metode kristalisasi.
Proses kristalisasi ini merupakan suatu proses pemurnian yang dihasilkan
reaksi soda kue dengan HCl. Persamaan Reaksi yang dihasilkan yaitu:

NaHCO3(s)

HCl (l) NaCl(aq) + H2CO3(aq)

>> 0
>> 1 Anorganik
>> 2
>> 3
>>3 4Kimia-VA
>>
Praktikum
Kimia
Kelompok

TEORI DASAR

>> 0
>> 1 Anorganik
>> 2
>> 3
>>3 4Kimia-VA
>>
Praktikum
Kimia
Kelompok

Garam dapur atau natrium klorida atau NaCl. Zat padat berwarna
putih yang dapat diperoleh dengan menguapkan dan memurnikan air
laut. Juga dapat dengan netralisasi HCl dengan NaOH berair.
Natrium Chlorida merupakan salah satu bahan yang banyak
digunakan oleh masyarakat dalam pengolahan makanan dan bahan
baku dalam berbagai industri kimia. Industri kimia yang paling banyak
menggunakan Natrium Chlorida sebagai bahan bakunya adalah
industri Chlor Alkali. Produk utama dari industri ini adalah chlorine (Cl 2)
dan Natrium Hidroksida (NaOH), yang banyak dibutuhkan oleh industri
lain, seperti industri pulp dan kertas, tekstil, deterjen, sabun dan
pengolahan air limbah (Lesdantina, et al., 2009).

>> 0
>> 1 Anorganik
>> 2
>> 3
>>3 4Kimia-VA
>>
Praktikum
Kimia
Kelompok

Garam rangkap (double salt) : suatu garam yang terdiri dari dua kation yang berbeda (1 hal.
669).
Garam rangkap adalah garam yang terdiri dari dua kation yang berbeda dengan sebuah anion
yang sama dalam satu kisi kristalnya. Garam rangkap biasanya lebih mudah membentuk kristal
besar dibandingkan dengan garam tunggal penyusunnya. Kation garam rangkap umumnya terdiri
dari kation logam transisi yang bergabung dengan kation logam alkali atau ion amonium
(Svehla,1985).
Contoh-contoh garam rangkap adalah garam mohr atau amonium besi (II) sulfat heksahidrat
dengan rumus molekul (NH4)2Fe(SO4)2.6H2O; tawas atau kalium aluminium sulfat dengan rumus
molekul KAI(SO4)2.12H2O dan dolomit atau kalium magnesium sulfat dengan rumus molekul
CaMg(CO3)2 (6 hal. 1). Jadi, garam rangkap adalah golongan garam yang dalam bentuk kristalnya
adalah gabungan dua jenis garam
Kristalisasi merupakan metode pemisahan dengan cara pembentukan Kristal sehingga dapat
dipisahkan. Suatu zat gas atau cair dapat mendingin atau memadat serta membentuk Kristal
karena mengalami proses kristalisasi. Kristal-krisal juga akan terbentuk dari suatu larutan yang
akan dijenuhkan dengan pelarut tertentu. Semakin kristalnya maka semakin baik karena semakin
kecil kemungkinan tercemar oleh kotoran. (Arsyad, 2001)

>> 0
>> 1 Anorganik
>> 2
>> 3
>>3 4Kimia-VA
>>
Praktikum
Kimia
Kelompok

METODE

>> 0
>> 1 Anorganik
>> 2
>> 3
>>3 4Kimia-VA
>>
Praktikum
Kimia
Kelompok

Standarisasi HCl

>> 0
>> 1 Anorganik
>> 2
>> 3
>>3 4Kimia-VA
>>
Praktikum
Kimia
Kelompok

Sintesis NaCl

Sintesis Tawas

>> 0
>> 1 Anorganik
>> 2
>> 3
>>3 4Kimia-VA
>>
Praktikum
Kimia
Kelompok

HASIL PENGAMATAN

>> 0
>> 1 Anorganik
>> 2
>> 3
>>3 4Kimia-VA
>>
Praktikum
Kimia
Kelompok

SINTESIS TAWAS

>> 0
>> 1 Anorganik
>> 2
>> 3
>>3 4Kimia-VA
>>
Praktikum
Kimia
Kelompok

SINTESIS NaCl

>> 0
>> 1 Anorganik
>> 2
>> 3
>>3 4Kimia-VA
>>
Praktikum
Kimia
Kelompok

STANDARISASI HCl

>> 0
>> 1 Anorganik
>> 2
>> 3
>>3 4Kimia-VA
>>
Praktikum
Kimia
Kelompok

PEMBAHASAN

>> 0
>> 1 Anorganik
>> 2
>> 3
>>3 4Kimia-VA
>>
Praktikum
Kimia
Kelompok

Pokok bahasan

Garam rangkap dan garam tunggal


Sintesis garam tunggal
Sintesis garam rangkap
Faktor pembentukan kristal

>> 0
>> 1 Anorganik
>> 2
>> 3
>>3 4Kimia-VA
>>
Praktikum
Kimia
Kelompok

KESIMPULAN

>> 0
>> 1 Anorganik
>> 2
>> 3
>>3 4Kimia-VA
>>
Praktikum
Kimia
Kelompok

Dari praktikum yang telah dilakukan dapat disumpulkan bahwa:


NaCl dapat disintesis dari soda kue (NaHCO 3) yang direaksikan
dengan HCl dan dengan metode kristalisasi.
% rendemen pada sintesis NaCl adalah 77,2692 % dan hilangnya
NaCl yang didapatkan secara teoritis sebesar 1,6621 gram.
KAl(SO4)212 H2O dapat disintesis dari Al (alumunium foil) yang
direaksikan dengan KOH dan H2SO4.
% rendemen pada sintesis KAl(SO4)212 H2O diperoleh sebesar
115,3946% dan hilangnya KAl(SO4)212 H2O secara teoritis sebesar
-1,3947 gram.
Konsentrasi HCl diperoleh sebesar 3,2085 M
>> 0
>> 1 Anorganik
>> 2
>> 3
>>3 4Kimia-VA
>>
Praktikum
Kimia
Kelompok

D
A
F
T
A
R
P
U
S
T
A
K
A

>> 0
>> 1 Anorganik
>> 2
>> 3
>>3 4Kimia-VA
>>
Praktikum
Kimia
Kelompok

Arsyad, M. Natsir, 2001, Kamus Kimia Arti dan Penjelasan Istilah,


Gramedia, Jakarta.

Chang, Raymond. Konsep-konsep Inti. Jakarta: Erlangga, 2005.

Lesdantina,

Dina

dan

Istikomah.

2009.

Pemurnian

NaCl

dengan

Menggunakan Natrium Karbonat. Seminar Tugas Akhir S1 Tehnik Kimia


UNDIP.

Suhendar,Dede. 2013.buku panduan praktikum kimia anorganik. Jurusan


kimia fakultas sains dan teknologi UIN SGD. Bandung

Svehla, G. 1985. Analisis Kualitatif Makro dan Semi Mikro. Jakarta: Kalman
Media Pustaka.

>> 0
>> 1 Anorganik
>> 2
>> 3
>>3 4Kimia-VA
>>
Praktikum
Kimia
Kelompok

Terimakasih

>> 0
>> 1 Anorganik
>> 2
>> 3
>>3 4Kimia-VA
>>
Praktikum
Kimia
Kelompok