Anda di halaman 1dari 42

Dahlan M.

Noer

2010

Lahir di Bima, 10 Oktober

1958
Pendidikan terakhir Pasca
Sarjana Universitas Negeri
Jakarta
Jabatan Kepala Subbag I
bagian Mutasi Guru
Penanggung Jawab
pelaksana Kegiatan
Percepatan Penilaian
Prestasi Kerja Guru Gol.
IV/a ke atas.

Dahlan M. Noer

HP. 08121010118, 0811108765

Alamat : Jln. Parang Peritis D No.72 Kota


Bekasi

2010

1.
2.

3.

4.

5.

6.

PP NOMOR 99 TAHUN 2000 TENTANG KENAIKAN PANGKAT PNS


PP NOMOR 9 TAHUN 2003 TENTANG WEWENANG PENGANGKATAN,
PEMINDAHAN, DAN PEMBERHENTIAN PNS
PERMENPAN DAN RB NOMOR 16 TAHUN 2009 TENTANG JABFUNG
GURU DAN ANGKA KREDITNYA
PERATURAN BERSAMA MENDIKNAS DAN KEPALA BKN NOMOR
03/V/PB/2010 NOMOR 14 TAHUN 2010 TENTANG JUKLAK JABFUNG
GURU DAN ANGKA KREDITNYA
PERMENDIKNAS NOMOR 35 TAHUN 2010 TENTANG JUKNIS JABFUNG
GURU DAN ANGKA KREDITNYA
PERMENDIKNAS NOMOR 36 TAHUN 2010 TENTANG ORGANISASI
DAN TATA KERJA KEMDIKNAS

Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya


sudah 2 kali disempurnakan

Keputusan MENPAN Nomor 26 Tahun 1989


Keputusan MENPAN Nomor 84 Tahun 1993
Peraturan MENPAN dan RB Nomor 16 Tahun
2009
Ketentuan pelaksanaan peraturan tersebut juga disempurnakan

Diterbitka
n

Diterbitka
n

Diterbitka
n

Berdasarkan Permendiknas No. 174 Tahun 2010, Mendiknas


menguasakan sebagian wewenangnya untuk menetapkan
angka kredit guru dalam bentuk Pemberian Kuasa.

Pemberian Kuasa, untuk dan atas nama


Mendiknas, kepada:
1. Sekretaris Jenderal menetapkan angka
kredit untuk kenaikan jabatan/pangkat Guru
Pembina Tk. I, golongan ruang IV/b menjadi
Guru Utama Muda, golongan ruang IV/c
sampai dengan Guru Utama Madya,
golongan ruang IV/d dan pengangkatan
pertama kali Guru Utama Muda, golongan
ruang IV/c dan Guru Utama Madya, golongan
ruang IV/d.

kenaikan jabatan/pangkat:
Pembina, golongan ruang IV/a menjadi Guru
Pembina Tk.I, golongan ruang IV/b;
Guru Pratama, golongan ruang III/a menjadi
Guru Pratama Tk. I, golongan ruang III/b
sampai dengan Guru Pembina Tk. I,
golongan ruang IV/b bagi Guru pada
Sekolah Indonesia di luar negeri;dan
pengangkatan pertama kali Guru
Pembina Tk. I, golongan ruang IV/b ke
atas.

PENETAPAN ANGKA KREDIT


digunakan untuk salah satu syarat
~ Pengangkatan
~ Kenaikan pangkat
~ Kenaikan Jabatan

tidak dapat diajukan keberatan o/ pejabat


fungsional ybs oleh karena itu
anggota tim penilai harus benar-benar
kompeten bekerja secara profesional
cermat teliti obyektif total dan
memiliki komitmen yang tinggi
9

PP Nomor 16 Tahun 1994 tentang


Jabatan Fungsional PNS
menyatakan bahwa Pejabat
Fungsional dapat naik jabatan dan
pangkat apabila memenuhi
sejumlah angka kredit yang
dipersyaratkan disamping
persyaratan lain sesuai dengan
ketentuan.

Pasal 1 angka 7 Permenpan dan


RB
No 16 Tahun 2009:

Angka Kredit adalah:


satuan nilai dari tiap butir kegiatan
dan/atau akumulasi nilai butir-butir kegiatan
yang harus dicapai oleh guru dalam rangka
Angka kredit
merupakan
representasi
pembinaan
karier
kepangkatan
dan Prestasi
jabatannya.
Kerja yang berkaitan dengan tugasnya.
Dengan demikian, guru yang berprestasi
dapat lebih cepat naik jabatan/pangkat.

Pasal 21 Permenpan dan RB No. 16 Tahun


2009
(1)

(2)

(3)

Untuk kelancaran penilaian dan penetapan


angka kredit, Guru wajib mencatat dan
menginventarisasikan seluruh kegiatan yang
dilakukan.
Penilaian dan penetapan angka kredit terhadap
Guru dilakukan paling kurang 1 (satu) kali
dalam setahun.
Penilaian dan penetapan angka kredit untuk
kenaikan pangkat Guru yang akan
dipertimbangkan untuk naik pangkat dilakukan
paling kurang 2 (dua) kali dalam 1 (satu)
tahun, yaitu 3 (tiga) bulan sebelum periode
kenaikan pangkat Pegawai Negeri Sipil.

Guru Madya, IV/b s.d. Guru Utama, IV/e


di lingkungan instansi pusat dan daerah;
Guru Pertama, III/a s.d. Guru Utama, IV/e
yang diperbantukan pada SILN

Guru Madya, IV/a


di lingkungan Kementerian Agama

Guru Muda, III/c s.d. III/d


di lingkungan Kantor Wilayah Kemenag.

Guru Pertama, III/a s.d. III/b


di lingkungan Kantor Kab/Kota Kemenag.

Guru Pertama, III/a s.d. Guru Madya, IV/a


di lingkungan Provinsi

Guru Pertama, III/a s.d. Guru Madya, IV/a


di lingkungan Kab/Kota

Guru Pertama, III/a s.d. Guru Madya, IV/a


di lingkungan inst pusat selain Guru SILN
dan Kemenag

TIM PENILAI PUSAT

TIM PENILAI KEMENAG

TIM PENILAI KANWIL KEMENAG

TIM PENILAI KANTOR


KAB/KOTA KEMENAG

TIM PENILAI PROPINSI

TIM PENILAI KAB/KOTA

TIM PENILAI INSTANSI

1.

2.

Tim Penilai Jabatan Fungsional


Guru terdiri dari unsur teknis, dan
pejabat fungsional Guru.
Susunan keanggotaan Tim Penilai:
a.

b.
c.

d.

seorang Ketua merangkap anggota unsur


teknis;
seorang wakil Ketua merangkap anggota;
seorang Sekretaris merangkap anggota dari
unsur kepegawaian; dan
paling kurang 4 (empat) orang anggota.

Pasal 10 ayat (7) Peraturan Bersama Mendiknas dan Ka BKN ttg Juklak
Jabfung Guru: Susunan Anggota Tim Penilai paling sedikit 7 orang.
Pasal 10 ayat (8) anggota tim penilai paling kurang 2 orang harus dari guru

TIM PENILAI ANGKA KREDIT GURU


Tim penilai angka kredit
dibentuk dan ditetapkan oleh pejabat
yang berwenang dan bertugas
menilai
prestasi kerja jabatan fungsional
Pasal 23 ayat (3) Persyaratan Tim Penilai:
GURU
a. menduduki jabatan dan pangkat paling rendah sama dengan jabatan
dan pangkat guru yang dinilai;
b. memiliki keahlian serta mampu untuk menilai kinerja guru; dan
c. dapat aktif melakukan penilaian
Pasal 23 ayat (4): Anggota Tim Penilai Jabatan Fungsional Guru harus

lulus pendidikan dan pelatihan calon tim penilai dan mendapat sertifikat
dari Menteri Pendidikan Nasional
18

NO
I

UNSUR
Pendidikan

SUBUNSUR
A. Pend. Sekolah dan mendapat ijazah/gelar ( 3)
B. Diklat prajabatan dan memperoleh STTPP atau

sertifikat (1)
II

Pembelajaran/
Bimbingan &
Tugas Tertentu

III

A. Melaksanakan proses pembelajaran (1)


B. Melaksanakan proses pembimbingan (1)
C. Melaksanakan tugas lain yang relevan dengan

fungsi sekolah (13)

Pengemb.

A. Melaksanakan pengembangan diri (diklat & keg kolektif

Keprofesian

unt peningkatan kompetensi) (10)


B. Melaksanakan publikasi ilmiah (23)
C. Melaksanakan karya inovatif (12)

Berkelanjutan

A. Perolehan gelar/ijazah diluar bid yg diampunya


IV

Penunjang
tugas Guru

(3)
B. Melaksanakan kegiatan yg mendukung tugas

guru (9)
C. Perolehan penghargaan/tanda jasa (4)

80 kegiatan

KOMPOSISI PENILAIAN
Unsur Utama > 90 %
- Pelatihan Prajabatan
- Pembelajaran/Pembimbingan & tugas
tertentu
- Pengembangan keprofesian berkelanjutan
Unsur Penunjang < 10 %
- Perolehan gelar/ijazah yg tidak sesuai
dengan
bidang yang diampunya
- Pelaksanaan kegiatan pendukung tugas
guru
20

PROSEDUR PENGAJUAN DUPAK


1.

2.
3.

Kepala Sekolah dibantu guru senior


mencantumkan perkiraan angka kredit
guru pada format DUPAK sesuai dengan
bukti prestasi kerja guru
Pencantuman perkiraan angka kredit
setiap butir dilakukan secara berurutan
Kepala sekolah meneliti ulang kebenaran
isinya dan kemudian menandatangani
formulir serta dilengkapi bukti-bukti

4. Untuk Guru Madya IV/b s.d Guru Utama


IV/e
KEPALA RA/TK,
MA/SD,MTs/SLTP,
MA/SLTA, SLB

Berkas
usul

1. Ijazah
2. Bukti fisik pelaks kegiatan
unsur utama dan penunjang
3. SK pangkat/jabatan terakhir
4. PAK terakhir
5. SK pembagian tugas guru

1 SET SAJA

KA. BKD
PROPINSI/KAB/KOTA
Dengan Tembusan:
1. Kadisdik Prop
2. Kadisdik Kab/kota

MENDIKNAS
U.p. Sekretaris
Tim Penilai Pusat

Tim penilai

3B

SEKRETARIAT
TPP

3A

TIM PENILAI
PUSAT

PEJABAT
PENETAP
ANGKA
KREDIT

PAK

Y
T
2

OK

SURAT PENGANTAR/
LAPORAN HASIL
PENILAIAN

UNIT
PENGUSUL

1.

KEPALA
SLB

KEPALA BKD
PROPINSI

2.

Berkas
usul

3.
4.
5.

Ijazah
Bukti fisik pelaks kegiatan unsur
utama dan penunjang
SK pangkat/jabatan terakhir
PAK terakhir
Surat pembagian tugas

GUBERNUR /
KEPALA DINAS
PENDIDIKAN PROPINSI

6. GURU PERTAMA, III/a S.D. GURU PEMBINA, IV/a DI KAB/KOTA

KEPALA
TK,/SD,SLTP,SLTA

KA. BKD
KAB/KOTA

Berkas
usul

1. Ijazah
2. Bukti fisik pelaks kegiatan
unsur utama dan penunjang
3. SK pangkat/jabatan
terakhir
4. PAK terakhir

BUPATI/WALIKOTA/
KEPALA DINAS
PENDIDIKAN KAB/KOTA

7. GURU yang diperbantukan pada SILN


Guru Pertama, III/a s.d. Guru Utama, IV/e
KEPALA
PERWAKILAN R.I /
PEJABAT YG
MEMBIDANGI
PENDIDIKAN

MENDIKNAS
U.P. SEKRETARIAT TIM
PENILAI PUSAT

Berkas
usul

1. Ijazah
2. Bukti fisik pelaks kegiatan
unsur utama dan penunjang
3. SK pangkat/jabatan
terakhir
4. PAK terakhir

8. GURU GOLONGAN II
Ps. 44 huruf c dan d Permenpan RB No. 16 Tahun 2009

KEPALA
TK,/SD,SLTP,
SLTA, SLB

KA. DINAS
PENDIDIKAN
PROPINSI/KAB/KOTA

Berkas
usul

1. Ijazah
2. Bukti fisik pelaks kegiatan
unsur utama dan penunjang
3. SK pangkat/jabatan
terakhir
4. PAK terakhir

8. GURU PERTAMA S.D MADYA GOL IV/a DILUAR KEMENAG DAN PEMDA

KEPALA
TK,
SD,SLTP,SLTA

PEJABAT YG MEMBIDANGI KEPEGAWAIAN


(PALING RENDAH ES III)

MENTERI
YANG
BERSANGKUTAN

Berkas
usul

1. Ijazah
2. Bukti fisik pelaks kegiatan
unsur utama dan penunjang
3. SK pangkat/jabatan
terakhir
4. PAK terakhir

Pasca restrukturisasi organisasi Kemdiknas,


maka kedudukan Tim Penilai Pusat, sesuai
fungsi, berada pada:
1.Ditjen PAUDNI untuk Guru RA/TK Formal, TK-LB
2.Ditjen Dikdas untuk Guru MI/SD,
MTs/SMP/SMPLB
3.Ditjen Dikmen untuk Guru MA/SMA dan
MAK/SMK/

SMALB.

Kedudukan Sekretariat Tim Penilai berada


pada unit yang menangani pendidik dan tendik
pada masing-masing Ditjen tersebut *).
*) tentatif. Akhir tahun 2011 akan disiapkan
edaran mengenai prosedur pengusulan penilaian
prestasi kerja guru.

1. Untuk kelancaran penilaian dan


penetapan angka kredit, Guru wajib
mencatat dan menginventarisasikan
seluruh kegiatan yang dilakukan.
2. Penilaian dan penetapan angka kredit
terhadap Guru dilakukan paling kurang 1
(satu) kali dalam setahun.
Tidak harus menunggu memenuhi jumlah
angka kredit yang disyaratkan untuk
kenaikan pangkat/ jabatan setingkat lebih
tinggi.
30

Bukti fisik hasil prestasi kerja guru yang


dapat
dinilai dan mendapat angka kredit adalah
yang
diperoleh pada saat periode penilaian
(setelah kenaikan jabatan yang terakhir),
Kecuali bukti fisik pendidikan sekolah.

Bukti fisik pendidikan sekolah (ijazah)


dapat
diajukan pada periode penilaian
berikutnya sepanjang belum pernah dinilai
pada penilaian sebelumnya
31

Usul PAK disampaikan dengan kelengkapan


berkas :
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.

Surat Pengantar dari BKD bagi guru Pemda


Surat pengantar usul dari pejabat ybw. bagi guru di
luar Dinas Pendidikan dan Kemenag)
Surat Pengantar dari Kepala Biro Kepegawaian
Kemenag bagi guru-guru di lingkungan Kemenag
DUPAK
Surat pernyataan melaksanakan kegiatan unsur utama
dan penunjang
Bukti fisik melakukan kegiatan unsur utama dan
penunjang
SK kenaikan jabatan dan pangkat terakhir
PAK terakhir
DP3 tahun terakhir
Surat Keputusan mengenai pembagian tugas guru dari
kepala sekolah, SK pengangkatan Kepala Sekolah
Foto copy ijazah bagi yang belum diajukan
penilaiannya
32

Dalam hal pengajuan DUPAK guru, KEPALA


SEKOLAH selaku atasan langsung:
a. Menetapkan SK pembagian tugas guru dalam
melaksanakan PBM, setiap awal tahun
pelajaran
b. Membuat surat pernyataan pelaksanaan PBM
atau proses BK, setiap akhir semester
c. Membuat surat pernyataan pelaksanaan
penunjang
PBM atau bimbingan, yang menjadi
kewenangannya.
d. Memeriksa dan menetapkan DUPAK guru
di lingkungannya yang akan naik
jabatan/pangkat
e. Mengusulkan DUPAK beserta bukti prestasi
guru ybs. kepada pejabat yang membidangi
kepegawaian
di lingkungan Pemda
33

Untuk meningkatkan pelayanan penilaian


angka kredit Guru Pembina keatas, sejak
tahun 2003 telah dilakukan oleh Tim Penilai
Pusat yang berkedudukan di 12 LPMP, yaitu:
Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat,
D.I.Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat, ,
Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Lampung,
Riau, Kalimantan Timur, dan Kalimantan
Selatan,

Berkas usul tidak perlu dikirim ke Kantor


Kemdiknas di Jakarta, tetapi ke LPMP
Propinsi setempat.

34

Mendekatkan pada sasaran/guru yang


dinilai
Tersedianya SDM/Tim Penilai Pusat
yang
berkedudukan di daerah
Pelayanan angka kredit guru lebih
efisien dan efektif
Guru akan lebih cepat mengetahui
hasilnya
35

HASIL PENILAIAN PRESTASI KERJA GURU TAHUN 2011 (AKHIR JUNI)

REKAPITULASI HASIL PENILAIAN PRESTASI KERJA GURU

Tahun 2007
Tingkat keberhasilan sebesar 16%

Tahun 2008
* Berkas usul yang dinilai
5.603
* Memenuhi syarat
1.385
* Belum memenuhi syarat
4.218
Tingkat keberhasilan 24,71 %
38

Jumlah berkas usul setiap tahun


semakin bertambah banyak
jumlahnya
Tingkat keberhasilan setiap tahun
seharusnya cenderung meningkat
Guru yang belum memenuhi syarat
untuk kenaikan pangkat setingkat
lebih tinggi pada umumnya
kesulitan untuk memenuhi angka
kredit pengembangan profesi.
39

UNTUK KESINAMBUNGAN KARIER GURU, SELAMA


BELUM DISAMPAIKAN EDARAN PROSEDUR
PENGUSULAN YANG BARU, MAKA BERKAS USUL
PAK GURU PEMBINA TK I, IV/b KE ATAS S.D. GURU
UTAMA, IV/e, SELAIN DI 12 PROPINSI YAITU
Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat,
D.I.Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat, ,
Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Lampung,
Riau, Kalimantan Timur, dan Kalimantan
Selatan, disampaikan kepada:
MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL
U.P. KEPALA BIRO KEPEGAWAIAN
GEDUNG C LANTAI 5
JLN. JENDERAL SUDIRMAN, SENAYAN,
JAKARTA PUSAT

BAGI GURU PEMBINA TK I, IV/b S.D. GURU


UTAMA, IV/e YANG BERADA DI 12 PROPINSI
PENGUSULAN PENETAPAN ANGKA KREDIT AGAR
DISAMPAIKAN KEPADA KEPALA LPMP DI
PROPINSI TERSEBUT SELAKU SEKRETARIAT TIM
PENILAI PUSAT YANG BERKEDUDUKAN DI LPMP.
PROSEDUR INI PERLU DITAATI KARENA
MEMPERPENDEK JALUR BIROKRASI DAN
PENGELOLAAN DOKUMEN/BERKAS USUL AKAN
LEBIH EFISIEN DITANGANI OLEH LPMP.
PENILAIAN, PELAPORAN, DAN PEMROSESAN
AKHIR TETAP DILAKSANAKAN OLEH TIM PENILAI
PUSAT DAN SEKRETARIAT TPP.

bab 12

Mari kita diskusikan


42