Anda di halaman 1dari 38

TATACARA

PENILAIAN SENDIRI
CAPAIAN TKDN
BARANG, TKDN JASA
DAN
TKDN BARANG DAN
JASA

DASAR HUKUM
Perpres No. 54 th 2010
Tentang Pengadaan Barang/Jasa
Pemerintah
Perpres No. 70 th 2012
Tentang Perubahan Kedua Atas
Perpres 54 th 2010
Permen Perind No.02 th
2014 Tentang
Pedoman Peningkatan
Penggunaan Produksi
Dalam Negeri dlm
Pengadaan Barang/Jasa
Pemerintah

Inpres No. 2 th 2009


Penggunaan Produksi
Dalam Negeri dlm
Pengadaan Barang/Jasa
Pemerintah
PENDAYAGUNAAN
PRODUKSI
DALAM NEGERI

PTK 007 Revisi 2


Tentang Pedoman
Pengelolaan Rantai Suplai
KKKS (BPMigas) & Permen
ESDM no 15 tahun 2013
Tentang Pengunaan Produk
Dalam Negeri Pada
Kegiatan Usaha Hulu Migas

Permen Perind No.16 th


2011 Tentang
Ketentuan dan Tatacara
Perhitungan TKDN dan BMP

TUJUAN
Standarisasi

Informasi
Dasar Acuan Evaluasi
Harga Penawaran
Data Pendukung
Pengajuan Bea Masuk
Ditanggung Pemerintah

KONSEP
PERHITUNGAN TKDN
Barang

Berdasarkan
BIAYA PRODUK

Jasa
Gabungan barang/jasa
(Proyek)
Produk
KDN

%TKDN =

KLN

Terdiri dari:
1. Tenaga Kerja
2. Alat Kerja
3. Material

KDN
KDN

KLN

X 100%

IDENTIFIKASI PRODUK

BARANG

Diserahkan dan
menjadi milik
pengguna
barang

PRODUK

JASA
ALAT KERJA

Dipakai sebagai
layanan jasa
tetapi tetap
dimiliki
Penyedia Jasa
(hanya sebagai
alat kerja)

IDENTIFIKASI BARANG

Produk
Tunggal

TKDN BARANG

BARAN
G
Gabunga
n
Produk

TKDN GABUNGAN
BARANG ATAU
GABUNGAN
BARANG & JASA

PENGUTAMAAN BARANG
PRODUKSI DALAM NEGERI
WAJIB
DIGUNAKAN
1. Satu perusahaan dengan TKDN + BMP
40%
2. Diundang dengan TKDN 15 %
(Bersertifikat)
3. Memiliki SKUP Migas dan terdaftar di buku
APDN
4. Proses pengadaan dengan metode
pelelangan terbatas
5. Memperhitungkan Preferensi
6. Memenuhi jumlah, standar kualitas
minimum,
dan waktu penyerahan yang
BAB III Poin 6.1
PTK 007 Rev II

PENGUTAMAAN BARANG
PRODUKSI DALAM NEGERI
DIMAKSIMALK
AN
1. Nilai Pengadaan > Rp. 1 M atau US$ 100.000
2. Satu perusahaan dengan TKDN 25% , tapi
TKDN + BMP < 40%
3. Mengikutsertakan dengan TKDN 10 %
4. Proses pengadaan dengan Pelelangan Umum
kecuali untuk jenis barang kebutuhan utama
kegiatan eksplorasi dan produksi dengan
Pelelangan Terbatas (peserta 3)
5. Memperhitungkan Preferensi

BAB III Poin 6. PTK 007 Rev II

PENGUTAMAAN BARANG
PRODUKSI DALAM NEGERI
DIBERDAYAK
AN
1. Nilai Pengadaan > Rp. 1 M atau US$
100.000
2. Belum ada perusahaan dengan TKDN
25%
3. Mengikutsertakan dengan TKDN 5 %
(menunjukkan lokasi pembuatan dan KDN
barang)
4. Proses pengadaan dengan Pelelangan
Umum kecuali untuk jenis barang
kebutuhan utama kegiatan eksplorasi dan
produksi dengan Pelelangan Terbatas
BAB III Poin 6. (peserta
PTK 007 Rev II 3)

TKDN
BARANG

KRITERIA KDN DAN KLN

PRODUK
Material

Negara
Asal

Tenaga
Kerja

Kewarganegara
an

Alat
Kerja
KDN

Kepemilika
n
KLN

KEPEMILIKAN ALAT KERJA

DN

LN

DN+LN
LN
DN

100%

Bab II Pasal 2 Ayat 6, Permenperin No 16 Th 2011

75%

DN+LN
LN
DN

75%
+(25% X
%saham
DN)

75%

0%

%saha
m DN

MENGHITUNG TKDN
Biaya Produksi
Total
BARANG
DN

LN

25

25

TKDN 33%

5
TKDN 100%

TKDN 100%

15

10

25

25

20

20

25

25

TKDN 0%

Saham 50:50

80

5
40

10
120

TKDN Pulpen
80/120 = 66%

STRUKTUR TINGKAT TKDN BARANG


Penelusuran dilakukan sampai dengan Penyedia Barang / Jasa
tingkat 2.
Tingkat
1

Pipa

Tingkat
2

Plat

Tingkat
3

Slab

Welding

Rod

Wire Rod
Grafite
Bentonite

Cat/
Coating

Additive
Pigmen

Oil / Water

Thread Protector,
Batu Gerinda,
Insert

STRUKTUR HARGA TKDN BARANG


1.
2.
3.

BIAYA MATERIAL LANGSUNG


(Variabel)
BIAYA TENAGA KERJA LANGSUNG
(Variabel)
BIAYA TIDAK LANGSUNG (Factory Overhead)
(Variabel +
Tetap)
__________________________________________+
4.
BIAYA PRODUKSI (Cost to Make)
(Variabel + Tetap)
5.
BEBAN PEMASARAN (Marketing Expenses)
6.
BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI (G&A Expenses)
_________________________________________+
7.
HARGA POKOK PENJUALAN (Cost of Goods Sold)
8.
KEUNTUNGAN DAN PAJAK (Profit & Tax)
_________________________________________+
9 . HARGA JUAL (Selling Price)
10. TRANSPORTASI DAN PERGUDANGAN
_________________________________________+
11 . HARGA FOB

STRUKTUR HARGA TKDN BARANG


Local
Material

COST TO MAKE

Tidak
diperhitungkan

Imported
Material

Transporta
si

Cutting
Bending

Handling
Bea
Masuk/
PDRI

Machinin
g
Assy

- Materia
l
penduk
ung
- Tenaga
Kerja
- Alat
Kerja
- Jasa
Umum

Overhead
Perusahaan

Final
Product

Keuntungan
dan PPn
Keluaran

Transportasi,
Handling,
Insurance,
etc.

BIAYA YANG DIPERHITUNGKAN


BAHAN
BAKU/MATERIAL

TENAGA KERJA

BIAYA
BIAYADIHITUNG
DIHITUNG SAMPAI
SAMPAI DI
DI
LOKASI
LOKASI PABRIK/WORKSHOP
PABRIK/WORKSHOP

BIAYA TIDAK
LANGSUNG PABRIK

PENILAIAN SENDIRI YANG TIDAK DILENGKAPI DOKUMEN PENDUKUNG, MAKA


OBYEK TERSEBUT DINYATAKAN SEBAGAI KOMPONEN LUAR NEGERI*

*Bab II Pasal 7 Ayat 2, Permenperin No 16 Th 2011

FORMAT ISIAN CAPAIAN TKDN BARANG

FORMULIR
FORMULIRISIAN
ISIANCAPAIAN
CAPAIAN
PENILAIAN
PENILAIANCAPAIAN
CAPAIANTKDN
TKDNBARANG
BARANG

CONTOH
CONTOHPENILAIAN
PENILAIANTKDN
TKDNBARANG
BARANG

TKDN
JASA

KRITERIA KDN DAN KLN

PRODUK
PRODUKJASA
JASA
Negara
Asal

Material
Terpakai
Peralatan/Fasilitas
Kerja

Kepemilik
an

Tenaga Kerja dan


Konsultan

Kewarganegar
aan

Manajemen

Kewarganegar
aan

Jasa Umum

Kepemilik
an

KLN

KDN

STATUS PERUSAHAAN

PERUSAHAAN DALAM NEGERI

PERUSAHAAN NASIONAL

PERUSAHAAN ASING

SAHAM 51%
Dimiliki WNI ,
2/3 Anggota
Direksi WNI
Pusahaan Yang
Didirikan
Berdasarkan
Hukum RI namun
tidak memenuhi
syarat PDN
Pusahaan Yang
Didirikan Bukan
Berdasarkan
Hukum RI

KRITERIA KEPEMILIKAN ALAT KERJA


DN

LN

PN/PA

100%

PN/PA
PDN

75%

100%

0%

Penetapan status kepemilikan dari peralatan didasarkan :


- Telah tercatat dalam pembukuan sebagai milik
- Pada saat akan melaksanakan pekerjaan, peralatan tersebut sudah menjadi milik,
antara lain berupa surat perjanjian rencana pembelian peralatan terkait.

BAB III Poin 3.7 PTK 007 Rev II

STRUKTUR HARGA JASA


Biaya tidak
langsung
Perusahaan
(Overhead)
Harga Total
Jasa Kontrak/PO
Biaya
Operasional
Material
Peralatan
Pembantu
& Fasilitas
Biaya
Kerja
Jasa Umum

BIAYA YANG DIPERHITUNGKAN


DALAM TKDN JASA
Material
Terpakai
Peralatan &
Fasilitas
Kerja
Tenaga Kerja
& Konsultan
Manajemen
Jasa Umum

Biaya dihitung
sampai di lokasi
pengerjaan

FORMAT ISIAN CAPAIAN TKDN JASA

FORMULIR
FORMULIRISIAN
ISIANCAPAIAN
CAPAIAN
PENILAIAN
PENILAIANCAPAIAN
CAPAIANTKDN
TKDNJASA
JASA

CONTOH
CONTOHPENILAIAN
PENILAIANTKDN
TKDNJASA
JASA

TKDN BARANG
DAN JASA

STRUKTUR HARGA
GABUNGAN BARANG DAN JASA
Biaya tidak
langsung Perusahaan (Overhead)
Harga Total
Jasa Kontrak/PO
Biaya
OperasiJasa
Biaya Jasa Umum

BIAYA YANG DIPERHITUNGKAN DALAM


PENILAIAN TKDN GABUNGAN BARANG DAN
JASA
Material/Bahan
Baku
Peralatan/Barang
Jadi
Personil/Konsultan
Alat Kerja/Peralatan
Konstruksi/Fabrikasi
Jasa Umum

Biaya dihitung
sampai di lokasi
pengerjaan

FORMAT ISIAN CAPAIAN TKDN


GABUNGAN BARANG DAN JASA

FORMULIR
ISIAN
CAPAIAN
FORMULIR ISIAN CAPAIAN
PENILAIAN
PENILAIANCAPAIAN
CAPAIANTKDN
TKDN
GABUNGAN
GABUNGANBARANG
BARANGDAN
DANJASA
JASA
CONTOH
CONTOHPENILAIAN
PENILAIANTKDN
TKDN
GABUNGAN
GABUNGANBARANG
BARANGDAN
DANJASA
JASA

PREFERENSI BARANG
Preferensi TKDN
Barang

- Preferensi Barang Max 15% dengan TKDN


25%
- Preferensi Status Perusahaan Barang 2,5%
(TKDN
25%)= (100% / (100% + Pb)) x HPb
HE-TKDN
Barang
HE PSp Barang
(100% + PSpb))
HEP Barang
Bukan Biaya

= (HE-TKDN Barang) x (100% /

= HE PSp Barang + Komponen

Note :
- Pb = TKDN x 15%
- PSp = Preferensi status Perusahaan Dalam Negeri
BAB III Poin 9 PTK 007 Rev II

PREFERENSI JASA
Preferensi TKDN Jasa

- Preferensi TKDN Jasa Max 7,5% (TKDN Jasa


30%)
- Preferensi Status Perusahaan Barang sbb :
A. Sebesar 7,5 %
B. Sebesar 5%
A. Sebesar 7,5 % Jika :
1. PDN Tanpa Konsorsium dengan PN berstatus
PMA dan atau dengan PA
2. Jasa Pengerjaan dilakukan oleh PDN 50%
3. Jasa Pengerjaan dilakukan di wilayah RI
50%

BAB III Poin 9 PTK 007 Rev II

PREFERENSI JASA
Preferensi TKDN Jasa

B. Sebesar 5 % Jika :
1. PDN berkonsorsium dengan PN berstatus
PMA dan atau dengan PA dan PDN bertindak
sebagai leader
2. Jasa Pengerjaan dilakukan oleh PDN 50%
3. Jasa Pengerjaan dilakukan di wilayah RI
HE-TKDN
Jasa = (100% / (100% + Pj)) x HPj
50%

HE PSp Jasa
= (HE-TKDN Jasa) x (100% / (100% +
PSpj))
HEP Jasa
= HE PSp Jasa + Komponen Bukan
Biaya
Note :
- Pj = TKDN x 7,5%
BAB III Poin 9 PTK 007 Rev II
-

PREFERENSI GABUNGAN
Preferensi TKDN Gabungan Barang dan
Jasa
HE-TKDN Gabungan = (HE-TKDN Barang) + (HE-TKDN
Jasa)
HE PSp Gabungan
= {(HE-TKDN Barang) + (HETKDN Jasa)} x
(100% / (100% + PSpj))
HEP Gabungan
= HE PSp Gabungan +
Komponen Bukan Biaya
Note :
Komponen bukan biaya, meliputi keuntungan dan
resiko
yang diperhitungkan dalam penyerahan barang atau
pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan.
BAB III Poin 9 PTK 007 Rev II

Managemen Kontrak
Monitoring Capaian TKDN Oleh
KKKS

1. Dilakukan sendiri oleh KKKS atau


2. Dengan menggunakan lembaga survei
Independen jika sbb :
- TKDN Barang 25% dan Nilai 50 M
(US$ 5 jt)
- TKDN Jasa 30% dan Nilai 50 M
(US$ 5 jt) & bersifat komplek

BAB XIII Poin 5.5.3 PTK 007 Rev


II

Managemen Kontrak
Sanksi Atas
Keterlambatan

1. Satu permil (1/1000) dari Nilai Kontrak setiap


hari
2. Denda max 5% kecuali proyek beresiko tinggi
max
20% TKDN
Sanksi
Capaian

A. Sanksi Administrasi
- Kategori Merah >>> Gagal memenuhi

komitmen TKDN
(dlm 12 bulan tidak boleh mengikuti
pengadaan barang
/jasa di KKKS yang bersangkutan)
- Kategori Hitam >>> Terkena sanksi 2 (dua)

Managemen Kontrak
Sanksi Capaian TKDN

A. Sanksi Finalsial
- Tanpa Merubah Peringkat

Sanksi = HEP Penawaran HEP Realisasi


Kontrak
- Dengan Merubah Peringkat
Sanksi = (HEP Penawaran HEP Realisasi
Kontrak) +
(Nilai kontrak Nilai Penawaran
Peringkat II)

CONTOH HARGA EVALUASI


PENAWARAN (HEP) UNTUK
PENGADAAN BARANG

Dalam hal terdapat 2 atau lebih penawaran dengan


nilai HE TKDN sama, maka penawaran dengan
TKDN yang lebih besar ditetapkan untuk menduduki
peringkat yg lebih tinggi

BAB XI Poin 9.11.3. PTK 007 Rev II

TERIMA KASIH