Anda di halaman 1dari 32

EKLEKTIK USA &

EKLEKTIK INDONESIA
Kelompok 2
Nuratul Hikmah
Ilham Perdana Sumardi
Kartika Putri

ARSITEKTUR
EKLEKTIK

Dari segi sejarah sebenarnya eklektik dalam


arsitektur sudah ada sejak zaman renaissance namun
disebut dengan post renaissance, neo klasik, dan
kolonial. Karena pada masa itu belum terlalu banyak
variasi atau pilihan dalam gaya arsitektur serta
pencampuran atau penggabungan masih terbatas. Ini
disebabkan karena masih terikatnya pada pola klasik.
Pada abad 16 arsitektur modern berkembang di
Eropa dan pada abad ini arsitektur eklektik juga dimulai.
Namun tidak berkembang begitu pesat.
Pada abad 19 arsitektur eklektik berkembang begitu
pesat dikarenakan pilihan dalam gaya arsitektur juga
semakin bervariasi. Di abad ini juga merupakan akhir
dari zaman arsitektur klasik karena terjadinya kejenuhan
terhadap bentuk- bentuk dan norma arsitektur klasik
yang sudah ada ribuan tahun lamanya.

Eklektik
yang sudah ada

: memilih yang terbaik dari

sebelumnya.
Arsitektur Eklektisme : metode memilih, memadukan
unsur-unsur atau
gaya ke dalam bentuk
tersendiri.
Arsitektur eklektik menyebabkan ketidakpastian pada
langgam arsitektur ini diakibatkan karena pencampuran
atau penggabungan bentuk yang menghasilkan langgam
tersendiri.
Bentuk bangunan pada masa arsitektur eklektik lebih
disesuaikan dengan tuntutan kebutuhannya atau

Ciri Ciri Arsitektur Eklektik

Pengulangan bentuk - bentuk lama


Memadukan unsur - unsur dalam
bentuk sendiri dan dikembangkan
menjadi bentuk baru

ARSITEKTUR
EKLEKTIK USA

Sejarah Singkat
Arsitektur Amerika
Serikat menunjukkan
berbagai macam bentuk
dan gaya serta dibangun
atas sejarah beberapa
negara dan dipengaruhi
oleh banyak faktor, baik
internal dan eksternal dan
perbedaan regional.
Secara keseluruhan itu
merupakan tradisi eklektik
yang kaya akan inovatif.

Sejarah
Struktur nonimported
merupakan struktur tertua di
wilayah yang sekarang dikenal
sebagai Amerika Serikat yang
dibuat oleh Rakyat Pueblo Kuno
selama lebih dari 1000 tahun.
Peradaban Chacoan terkait
dibangun arsitektur umum yang
luas di barat laut New Mexico
dari CE 700 - 1250. Sementara
di wilayah lainnya, Istana Cliff
dan struktur tetangga di Mesa
Verde National Park kini paling
dikenal, seperti rumah-rumah di
tebing khas di Colorado, Utah,
New Mexico, dan Arizona dari
abad 12 sampai ke-14.

Cliff Palace,sebuah komplekshuniankuno


diColorado.

Orang-orang Pueblo
membangun tempat
tinggal berbentuk
kubus dari adobe
(batu bata tanah liat
dijemur), dengan
langit-langit balok
kayu. Struktur
sederhana tanpa

Ketika orang Eropa menetap di


Amerika, mereka membawa
tradisi arsitektur dan teknik
konstruksi untuk bangunan.
Bangunan tertua di Amerika
menunjukkan contoh nyata.
Konstruksi sangat tergantung
pada sumber daya yang tersedia:
kayu dan batu bata adalah
elemen umum dari bangunan
gaya Inggris. Hal ini juga
membawa penaklukan,
pendudukan, dan perpindahan
dari masyarakat adat di tanah air
mereka, dan tempat tinggal
mereka serta teknik
pembangunan pemukiman
mendevaluasi. Para penjajah
menyesuaikan wilayah dan

Jamestown Church, Virgi

D
I
A
G
R
A
M
A
L
U
R
S
E
J
A
R
A
H

Masyaraka
t Pueblo

Ditemukanny
a wilayah
masyarakat
Pueblo oleh
Spanyol

Masyarakat
Eropa
Menetap Di
Wilayah Itu

Berkembangny
a Arsitektur
Sesuai Sejarah
Yang Ada

Membawa Gaya
Arsitektur serta Teknik
Konstruksi Eropa

Contoh Arsitektur
Eklektik USA

White
House

Memiliki gaya arsitektur


Renaissance dan Palladian

Massachussets State House Boston


Karya dari Charles Bulfinch,
gedung yang merupakan
gedung dewan legislatif tetapi
dari negara bagian Amerika.
Arsitekturnya juga eklektik
campuran berbagai aspek
klasik sangat mirip dengan
capitol.

Memiliki kubah Byzantine, kolom


Romawi, dan jendela Renaissance

Jefferon Memorial
Memiliki pantheon Roma dan
kolom Doric

State Capitol

Dibangun oleh
Richmond Virginia
(1789-1798).
Gedung ini juga
disebut sebagai
kantor dan ruang
siding Dewan
Legislatif di
Amerika serikat.
Arsitekturnya mengambil bentuk kuil Yunani
dan juga mirip Kuil Romawi, mempunyai
tangga selebar portico, kolom ionic enam
menyangga pedimen.

Richmond Virginia
Merupakan kerya Thomas Jefferson (1743
1826) yang merupakan presiden ke-3
Amerika serikat.

ARSITEKTUR
EKLEKTIK
INDONESIA

Sejarah

Sejarah dunia memasuki masa kolonialisme pada abad


XVII, bersaam dengan datangnya orang belanda maka
arsitektur Indonesia juga mempunyai pengaruh. Masa
kolonialisme mulai dari abad XVII hingga abad XX tepatnya
sebelum proklamasi kemerdekan RI.

Contoh Arsitektur
Eklektik Indonesia
GEDUNG INDONESIA MENGGUGAT
( NEO KLASIK )
Gedung Indonesia Menggugat
berlokasi di pojok pertemuan
antara jalan Perintis
Kemerdekaan dan jalan Babakan
Ciamis, serta terletak di kawasan
lama (bersejarah) kota Bandung.
Di barat terletak Kantor Pusat
PJKA (1910), disebelah timur
terletak gereja Bethel (1925) dan
Bank Indonesia (1915).

Perubahan Struktur Bangunan


Gambar di atas menjelaskan perubahan
yang terjadi pada gedung Indonesia
Menggugat. Sejak bangunan awal
didirikan pada tahun 1907 dan setelah
mengalami pemugaran pada tahun 2004
hingga sekarang tahun 2009.
Berdasarkan foto-foto dokumentasi dan
penjelasan mengenai ijin perluasan
bangunan tahun 1917, yang
menyebutkan bangunan gedung telah
direnovasi dengan penambahan luas
bangunan. Diperoleh suatu gambar
dokumentasi tentang peristiwa sidang
pengadilan terhadap Soekarno dan
kawan-kawannya pada tahun 1930,
menjelaskan secara visual bahwa
struktur bangunan sudah tampak seperti
struktur bangunan induk pada gambar
kanan atas. Namun pada kurun waktu
antara tahun 1930 2003, gedung telah
mengalami beberapa renovasi dengan

Fasade Bangunan
Bentuk pintu melengkung dan hiasan dinding Klasik ,
memperlihatkan konsep bentuk arsitektur
Barat.Sedangkan atapnya yang luas dan menjorok keluar,
serta jendela-jendela yang sangat luas dan dengan jumlah
banyak, bahkan jendela atasnya terbuka, maka bangunan
dapat dinilai sebagai arsitektur tropis.

Konstruksi Atap

Bentuk atap pada awal gedung


dibangun adalah atap perisai.
Kemudian pada awal renovasi
pada tahun 1917-1930, pada
gambar 3.3 tampak konstruksi
atap berubah menjadi bertumpuk
di bagian muka bangunan.
Dengan bentuk atap perisai pada
lapisan bawah dan bentuk atap
tenda pada lapisan atasnya. Serta
terdapat beberapa konsol dengan
ukuran lebar, untuk mengatasi
sinar matahari.

Elemen Dekoratif

Dinding atas luar

Kolom

Penerapan Gaya Neo Klasik

1. Lantai
Pola lantai geometris, terdiri
dari dua jenis bentuk penutup
lantai yaitu bujur sangkar dan
segi enam. Dengan
penerapan motif Greek
pada pola lantai.

2. Dinding
Secara keseluruhan, lebih
dominan dinding tidak
terdapat ornament /
motif pada pengolahan
dinding. Hanya beberapa
bagian dinding saja yang
terdapat pengolahan
pada permukaannya.
Beberapa pilaster
terdapat ornamen yang
sederhana dengan
bentuk geometris. Dan
yang paling tampak
menonjol diantara
dinding-dinding di dalam
gedung Indonesia
Menggugat adalah ruang

3.Langit-langit (ceiling)
Pasca pemugaran beberapa
bagian ceiling diperbaiki dengan
penerapan material dan proses
finishing yang baru, namun tidak
merubah pola ceiling yang asli.
Pola grid kotak-kotak sederhana
dan cenderung tanpa ornamen
mendominasi pada seluruh
bagian ruang yang terdapat pada
gedung Indonesia Menggugat.
Pola ceiling lainnya yang terdapat
pada ruang tengah bangunan
induk, berupa pola grid
memanjang bergelombang
ditambah skylight pada bagian
tengah ruang untuk memperoleh

4. Jendela
Pada bangunan induk gedung
Indonesia Menggugat, terdapat
dua jenis jendela dengan bukaan
yang lebar dan tinggi. Jendela
pertama, terdapat dua jenis daun
jendela dengan material penutup
kaca dan jalusi kayu, serta detil
jendela atas (bovenlicht) dengan
pola hias kerawang dari baja
strip. Jendela lainnya hanya
terdapat satu bagian daun
jendela dengan jalusi dari kayu.

5. Pintu
Gambar diatas menunjukkan jenis-jenis pintu yang ada pada
gedung Indonesia Menggugat. Gambar kiri atas merupakan main
entrance menuju ke dalam gedung. Dilihat dari tampak depan
gedung, detil pintu berbentuk melengkung, yang diikuti polanya
pada dinding. Kemudian membentuk ornamen lengkungan dan
berundak. Disamping itu terdapat fanlight dan sidelight yang
mengikuti kontur dinding dan pintu yang melengkung. Detil pintu
pada gambar kanan atas dan gambar kiri dan kanan bawah,
terdapat tiga panel.

Katedral Lapangan
Banteng (1891- 1901)

Dirancang oleh arsitek M.J. Hulswit .


Gereja ini bergaya Gothic Inggris

Gereja Protestan
Semarang

Gereja ini menerapkan


konsep koreksi perspektif
dalam kecekungan plafon
tidak sama dengan
bentuk kubahnya. Konsep
klasik lainnya digabung
secara eklektik pada
gereja ini kubahnya
sangat besar dan dapat
terlihat menara lonceng
kembar, menara tersebut
juga beratap kubah tetapi
lebih kecil dari kubah
utama.

Gereja Emmanuel Gambir


Jakarta

Memiliki patheon Roma dan pedimen


kuil Yunani

TERIMA KASIH !
THANK YOU !
ARIGATOU
GOZAIMASU !