Anda di halaman 1dari 66

MAMMOGRAFI

Pembimbing:
dr. Pherena Sp.Rad
Disusun oleh :
Winda Diah Nugraheni
1102011293
KEPANITERAAN KLINIK RADIOLOGI
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS YARSI
RSUD PASAR REBO
PERIODE 28 NOVEMBER-17 DESEMBER 2016

MAMMOGRAFI
Mammografi
adalah
pemeriksaan
radiologi khusus menggunakan sinar-X
dosis rendah untuk mendeteksi adanya
kelainan pada payudara.

PERANAN MAMMOGRAFI
Mengenal secara dini keganasan pada payudara
Berperan pada payudara dengan jaringan lemak
dominan serta jaringan fibroglandular lebih sedikit
(wanita usia >40th)
Perbedaan kepadatan suatu tumor dengan
jaringan sekitarnya dapat jelas terlihat
Berperan dalam mengenal keganasan payudara
pada penderita yang secara klinis teraba benjolan
bersifat jinak

INDIKASI MAMMOGRAFI

PROYEKSI MAMMOGRAFI

MLO
view

CC
view

Pembacaan Mammogram

Tanda mammografi pada tumor jinak


Lesi dengan densitas meningkat, batas
tegas, licin dan teratur
Adanya halo
Kadang-kadang tampak perkapuran yang
kasar dan umumnya dapat dihitung

Gambaran Mammografi Normal

Mammogram of a postmenopausal breast


with a sparse fibroglandular pattern.

Gambaran mammografi normal


pada berbagai usia

TUMOR JINAK PAYUDARA

Cyst (Kista Pada Payudara)


Kista adalah suatu kantong yang berisi cairan yang
normal ditemukan pada jaringan payudara normal,
terutama menjelang menopause.
Dapat menyebabkan suatu benjolan yang dapat
berubah-ubah ukurannya dan menyebabkan nyeri
menjelang menstruasi, sering multiple dan bilateral
Tidak terkait dengan peningkatan resiko keganasan
dan tidak memiliki potensi ganas.

Sebaceous cyst: Right


breast CC

Sebaceous cyst: Right


breast MLO

Sebaceous cyst

Case Summary: A 46year-old woman presented


for evaluation of a breast
mass
Diagnosis: Breast cyst and
dermal calcification

A focal asymmetry, which was


evaluated by sonography and
determined to be a cyst.

Calsifications at the inferomedial quadrant were compressed and a


repeat tangential view, identified the calsifications to be benign, with no
evidence of malignancy BI-RADS 2 (arrows)

Fibroadenoma
Tumor jinak payudara yang umumnya
ditemukan pada wanita usia reproduksi,
yaitu 30-40 tahun, hampir 20% pasien
memiliki multiple fibroadenoma
Setelah menopause, ukuran benjolan pada
fibroadenoma dapat berkurang
Benjolan dapat dipalpasi, mobile, dengan
batas tegas dan tidak tampak perubahan
pada kulit

Circumscribed oval mass with a


bizzare macrocalcification, which
is similar to a fish bone.

Involuted fibroadenoma
with popcorn calsification

Papilloma Intraduktal
Adalah pertumbuhan menyerupai kutil dengan
disertai tangkai yang tumbuh dari dalam payudara
yang berasal dari jaringan glandular dan
fibrovaskular.
Lesi jinak berasal dari duktus laktiferus dan 75%
tumbuh di bawah areola mammae
Gejala: sekresi cairan berdarah dari puting susu
(bloody or clear nipple discharge) dengan durasi
kurang dari 6 bulan.

Filling defect in the duct on left ductography

Tumor Filoides
Merupakan suatu neoplasma jinak yang bersifat
menyusup secara lokal dan mungkin ganas (1015%)
Pertumbuhan cepat dan dapat ditemukan dalam
ukuran yang besar, terdapat pertumbuhan
berlebih jaringan fibrokonektif
Terdapat pada semua usia, tapi kebanyakan pada
usia sekitar 45 tahun
Gejala klinis: tidak terdapat nyeri, pertumbuhan
tumor yang cepat .

Large mass in the outer breast

Ekstasia Duktus (Mammary


Duct Ecstasia)
Merupakan pelebaran dan pengerasan dari
duktus, dicirikan dengan sekresi puting yang
berwarna hijau atau hitam pekat dan lengket.
Pada puting dan daerah sekitarnya akan terasa
sakit serta tampak kemerahan
Kondisi ini menyerang wanita usia sekitar 40-50
tahun
Gejala klinis: nipple discharge, nipple retraction,
pain/tenderness, palpable mass

Nekrosis Lemak
Nekrosis lemak terjadi bila jaringan payudara
yang berlemak rusak, bisa terjadi spontan atau
akibat cedera yang mengenai payudara.
Berupa massa keras yang sering nyeri tetapi
tidak membesar, kadang terdapat retraksi kulit
dan batasnya tidak nyata
Daerah yang mengalami kerusakan akan
tergantikan menjadi jaringan parut

Progressive contraction of parenchyma and concerning


microcalcification

Adenosis Pada Payudara


Adalah pembesaran lobulus payudara, yang
mencakup kelenjar-kelenjar yang lebih banyak
dari biasanya.
Adenosis sklerotik adalah tipe khusus dari
adenosis dimana pembesaran lobulus disertai
dengan parut seperti jaringan fibrous
Banyak wanita dengan adenosis sklerotik
mengeluh nyeri yang berulang yang
berhubungan dengan siklus menstruasi

Large area of parenchymal


distortion with a small number of
concerning microcalsifications.
Note that the centre of the lesion
has a relatively low density

Breast Hamartoma
(Fibroadenolipoma)
Adalah suatu lesi payudara jinak yang
biasanya terjadi pada wanita berusia >35
tahun
Gejala klinis: terdapat suatu benjolan yang
tidak nyeri, unilateral, terdapat
pembesaran tanpa disertai terabanya
massa yang terlokalisasi

Presentation: A young female with right breast lump

Oval mass
containing
both fat and
soft-tissue
density with
a thin,
radiopaque
pseudocaps
ule and well
circumscribe
d.

Right breast
fibroadenolipoma

Normal Left Breast

Large mostly low density


lesion right breast

Gynaecomastia
Merujuk ada pembesaran jinak jaringan
payudara pada laki-laki, yang reversibel, dan
bukan faktor resiko berkembangnya male breast
cancer.
Prevalensi terbanyak pada laki-laki usia remaja,
beberapa sumber mengatakan pada laki-laki
usia lanjut
Clinical Presentation: palpation usually
demonstrates a palpable, tender, firm, mobile,
disc-like mound of tissue

Increased, asymmetrical density in the retroareolar


region on the left

Keganasan Pada Payudara (Ca


Mammae)

Breast Adenocarcinoma

Ductal Carcinoma In Situ


Refers to be a breast carcinoma limited to the ducts
with no extension beyond to the basement
membrane, as a result which the disease has not
infiltrated the parenchyma of the breast and the
lymphatics and cannot therefore metastasise.
Clinical presentation: although most patients are
asymptomatic, some present with nipple-related
disease (nipple discharge) or have palpable
abnormalities

Microcalcifications
limited to the
upper outer
quadrant of the left
breast

Invasive Ductal Carcinoma


Invasive ductal carcinoma is a subset of ductal
carcinoma. It is an infiltrating, malignant and
abnormal proliferation of neoplastic cells in the
breast tissues. It is the most frequently seen
breast malignancy
Peak age of presentation is about 50 to 60 years
Clinical presentation: large palpable, immobile
mass

The left breast shows a relatively large, globular, ill-defined spiculated soft
tissue mass in its upper inner quadrant measuring abount 5.0 x 4.5 cm in
diameter. The mass shows few clusters of suspicious micro-calcifications,
surrounded by area of architectural distortion and causes mild nipple retraction

Mass lesion in the axilla.


Adjacent normal axillary
lymph nodes

One year follow up

Axillary mass lesion is


denser than the adjacent
lymph nodes and has
increaed in size.

Two year follow up


The patient is back for
routine screening. The
lesion is now bigger than on
the previous studies and
diagnostic workup is done.

Stellata. Gambaran massa berspikula pada


karsinoma duktus infiltratif

Lobular Carcinoma In Situ


LCIS represents the next step up from atypical
lobular hyperplasia (ALH) along the malignant
spectrum of lobular breast carcinoma
LCIS occurs predominantly in premenopausal
women, with a mean age of 45 years old
Like most other lobular breast pathology, LCIS
originates in the terminal ductal lobular unit
(TDLU)

Case report: The patient was a 64-year-old female whose screening


mammograms revealed a solid mass in the left breast. A physical examination
revealed a hard mass of almost 2 cm in diameter, but there was no evidence of
abnormal nipple discharge, skin changes or axillary lymphadenopathy.

Mammography reveals a high-density mass with a microlobulated


contour and partially irregular margin with microcalcification in the
left breast. The mass was judged to be Category 4.

Invasive lobular carcinoma of


the breast
Infiltrating or invasive lobular carcinoma
(ILC) of the breast is the second most
common type of invasive breast cancer
after invasive ducatl carcinoma.
They represent 5-10% of all breast cancer.
The mean age at presentation may be
higher than for IDC

Breast images of 57-yearold woman with biopsyproven lobular carcinoma in


situ of left breast and
invasive lobular carcinoma
in right breast, about which
findings from all imaging
techniques agree.
Mediolateral oblique (A)
Read More:
http://www.ajronline.org/doi
/full/10.2214/AJR.07.3827

Craniocaudal (B)
mammograms of right
breast show focal area
of architectural distortion
in upper outer quadrant.

Pagets disease
Paget disease of the breast has traditionally been
described as a form of breast malignancy characterised
by infiltration of the nipple epidermis by malignant cells.
The condition can represent 1-5% of breast
malignancies. The average age at diagnosis is around
the 6th decade (53-59yrs)
Clinical presentation: Eczematous appearing changes of
the nipple include reddening, scaling. Hyperkeratosis
and crusting of the nipple surface

Clinical Staging

Mammary Paget disease can be classified into four


clinical stages:
Stage 0: lesion is confined to the epidermis, without
underlying ductal carcinoma in situ (DCIS) of the
breast
Stage 1: associated with DCIS just beneath the
nipple
Stage 2: associated with extensive DCIS
Stage 3: associated with invasive ductal carcinoma