Anda di halaman 1dari 30

METODE AKSIOMA NEWTON

Oleh:
An An Herliani
Ana Monica Rufisa

BIOGRAFI ISAAC NEWTON


Lahir : 4 Januari 1643 / 25
Desember 1642 (Kalender
Julian) di Woolsthorpe
(Linconshire) Inggris
Ayah : Isaac Newton, petani
kecil, meninggal 3 bulan
sebelum Newton dilahirkan
Ibu : Hannah Ayscough,
menikah lagi ketika Newton
berusia 3 tahun

KARIER ISAAC NEWTON


Lulus dengan gelar B.A dari Trinity Collage, Cambrige tahun
1665
Tahun 1665 - 1667 menetap di Woolsthore untuk menghindari
wabah PERIODE EMAS: Teori Binominal, mengembangkan
Kalkulus, membangun Teleskop cermin pertama, menyadari
Hukum Gravitasi
Tahun 1669 : diangkat menjadi Profesor Matematika di
Cambrige
Tahun 1672 : terpilih sebagai anggota Royal Society, kemudian
menyampaikan hasil temuannya tentang PEMBIASAN CAHAYA
Tahun 1687 : publikasi buku Matematical Principle of Natural
Philosophy yang menimbulkan perdebatan tajam dengan
Robert Hooke dan ilmuwan lainnya.

KARIER ISAAC NEWTON


Tahun 1703 : terpilih menjadi Presiden Royal
Society
Tahun 1704 : publikasi OPTIK, sebuah model
penemuan eksperimen (pandangannya terhadap
metode ilmiah)
Sepanjang hidupnya Newton mempelajari catatan
AlKitab dari sudut pandang penganut Unitarian
Catatan panjang tentang kronologi kerajaan kuno
dalam perjanjian lama dan penafsiran Kitab
Daniel ditemukan diantara dokumennya.

MODEL ANALISIS DAN SINTESIS


Newton menyebut prosedur Induktif Deduktif
sebagai Metode Analisis dan Sintesis
Menekankan keharusan konfirmasi dalam eksperimen
untuk menarik kesimpulan dengan Sintesis
Menekankan bahwa nilai penarikan kesimpulan
harus melampaui bukti induktif
Inilah yang menyebabkan pembahasan Newton
tentang prosedur Induktif Deduktif lebih
unggul dari pendahulunya

APLIKASI METODE ANALISIS - SINTESIS

Membuktikan bahwa sinar matahari terdiri dari berbagai warna yang berbeda,
setiap warna dibiaskan oleh prisma dari sudut yang khas.
Newton tidak langsung mengatakan hal itu bisa terjadi pada semua prisma
yang sama sesuai pengamatannya (Generalisasi)
Kesimpulan lompatan induktif: (1) sinar matahari terdiri dari sinar-sinar yang
memiliki sifat bias yang berbeda (2) sinar matahari terbagi bukan karena radiasi
sekunder dalam prisma

Kesimpulan Lanjutan Newton

Newton melakukan prosedur SINTESIS dari teori tersebut untuk


mengambil kesimpulan lebih lanjut
Partikel cahaya dari warna tertentu yang melewati prisma
seharunya mengakibatkan defleksi dan tidak mengalami
perubahan warna

Newton Declaired

although

the arguing from


experiments and observations by
induction be no demonstration on
general conclusions, yet it is the best
way of arguing which the nature of
things admits of

GENERALISASI INDUKTIF & HUKUM GERAK


Newton berpendapat bahwa dalam filsafat
eksperimental dalil tertentu ditarik dari
fenomena kemudian diterjemahkan secara
induktif untuk menjadi generalisasi
Dengan cara tersebutlah kekebalan,
mobilitas, gerak impulsif dari tubuh, hukum
gerak dan gravitasi ditemukan.

Hukum Pertama Newton


Setiap benda akan mempertahankan keadaan diam atau
bergerak lurus beraturan, kecuali ada gaya yang
bekerja untuk mengubahnya.
Hukum I (Inersia/ Kelembaman) menentukan perilaku
benda berdasarkan pengaruh sebuah gaya
Setiap benda memeiliki pengaruh gravitasi terhadap
subjek lain
Pengamatan tentang benda harus dibantu beberapa
pengamat
Benda yang diamati tidak bisa lepas dari keadaan

Hukum Pertama Newton


Hukum Inersia TIDAK BISA digeneralisasi kepada
pengamatan benda tertentu melainkan hanya menjadi
sebuah abstraksi dari sutau gerak.
Misalnya JIWA, karena meskipun hal itu ada tetapi
kita tidak bisa mengamatinya secara empiris.
Maka jelaslah bahwa Hukum Gerak tidak ditemukan
dengan menggunakan metode induksi
Kebanyakan filsuf alam membatasi teknik dalam
proses generalisasi hasil pengamatan dengan
menggunakan teknik kesepakatan dan perbedaan.

RUANG DAN WAKTU MUTLAK


NEWTONS BUCKET EXPERIMENT

RUANG DAN WAKTU MUTLAK


Tiga Hukum yang dikemukakan Newton menjelaskan cara
tubuh bergerak dalam RUANG dan WAKTU yang ABSOLUT
Ruang dan waktu akan selalu ada sekalipun semua
materi di alam telah musnah
Ada dengan sendirinya, tidak terkait dengan apapun
yang ada di luar
Serupa dan tidak dapat digerakkan, tidak terbatas,
universal, tidak dapt berubah
Ruang tidak berhinga luasnya, tidak memiliki awal,
tengah dan akhir

METODE AKSIOMA

TIGA TAHAPAN METODE AKSIOMA NEWTON

TEOREMA

AKSIOMA : Proposisi yang tidak dapat disimpulkan dari proposisi lain


TEOREMA : konsekuensi deduktif dari aksioma
TIGA HUKUM GERAK NEWTON ADALAH AKSIOMA NEWTON

HUKUM GERAK NEWTON


Hukum I
Jika resultan gaya pada suatu benda sama dengan
nol, maka benda yang mula-mula diam akan terus
diam. Sedangkan, benda yang mula-mula bergerak,
akan terus bergerak dengan kecepatan tetap.

Contohnya saat kita naik mobil kemudian direm mendadak,


maka tubuh kita akan terdorong ke depan. Sebaliknya saat
kita mengegas mobil secara mendadak maka tubuh kita
akan terdorong ke belakang. Dengan demikian tubuh kita
sebenarnya cenderung mempertahankan kedudukannya
atau kelembaman (inersia).

Hukum Gerak Newton


Hukum II
Percepatan sebuah benda berbanding lurus dengan
gaya total yang bekerja padanya dan berbanding
terbalik dengan massanya. Arah percepatan sama
dengan arah gaya total yang bekerja padanya.

Hukum Gerak Newton


Hukum III Newton
Hukum ini sering juga disebut
dengan hukum aksi-reaksi. Hukum
ini berbunyi:
Jika suatu benda mengerjakan
gaya pada benda lain maka benda
yang di kenai gaya akan
mengerjakan gaya yang besarnya
sama dengan gaya yang di terima
dari benda pertama tetapi arahnya
berlawanan.

TAHAP PERTAMA

AKSIOMA : Proposisi yang tidak dapat disimpulkan dari proposisi


lain.
TEOREMA : Kebenaran yang diturunkan dari aksioma, sehingga
kebenarannya perlu dibuktikan terlebih dahulu.

TAHAP KEDUA

KETERKAITAN AKSIOMA DENGAN PERISTIWA DI DUNIA FISIK

TAHAP KETIGA

Pada tahap inilah terjadi interpretasi hasil temuan empiris dengan asumsi yang
sebelumnya ada. Sehingga metode aksioma merupakan bagian dari metode analisis
dan sintesis yang bertujuan untuk menafsirkan fenomen-fenomena alam.

HYPOTHESES NON FINGO

TEORI : hubungan antara varians dengan kenyataan


HIPOTESIS : pernyataan tentang sesuatu yang belum didasari pengukuran

HYPOTHESES NON FINGO

Newton sependapat dengan Galileo berkenaan


dengan sifat penyelidikan ilmiah harus merupakan
potret nyata dari suatu fenomena yang diukur secara
eksperimental.

HYPOTHESES NON FINGO


Newton mendefinisikan teori adalah hubungan antara varians
dengan kenyataan.
Sedangkan hipotesis adalah pernyataan tentang sesuatu yang
belum didasari pengukuran.
Hal inilah yang mendasari penyataan Hypotheses non Fingo
yang artinya saya tidak menemukan hipotesis-hipotesis.
Newton
juga cepat tersinggung apabila teori yang
dikemukakannya dianggap sebuah hipotesis karena ia berdalih
bahwa teori teorinya telah didasari oleh pengukuran yang valid.

ATURAN BERFIKIR DALAM FILSAFAT


1. Kita harus mengakui bahwa tidak ada sebab-sebab benda
alamiah yang lebih benar dan memadai untuk menjelaskan
penampakannya;
2. Untuk itu, pada akibat-akibat alamiah yang sama, kita harus
sejauh mungkin menetapkan sebab yang sama;
3. Kualitas tubuh (yang tidak mempengaruhi intensifikasi
maupun remisi) yang ditemukan oleh jangkauan pengalaman
kita, akan ditetapkan sebagai kualitas universal seluruh tubuh;
4. Dalam filsafat eksperimental kita memandang proposisi
disimpulkan dengan induksi secara umum dari fenomena
akurat atau sangat hampir benar.

Sifat kesatuan dari Hukum Ilmiah

Secara umum Newton tidak sependapat dengan


prosedur deduktif yang dikemukakan oleh penganut
cartesian yang memberikan penafsiran hukum fisikan
dari pendekatan metafisis. Ia menyanggah dalam
filsafat alam interpretasi bisa dilakukan dalam semua
cara tetapi hanya beberapa cara tertentu yang dapat
menghubungkan fenomena-fenomena yang bersifat
nyata. Selanjutnya ia menyatakan bahwa proses alam
bergantung pada aturan-aturan tertentu.

KESIMPULAN
Newton menyumbang banyak pemikiran
dalam metode EPISTOMOLOGI

terutama

Sumbangan Newton sangat besar dalam bidang ilmu


fisika dan matematika dibandingkan dengan ilmu
filsafat
Pandangannya terus dianut sebagai dasar ilmu
fisika sampai dengan Einstein mengemukakan teori
relativitas yang mematahkan mekanika absolut
Newton.

Thank You