Anda di halaman 1dari 14

PIRANTI

OPTOELEKTRONIK

PIRANTI OPTOELEKTRONIKA
Optoelektronika merupakan kata gabungan antara awalan opto- (optika)
dan
elektronika (salah satu hasil karya kreativitas manusia). Secara umum,
Optelektronika adalah perpaduan antara Fisika, Optika dan Elektronika
sedemikian sehingga terbentuk suatu sarana yang lebih efektif dan efisien
untuk

keperluan

pengalihan

informasi,

pengaturan,

pengendalian,

penginderaan dan pengukuran.

Contoh devais yang akan dibahas, yaitu: Light Emitting Diode (LED) dan
Laser Diode (LD)

LIGHT EMITTING DIODE (LED)


LED merupakan komponen elektronika yang
dapat memancarkan cahaya monokromatik
ketika diberikan tegangan maju. Terbuat dari
bahan semikonduktor. Salah satu fungsinya,
yaitu dapat memancarkan sinar inframerah.
Bentuk dari LED mirip sebuah bohlam yang
kecil. Perbedaannya dengan bohlam, yaitu
LED tidak memerlukan pembakaran filamen
sehingga tidak menimbulkan panas dalam
menghasilkan cahaya

PRINSIP KERJA LED

LED
terdiri
dari
sebuah
chip
semikonduktor yang di doping sehingga
menciptakan junction P dan N. Yang
dimaksud dengan proses doping dalam
semikonduktor adalah proses untuk
menambahkan ketidakmurnian (impurity)
pada
semikonduktor
yang
murni
sehingga
menghasilkan
karakteristik
kelistrikan yang diinginkan. Ketika LED
dialiri tegangan maju atau bias forward
yaitu dari Anoda (P) menuju ke Katoda
(K), Kelebihan Elektron pada N-Type
material akan berpindah ke wilayah yang
kelebihan Hole (lubang) yaitu wilayah
yang bermuatan positif (P-Type material).
Saat Elektron berjumpa dengan Hole
akan
melepaskan
photon
dan
memancarkan
cahaya
monokromatik
(satu warna). LED yang memancarkan
cahaya ketika dialiri tegangan maju ini
juga
dapat
digolongkan
sebagai

KARAKTERISTIK LED
1.Karakteristik Fisik/Dimensi
Karakteristik Fisik/Dimensi adalah mengenai ukuran fisik atau dimensi
dari sebuah LED. Seperti yang sudah kita ketahui sebelumnya bahwa
LED dibuat dalam berbagai variasi ukuran fisik mulai dari yang sangat
kecil hingga relatif besar. Hal ini juga berhubungan dengan aplikasi
penggunaan LED itu sendiri.
Bentuk LED secara fisik yang umum diproduksi adalah:

Mount Hole
Power LED

Piranha

SMD

High

LANJUTAN
2.Karakteristik Kelistrikan
Karakteristik Kelistrikan adalah mengenai listrik yang dibutuhkan LED
agar dapat bekerja secara optimal dan mempunyai jangka waktu usia
pakai yang lama.
Karakteristik kelistrikan yang penting untuk diketahui adalah:
1. (Continuous) Forward Current (If)
Adalah besarnya arus listrik yang diperlukan agar LED mengeluarkan
cahaya dalam satuan Ampere (A).
2. Forward Voltage (Vf)
Adalah besarnya tegangan listrik yang diperlukan agar LED
mengeluarkan cahaya dalam satuan Volt (V).
3. Wattage (P)
Adalah besarnya daya listrik yang diperlukan agar LED mengeluarkan
cahaya dalam satuan Watt (W).

LANJUTAN
3.Karakteristik Optik
Karakteristik Optik adalah mengenai berkas cahaya dan bagaimana
berkas cahaya itu memancar dari LED.
Karakteristrik Optik yang layak untuk diperhatikan adalah:
1. Intensitas Cahaya (Brightness)
Adalah kekuatan cahaya yang dipancarkan LED dalam satuan candela
(cd) atau biasanya juga sering dipakai adalah lumen (lm).
2. Sudut Cahaya (View Angle)
Adalah besarnya sudut berkas cahaya yang dipancarkan dari LED.
3. CRI (Color Rendering Index)
Adalah warna berkas cahaya yang dihasilkan oleh LED.

KLASIFIKASI LED
Pengembangan LED dimulai
dengan alat inframerah dan
dibuat
dengan
gallium
arsenide.
Perkembangan
dalam ilmu material telah
memungkinkan produksi alat
dengan panjang gelombang
yang
lebih
pendek,
menghasilkan cahaya dengan
warna bervariasi.

Bahan Semikonduktor

Wavelength (nm)

Warna

Gallium Arsenide (GaAs)

850 940

Inframerah

Gallium

Arsenide

Phosphide

630 660

Merah

(GaAsP)
Gallium

Arsenide

Phosphide

605 620

Jingga

(GaAsP)
Gallium

Arsenide

Phosphide
585 595

Kuning

(AlGaP)

550 570

Hijau

Silicon Carbide (SiC)

430 505

Biru

450

Putih

Nitride (GaAsP:N)
Alumunium Gallium Phosphide

Gallium Indium Nitride (GaInN)

APLIKASI LED
1.Lampu Penerangan Rumah
2.Lampu Penerangan Jalan
3.Papan Iklan (Advertising)
4.Backlight LCD (TV, Display Handphone, Monitor)
5.Lampu Dekorasi Interior maupun Exterior
6.Lampu Indikator Pemancar Infra Merah pada Remote Control (TV, AC, AV
Player)
7.Lampu Sepeda Pintar
8.Lampu Klip Baca LED
9.Traffic Light
10.Sensor Lampu Penerangan Kendaraan
11.Lampu Penerangan otomatis pada Lemari
12.Lampu Sensor Gerak pada Kamar Mandi

LASER DIODA
LASER
Diode
adalah
komponen
semikonduktor
yang
dapat
menghasilkan radiasi koheren yang
dapat dilihat oleh mata ataupun
dalam bentuk spektrum infra merah
(Infrared/IR) ketika dialiri arus listrik.
Yang
dimaksud
dengan
Radiasi
Koheren adalah radiasi dimana semua
gelombang berasal dari satu sumber
yang sama dan berada pada frekuensi
dan fasa yang sama juga. Kata LASER
merupakan singkatan dari Light
Amplification by Stimulated Emission
of Radiation yang artinya adalah
mekanisme dari suatu alat yang
memancarkan radiasi elektromaknetik
melalui proces pancaran terstimulasi.
Radiasi Elektromaknetik tersebut ada
yang dapat dilihat oleh mata normal,
ada juga yang tidak dapat dilihat.

STRUKTUR LASER DIODA


Struktur dioda tidak lain adalah sambungan semikoduktor P da N. Salah satu
sisi adalah semikonduktor dengan tipe P dan satu sisi yang lain adalah tipe N,
dengan struktur demikian arus hanya akan dapa mengalir dari sisi P menuju N.

PRINSIP KERJA LASER DIODA


Adanya emisi terstimulasi dan keadaan metastabil dari bahan laser. Atomatom selalu berada dalam keadaan bergetar, bertranslasi dan berotasi.
Pada umumnya atom-atom berada dalam keadaan tingkat energi terendah
(ground state) dan bila padanya disuplai energi yang cukup maka atomatom akan menyerap energi tersebut dan beralih ke tingkat energi yang
lebih tinggi yang disebut tingkat tereksitasi (excited states), tetapi
keberadaannya pada tingkat ini berlangsung hanya 10-8 sekon lalu kembali
lagi ke ground state sambil melepaskan cahaya (foton). Emisi cahaya yang
demikian disebut emisi spontan.

KARAKTERISTIK LASER DIODA


1. Koheren adalah gelombang-gelombang yang berasal dari satu
sumber cahaya yang sama. panjang koherensi dapatmengukur
tingkat kmonokromatisan suatu sumber cahaya. Koherensi
keluaran laser bersifat spasial maupun temporal, semua foton
memiliki fase yang sama. mereka saling mendukung satu sama
lain,
yang
secara
gelombang
dikatakanberinterferensi
konstruktif, sehingga intensitasnya berbanding langsung kepada
N2, dengan N adalah cacah foton. Jelaslah intensitasnya ini jauh
lebih besar dibandingkan dengan intensitas radiasi tak - koheren
yang hanya sebanding dengan N saja.
2. Monokromatik adalah gelombang yang memiliki rentang
frekuensi yang sempit atau dengan kata lain memiliki kesamaan
frekuensi. "satu panjang gelombang yang spesifik).
3. Kecerahan tinggi.

APLIKASI LASER DIODA


Dioda Laser telah banyak diaplikasikan pada perangkat yang kita
gunakan sehari-hari. Beberapa perangkat yang menggunakan Dioda
Laser diantaranya adalah sebagai berikut :
1. CD/VCD/DVD/Blu-ray Player
2. Konsol Games
3. Laser Pointer
4. Barcode Scanner
5. Sistem Fiber Optik
6. Laser Printer
7. Alat Ukur Jarak
8. Remote Control
9. dan lain sebagainya.