Anda di halaman 1dari 11

Avertebrata laut

Cephalopoda
By Creative....
1. Achmad Badawi
2. M. Fatahul Karim
3. Zainudin Akbar
4. M. Misbachul Munir

Pengertian Cephalopoda
Cephalopoda berasal dari kata cephalo yang artinya kepala
dan podos yang artinya kaki. Jadi jenis hewan dari kelas
Cephalopoda kaki berada dikepalanya.

Ciri ciri Cephalopoda


mollusca yang mempunyai kepala jelas dan mata yang besar
kaki otot dimodifikasi menjadi tangan, tentakel di sekeliling mulut, dan

corong yang merupakan saluran keluar dari rongga mantel (kaki yang
terletak di bagian kepala).
umumnya tidak mempunyai cangkang luar, tetapi mempunyai cangkang
dalam yang terbuat dari kapur / kitin.
Mempunyai kantong / kelenjar tinta.
Mempunyai peranan sebagai sumber makanan ikan dan merupakan
makanan laut yang punya kadar protein tinggi.
Jenis cephalopoda yang mempunyai cangkang luar dan tidak memiliki
kantong tinta yaitu Nautilus papilus.
Contoh : Loligo indica (cumi), Sepia sp. (sotong) , cangkang direduksi
dan letaknya di dalam, sedangkan pada Octopus vulgaris (gurita),
Nautilus papilus tidak punya cangkang.
Reproduksi betina menghasilkan telur yang dilengkapi dengan cangkang.
Fertilisasi terjadi di dalam air.

Tempat Hidup
Cephalopoda
Semua jenis dari kelas Cephalopoda yaitu cumi-cumi (loligo indica),
sotong (Sepia sp), gurita (Octopus vulgaris), Natalius(Nautilus sp), siklus
hidupnya adalah di perairan air asin atau air laut.

Makanan Cephalopoda
Cephalopoda adalah hewan pemakan daging (karnivora).
Makananya berupa kepiting atau invertebrata lainnya.
Sebagai hewan pemangsa, hampir semua Cephalopoda
bergerak cepat dengan berenang. Kebanyakan Cephalopoda
memiliki organ pertahanan berupa kantong tinta. Kantong
tinta berisikan cairan seperti tinta berwarna coklat atau hitam
yang terletak di ventral tubuhnya. Tinta ini akan di keluarkan
jika hewan ini merasa terancam dengan cara
menyemburkannya. Cephalopoda memiliki kaki berupa
tentakel yang berfungsi untuk menangkap mangsanya.
Cephalopoda memiliki sistem saraf yang berpusat di
kepalanya menyerupai otak.

Reproduksi pada
Cephalopoda
Gurita jantan bereproduksi dengan meletakkan kantong
spermatofora ke dalam rongga mantel gurita betina
menggunakan lengan istimewa yang disebut hectocotylus.
Lengan kanan ketiga biasanya menjadi hectocotylus. Pada
beberapa spesies, gurita betina bisa menjaga sperma agar
tetap hidup sampai telur menjadi matang. Setelah dibuahi,
gurita betina bisa bertelur hingga sekitar 200.000 butir.
Jumlah telur gurita bisa berbeda-beda bergantung pada
masing-masing individu, familia, genus atau spesies.

Adaptasi Cephalopoda
Cephalopoda dirancang untuk bergerak cepat, suatu adaptasi
yang cocok dengan cara makannya sebagai karnivora. Cumicumi menggunakan rahang yang mirip paruh untuk mengigit
mangsanya. Kemudian mereka kana menyuntikkan racun
untuk melumpuhkan korbannya. Mulut berada pada pusat
beberapa tentakel panjang. Suatu mantel menutupi massa
visceral, tetapi cangkang menjadi tereduksi dan menjadi
cangkang internal (seperti pada cumi-cumi), atau hilang sama
sekali (seperti banyak pada gurita). Satu kelompok kecil
cephalopoda bercangkang, Nautilus berongga, masih
bertahan hidup hingga saat ini.

Bertahan Hidup
Cephalopoda
Cara bertahan hidupnya jenis dari kelas Cephalopoda dari
serangan musuh atau predator yaitu dengan cara berenang
atau bergerak dengan cepat. Jenis Cephalopoda dapat
berkamufalse atau penyamaran (merubah bentuk tubuh),
mempuyai kantong tinta berwarna hitam untuk menangkap
mangsanya dan menghindari dari serangan predator, dan juga
jenis Cephalopoda dapat memutuskan lengannya yang
disebut ototomi.

Manfaat Cephalopoda di
Lingkungannya
Manfaat Cephalopoda terhadap lingkungannya adalah
sebagai bahan makanan bagi predatornya.

Jenis Jenis dari kelas Cephalopoda

Cumi-Cumi (Loligo Sp)

Gurita (Octopus Sp)

Sotong (Sepia Sp)

Nautilus (Nautilus
Sp)

TERIMAKASIH