Anda di halaman 1dari 13

INOVASI

KURIKULUM
BERBASIS
KETERPADUAN
Anggota Kelompok 2 :
Fahmi Dzikri Arrija
C1586201016
Nurwita Eka Putri
C1586201049
Riska Mustika Dewi
C1586201055
Sintya Marwahtiningrum C1586201060
Yuni Hermayanti Utami C1586201071

A. Kurikulum Berbasis
Kurikulum terpadu merupakan bentuk
Keterpaduan
kurikulum yang meniadakan batas-batas
antara berbagai mata pelajaran dan
menyajikan bahan pelajaran dalam
bentuk unit atau keseluruhan (Hamalik,
l993:32)

Kurikulum berbasis keterpaduan adalah


organisasi kurikulum secara terpadu,
suatu bentuk kurikulum yang meniadakan
batas-batas antara berbagai mata
pelajaran dan menyajikan bahan
pelajaran dalam bentuk unit atau
keseluruhan.

B. KomponenKomponen Kurikulum
Berbasis Keterpaduan

Kurikulum berbasis keterpaduan meliputi berbagai komponen yang saling


berkaitan yaitu sub sistem masukan yakni siswa, sub sistem proses yakni
metode, materi, masyarakat, dan sub sistem produk yakni lulusan yang
dikaitkan dengan komponen evaluasi dan umpan balik. Masing-masing
komponen
1.berkaitan, saling mempengaruhi satu sama lain dalam rangka
3.
mencapai
tujuan.
Komponen
Metode
2.
Komponen Lulusan
dan Materi
Komponen
Komponen lulusan
Komponen metode
Masyarakat
adalah produk sistem
terdiri dari program
Komponen masyarakat
kurikulum yang
pembelajaran, metode
merupakan masukan
memenuhi harapan
penyajian, bahan dan
eksternal dalam bidang
kuantitas yakni jumlah
media pendidikan.
sosial dan budaya, yang
lulusan sesuai dengan
Sedangkan komponen
berfungsi sebagai faktor
kebutuhan dan harapan
materi terdiri dari
penunjang dan turut
kualitas yakni mutu
fasilitas, sarana dan
mewarnai pelaksanaan
lulusan ditinjau dari segi
prasarana,
kurikulum secara
tujuan instrinsik dan
perlengkapan, dan
keseluruhan.
tujuan ekstrinsik.

LANJUTAN.
..
4.
Komponen Evaluasi
Komponen evaluasi
untuk menilai
keberhasilan proses
kurikulum dan
ketercapaian tujuan
kurikulum. Evaluasi
dilaksanakan dalam
bentuk evaluasi formatif
dan evaluasi summatif.

5.
Komponen Balikan
Komponen balikan berguna
untuk memberikan
informasi dalam rangka
umpan balik demi
perbaikan sistem
kurikulum. Sumber
informasi diperoleh dari
hasil evaluasi yang telah
dilaksanakan sekolah dan
lembaga tempat para
lulusan bekerja.

C. Karakteristik Kurikulum
Berbasis Keterpaduan

Untuk melaksanakan bentuk organisasi kurikulum terpadu, Fogarty memperkenalkan


sepuluh model pembelajaran terpadu yang dikelompokkan menjadi tiga tipe, yaitu:
1. Tipe pembelajaran terpadu dalam satu disiplin ilmu
Connected
Fragmented
(Keterhubungan)
(Penggalan)
Model Connected
Model Fragmented
adalah model
Nested (Sarang)
adalah model
pembelajaran
Model Nested adalah
pembelajaran
terpadu yang secara
model pembelajaran
konvensional yang
sengaja diusahakan
terpadu yang target
terpisah secara mata
untuk
utamanya adalah
pelajaran. Hal ini
menghubungkan
materi pelajaran
dipelajari siswa
satu konsep dengan
yang dikaitkan
tanpa
konsep yang lain,
dengan
menghubungkan
satu topik dengan
keterampilan berfikir
kebermaknaan dan
topik yang lain, satu
dan keterampilan
keterkaitan antara
keterampilan
mengorganisasi.
satu pelajaran
dengan
dengan pelajaran
keterampilan yag

LANJUTAN...
2. Tipe pembelajaran terpadu antar disiplin ilmu

Sequenced
(Pengurutan)
Model Sequenced
adalah model
pembelajaran yang
topik atau unit yang
disusun kembali dan
diurutkan sehingga
bertepatan
pembahasannya satu
dengan yang lainnya.

Shared (Irisan)
Model shared adalah
model pembelajaran
terpadu yang
merupakan gabungan
atau keterpaduan
antara dua mata
pelajaran yang saling
melengkapi dan di
dalam perencanaan
atau pengajarannya
menciptakan satu fokus
pada konsep,
keterampilan serta
sikap.

Webbed (Jaring Labalaba)


Model webbed adalah
model pembelajaran
terpadu yang
menggunakan
pendekatan tematik.
Pendekatan ini
pengembangannya
dimulai dengan
menentukan tema
tertentu.

Threaded (Bergalur)
Model Threaded adalah
model pembelajaran yang
memfokuskan pada
metakurikulum yang
menggantikan atau yang
berpotongan dengan inti
subyek materi.

LANJUTAN..
.
Integrated
(Keterpaduan)
Model integrated
adalah model
pembelajaran terpadu
yang menggunakan
pendekatan antar
bidang studi.

LANJUTAN...
3. Tipe pembelajaran terpadu yang mengutamakan
keterpaduan faktor peserta didiknya

Immersed (Terbenam)
Model immersed adalah model pembelajaran yang melibatkan
beberapa mata pelajaran dalam satu proyek. Misalnya seorang
mahasiswa yang memperdalam ilmu kedokteran maka selain Biologi,
Kimia, Komputer, juga harus mempelajari fisika dan setiap mata
pelajaran tersebut ada kesatuannya. Model ini dapat pula diterapkan
pada siswa SD, SMP, maupun SMA dalam bentuk proyek di akhir
semester.

Networked (Jaringan Kerja)


Model networked adalah model pembelajaran berupa kerjasama
antara siswa dengan seorang ahli dalam mencari data, keterangan,
atau lainnya sehubungan dengan mata pelajaran yang disukainya
atau yang diminatinya sehingga siswa secara tidak langsung mencari
tahu dari berbagai sumber.

D. PROSEDUR
PENGEMBANGAN
KURIKULUM BERBASIS
KETERPADUAN
Tujuan Sumber Unit
Tujuan pendidikan dan pembelajaran unit antara lain:
1. Menyediakan sumber-sumber yang dapat digunakan dalam merencanakan
sesuatu unit dan berisi saran-saran, petunjuk-petunjuk tentang kegiatankegiatan siswa, baik secara perorangan maupun secara kolektif.
2. Memberikan bimbingan atau petunjuk dalam menentukan lingkup masalah
atau syarat-syarat tentang tingkat tujuan yang hendak dicapai.
3. Memuat hal-hal yang dapat dijadikan petunjuk dan bantuan mengajar
secara teratur dan tersusun agar lebih efektif.
4. Memuat saran tentang penilaian.
5. Menunjukkan bermacam-macam pengalaman tertentu yang dapat dipergunakan guru dan mengembangkan satuan pengajaran.

LANJUTAN...
Kriteria penyusunan rencana umum
1. Rencana umum bernilai atau dapat digunakan didalam banyak
situasi dan bersifat fleksible, baik isi maupun prosedur-prosedur
mengajar dan belajar.
2. Rencana umum dikembangkan oleh kelompok guru dan bukan
hanya oleh seorang guru saja.
3. Cara yang paling efektif adalah apabila rencana tersebut
dilaksanakan oleh kelompok guru yang telah mempersiapkannya.
4. Rencana umum disusun sedemikian rupa agar mudah dilakukan dan
diubah sesuai dengan kondisi dan fasilitas yang tersedia.
5. Program ini menyediakan cukup persiapan fasilitas, waktu bagi
peserta pelayanan dan ketatausahaan.

LANJUTAN...
Organisasi dan isi rencana umum
1. Filsafat dan tujuan sekolah seharusnya benar-benar dipahami oleh guru yang
menyusun unit guru dan dirumuskan secara jelas.
2. Tujuan rencana seharusnya memberikan sumbangan yang bermakna bagi
pencapaian tujuan sekolah dan memberikan arah bagi pengembangan
pembelajaran.
3. Ruang lingkup resource unit berisikan suatu perumusan scope yang jelas seperti
pembatasan istilah yang digunakan, untuk tingkatan kelas mana unit itu
dipersiapkan dan referensi yang membantu guru terhadap daerah permasalahan.
4. Kegiatan yang disarankan meliputi sejumlah kegitan belajar bagi individu dan
kelompok dipilih secara diorganisir agar dapat dipergunakan secara efektif.
5. Rencana secara lengkap buku-buku sumber dan alat bantu yang akan digunakan.
6. Prosedur evaluasi dan alat-alatnya dipilih sesuai dengan tujuan yang telah
dirumuskan dan menjadi bagian integral dari rencana umum.
7. Pengalaman dalam suatu unit kerap kali membantu guru dalam perencanaan unitunit selanjutnya. sesuatu rencana umum yang berisi banyak kemungkinan yang
mendorong penyelidikan dan belajar hal-hal yang baru di ketahui.

E. Keunggulan Kurikulum Berbasis


Keterpaduan
Keunggulan atau manfaat
kurikulum terpadu
diantaranya, adalah:
1. Segala sesuatu yang di pelajari dalam
unit bertalian erat,
2. Kurikulum ini sesuai dengan pendapatpendapat modern tentang belajar,
3. Memungkinkan hubungan yang erat
kaitannya antara sekolah dengan
masyarakat
4. sesuai dengan faham demokratis
5. mudah disesuaikan dengan minat,
kesanggupan dan kematangan peserta
didik.

TERIMAKASIH