Anda di halaman 1dari 15

Persiapan Sebelum dan Setelah

Melahirkan yang Sehat


KKN POSDAYA UNSOED
Desa Patutrejo, Kabupaten Purworejo

Latar Belakang
Masih tingginya angka kematian ibu
dan bayi
Kurangnya pengetahuan masyarakat
mengenai hal yang boleh dan tidak
boleh dilakukan selama dan setelah
kehamilan

Tujuan
Masyarakat dapat membedakan
mitos dan fakta mengenai kehamilan
Masyarakat mengetahui hal hal
yang harus diperhatikan sebelum
hamil
Masyarakat mengetahui persiapan
apa yang bisa dilakukan sebelum dan
setelah kelahiran

MITOS ATAU FAKTA ?

MITOS : Saat hamil harus makan dua kali lipat. FAKTA: saat
hamil Anda harus memperhatikan nutrisi dengan makan
seimbang. Kebanyakan makan justru menambah besar
ukuran dan berat badan Anda dan janin sehingga dapat
menyulitkan persalinan.
MITOS : Saat hamil tidak boleh makan buah pisang ambon,
nanas, dan durian. FAKTA: Anda boleh mengkonsumsi
semua jenis buah asalkan tidak berlebihan. Seandainya
terjadi gangguan pada tubuh saat mengkonsumsi, mungkin
saat itu Anda sedang tidak fit atau memang Anda alergi
terhadap buah tersebut.
MITOS : Ibu hamil tidak boleh makan daging kambing
karena membahayakan janin. FAKTA: jika Anda tidak
mempunyai riwayat penyakit kolesterol dan jantung, Anda
boleh menyantap daging kambing asalkan dalam porsi
sewajarnya, karena daging kambing mengandung kadar
purin (lemak jenuh) tinggi yang bisa mempengaruhi
metabolisme asam urat. Hal inilah yang berbahaya bagi

MITOS : Tidak boleh berhubungan suami-istri


terlalu sering. FAKTA: jika Anda memiliki riwayat
keguguran berulang (abortus habitualis), aktivitas
ini memang perlu dilakukan dengan sangat hatihati terutama pada kehamilan muda.
MITOS : Minum jamu lebih aman. FAKTA:
penelitian terhadap bahan jamu murni pun
membuktikan bahwa tidak semua jamu aman,
karena dalam bahan jamu (sekalipun dari alam)
tentu ada jenis dari tanaman tertentu yang
mengandung alkohol dan dapat mempengaruhi
rahim sehingga membahayakan janin. Jika Anda
ingin mengkonsumsi jamu sebaiknya masih
dalam pengawasan dokter.
MITOS : Jangan kerja atau olah raga berat. FAKTA:
wanita hamil manapun tidak akan dianjurkan
untuk melakukan pekerjaan atau olah raga yang

MITOS : Membatasi makanan tertentu. FAKTA: jika


Anda pernah mengalami pre-eklamsia, ginjal,
atau
darah tinggi, Anda memang harus
membatasi makanan yang mengandung banyak
garam. Begitupula jika Anda mempunyai riwayat
kencing manis, kurangi makanan manis, makanan
berkalori tinggi dan berlemak jenuh.
MITOS : Tidak boleh mengurut perut. FAKTA:
mengurut
perut
dengan
keras
dapat
menimbulkan stress pada janin dan akan
mengganggu pertumbuhannya. Mengurut perut
dapat menimbulkan komplikasi apabila sudah ada
gangguan pelekatan plasenta, dimana pelekatan
plasenta yang rapuh, mudah lepas dan luruh

Persiapan sebelum
Kehamilan
1. Perikasa ke Dokter
Periksakan diri ke dokter Sp.OG apakah istri anda sehat organ kandungannya. Setelah istri
dinyatakan sehat, suami juga perlu periksa ke dokter apakah ada kelainan pada sperma
misalkan sperma lemah dan sebagainya.
2. Pilih waktu terbaik untuk konsepsi
Penting untuk mengetahui kapan saat terbaik untuk terjadinya pembuahan pada seorang
wanita. Waktu terbaik untuk konsepsi atau pembuahan adalah saat masa subur atau ovulasi
dari seorang wanita.
Yang perlu diperhatikan bahwa telur yang matang hanya hidup 24 jam sedangkan sperma
hidup 48-72 jam dalam tubuh wanita. Oleh karenanya, melakukan hubungan seks sebelum
saat ovulasi lebih baik untuk meningkatkan kehamilan daripada sehari atau dua hari
sesudahnya.
3. Frekuensi hubungan seksual
Frekuensi atau seberapa sering untuk melakukan hubungan seksual, ini semua tergantung
dari setiap pasangan. Tidak ada angka khusus yang dapat memastikan berapa kali seseorang
harus melakukan seks untuk dapat hamil. Ada wanita yang hamil hanya dengan satu kali saja
tapi yang lain memerlukan waktu yang lebih lama. Yang terpenting "seberapa sering" anda
melakukan hubungan seksual pada " waktu yang terbaik untuk konsepsi".

4. Nikmati proses hubungan seksual anda


Penelitian menunjukkan bahwa ketika seorang wantia mencapai orgasme, akan
membentuk suasana alkaline (basa) pada vagina yang mana sperma sukai dariapda
kondisi normal vagina (suasana asam). Jika anda mencapai orgasme pada saat yang
bersamaan atau sesaat sesudah pasangan anda ejakulasi maka kesempatan sperma
untuk selamat sampai di servik lebih meningkat.
5. Posisi hubungan seksual
Posisi seks yang dianjurkan untuk meningkatkan kemungkinan terjadinya kehamilan
adalah pria diatas (man on top).
6. Relaks
Cobalah untuk tetap rileks dalam menghadapi hal ini bersama pasangan karena Stress
hanya akan mempersulit terjadinya konsepsi.
7. Jaga kesehatan anda
Menjaga kesehatan adalah hal dasar yang penting. Pastikan tubuh anda cukup nutrisi.
Ingat bahwa wanita yang sehat akan lebih mudah hamil daripada yang mempunyai berat
badan yang berlebihan atau kurang.

Persiapan Sebelum
Kelahiran
1. Berat badan ideal
Pastikan berat badan Anda sudah ideal, untuk mengukurnya gunakan indeks masa
tubuh dengan rumusan berat badan dalam kilogram dibagi kuadrat dari tinggi
badan dalam meter. Disebut ideal jika angkanya antara 20-25. Tubuh yang terlalu
kurus akan berpengaruh pada produksi sel telur setiap bulannya. Sementara lemak
yang berlebihan karena kegemukan juga sama tak baiknya karena bisa
mengganggu kehamilan dan janin.
2. Cek kesehatan
Gangguan tiroid, anemia, kekurangan zat besi, tekanan darah tinggi, diabetes, dan
infeksi vagina, adalah sederet penyakit yang bisa mengganggu kehamilan.
Periksakan kesehatan Anda untuk memastikan tubuh Anda dan pasangan sehat.
Perhatikan juga apakah ada penyakit yang bisa diturunkan lewat ibu ke calon bayi.
3. Pengaruh obat
Beberapa jenis obat tidak dianjurkan untuk dikonsumsi selama kehamilan. Jika
Anda sedang mengonsumsi obat-obatan, konsultasikan hal ini dengan dokter.

4. Mulai minum vitamin


Beberapa jenis suplemen yang berguna mendukung
kesehatan janin di antaranya asam folat, suplemen zat
besi untuk meningkatkan kadar mineral penting dalam
tubuh, serta asam lemak omega-3.
5. Stop kebiasaan buruk
Hentikan semua kebiasaan buruk Anda; merokok,
minuman beralkohol, dan kafein. Rokok menyebabkan
bayi lahir dengan berat kurang, selain tentu juga
merusak paru-paru. Nekat minum alkohol bisa
menyebabkan gangguan tumbuh kembang janin,
sedangkan kafein bisa meningkatkan risiko keguguran.

6. Mulai olahraga
Mulailah melakukan olahraga sejak sekarang karena selama hamil 9 bulan tubuh
Anda harus bekerja lebih keras untuk menjamin kesejahteraan janin di kandungan.
7. Nutrisi untuk Persiapan Kehamilan
Makanan sehat tak hanya baik untuk mempersiapkan kehamilan, namun juga
sesudahnya. Fungsinya adalah agar terhindar dari masalah di saat hamil, memiliki
bayi yang sehat serta memperlancar ASI (Air Susu Ibu). Kandungan asam folat
dipercaya dapat meningkatkan kualitas bayi terutama untuk otak dan tulang
belakang.
a. Makan yang belum disuling seperti nasi, roti, sereal dan krispi biji-bijian, ataupun
whole wheat pasta sangat bagus dijadikan pilihan.
b. Pilihlah makanan segar seperti susu dan sayuran, baik yang masih mentah
ataupun yang telah dimasak untuk dikonsumsi setiap hari. Sebisa mungkin hindari
makanan kaleng dan siap saji.
c. Telur sebagai sumber protein serta mengandung bermacam gizi.
d. Kacang-kacangan dan biji-bijian juga sangat bergizi. Kacang polong yang kering
atau beku lebih baik daripada kacang kalengan.
e. Usahakan mengkonsumsi ikan segar sekali seminggu tanpa membatasi jenisnya
f. Sayuran dan buah-buahan merupakan sumber vitamin dan mineral. Santaplah
sebagai lalap mentah dan bila mungkin tanpa perlu dikupas. Karena umumnya
vitamin dan mineralnya tersimpan tepat dibalik kulit. Jika ingin memasak, lebih
baik dikukus daripada direbus agart zat gizi yang terkandung tidak larut.

8. Rileks
Istirahat baik untuk persiapan ibu dalam
menenangkan diri dan berkomunikasi dengan calon
bayi. Ibu dapat mengobrol dengan bayi atau
mendengarkan musik bersama.
9. Kebersihan dan kesehatan diri serta lingkungan
Dengan selalu menjaga kebersihan tubuh dan
lingkungan tubuh akan sulit terserang penyakit.
Mencegah paparan polusi baik kendaraan maupun
rokok serta bahan kimia lain
Menjauh dari hewan yang berbahaya untuk ibu hamil
seperti misalnya kucing

10. Persiapkan tempat, biaya, dan


metode kelahiran
Pilihlah tenaga ahli untuk membantu
kelahiran calon bayi
Usahakan agar melahirkan secara
normal (lebih sehat, lebih aman, dan
lebih ekonomis)

Persiapan Setelah
Melahirkan
1. Siapkan mental apapun yang terjadi
2. Ikhlas untuk setiap hal yang diputuskan olehNya
3. Berikan ASI pada bayi hingga ia berusia 6 bulan
4. Ciptakan lingkungan yang sehat untuk bayi
(higienis dan bebas polusi)
5. Jangan berikan makanan sebelum waktunya
6. Maksimalkan perhatian dan pembelajaran
terutama pada periode emas anak
7. Waspadai gangguan tumbuh kembang anak

MATUR NUWUN