Anda di halaman 1dari 19

Manajemen perkandangan

Ternak Potong
Oleh:
KELOMPOK VII (TUJUH)
EKA WULANDARI 140306013
NOVRI YANI TARIGAN 140306032
ISMAIL FAUZI SIREGAR
140306024
SANDRY L PASARIBU 140306061
FADHLI VERDINANSYAH 140306066

PENGERTIAN MANAJEMEN PERKANDANGAN

Usaha yang dilakukan dalam hal


pengolaan perkandangan dalam
mencapai tujuan untuk mencapai
hasil produksi ternak yang baik.

Manajemen perkandangan pada ayam broiler


Manajemen perkandangan :
1. kandang yang optimal
2. Modifikasi kandang sesuai kondisi ayam dan lingkungan
3. Segera perbaiki bagian kandang yang rusak
4. Perbersihan dan desinfeksi kandang secara rutin
Syarat Perkandangan Untuk Peternakan Ayam Pedaging
. Letak Kandang
Letak kandang peternakan ayam broiler sebaiknya berjarak sekurang-kurangnya
50 meter dari rumah tenaga kerja atau bangunan lain-lain seperti gudang, kantor
dan lain-lain, jarak antara kelompok kandang 3 meter dan arah bangunan kandang
membujur sesuai dengan terbitnya matahari. Kandang lebih tinggi dari
pemukiman penduduk dan tempat tinggal karyawan seharusnya jauh dari kandang
atau tidak satu bangunan dengan kandang ayam.

Konstruksi Kandang
Atap Kandang
Atap kandang adalah bagian dari bangunan kandang yang berfungsi untuk
menaungi bagian dalam kandang dari panas matahari dan curah hujan. Bahan yang
digunakan sebagai atap perlu dipilih dari jenis bahan yang ringan, tahan panas,
tidak menyerap atau menghantar panas, tidak mudah bocor dan tahan terhadap
curah hujan yang tinggi.
Dinding Kandang
Dinding kandang berfungsi sebagai pelindung keberadaan ayam dari gangguan luar
dan penghalang ayam agar tetap berada dalam kandang. Dinding kandang terdiri
atas kawat monitor dan beton yang dilapisi dengan tirai yang terbuat dari terpal.
Tinggi dinding kandang yang terbuat dari beton sampai ke kawat monitor yaitu 50
cm, sedangkan tinggi kawat monitor sampai atap terendah yaitu 1,6 m.
Lantai Kandang
Lantai kandang menggunakan sistem litter berbahan sekam padi. Litter adalah
hamparan alas kandang yang berguna sebagai alas tidur, penghangat bagi ayam dan
mengurangi kelembaban lantai kandang. Ketebalan sekam padi sekitar 15-20 cm.

Sistem Ventilasi
Menurut Priyatno (2002), ventilasi adalah jalan keluar masuknya udara
sehingga udara segar dari luar dapat masuk untuk menggantikan udara
yang kotor dari dalam kandang. Sistem ventilasi yang digunakan
perusahaan menggunakan cooling pad dan exhaust fan.
Jenis Kandang Berdasarkan Sistemnya.
kandang yang digunakan pada peternakan ayam boiler adalah
kandang panggung. Kandang panggung cocok dibangun di daerah
dataran rendah atau berawa. Konstruksi rangka kandang bisa dibuat
dari kayu, bambu, kay dolken. Kelebihan kandang sistem panggung
adalah sirkulasi udara berjalan lebih baik dibandingkan dengan
sirkulasi udara di kandang sistem postal.

Ukuran Kandang Berdasarkan Umur Ayam.


oleh Fadillah (2007), yaitu luas ukuran kandang
berdasarkan umur, kepadatan per meter persegi adalah:
Umur 1 3 hari kepadatan 40 50 ekor per meter persegi.
Umur 4 6 hari kepadatan 25 35 ekor per meter persegi.
Umur 7 9 hari kepadatan 15 20 ekor per meter persegi.
Umur lebih dari 10 hari kepadatan 10-15 ekor per meter
persegi.

Peralatan Kandang
Alat dan Bahan yang digunakan pada Peternakan Ayam Broiler seperti:
o Litter
Sebelum pemasangan litter pada kandang terlebih dahulu lantai dialasi
dengan karung pakan ayam yang sudah bersih, karena lantai kandang
mempunyai celah atau slat agar serbuk tidak jatuh ketanah. Ketebalan
litter yang dipakai 2-3 cm, hal ini disebabkan karena litter hanya sekali
pakai yaitu mulai umur ayam 1-7 hari setelah itu liter dikumpulkan untuk
dijual pada petani.
o Pemanas
Pemanas digunakan mulai dari umur ayam 1-14 hari setelah itu
menggunakan pemanas dari lampu listrik 60 Watt, dengan jarak lampu
listrik 2 meter. Lampu listrik digunakan mulai dari 14 hari sampai panen.

o Tempat Pakan

o Tempat minum

Tempat minum yang digunakan pada Peternakan ayam boiler adalah


dua bentuk, yaitu tempat minum manual dan otomatis.
Pembersihan Kandang
Pembersihan kandang yang dilakukan di peternakan Poniman meliputi
pembersihan atap dan lantai kandang, pengapuran dan pengistirahatan.
Pemeliharaan
Kandang
Kebersihan lingkungan kandang (sanitasi) pada areal
peternakan merupakan usaha pencegahan penyakit yang paling murah,
hanya dibutuhkan tenaga yang ulet/terampil saja. Tindakan preventif
dengan memberikan vaksin pada ternak dengan merek dan dosis sesuai
catatan pada label yang dari poultry shoup.

Manajemen Perkandangan pada Kambing


Fungsi kandang adalah sebagai berikut :
Untuk melindungi ternak dari pemangsa (mis: binatang buas) dan kondisi
lingkungan yang ekstrim (mis: suhu terlalu panas/dingin, angin kencang, dan lain
lain) ;
Mencegah ternak kambing agar tidak merusak tanaman, mengingat kambing
suka memakan tanaman yang masih muda ;
Tempat untuk makan, minum dan istirahat kambing ;
Tempat untuk kawin dan beranak ;
Tempat untuk merawat ternak yang sakit ;
Untuk memudahkan pengontrolan ternak kambing.

Tipe Kandang
Ada 3 (tiga) tipe kandang kambing yang umum digunakan oleh peternak
kambing, yaitu: kandang panggung, Kandang Lemprak (Kandang Dengan Lantai
Tanah/Semen), Kombinasi Kandang Panggung dan Kandang Lemprak
Jenis Kandang
Kandang Koloni / Kelompok
Kandang Individu/Baterai
Kandang Beranak
Kandang Pejantan
Kandang Kawin
Sarana Dan Prasarana Kandang
Tempat Pakan dan Minum
Gudang Makanan
Tempat Umbaran
Tempat Kotoran

Manajemen Perkandangan Pada Sapi


Syarat Kandang
Kandang merupakan salah satu unsur penting dalam suatu usaha
peternakan, terutama dalam penggemukan ternak potong.
Bangunan kandang yang baik harus bisa memberikan jaminan
hidup yang sehat dan nyaman. Bangunan kandang diupayakan
pertama-tama untuk melindungi sapi terhadap gangguan dari luar
yang merugikan, baik dari sengatan matahari, kedinginan,
kehujanan dan tiupan angin kencang.
Kontruksi Kandang
Konstruksi kandang harus kuat serta terbuat dari bahan- yang ekonomis
dan mudah diperoleh.

Tinggi Kandang
Kandang di daerah yang mempunyai suhu lingkungan agak panas
(dataran rendah dan pantai) hendaknya dibangun lebih tinggi dari
pada kandang yang ada di daerah pegunungan.
Kerangka Kandang
Terbuat dari bahan besi, besi beton, kayu dan bambu disesuaikan
dengan tujuan dan kondisi yang ada.
Lantai Kandang
Lantai kandang sebagai batas bangunan kandang bagian bawah, atau
tempat berpijak dan berbaring bagi sapi pada sepanjang waktu, maka
pembuatan lantai kandang harus benar-benar memenuhi syarat : rata,
tidak licin, tidak mudah menjadi lembab, tahan injakan, atau awet

Tempat Pakan dan Air Minum


Bagian kandang yang juga harus diperhatikan adalah tempat pakan dan air
minum. Tempat/bak pakan dapat dibuat dengan ukuran panjang 60 cm,
lebar 50 cm dan dalamnya 30 cm untuk setiap ekor dewasa.
Model Kandang
Menurut Purnomoadi, (2003) ada 2 model kandang sapi, yakni kandang
bebas (loose housing) dan kandang konvensional (conventional/stanchion
barn).
Peralatan Kandang
adapun peralatan kandang yang diperlukan antara lain sebagai: Ember,
digunakan untuk mengangkut air, pakan penguat, dan memandikan ternak.
Sebaiknya ember terbuat dari bahan antikarat, seperti ember plastik.

Manajemen Perkembangan Pada Ternak Babi

Manajemen perkandangan dalam usaha peternakan babi merupakan salah faktor penting
yang mempengaruhi kualitas dan kuantitas hasil yang dapat dicapai oleh peternak.
Adapun faktor faktor yang perlu diperhatikan sehubungan dengan manajemen
perkandangan ternak babi adalah sebagai berikut:
o Kehidupan ternak babi dan lingkungan
Keadaan tubuh babi secara anatomi/fisiologis berbeda dengan ternak sapi, kambing maupun
domba. Babi termasuk hewan berdarah panas, di dalam keadaan normal temperature tubuhnya
38,9 C. Ternak babi ini tidak memiliki kelenjar keringat
o Fungsi kandang
Secara umum fungsi kandang adalah sebagi berikut:
Melindungi ternak dari perubahan cuaca atau iklim yang ekstrim (panas, hujan dan angin);
Mencegah dan melindungi ternak dari penyakit;
Menjaga keamanan ternak dari pencurian;
Memudahkan pengelolaan ternak dalam proses produksi seperti pemberian pakan, minum,
pengelolaaan kotoran/limbah dan perkawinan;
Meningkatkan efisiensi penggunaan tenaga kerja.

o Syarat Kandang
Ketersediaan sumber air untuk minum, memandikan dan membersihkan
kandang ternak;
Dekat dengan sumber pakan;
Kemudahan akses transportasi untuk penyediaan pakan dan pemasaran;
Tersedia areal untuk perluasan jika dibutuhkan;
Lokasi lebih tinggi dari sekelilingnya sehingga memudahkan untuk
pembuangan limbah dan menghindari genangan air pada waktu hujan;
Jarak kandang dengan bangunan umum dan perumahan minimal 10 m;
Tidak mengganggu kesehatan lingkungan;
Relatif jauh dari jalan umum;
Limbah ternak dapat tersalur dengan baik.
o Konstruksi kandang
Agar ternak babi yang tinggal di dalam kandang merasa nyaman,
konstruksi kandang harus betul-betul memadai. Konstruksi kandang yang
perlu mendapat perhatian terutama : Ventilasi, Dinding, Atap dan Lantai.

o Alat-alat atau perlengkapan kandang


Tempat Makan Dan Minum
Bak Air
Bak Penampungan Kotoran
Pintu Kandang
o Macam-macam kandang
Kandang Ternak Babi Menurut Konstruksinya yaitu Kandang
Tunggal, yaitu bangunan kandang yang terdiri dari satu baris saja
dan Kandang Ganda, yaitu bangunan kandang yang terdiri dari dua
baris yang letaknya bisa saling berhadapan ataupun bertolak
belakang.
Kandang Ternak Babi Menurut Kegunaannya yaitu Kandang Induk,
kandang kelompok, kandang fattening dan kandang pejantan.

Manajemen Perkandangan Pada Kelinci


o Spesifikasi perkandangan ternak kelinci :
Mudah dijangkau
Ketersediaan sumber air yang cukup.
Akses tranportasi yang mudah.
Menimbulkan situasi yang menyenangkan dan nyaman bagi ternak dan peternak
Memenuhi syarat sanitasi yaitu cukup sinar matahari, ventilasi dan drainase yang baik
Luas kandang dan kepadatan populasi yang cukup.
Bangunan kokoh dan aman.
Mempunyai nilai ekonomis
o Kesehatan
Pencegahan dan penanganan penyakit :
Kandang harus selalu bersih, kering dan terang
Hindari ternak selain kelinci berkeliaran
Peternak/anak kandang harus sehat dan bersih.
Cukup pakan dan air
Pemberian aditif