Anda di halaman 1dari 121

CERAMAH TINGKAT

DASAR

PENGETAHUAN
PRODUK BISNIS SYARIAH
___________________________________
_

Divisi Pendidikan dan Pelatihan


September 2015

RAHASIA
Hanya dipergunakan di internal PT
Pegadaian (Persero).

Aturan Main

Ponsel harap dinon-aktifkan


Konsentrasi dan tidak mengobrol
Bila mau bertanya tunggu jeda
penjelasan dengan mengangkat
tangan
Partisipasi aktif, bergembira
Bersedia
berbagi
ilmu
dan
pengetahuan
Berpikir terbuka

Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

Tujuan Instruksional
Pembelajaran

Setelah selesai pembelajaran peserta diharapkan


mampu memahami dan mengerti atas latar
belakang, dasar & aspek hukum syariah, fitur,
target nasabah,proses bisnis, resiko, sesuai
dengan tingkatan kompetensi masing-masing
dalam menjalankan tugas pekerjaannya.

Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

Peran dan Fungsi Strategic Business Unit


Syariah

Produk & Layanan Syariah

Gadai
Pembiayaa
n

Mikro
Fidusia

RAHN
AMANAH

Syariah

Layanan
Pegadaia
n

ARRUM

Emas

Perdagang
an Emas

Aneka Jasa

Bisnis Jasa
Lainnya

Produk
Syariah

Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

Struktur Pengelolaan Bisnis Syariah

Unit Bisnis

Perusahaan
Anak

PT Balai
Lelang Artha
Gasia

Maksu
Bisnis Syariah dikelola oleh Strategic Business Unit Syariah :
d
adalah unit bisnis independen di bawah perusahaan yang memiliki misi dan
tujuan pengelolaan sesuai syariat Islam, memiliki tata pengelolaan yang
terpisah di bawah pengawasan dan pembinaan direksi

Tujua

Mengembangkan usaha yang focus pada segmen


syariah
Mengantisipasi persaingan bisnis syariah di masa
mendatang
Menciptakan kemandirian pengelolaan sesuai syariah
Mendukung proses spin of
6

Peran dan Fungsi


Peran
1

Mengakomordir
kebutuhan
masyarakat
bertransaksi dengan akad syariah

Memanfaatkan potensi industry keuangan syariah di


Indonesia yang sangat besar

untuk

Mempertahankan posisi sebagai leader di tengah


tingkat persaingan dalam industry gadai yang semakin
kompetitif

Fungsi
Mengelola bisnis sesuai syariat Islam dengan tata kelola yang
terpisah di bawah pengawasan Direksi dalam rangka
Menumbuhkan bisnis syariah *
Sumber : RJP 2015-2019
Kepdir 250 Tahun 2013
Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

Peran dan Fungsi Produk Syariah -lanjutan


Mengakomordir kebutuhan masyarakat untuk bertransaksi dengan akad
syariah

Kewajiban umat Islam untuk bertransaksi secara syariah


Sesuai Fatwa MUI no.1 Tahun 2004 yang sebagian point nya
adalah sebagai berikut
1.

Praktek pembungaan uang saat ini telah memenuhi kriteria riba


yang terjadi pada zaman Rasulullah SAW, yakni riba nasiah.
Dengan demikian, praktek pembungaan uang termasuk salah
satu bentuk riba, dan riba haram hukumnya.
2. Praktek pembungaan tersebut hukumnya adalah haram, baik
dilakukan oleh Bank, Asuransi, Pasar Modal, Pegadaian, Koperasi,
dan Lembaga Keuangan lainnya maupun dilakukan oleh individu.
4. Untuk wilayah yang sudah ada kantor/jaringan Lembaga Keuangan
Syariah dan mudah dijangkau, tidak dibolehkan melakukan
transaksi yang didasarkan kepada perhitungan bunga.
5. Untuk wilayah yang belum ada kantor /jaringan Lembaga
Keuangan Syariah, diperbolehkan melakukan kegiatan transaksi di
lembaga keuangan konvensional berdasarkan prinsip
dharurat/hajat.

Riba adalah tambahan tanpa imbalan yang terjadi karena


penangguhan dalam pembayaran yang diperjanjikan
sebelumnya, dan ini disebut riba nasiah
Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

Latar Belakang Produk Syariah -lanjutan


Mengakomordir kebutuhan masyarakat untuk bertransaksi dengan akad
syariah
lainnya
15.2
aman2.2
terpercaya2.2
lokasinya dekat2.2
tidak dikenakan bunga2.2
cicilan ringan
3
Pelaksanaannya bagus
3
6.1
Kehalalan terjamin
8.7
Ada pembagian laba
9.5
Dana cepat cair
11.7
Tidak ada jaminan
14.3
Proses Mudah
21.2
Persyaratan mudah
29.9
Proses Cepat
31.2
Biaya ringan

(masyarakat butuh layanan


keuangan yang)
Biayanya ringan
Proses cepat
Syarat mudah
Proses mudah
Dana cepat cair

Karakteristik ini ada di dalam


produk dan layanan
PEGADAIAN
Sumber : Studi Micro Banking Di Indonesia
2014 - MARS
Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

Peran dan Fungsi Produk Syariah -lanjutan


Memanfaatkan potensi industry keuangan syariah di Indonesia

Proyeksi Penduduk
Muslim 2015-2020

Tahun
2015
2016
2017
2018
2019
2020

Penduduk usia
15-64

Proyeksi
Penduduk Muslim
usia 15-64

89,930,908

78,401,766

91,012,784

79,344,945

91,553,721

79,816,534

91,824,190

80,052,329

92,094,659

80,288,124

91,824,190

80,052,329

Berdasarkan sensus 2010, mayoritas propinsi di Indonesia


memiliki prosentase penduduk muslim yang tinggi yaitu
rata-rata 87,18%
Sumber : BPS

Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

Di Tahun 2015 penduduk muslim usia produktif berjumlah


+- 78 juta jiwa

10

Latar Belakang Produk Syariah


Strategi mempertahankan posisi sebagai leader
Pegadaian masih menguasai industri gadai di Indonesia, Namun para pesaing
mulai bertumbuh dengan sangat pesat, sehingga perlu diwaspadai
Perbandingan
Perbandingan Outstanding
Outstanding Loan
Loan Gadai
Gadai Pegadaian
Pegadaian Dengan
Dengan Kompetitor
Kompetitor (2011)
(2011)

BRI Syariah; 5% BNI

Syariah; 2% Mega; 1% CIMB; 0% BTPN; 0% Danamon; 0%


BSM; 11%
Pegadaian Syariah; 8%

Pegadaian; 72%
Estimasi market share belum memperhitungkan pesaing Pegadaian secara tidak langsung dalam industri microfinance seperti Koperasi,
BMT, PNM, rentenir, maupun gadai perorangan dikarenakan keterbatasan data
Sumber: Mandiri Sekuritas, Annual Report masing-masing perusahaan.

Pegadaian

Pegadaian
Syariah

Bank Syariah
Mandiri

BRI Syariah

BNI Syariah

Mega Syariah

CIMB Syariah

BTPN

Danamon
Syariah

19,8 Triliun

2,1 Triliun

2,9 Triliun

1,4 Triliun

588 Miliar

261 Miliar

67 Miliar

49 Miliar

40 Miliar

Pertumbuhan
Pertumbuhan Outstanding
Outstanding Loan
Loan Gadai
Gadai Pegadaian
Pegadaian Dan
Dan Kompetitor
Kompetitor (Rp
(Rp Juta)
Juta)

Pegadaian
BSM
BRI Syariah
BNI Syariah

2009
14.194.632
42.000
19.410
-

2010
18.079.061
587.000
656.610
44.903

2011
23.576.330
2.950.000
1.452.000
588.347

CAGR
29%
738%
765%
1210%*

Perbandingan
Perbandingan Jumlah
Jumlah Cabang
Cabang

Pegadaian
BSM
BRI Syariah
BNI Syariah

2009

2010

2011

3.297
390
58
-

4.920
507
95
59

4.586
669
101
59

*Pertumbuhan
dalam
2 tahun
terakhir
Sumber:
Laporan
Tahunan
Masing-Masing Perusahaan
Sumber: Laporan Tahunan Masing-Masing
Perusahaan

Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

1
1

11

Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

Pengantar Transaksi Syariah

12

Pengertian Syariah

Definisi
Ekonomi
Islam
menekankan
karakter
komprehensif tentang subjek
dan didasarkan atas nilai
moral EKONOMI SYARIAH
yang
bertujuan
mengkaji
kesejahteraan manusia yang
dicapai
melalui
pengorganisasian
sumber
alam berdasarkan kooperasi
dan partisipasi

Syariah secara harfiah berarti sumber mata air

Syariah diartikan sumber petunjuk kehidupan manusia


yang berasal dari Al Quran/Hadist dan petunjuk yang
diturunkan
langsung kepada
manusia
berupa
aql
(pemahaman)

Sistem Ekonomi Syariah atau Sistem Ekonomi Islam


adalah system yang merujuk kepada Al-Quran/Hadist yang
memiliki kemampuan untuk mensejahterakan seluruh
manusia.

Sistem Ekonomi Syariah diperlukan untuk mengatasi masalah


1
2
3
4

Tidak terciptanya kemakmuran dan keadilan social dan tidak


terdistribusinya sumber daya alam secara merata
Bergesernya fungsi uang dari posisi semula yaitu sebagai alat tukar .
Uang saat ini menjadi komoditas yang dapat diperjualbelikan dan
menimbulkan cost of money (interest)
Proses transfer kepemilikan yang tidak didasarkan atas prinsip
kerelaan (at taradlin) tanpa melalui proses jual beli, utang piutang,
sewa menyewa, gadai, dsb
Kegiatan transaksi yang tidak dibangun atas dasar tolong menolong
(lost profit sharing)

Sumber : Ekonomi Syariah, Prof. DR. Juhaya S.


Pradja
Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

13

Mengapa Akad Penting

Transaksi secara syariah diidentifikasi


berdasarkan cara/prosesnya

Transaksi bisa dikatakan sesuai syariah


jika dilaksanakan sesuai tuntunan Islam

Agar caranya benar sesuai syariah, maka


pihak yang bertransaksi harus melakukan
akad sesuai asas akad syariah dan
tujuannya
Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

14

Berbeda Caranya berbeda pula


hasilnya
Di suatu ruangan kerja
Hanya Wati yang memiliki pena
Budi sangat membutuhkan pena untuk menulis
Bagaimana caranya agar Budi
bisa menulis dengan
menggunakan pena milik
Wati?

ukan peragaan sbb


Budi berkata kepada wati : saya pinjam pena mu akad pinjam halal pena harus dikembalikan
Budi berkata kepada wati : saya minta pena mu halal pena menjadi milik Budi asal Wati Ikhlas
Budi berkata kepada wati : saya beli pena mu akad jual beli halal pena milik Budi tapi budi ha
Budi berkata kepada wati : saya pinjam pena mu haram jika Budi tetap mengambil tapi wati tida
Budi tidak berkata apapun kepada wati & pena dipakai budi haram sama dengan mencuri

Perhatikan
Proses yang dilakukan oleh Budi berbeda
Hasilnya perbuatannya sama yaitu Budi memakai
pena nya Wati
Namun
akibat hukumnya berbeda
Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015
MAKA JANGAN REMEHKAN AKAD (cara melakukan

15

Asas-asas Akad
Akad secara etimologis berarti Ikatan (rabbath)
atau mempererat
Akad berarti kontrak yang berisi antara ijab dan
qabul yang yang menimbulkan akibat hukum pada
objek akad.

Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

16

Tujuh Larangan Transaksi Sesuai Syariah


Dalam melakukan transaksi Syariah, tidak diperbolehkan melakukan :

Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

Maisir (Spekulasi)
Aniaya (zhalim)
Gharar (tidak
jelas underlying)
Haram
Riba
Iktinaz
(Penimbunan
Uang)

17

Pembagian akad Menurut Tujuannya


Pembagian Akad menurut Tujuannya
Tabarru murni

Muawadath
Tijarah (Bisnis)

Hibah
Sedekah
Infaq
Wakaf

Murabahah
Salam
Istishna
Ijarah
Ijarah Mumtahiya
Bit Tamlik
Sharf
Mudharabah
Syirkah

Tabarru tidak murni

Bukan Bisnis

Nikah
Qardh
Iarah
Khulu

Wakalah
Wadiah
Kafalah
Hawalah
Rahn

Bentuk akad banyak sekali variasi jenisnya, jika dikelompokkan menurut


tujuannya akad dibagi menjadi tabbaru (bersifat sosial) tabbaru tidak murni
(bersifat sosial namun banyak digunakan dalam aktivitas bisnis) dan
muawadath (pertukaran)
Dari beragam jenis akad, Pegadaian hanya menggunakan akad rahn dan
ijarah saja
Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

18

agaimana Sebuah Produk Syariah Dibuat


Produk/Layanan Pegadaian dibuat dengan cara mengidentifikasi jenis
akadnya
Proses bisnis disesuaikan dengan akadnya

Akad

Proses
Bisnis

Pr

Akad syariah PENTING


diketahui dan difahami
untuk memastikan suatu
Produk syariah sudah sesuai
dengan kaidah syariah

19
Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

Landasan Hukum Gadai Syariah






.

Sesungguhnya Rasulullah s.a.w. pernah membeli makanan


dengan berhutang dari seorang Yahudi, dan Nabi
menggadaikan sebuah baju besi kepadanya.

Gadai Syariah yang dijalankan


oleh Pegadaian disusun
berdasarkan dalil yang termaktub
dalam Al Quran dan Hadist, serta
sesuai dengan yang telah
dicontohkan oleh Nabi
Muhammad SAW

Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

20

Konsep Akad Gadai Syariah I AKAD RAHN

1
RAHIN
(nasabah)
mengajukan
Uang pinjaman

2
Akad Rahn
Pinjam 100
kembalikan 100
Disertai dengan
penyerahan barang
jaminan

mustajir
(nasabah)
Menanggung
biaya pemeliharaan

Murtahin
(Pegadaian)
Memberikan
Uang Pinjaman

4
Muajjir

Akad
Ijarah

Rahin membayar ujrah


(biaya Pemeliharaan
barang)

(Pegadaian)
Menyimpan/
Memelihara
Barang jaminan

Akad ijarah harus terpisah dari akad rahn dan dayn/qardh untuk menghindari kesan, ujrah itu sebagai
kompensasi hutang.
Sebenarnya dalam Rahn telah terkandung dua hal (penyerahan barang dan penyerahan hutang), karena rahn
termasuk akad muawadhat (pertukaran), sebagaimana halnya akad jual beli dan sewa. Dalam jual beli terjadi
pertukaran barang dan harga, sedangkan dalam ijarah terjadi pertukaran harga dan manfaat. Dengan demikian,

Konsep Akad Gadai Syariah II yang disebut RAHN TASJILY

1
RAHIN
(nasabah)
mengajukan
Uang pinjaman

2
Akad Rahn
Pinjam 100
kembalikan 100
Disertai dengan
penyerahan barang
jaminan

mustajir
(nasabah)
Menanggung
biaya pemeliharaan

Murtahin
(Pegadaian)
Memberikan
Uang Pinjaman

4
Muajjir

Akad
Ijarah

Rahin membayar ujrah


(biaya Pemeliharaan
barang)

(Pegadaian)
Menyimpan/
Memelihara
Bukti Kepemilikan

Berdasarkan Fatwa DSN MUI 68 Tahun 2008


Rahn Tasjily adalah jaminan dalam bentuk barang atas utang tetapi barang jaminan tersebut
tetap dalam penguasaan (pemanfaatan) Rahin dan bukti kepemilikannya diserahkan kepada
murtahin

Istilah di Produk Syariah Akad Rahn


MURTAHIN

RAHIN

(pegadaian yang
menerima gadai)

(nasabah yang
menggadaikan)

MARHUN BIH
(uang pinjaman)

MARHUN
(barang jaminan)

Sumber : Fatwa DSN MUI no 25/2002


Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

23

Istilah di Produk Rahn akad Ijarah


MUAJJIR

MUSTAJIR

(Pegadaian/yang
menyewakan tempat)

(nasabah/peny
ewa)

MAJUR
(barang yang
dititipkan)

UJRAH
(upah sewa)

Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

24

Aplikasi Akad di Pegadaian

Akad
Rahn

Landasan Syariah
Fatwa DSN MUI nomor 25/DSNMUI/III/2002
tentang Rahn

Produk
Pegadaian Rahn

Fatwa DSN MUI nomor 26/DSNMUI/III/2002


tentang Rahn Emas
Rahn Tasjily

Fatwa DSN MUI nomor 68/DSNMUI/III/2008


tentang Rahn Tasjily

Pegadaian ARRUM,
Pegadaian AMANAH

Murabahah

Fatwa DSN MUI nomor 04/DSNMUI/IV/2000


tentang Murabahah

Pegadaian Mulia

Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

25

Sejarah Pegadaian Syariah

Pendirian Unit Layanan


Gadai Syariah pertama kali
didirikan di Jakarta pada
tahun 2003 yakni ULGS
Dewi Sartika
Merupakan
diversifikasi
produk dari Divisi Usaha
Lain
Bekerja
sama
dengan
Bank Muamalat Indonesia
(BMI)
Divisi Syariah dibentuk
mulai tahun 2004

Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

26

PRODUK SYARIAH - RAHN


___________________________________
_

Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

27

Definisi Produk Syariah - RAHN

Pegadaian Rahn yaitu Menahan

salah

satu Harta milik nasabah (rahin) sebagai


barang

jaminan

hutang/pinjaman

(marhun)
(marhun

bih)

atas
yang

diterimanya.
Atau merupakan
milik

penggadai

sebagai

jaminan

diterimanya

Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

akad menahan harta


oleh
atas

penerima

gadai

hutang

yang
28

Target Nasabah RAHN

Target
Nasabah
untuk produk rahn
adalah; Masyarakat
yang membutuhkan
dana
untuk
keperluan konsumtif
/
produktif
dan
memiliki agunan

Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

29

Ringkasan Produk Rahn


3.5.1. Produk Pegadaian Rahn
Pemberian Pinjaman dengan sistem gadai sesuai syariah

Nasabah datang
dengan
membawa agunan
(marhun)

Marhun
ditaksir
oleh
penaksir.

Nasabah menyetujui
besaran
pinjaman dan
menandatangani
Surat Bukti Rahn

Marhun Bih
diterima
oleh nasabah
tunai

PERSYARATAN :
Fotokopi KTP atau kartu identitas resmi lainnya.
Jaminan berupa barang bergerak.
Membawa BPKB dan STNK asli (khusus kendaraan)
Menandatangani Surat Bukti RAHN (SBR).

JASA GADAI BERPRINSIP


SYARIAH
15
min

PROSES LAYANAN 15
MENIT
BARANG JAMINAN
DIASURANSIKAN
UJROH DIHITUNG PER
10 HARI
CARA BAYAR YANG
FLEKSIBEL
PENGEMBALIAN
LAYANAN
KELEBIHAN LELANG
PROFESIONAL

Menggunakan akad Syariah (Rahn)


Pinjaman mulai Rp50.000
Jangka waktu 4 (empat) bulan
Pinjaman bisa diangsur, perpanjang atau pelunasan sekaligus
Nasabah dikenakan Biaya Pemeliharaan Barang (ujrah)
yang dihitung per 10 hari

Penggolongan Marhun Bih


Golongan
A

Plafon Marhun Bih


50.000

s.d.

500.000

B1

550.000

s.d.

1.000.000

B2

1.050.000

s.d.

2.500.000

B3

2.550.000

s.d.

5.000.000

C1

5.100.000

s.d. 10.000.000

C2

10.100.000

s.d. 15.000.000

C3

15.100.000

s.d. 20.000.000

20.100.000

s.d.

keatas

(PERDIR No. 96/2013), Tgl. 14-10-2013


Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

31

Prosentase Marhun Bih Terhadap Taksiran Rahn


Golonga
n

Marhun Bih

A
B1
B2

50.000
550.000
1.050.00

s.d.
500.000
s.d. 1.000.000
s.d. 2.500.000

Prosentasi
Marhun Bih
Terhadap
Taksiran
95%
92%
92%

B3

0
2.550.00

s.d. 5.000.000

92%

50.000

C1

0
5.100.00

s.d. 10.000.00

92%

100.000

C2

0
10.100.0

0
s.d. 15.000.00

92%

100.000

C3

00
15.100.0

0
s.d. 20.000.00

92%

100.000

00
20.100.0

0
keatas

93%

100.000

(PERDIR No. 96/2013), Tgl. 14-10-2013

Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

s.d.

Pembulatan

10.000
50.000
50.000

32

Biaya Administrasi - Rahn


Golongan
A

Marhun Bih

Biaya Admin

50.000

s.d.

500.000

2.000

B1

550.000

s.d.

1.000.000

8.000

B2

1.050.000

s.d.

2.500.000

15.000

B3

2.550.000

s.d.

5.000.000

25.000

C1

5.100.000

s.d.

10.000.000

40.000

C2

10.100.000

s.d.

15.000.000

60.000

C3

15.100.000

s.d.

20.000.000

80.000

20.100.000

s.d.

keatas

100.000

(PERDIR No. 96/2013), Tgl. 14-10-2013


Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

33

Ujrah Rahn
Golongan

Marhun Bih

Tarif Ujrah per 10


hari
0,45%

50.000

s.d.

500.000

B1

550.000

s.d.

1.000.000

0,71%

B2

1.050.000

s.d.

2.500.000

0,71%

B3

2.550.000

s.d.

5.000.000

0,71%

C1

5.100.000

s.d.

10.000.000

0,71%

C2

10.100.000

s.d.

15.000.000

0,71%

C3

15.100.000

s.d.

20.000.000

0,71%

D kantong

20.100.000

s.d.

keatas

0,62%

D gudang

20.100.000

s.d.

keatas

0,65%

Apabila rahin meminjam uang di bawah plafon, diberikan diskon ujrah dengan table sesuai ketentuan

(PERDIR No. 19/2015), Tgl. 12-3-2015


Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

34

Ujrah diskon ujrah atas MB


permintaan

(PERDIR No. 19/2015), Tgl. 12-3-2015


Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

35

Ijarah
Ijarah
Dihitung dari nilai taksiran barang
Besar biaya pemeliharaan dan penyimpanan Marhun tidak
boleh ditentukan berdasarkan jumlah pinjaman. (Fatwa DSN
MUI no.25/2002)
Jasa pengelolaan marhun ini dipungut untuk sewa tempat,
pengamanan dan pemeliharaan marhun milik rahin selama
digadaikan, besarnya tergantung nilai taksiran dan lamanya
barang disimpan atau lamanya pinjaman. (POGS Bab IV.A.2)
Pengenaan ujrah melalui taksiran memenuhi unsur keadilan
barang yang memiliki nilai tinggi memiliki risiko biaya lebih
tinggi sehingga wajar jika dikenakan ujrah lebih tinggi
Diskon Ujrah tidak boleh di akadkan, diskon merupakan hadiah
yang diberikan Pegadaian Kepada Rahin
Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

36

Diskon Ijarah

Diskon diberikan
dengan mempertimbangkan berkurangnya
dikembalikan
bersifat kebijakan internal dan
tidak diperjanjikan dalam akad

risiko

MB

tidak

Tidak diperjanjikan maksudnya adalah


Boleh disampaikan kepada rahin sebatas pemberian informasi dan
diupayakan agar rahin tidak semata menghubungkan MB dengan
diskon
Cara memberikan informasi
o Memasang informasi diskon
o Penjelasan saat akad
Diskon adalah waad (janji untuk melakukan sesuatu oleh satu
pihak) bukan akad (perjanjian syari yang menimbulkan hak dan
kewajiban)
Fatwa DSN no.23/DSN-MUI/III/2002 tanggal 28 Maret 2002 tentang perihal Potongan Pelunasan dalam Murabahah
Fatwa DSN no.16/DSN-MUI/IX/2000 tanggal 16 September 2000 perihal Diskon Dalam Murabahah
Surat Direksi tanggal 27 November 2006
Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

Simulasi menentukan taksiran & MB


Permintaan
Ujrah = Taksiran x tarif ujrah x (n/10)
Keterangan:
n = waktu dalam hari dengan pembulatan 10 hari

(PERDIR No. 19/2015), Tgl. 12-3-2015


Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

Bpk Fulan menggadaikan


cincin
Dtm 18 k berat 5 gram
Apabila STL adalah
sebagaimana tertera pada
informasi di samping
1. Berapakah taksiran,
maksimum MB dan ujrah
per 10 harinya
2. Berapakah Ujrah per 10
hari jika Bpk Fulan hanya
meminjam uang
Rp200.000

38

Rahn dengan Tarif Khusus

Perdir 68 Tahun 2014


Tentang Perlakuan Khusus pada
Rahn untuk Marhun Bih Tertentu

Alur Proses Pemberian Pinjaman


Pegadaian RAHN
Rahin
Datang
Datang
ke
ke loket
loket
Isi
Isi FPP
FPP

Penaksir

Marhun
Marhun
BPd
BPd

Marhu
Marhu
nn
BPd
BPd

Menaksi
Menaksi
rr
Marhun
Marhun
Waad
Waad
Akad
Akad

SBR
SBR asli
asli

Distribusi
Distribusi
marhun
marhun &
&
SBR
SBR

Uang
Uang

Kasir

Pengelola
Marhun

SBR
SBR
Siapkan
Siapkan
pembayar
pembayar
an
an
Distribusi
Distribusi
Struk
Struk

Marhun
Marhun
BPd
BPd

Arsipkan
Arsipkan

Pengelolaa
Pengelolaa
nn Marhun
Marhun

Formulir Permintaan Pinjaman


mengisi Form KYC untuk rahin baru & perubahan data
mengisi Form FPP untuk setiap pengajuan
Penyerahan Marhun dalam proses taksiran
isi kitir FPP
Rahin menerima kitir FPP

Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

40

Formulir

Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

Jangan lupa ....Gunakan kitir sebagai bukti serah


terima Marhun yang sedang dalam proses penaksiran
41

Alur Proses Pemberian Pinjaman


Pegadaian RAHN
Rahin
Datang
Datang
ke
ke loket
loket
Isi
Isi FPP
FPP

Penaksir
Marhun
Marhun
BPd
BPd

Marhu
Marhu
nn
BPd
BPd

Menaksi
Menaksi
rr
Marhun
Marhun
Waad
Waad
Akad
Akad

SBR
SBR asli
asli

Distribusi
Distribusi
marhun
marhun &
&
SBR
SBR

Uang
Uang

Kasir

Pengelola
Marhun

SBR
SBR
Siapkan
Siapkan
pembayar
pembayar
an
an
Distribusi
Distribusi
Struk
Struk

Marhun
Marhun
BPd
BPd

Arsipkan
Arsipkan

Pengelolaa
Pengelolaa
nn Marhun
Marhun

Kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang curang. (Yaitu) orang-orang


yang apabila menerima takaran dari orang lain, mereka minta dipenuhi.
Dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka
mengurangi. Tidakkah orang-orang itu yakin bahwa sesungguhnya mereka
akan dibangkitkan. Pada suatu hari yang besar. (Yaitu) hari (ketika)
manusia berdiri menghadap Rabb semesta alam
(QS. al-Muthaffifn/83:1-6) maka penaksir tidak boleh
taksiran
Divisimenambah/mengurangi
Pendidikan dan Pelatihan 2015

42

Menentukan STL
STL ditentukan berdasarkan harga pasar pusat emas
Yang berpatokan kepada harga emas dunia

rata-rata Kitco x Kurs tengah)


HPP emas(Harga
=
31.1035

Harga rata-rata Kitco


(Harga The World Spot Price - Asia/Europe/NY markets ask + bid) : 2
Kurs Tengah
(Kurs Jual + Beli Bank Mandiri, BRI, BCA) : 2
STL Perhiasan = 95% x simple moving averange HPP
STL Lantakan = 91% x simple moving averange HPP
SMA 30 hari
terdapat kenaikan dengan selisih
1,5% atau lebih
dibanding STL sebelumnya
SMA 5 hari
terdapat penurunan
dengan selisih 1,5% atau lebih
dibanding STL sebelumnya
Perdir 73 Tahun 2014 dan Perdir 28 Tahun 2015

Alur Proses Pemberian Pinjaman


Pegadaian RAHN
Rahin
Datang
Datang
ke
ke loket
loket
Isi
Isi FPP
FPP

Penaksir
Marhun
Marhun
BPd
BPd

Marhu
Marhu
nn
BPd
BPd

Menaksi
Menaksi
rr
Marhun
Marhun
Waad
Waad
Akad
Akad

SBR
SBR asli
asli

Distribusi
Distribusi
marhun
marhun &
&
SBR
SBR

Uang
Uang

Kasir

Pengelola
Marhun

SBR
SBR
Siapkan
Siapkan
pembayar
pembayar
an
an
Distribusi
Distribusi
Struk
Struk

Marhun
Marhun
BPd
BPd

Arsipkan
Arsipkan

Pengelolaa
Pengelolaa
nn Marhun
Marhun

Sebelum melakukan akad


Penaksir harus menjelaskan
ketentuan akad kepada rahin
agar akad tidak rusak dan tidak
menimbulkan complain di
kemudian hari. Proses ini
dikategorikan sebagai waad
Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

Hal yang merusak akad (rahin


tidak rela)
Ikrah (Dipaksa) Yaitu suatu
transaksi yang dilakukan karena
dipaksa, ditekan & diancam oleh
seseorang
Ghalat (Kesalahan) Yaitu kesalahan
pada obyek akad,
Tadlis (penipuan, curang)
pengurangan obyek akad dengan
jumlah yang tidak sesuai
sebagaimana yang disepakati
dalam akad
Taghrir, gharar (ketidak-jelasan)
Ghabn (overcharging/OVER
PRICING)

44

Surat Bukti Rahn

Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

45

Surat Bukti Rahn

Jangan lupa.... Isi kolom pemberian


kuasa jika yang melakukan
penebusan bukan nasabah yang
namanya tertera di SBR + copy KTP
Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

46

Surat Bukti Rahn

Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

47

Simulasi menghitung periode akad &


ujrah
Tabel ujrah banyak digunakan oleh CPS/UPS
bahkan CPP agar rahin dapat dengan mudah
mengetahui kewajibannya

Latihan
Pada tanggal 23 September
2015, Ibu Ani menggadaikan
sepuluh gelang dtm 22 karat
berat 100 gram. Data STL
sebagaimana gambar di atas
Buatlah table alat bantu hitung
Ujrah
ujrah sbbPeriode

23 September
2015

Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

48

Menyimpan Marhun
Marhun
Marhun
BPd
BPd
Menaksi
Menaksi
rr
Marhun
Marhun
Waad
Waad
Akad
Akad
Distribusi
Distribusi
marhun
marhun &
&
SBR
SBR

SBR
SBR
Siapkan
Siapkan
pembayar
pembayar
an
an
Distribusi
Distribusi
Struk
Struk

Marhun
Marhun
BPd
BPd

Arsipkan
Arsipkan

Pengelolaa
Pengelolaa
nn Marhun
Marhun

Meskipun marhun dikuasai oleh


Pegadaian, marhun masih berstatus
milik rahin dan harus dijaga kondisinya.
Memakai marhun milik rahin adalah
pelanggaran berat
Hadis Nabi riwayat al-Syafi'i, al-Daraquthni dan
Ibnu Majah
"Tidak terlepas kepemilikan barang gadai dari
pemilik yang menggadaikannya. Ia
memperoleh manfaat dan menanggung
risikonya
Pendapat
mayoritas ulama:
"Mayoritas
ulama
(selain
Ahmad,
pen)
berpendapat bahwa penerima gadai
tidak boleh memanfaatkan barang
gadai sama sekali."

Fatwa MUI no.92 Tahun 2014


Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

49

Alur Proses Pelunasan Pegadaian RAHN


Rahin

Datang
Datang
ke
ke loket
loket

Kasir

SBR
SBR
KTP
KTP

Uang
Uang

Struk
Struk

Cek
Cek &
&
hitung
hitung

Kitir
Kitir SBR
SBR
Struk
Struk

Proses
Proses &
&
cetak
struk
cetak struk

Ambil
Ambil
Marhun
Marhun

Distribusi
Distribusi

Badan
Badan
SBR
SBR
Marhun
Marhun
Struk
Struk

Pengelola Marhun

Serahkan
Serahkan
marhun
marhun
Input
Input di
di
sistem
sistem
Arsipkan
Arsipkan
struk
struk &
&
kitir
kitir

KEPDIR NO. 203/US.100/2006, 14-11-2006


Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

50

Pelunasan Pinjaman ( Marhun Bih )


Rahn
Pelunasan Marhun Bih bisa dilakukan kapan saja
sampai batas waktu maksimal 120 hari dengan
melakukan
:

Pelunasan sekaligus dengan membayar Marhun Bih


plus ujroh.

diangsur( dicicil ) atau melunasi sebagian dengan


membayar sebagian marhun bih, ujroh dan biaya
administrasi dari akad baru.
Memperpanjang
akad yaitu memperbarui akad
dengan membayar ujroh dan biaya adminstrasi akad
baru.
(PERDIR No. 19/2014), Tgl. 20-03-2014
Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

51

Alur Proses Gadai Ulang Pegadaian RAHN


Rahin

Kasir

Pengelola
Marhun

Penaksir

Datang
Datang
ke
ke loket
loket

SBR/Str
SBR/Str
uk
uk
KTP
KTP

Uang
Uang

Struk
Struk

Cek
Cek &
&
hitung
hitung

Proses
Proses &
&
cetak
cetak struk
struk

Distribusi
Distribusi

Struk
Struk

Marhun
Marhun

Ambil
Ambil
Marhun
Marhun

Taksir
Taksir
Ulang
Ulang

Serahkan
Serahkan
marhun
marhun

Serahkan
Serahkan
marhun
marhun

Simpan
Simpan
Marhun
Marhun

KEPDIR NO. 203/US.100/2006, 14-11-2006


Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

52

Pembayaran
Opini DPS Pegadaian tanggal 24 Maret 2015
a. Jika nasabah tidak mampu bayar, dapat ditunggu sampai mampu sesuai
dengan komitmen dan kesungguhan untuk membayar. Jika kemapuan
nasabah terbatas untuk membayarnya maka yang didahulukan adalah
1. Hutang pokok
2. Ujrah
3. Denda
b. Setiap perubahan perjanjian atau perpanjangan, harus tertera dalam akad
pertama yang tercetak dalam SBR , selanjutnya biaya dan kewajiban pada
akad berikutnya, harus tercantum dengan jelas dan disetujui oleh kedua
belah pihak
c. Ulang rahn, cicil, minta tambah tidak perlu cetak SBR, cukup melampirkan
struk namun nasabah diberikan penjelasan terlebih dahulu

Fatwa MUI no.92 Tahun 2014


Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

53

Simulasi Pelunasan & Cicil

Pada tanggal 23 September 2015, Ibu Ani menggadaikan sepuluh


gelang dtm 22 karat berat 100 gram. Data STL sebagaimana
gambar di atas
1. Berapakah nilai taksirannya?
2. Berapakah jumlah uang pinjaman maksimum ?
3. Berapakah biaya administrasi yang harus dipungut?
4. Berapakah uang yang harus dibayar jika ditebus pada tanggal
12 Desember 2015
5. Berapakan uang yang dibayar Ibu Ani Jika Ibu Ani mengangsur
Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015
10 juta pada tanggal 6 November 2015, uang 10 juta belum

54

Proses Lelang Pegadaian RAHN

Penjualan Marhun
Fatwa MUI nomor 25 Tahun 2002
1. Apabila jatuh tempo, Murtahin harus
memperingatkan Rahin untuk segera
melunasi utangnya.
2. Apabila Rahin tetap tidak dapat melunasi
utangnya, maka Marhun dijual
paksa/dieksekusi melalui lelang sesuai
syariah.
3. Hasil penjualan Marhun digunakan untuk
melunasi utang, biaya pemeliharaan dan
penyimpanan yang belum dibayar serta
biaya penjualan.
Fatwa MUI no.25 Tahun 2002
Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

4. Kelebihan hasil penjualan menjadi milik


Rahin dan kekurangannya menjadi kewajiban
Rahin.

55

Ketentuan Lelang Pegadaian RAHN

1. Dilakukan apabila pinjaman sudah berstatus MBDPL (Marhun Bih


Dalam Proses Lelang)
2. MB DPL adalah pinjaman Pegadian Rahn yang telah jatuh tempo dan
sudah dilakukan perubahan status pinjaman sehingga beralih menjadi
pinjaman dengan kolektibilitas DPK, KL dan M
3. Perubahan status MB aktif menjadi MB DPL disebut cutof
4. Penjualan MDPL yang dilakukan di muka umum
5. dengan cara penawaran lisan dan/atau tertulis
6. dengan harga penawaran yang meningkat dan menurun untuk
mencapai harga tertinggi
7. yang didahului dengan
masyarakat umum

informasi

atau

pengumuman

kepada

PERDIR No. 33 Tahun 2014,


PERDIR No.45 Tahun 2015
PERDIR No. 19 TAHUN 2014,
Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

56

Ketentuan Lelang Pegadaian RAHN


Jadwal Lelang Rahn

1. HML = MB + Ujrah + BLL + (0,45% x taks)/15 hr


2. Rahin boleh membeli MB DPL dengan menyerahkan SBR asli dan
menunjukkan KTP dan membayar kewajiban sebesar MB + Ujrah
+ Biaya Pemeliharaan MBDPL
3. Biaya pemeliharaan per 15 hari = 0,65% x taksiran (maksimum
1,95%)
PERDIR No. 33 Tahun 2014,
PERDIR No.45 Tahun 2015
PERDIR No. 19 TAHUN 2014,
Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

57

Simulasi Lelang

Pada tanggal 23 September 2015, Ibu Ani menggadaikan sepuluh


gelang dtm 22 karat berat 100 gram. Data STL sebagaimana
gambar di atas
1. Tentukan tanggal Jatuh Tempo Pinjaman
2. Tentukan tanggal Jatuh Tempo Periode Pinjaman
3. Tentukan tanggal Cut of
4. Jika HDLE saat lelang sama dengan HDLE tanggal 23 September
2015, gelang tersebut harus dilelang seharga berapa?
Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

58

PRODUK SYARIAH - AMANAH


___________________________________
_

Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

59

1.1.1 Latar Belakang Pegadaian


AMANAH
1

Kendaraan bermotor sudah bukan lagi barang mewah,


namun sudah menjadi kebutuhan pokok sebagian besar
masyarakat

Keinginan masyarakat akan pembiayaan dengan skim


Syariah

Semakin meningkatknya jumlah kendaraan bermotor.

Pangsa pasar pembiayaan pemilikan


bermotor luas dan terus bertumbuh.

kendaraan

PERDIR No. 51 Tahun 2013, 07 Mei 2013 dan PERDIR NO. 36 Tahun 2015 tgl. 28-04-2015
Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

60

1.1.2 Pengertian
Skim

pemberian

masyarakat
tetap

pinjaman

yang

(karyawan)

kepada

berpenghasilan
dan

pengusaha

mikro, guna kepemilikan kendaraan


Kendaraan.
bermotor

bermotor

kendaraan

bermotor roda dua (sepeda motor)


dan kendaraan roda empat, baru atau
bekas,

dengan

termasuk

pick

termasuk

jenis

berbagai
up,

namun

truck

dan

jenis
tidak
mobil

RDIR No. 51 Tahun 2013, 07 Mei 2013 dan PERDIR NO. 36 Tahun 2015 tgl. 28-04-2015

angkutan umum.

Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

61

4.1.1 Target Nasabah AMANAH

Target
Nasabah
untuk
produk
Amanah
adalah;
masyarakat
yang
berpenghasilan
tetap
(karyawan)
dan
Pengusaha
Mikro
guna
kepemilikan
kendaraan bermotor
.
Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

62

3.1 Landasan Syariah Pegadaian


AMANAH
Landasan
Hadist :

Quran

dan

Al-baqarah (2) : 280, 283


Al-Maidah (5) : 1
Annisa (4)
: 29
Hadist-hadist

Landasan Operasional

Landasan Fatwa
Fatwa No.
68/DSN.MUI/III/2008
Tentang RAHN TASJILY
Fatwa No.
92/DSN.MUI/IV/2014
Tentang Pembiayaan yang
disertai RAHN

PERDIR No. 36 Tahun 2015


Tentang Petunjuk Teknis
Amanah

Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

63

Prinsip Penyaluran
1. Hanya diperuntukan guna pembelian kendaraan dari
showroom yang telah bekerja sama/ dipilih sendiri atau
perorangan
2. Dapat diberikan untuk pembelian kendaraan baru/ bekas
3. Pola pengikatan fidusia
4. Pinjaman diberikan melalui analisis & uji kelayakan
5. Dipasarkan & dijual di seluruh outlet CPS/ UPS, penyimpanan
& administrasinya dilaksanakan di outlet yg memiliki fungsi/
tempat simpanan
6. Dapat dilakukan chanelling
7. Pelaksana AMANAH adalah tim mikro, asmen mikro, Deputi
dan Pinwil
8. Menggunakan akad Rah Tasjily
9. Pembayaran dilakukan secara angsuran

prinsip penyaluran

siapa
target pasarnya ?

Persyaratan AMANAH

Persyaratan Rahin

Pegawai Tetap
Eksterna
Internal
l

Pengusah
a Mikro

Karyawan tetap Masa Kerja minimal 2 tahun


Usia minimal 21 tahun, sisa masa kerja 1 thn
sebelum pensiun
Usia saat jatuh tempo Maksimal 70 tahun
Kendaraan digunakan di wilayah pemohon
Memiliki usaha produktif yg sah & berjalan
min. 1 tahun
Memiliki Tempat Tinggal tetap
Dokumen

Copy KTP
Copy KK
Copy name tag
Copy SK pengangkatan sebagai pegawai
tetap + legalisir
Copy NPWP (Khusus UP di atas Rp 50 juta)
Asli slip gaji + legalisir 2 bulan terakhir
Copy Surat Keterangan Usaha
Copy Rekening Tagihan Telepon/ listrik/ PBB
terakhir
Formulir yang diisi

Formulir Aplikasi (Form Amanah 1)


Formulir Persetujuan Suami/Istri (Form
Amanah 14)
Surat Keterangan sebagai Karyawan (Form
Amanah 9)
Kuasa Potong gaji (Form Amanah 10)
(HANYA JIKA via bendahara)

Persyaratan Perusahaan
tempat Rahin Bekerja
BUMN, BUMD, Instansi Pemerintah dan
Swasta;
Khusus perusahaan swasta, telah memiliki
surat izin usaha yang resmi dan masih
berproduksi;
Usaha yang legal, tidak menjalankan usahausaha yang dilarang oleh Pemerintah;
Perusahaan minimal telah 5 tahun
menjalankan usahanya
Laporan keuangan perusahaan 2 (dua) tahun
terakhir menunjukkan adanya laba dan
pertumbuhan usaha yang produktif
Turn over karyawan dalam kondisi wajar,
dimana turn over karyawan tidak
menunjukkan kecenderungan perusahaan
melakukan rasionalisasi (PHK massal lebih
dari 10 orang dalam 1 bulan)

Syarat Kendaraan yang dijaminkan ?

Mobil/ Motor PLAT HITAM yang pemegang merknya berasal dari negara
Jepang, Amerika, Eropa, Korea, Malaysia & India
No Polisi harus satu wilayah dengan outlet penyelenggara (kecuali rahin
Internal)
Kondisi kendaraan masih lengkap dan standar
Mobil : Usia + akad = 10 tahun
Motor : Usia + akad = 6 tahun
Jangka waktu akad mobil 60 bulan dengan pilihan akad 3, 6, 12, 18, 24,
36, 48, 60 bulan
Jangka waktu akadmotor 36 bulan dengan pilihan akad 3, 6, 12, 18, 24,
36 bulan
Nama di BPKB bisa atas nama pemohon, suami/istri, ayah, ibu, anak
Rahin yang mengajukan pembiayaan AMANAH dengan marhun kendaraan
seken, dianjurkan untuk segera dibaliknamakan

Pengelola AMANAH

Penyelenggara AMANAH

Outlet
Penjual

Outlet Admin

Terdapat fungsi penyimpan dan tempat penyimpanan


marhun

Pelaksana kegiatan pemasaran, penjualan dan penagihan

Tempat pembayaran angsuran dan/atau pelunasan

Tempat penandatanganan akad dan pencairan

Tempat Penyimpanan berkas dan marhun ARRUM

Tempat administrasi marhun

Seluruh CPS & UPS adalah penyelenggara

Pengelola AMANAH

Pelaksana AMANAH

Fungsi

adalah
Tim Mikro (berkedudukan di Deputi)
- Analis kredit
- Petugas Administrasi Mikro
Asmen Mikro (berkedudukan di Deputi)
Deputi Pinwil Bidang Bisnis
Pemimpin Wilayah

Analisis
Administrasi
Pemutus Pinjaman

Batas Marhun Bih - AMANAH


Menentukan Batas Pinjaman
1. Berdasarkan Taksiran :

UP = Taksiran Uang Muka*


* Uang muka mobil 25%
Uang muka motor 20%

2. Berdasarkan Repayment
Capacity

Penghasilan bersih dibagi


angsuran = minimal 1,5
Sisa Penghasilan bersih
minimal sebesar UMR

Batas Pinjaman
Minimum Rp 5.000.000,-

Maksimum Rp450.000.000,-

PERDIR No. 36 Tahun 2015


Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

69

Simulasi Menentukan Marhun Bih


AMANAH

Bpk Fulan PNS yang gaji bersihnya Rp2.000.000


ingin membeli sepeda motor seharga Rp20.000.000
Jika dihitung berdasar taksiran, Bpk Fulan bisa
memperoleh UP sbb
UP
= Rp20.000.000 (20% x Rp20.000.000)
= Rp20.000.000 Rp4.000.000
= Rp16.000.000
Jika dihitung berdasar RPC, Bpk Fulan bisa
memperoleh UP sbb
UP
= (Ph bersih : 1,5)
(1 : tenor) + 0,01
= (Rp2.000.000 : 1,5) : [ (1/12) + 0,01 ]
= Rp14.285.714
= (Rp2.000.000 : 1,5) : [ (1/24) + 0,01 ]
= Rp25.806.452

PERDIR No. 36 Tahun 2015


Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

Opsi apa yang ditawarkan kepada


70

Batas Pemutus Pinjaman - AMANAH


KPP Asmen Mikro
Minimum 5 juta, maksimum 25 juta
KPP Deputy Pimwil
Minimum 25,1 juta, maksimum 50 juta
KPP Pimwil
Minimum 50,1 juta, maksimum 450 juta
Penandatanganan Akad dilakukan oleh PINCA

PERDIR No. 36 Tahun 2015


Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

71

Biaya-Biaya Yang di Bayar RAHIN

Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

72

Biaya-Biaya Yang di Bayar RAHIN -IJK


Jangka
waktu

Tarif IJK Minimal


IJK

12

0,84%

18

0,90%

24

1,14%

36

1,38%

48

1,92%

60

2,16%

Rp30.000

Tata cara memperoleh penjaminan pinjaman


1. Mengajukan permohonan ke PT Jamkrindo paling lambat
tgl 15 pada bulan berikutnya setelah akad
2. Mengisi formulir daftar nominative
3. Membuat surat pernyataan
4. Mengirim copy transfer pembayaran IJK
5. Jamkrindo akan menerbitkan sertifikat Kafalah
selambatnya 15 hari setelah dokumen diterima
Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

73

Biaya-Biaya Yang di Bayar RAHIN


Asuransi Kendaraan

WIL1 = Sumatera dan Kepulauan di


sekitarnya
WIL2 = DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten
WIL3 = Selain Wilayah 1 dan Wilayah 2
Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

74

Penjelasan Proses Pemberian Pinjaman


AMANAH

Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

75

Penjelasan Proses Pemberian Pinjaman


AMANAH

Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

76

Penjelasan Proses Pemberian Pinjaman


AMANAH

Scoring

Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

77

Scoring
Proses pengambilan keputusan
pembiayaan AMANAH menggunakan pola
penskoran
dilakukan dengan mengevaluasi faktorfaktor utama dalam kemampuan
membayar Rahin yang memiliki
pengaruh yang signifikan atas kegagalan
dalam pengembalian pembiayaan.
Faktor-faktor tersebut dikelompokan
menjadi
Aspek Keuangan
Aspek Non Keuangan

Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

Urutan skor penilaian yang


digunakan dalam
mengevaluasi aspek dan
kriteria-kriteria
Skor

Tingkat
Risiko

1
2
3
4

Sangat Baik
Baik
Cukup Baik
Tidak Baik

78

Scoring Amanah
Bobot Skoring

Masing-masing skor diberikan bobot


Nilai bobot kewenangan MR untuk menentukan
Minimal skor adalah 11
Maksimal skor adalah 39

Rating

Total Skor

Tingkat Risiko

Keputusan

20

Risiko Rendah

Layak/tidaknya diputuskan Asmen

32 s.d. > 20

Risiko bisa diterima

Layak/tidaknya diputuskan Deputi

> 32

Risiko tinggi

Layak/tidaknya diputuskan Kanwil

Scoring
Faktor
Penilaian
Penghasilan
bersih dibagi
angsuran

Reputasi Calon
Rahin

Rekam jejak
Calon Rahin
Status Tempat
Tinggal
Lamanya
bekerja
Usia
Kendaraan
Kondisi
Kendaraan
merk
kendaraan

Standar Penilaian (Pertanyaan)


2
3

Sangat Baik

Baik

Cukup

Tidak Baik

Bobot

RPC > 3 kali

2 < RPC 3

1.5 < RPC 2

s.d. 1.5

Gaya hidup
sederhana dan tidak
mempunyai
permasalahan yang
dapat
mempengaruhi
angsuran

Gaya hidup
sederhana dan
mempunyai sedikit
permasalahan yang
dapat
mempengaruhi
angsuran

Informasi tidak ada


karena rahin baru

Tidak pernah
terlambat
membayar ijaroh/
angsuran

Pernah terlambat
membayar ijaroh/
angsuran

Sering Menunggak/
terlambat
membayar ijaroh/
angsuran

Gaya hidup
mewah di luar
kemampuan
calon rahin dan
mempunyai
permasalahan
yang dapat
mempengaruhi
angsuran
Pernah barang
jaminan
terlelang/terekse
kusi

Milik Sendiri

Milik orang tua/


mertua/ keluarga

Sewa Kontrak

s.d. 4 tahun

> 10 tahun
0 tahun
100%
Jepang

7 < masakerja 10 4 < masa kerja 7


1 < usia kendaraan
3
90% kondisi <
100%
Korea

3 < usia kendaraan


5 < usia
5
kendaraan 10
80% usia
usia kendaraan <
kendaraan < 90%
80%
Eropa & Amerika

Malaysia & India

1
1
1

Skor

Hasil Scoring dituangkan ke dalam SKP

PERDIR No. 36 Tahun 2015


Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

81

Simulasi Analisa Kelayakan AMANAH

Bpk Fulan
Foto Survey sebagaimana terlihat di samping
PNS dengan masa kerja 20 tahun
Status K-5
Istri berjualan nasi uduk
Rumah KPR Bank Syariah 15 tahun, baru akad 6 bulan
Pernah gadai Rp500.000 & Marhunnya terlelang
Penghasilan per bulan
Gaji kotor
Rp 7.000.000
Pengeluaran
Rp 6.000.000
Hasil Warung Rp 1.000.000
Mengajukan pinjaman AMANAH untuk membeli sepeda motor Yamaha
Vixion baru
Saudara diminta menilai hasil survey berdasarkan data di atas
dan menentukan scorenya
Hitung Pinjaman yang layak diberikan kepada Bpk Fulan
PERDIR No. 36 Tahun 2015
Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

82

Simulasi Pemberian Pinjaman AMANAH

Bpk Fulan akhirnya memutuskan membeli vario baru


seharga Rp15.000.000 dan mengajukan AMANAH tenor
1 tahun
dengan Pinjaman Rp10.000.000
1. Berapa Uang Muka pembelian kendaraannya
2. Berapa IJK nya
3. Berapa Premi Asuransi Kendaraan TLO nya (abaikan
4.
5.

biaya administrasi TLO)


Berapa biaya administrasinya
Isilah Formulir pengajuan IJK dan SPPA

PERDIR No. 36 Tahun 2015


Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

83

Cara Pembayaran Angsuran - AMANAH


Tempat bayar : Diseluruh Outlet Pegadaian
Syariah (CPS)
Batas akhir angsuran
dengan tanggal akad

setiap bulan adalah sama

Besarnya Tawidh = (4% x angsuran x n) : 30


Angsuran
angsuran

lebih

cepat

diterima

tanpa

mengurangi

Pelunasan Dipercepat ada diskon ujrah


Macet : mekanisme pelunasan sekaligus + denda

PERDIR No. 36 Tahun 2015


Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

84

Eksekusi AMANAH
LANCAR

Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

DPK
1 - 30 hari

KL
>30 60
hari

DR
60 90 hari

85

PRODUK SYARIAH - ARRUM


___________________________________
_

Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

86

Latar Belakang Pegadaian ARRUM


1

Usaha Mikro dan Kecil terus tumbuh

Mendukung program pemerintah dalam menumbuhkan


iklim usaha di Indonesia

Permintaan masyarakat akan skim pembiayaan syariah


sangat tinggi

Tingkat risiko mikro/kecil jika dikelola dengan baik.

KEPDIR No. 01/US.2.00/2008, 31-01-2008


Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

87

Pengertian ARRUM

Ar-Rahn untuk usaha


Mikro (ARRUM) adalah
skim
pembiayaan
yang ditujukan bagi
usaha mikro dan kecil
untuk
keperluan
usaha
yang
didasarkan
atas
kelayakan
usaha
dengan jangka waktu
tertentu.
KEPDIR
No. 01/US.2.00/2008, 31-01-2008

PERDIR NO. 10/BISNIS I/2015, 12 Maret 2015


Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

88

Keunggulan - ARRUM
Tidak diperlukan pembukaan rekening
Menggunakan Akad Syariah
Jaminan berupa kendaraan dan emas
Kecuali emas, kendaraan dapat dipergunakan, yang
disimpan di Pegadaian adalah BPKB nya

Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

89

Target Nasabah ARRUM

Target
Nasabah
untuk produk Arrum
adalah;
pembiayaan yang
ditujukan
bagi
usaha mikro dan
kecil
untuk
keperluan
usaha
yang
didasarkan
atas
kelayakan
usaha
dengan
ERDIR No. 24/2014,
Tgl. 12-09-2014 dan PERDIR
NO. 10/BISNIS I/2015, 12 Maret 2015
jangka
waktu
tertentu.
Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

90

Cara Pembayaran & Plafon Marhun Bih


- ARRUM
Cara Pembayaran:
Dibayar secara angsuran setiap bulan

Plafon Marhun Bih


Pinjaman maksimum 70% dari taksiran kendaraan

Pinjaman maksimum 95% dari taksiran (khusus untuk jaminan ema

Jumlah Pinjaman Rp 1.000.000 s.d. Rp 150.000.000 (khusus kendara


Jumlah Pinjaman Rp 10.000.000 s.d. Rp 500.000.000
(khusus emas),
PERDIR No. 24/2014, Tgl. 12-09-2014
PERDIR NO. 10/BISNIS I/2015, 12 Maret 2015
Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

91

Jangka Waktu, Tarif Ujrah & Administrasi ARRUM

ERDIR No. 24/2014, Tgl. 12-09-2014 dan PERDIR NO. 10/BISNIS I/2015, 12 Maret 2015
Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

92

Alur Proses Pemberian Pegadaian


ARRUM
Rahin

Menyerahk
Menyerahk
an
an
dokumen
dokumen

Cabang
Outlet
Tim Mikro

Tim Mikro

Ass Mikro
Deputi
Pinwil

Internal
Internal
Checking
Checking

Verifikasi
Verifikasi
berkas
berkas

Review
Review

Cabang
UPC

Verifikasi
Verifikasi
berkas
berkas

Approve
Approve
Survey
Survey
memutus
memutus
pinjaman
pinjaman

Taksir
Taksir
Marhun
Marhun
T

Skori
Skori
ng
ng

Pencairan
Pencairan

Penyimpan
Penyimpan
an
an

Terima
Terima
MB
MB

ERDIR No. 24/2014, Tgl. 12-09-2014 dan PERDIR NO. 10/BISNIS I/2015, 12 Maret 2015
Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

93

Perdir
24 Tahun 2014
Penyaluran
Pegadaian ARRUM Emas

Fatwa DSN MUI no.26/DSN-MUI/III/2002 tentang Rahn Emas

Ringkasan Perdir 24 Tahun 2014

Kuasa Pemutus
Taksiran
Penaksir Muda
Penaksir Madya
Pemimpin Cabang
Batas Marhun Bih
Batas Marhun Bih
Batas Marhun Bih per hari
Akumulasi MB per Rahin
Khusus MB di atas Rp200
juta

s.d. Rp 25 juta
s.d. Rp35 juta
Di atas Rp25 juta
Rp1 jt Rp500 jt
Rp500 juta
5% x saldo OSF Cabang +
UPS
menggunakan akta notariil

Ringkasan Perdir 24 Tahun 2014

Simulasi Pemberian Pinjaman ARRUM


EMAS

Bpk Fulan mengajukan pinjaman ARRUM dengan jaminan gelang emas


Gelang emas ditaksir nilainya oleh penaksir sebesar Rp10.000.000
Bpk Fulan sepakat untuk akad ARRUM Emas selama 36 bulan
Maka besarnya pinjaman, biaya proses dan angsurannya adalah sebagai berikut

Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

97

Tabel Diskon MB permintaan

Tabel Diskon Pelunasan Dipercepat

Tabel Diskon Ujrah Lelang

Simulasi ARRUM Emas

Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

Simulasi Lelang Arrum Emas

Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

Simulasi ARRUM Emas

Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

103

ur Arrum Emas Layanan Pendaftaran Haji


Proses pendaftaran haji oleh nasabah
Membayar biaya
porsi haji Rp25
juta

Biaya porsi haji berasal dari


pinjaman yang diberikan
oleh
Pegadaian
dengan
skema ARRUM Emas (akad
rahn)

Manfaat
Sinergi

Membuka
Tabungan
Haji

Memperoleh
bukti setoran
awal BPIH
(nomor porsi)

Tabungan haji
Proses pendaftaran haji SISKOHAT
(Rp25 juta)
Switching SPPH
Menerbitkan SA BPIH

Meningkatkan OSF & pendapatan bagi Pegadaian


Memperoleh nasabah baru dari hasil referal bank
Value added service bagi loyal customer
Bank Syariah memperoleh proceed dari tabungan haji

Model Bisnis

4.Mendaftar ke
Kemenag
1. Nasabah
Isi Formulir Aplikasi
Menyiapkan Foto, KTP,
KK
Serahkan min 15 gr
emas
Bayar Imbal Jasa
Kafalah
Bayar Rp500.000,Bayar biaya admin
Rp270.000
Akad Rahn
Akad Wakalah
Surat Kuasa Pembatalan
MembuatPegadaia
SI
n Setor
IJK

3. Membuka tabungan
haji

Kantor Kementrian
Agama
Kabupaten/Kota

Nasabah

2. Instruksi Autodebet maks.


Rp25,5jt

Bank
Syariah

5. Asli Setoran Awal


BPIH

Pembatalan Ke Kemenag

80%

20%

100%

Surat Kuasa
Pembatalan
Standing
Instruction

Perdir 10/Bisnis I/2015


Tentang Petunjuk Teknis
Pegadaian Ar-Rahn Untuk Usaha Mikro
(ARRUM) Online

Landasan Syariah Pegadaian ARRUM


Landasan
Hadist :

Quran

dan

Al-baqarah (2) : 280, 283


Al-Maidah (5) : 1
Annisa (4)
: 29
Hadist-hadist

Landasan Fatwa

Fatwa No. 25/DSN.MUI/III/2002 Tentang RAHN


Fatwa No. 68/DSN.MUI/III/2008 Tentang RAHN TASJILY
Fatwa No. 92/DSN.MUI/IV/2014 Tentang Pembiayaan yang disertai RAH
3

Landasan Operasional
Perdir No 10/Bisnis I/2015

Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

107

Organisasi Pengelolaan

A. Penyelenggara Pinjaman

Fungsi

Outlet
Penjual

Outlet
Admin

Pelaksana kegiatan pemasaran, penjualan dan


penagihan

Tempat pembayaran angsuran dan/atau pelunasan

Tempat penandatanganan akad dan pencairan

Tempat Penyimpanan berkas dan marhun ARRUM

Tempat administrasi marhun

Terdapat fungsi penyimpan dan tempat


penyimpanan marhun
FUNGSI

B. Pelaksana Pinjaman Mikro


Tim Mikro

Asmen
Mikro

Deputi
Pinwil

Pinwil

Pemutus UP

Pemutus UP

Pemutus UP

Analis Kredit yg berkedududukan di


Deputi atau
Pelaksana Tugas Analis Kredit **
Petugas Administrasi Mikro
FUNGSI
Analisa Kelayakan Pinjaman
AdmInistrasi Pinjaman

Pelaksana Kuasa Tugas Analis Kredit, yaitu kuasa yang


diberikan kepada penaksir atau karyawan yang sudah
memperoleh pendidikan analis kredit untuk melaksanakan
tugas Analis Kredit dengan ketentuan
1. Mendapat persetujuan Deputi Pemimpin Wilayah Bidang
Bisnis
2. Input data analisis dan approve di system aplikasi
dilaksanakan oleh Analis Kredit yang memberikan kuasa
tugas
3. Surat Kuasa Tugas menggunakan Formulir Kuasa Tugas
(Form 29) yang berlaku untuk masa 1 (satu) bulan
4. Bilamana didapati pertumbuhan transaksi yang tinggi,
Deputi Pemimpin Wilayah Bidang Bisnis dapat
menempatkan/mengusulkan penambahan Analis Kredit

Alur Proses ARRUM


sama dengan pola Kreasi

Syarat Pinjaman
sama dengan pola Kreasi

Syarat Memperoleh Pinjaman


1 Memiliki usaha produktif & barang sbg jaminan
2 Lebih dari 1 usaha dapat diberikan pinjaman asalkan marhun
berbeda
3 Satu akad dapat dijamin oleh maks 3 marhun
4 Memiliki tempat tinggal tetap
5 Usaha sudah berjalan > 1 tahun sesuai syariat/ sah menurut UU
6 Tempat usaha calon rahin dapat terpantau oleh Tim Mikro
Syarat Administrasi
1 Copy KTP/SIM/Passport
2 Copy Surat Keterangan Usaha
3 copy rekening tagihan telepon/ listrik/ bukti pembayaran PBB
yang terakhir
4 Asli dokumen kepemilikan jaminan (BPKB/Lapak)

Syarat Objek Pinjaman


Ditambahkan merk baru seperti Datsun

Kendaraan
Roda Empat atau lebih

Kendaraan
Roda Dua

Negara Pembuat

Jepang

Honda,
Suzuki, Toyota, Honda, Suzuki, Daihatsu, Isuzu,
Yamaha, Kawasaki
Mitsubishi, Mazda, Nissan, Datsun

Eropa

Vespa

BMW, Mercedez Benz, Audi, Jaguar,


Peugeot, Volkswagen, Opel, Volvo.

Korea

KIA, Hyundai, Daewoo.

India &Malaysia

Bajaj, TVS

Proton

Amerika

Chevrolet, Ford.

Pemimpin Wilayah dapat mengusulkan


kepada Direksi terhadap merk kendaraan
tertentu selain dari merk kendaraan
sebagaimana tersebut di atas, untuk
dapat diterima sebagai jaminan

Syarat Objek Pinjaman


Sama dengan kreasi

Kondisi fisik kendaraan minimum 70%.


Motor &Mobil plat kuning jangka waktu + usia =maksimum 10 tahun
Motor &Mobil plat hitam jangka waktu + usia =maksimum 15 tahun
Pemimpin Wilayah diberikan kewenangan membuat kebijakan khusus
jangka waktu + usia =maksimum 20 tahun.

Khusus kendaraan roda empat atau lebih berplat kuning, selain memenuhi
persyaratan yang dibutuhkan, juga harus dilengkapi Surat Izin Trayek dan
Buku KIR dari Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya setempat yang
masih berlaku.

Syarat Objek Pinjaman


kendaraan bukan nama sendiri boleh diterima
Perlakuan khusus untuk outlet di perbatasan ( boleh menerima No Pol di
luar wilayah)

1. bukti kepemilikan yang lengkap dan sah yakni BPKB, STNK dan Faktur asli
2. Nomor polisi kendaraan bermotor harus dalam satu wilayah hukum kepolisian
(Polres/Polresta/Polrestabes/Polrestro) yang sama dengan outlet penyelenggara mikro.
3. Pemimpin Wilayah diberikan kewenangan membuat kebijakan khusus untuk outlet
penyelenggara mikro yang letaknya berada di wilayah perbatasan yaitu untuk menerima
kendaraan yang nomor Polisinya berasal dari luar wilayah hukum Kepolisian dimana outlet
penyelenggara mikro berada.
4. pengecekan keabsahan dapat dilakukan melalui bantuan salah satu outlet penyelenggara mikro
terdekat.
5. Kendaraan yang akan diterima bukan milik yayasan/lembaga, tidak sedang dalam kasus di
Kepolisian dan tidak dalam sengketa.

Syarat Objek Pinjaman


kendaraan bukan nama sendiri boleh diterima
Perlakuan khusus untuk outlet di perbatasan ( boleh menerima No Pol di luar wilayah)

1. Kendaraan bermotor yang akan diterima harus dipastikan benar-benar milik rahin.
2. Bila nama pada BPKB kendaraan belum atas nama calon rahin , tetapi terdapat hubungan ikatan
perkawinan (suami/istri) atau hubungan keluarga sedarah (ayah/ibu/anak/adik/kakak), harus
menyertakan surat persetujuan menjaminkan kendaraan dari pemilik yang namanya tertera di BPKB
dengan menggunakan form 18.
3. Bila Kendaraan belum dibaliknamakan, harus ada surat pernyataan dari pemilik lama bahwa
kendaraan tersebut adalah benar-benar milik pemohon yang belum dibaliknamakan dengan
menggunakan formulir ARRUM-19;
4. BPKB yang belum atas nama rahin wajib dilampiri copy KTP pemilik yang namanya tercantum di BPKB
(sebagai penjual) dan bukti kuitansi asli pembelian bermaterai cukup yang ditanda tangani oleh pemilik
yang namanya tercantum di BPKB.
5. Apabila bukti-bukti hasil pengecekan masih lengkap, maka pengecekan keabsahan surat-surat ke
Samsat/Kepolisan dapat diabaikan/tidak perlu dengan tetap melakukan pemeriksaan fisik kendaraan
yang bersangkutan

Prosedur Menaksir Kendaraan

Tim Mikro

Asmen Mikro

Verifikasi identitas calon


rahin vs identitas
kendaraan

Membuat surat
permohonan keterangan
keabsahan BPKB ke
Kepolisian

Cek fisik kendaraan


dengan bukti
kepemilikan

Analis / Asmen Mikro


menetapkan taksiran
kendaraan berdasarkan
HPS yang dibuat oleh
Deputi setiap 3 bulan &
sudah disahkan Pinwil

UP = 70% x HPS

Pemberitahuan ke Kepolisian ( bahwa kendaraan sedang dijaminkan) dapat


dilakukan setelah proses penandatanganan akad dengan ditembuskan
kepada Ditserse dan Ditlantas Polda setempat.

Batas Pemutus Pinjaman


KPP berjenjang dan penandatangan dilakukan
oleh Pinca

Analisa Pinjaman layak/ tidak


layak
RPC minimal = 1.5 x angsuran
per bulan

VS

70 % x HPS

UP = Ambil nilai
terkecil

Kolektibilitas
hal yang baru : Menyesuaikan dengan Peraturan OJK No.31/POJK.05/2015

Pengendalian Internal
hal yang baru : Sama dengan pola pengendalian di KREASI/ARRUM

Pengendalian Internal
Pre Akad

Fungsi

Asman Mikro

Proses Akad

Verifikasi
Berkas

Sampling/
OTS

Pincab
Deputy
Bid.Bisnis

Verifikasi
Berkas

Berkas &
agunan

Sampling/
OTS
V

V
V

Sampling/
OTS

Post Akad

V
V

Simulasi Pemberian Pinjaman ARRUM


BPKB

Bpk Ali seorang pemilik warung tegal di Jakarta


mengajukan pinjaman ARRUM dengan jaminan sepeda motor
Sepeda motor ditaksir nilainya oleh penaksir sebesar Rp10.000.000
Bpk Fulan sepakat untuk akad ARRUM BPKB selama 36 bulan
Maka besarnya pinjaman, biaya proses dan angsurannya adalah sebagai berikut

Divisi Pendidikan dan Pelatihan 2015

120

TERIMA KASIH
PT Pegadaian (Persero) - Divisi Pendidikan dan Pelatihan
Kantor Pusat, Jalan Kramat Raya 162, Jakarta 10430
Tel.: (62-21) 315 5550 (Hunting), Fax : (62-21) 391 4221

121